Showing posts with label chocolate. Show all posts
Showing posts with label chocolate. Show all posts
Tuesday, 2 August 2016
Chocolate Stick Cookies
Setiap tahun menjelang puasa aku selalu siap siap bahan kue kering. Untuk terigu belinya sekali banyak lalu aku jemur di bawah matahari agar kering sempurna. Setelah itu diayak. Jadi tinggal pakai. Nah ini tepungnya masih sisa...harus cepat cepat dihabiskan sebelum kutuan >,<
Kebetulan juga di pasar nemu cokelat stik. Sudah lama cari cari. Kasihan ya...kalau di tempat terpencil begini memang agak susah cari bahan kue tertentu. Tentu saja yang ingin aku bikin adalah kukis stik cokelat. Resep ini sudah lama wara wiri di internet. Tapi aku ketinggalan banget. Belum pernah bikin dan belum juga icip. Inilah saatnya ^^
Resepnya pake punya Ny Liem yang sudah terkenal resep resep cakepnya. Hasil jalan jalan di blognya Mba Nina. Halo mba Nina makasih ya resepnyaaa *kiss kiss*
Hasilnya cokelatnya kurang mulus berbintik bintik. kata teman teman di instagram itu karena suhu panggangnya terlalu tinggi. Memang sih walaupun di resep tertulis 150C, tadi aku set 175C karena kurang detail bacanya...hehe. Ternyata memang itu penyebabnya >,<
Monday, 25 April 2016
Bolu Gulung Isi Chocomaltine dan Selai Strawberry
Bolu gulung kali ini resepnya menggunakan minyak. Tipikal bolu yang menggunakan minyak dan pengocokan sistem chiffon cake adalah hasil lebih lembut tapi rasanya kurang rich. Tapi menurutku kalau fillingnya sudah rich seperti chocomaltine atau selai strawberry yang asam segar...ngga masalah pasti tetep enak rasanya. Hasilnya lemput manisnya pas ngga overly sweet. Berikut ini resep aku ambil di FB tapi ngga ingat yang punya siapa. Aku screenshot ternyata gak masuk alamat webnya >,<. Maaf ya bagi yang punya resep minta izin pake resepnya ya...
Untuk bolu gulung ini aku bagi dua isiannya separuh chocomaltine dan separuh lagi selai.
Bahan :
- 100 gr minyak
- 75 gr air
- 1 butir telur
- 100 gr terigu
- 20 gr maizena
- 60 gr kuning telur
- 200 gr putih telur
- 1/4 sdt garam
- 75 gr gula pasir
Filling :
- chocomaltine
- selai strawberry
Cara membuat :
- Rebus minyak goreng dan air hingga hangat Itidak perlu sampai mendidih). Tuang ke dalam telur utuh. Aduk rata.
- Campur jadi satu tepung dan maizena lalu ayak.
- Tuang campuran minyak sedikit sedikit ke campuran tepung sambil diaduk rata. tambahkan kuning telur. Aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga berbusa. Tambahkan gula sedikit sedikit sambil dikocok hingga mengembang soft peak.
- Tuang 1/3 adonan ke adonan lalu aduk rata. Lalu masukkan adonan tersebut ke dalam sisa putih telur. Aduk rata.
- Tuang ke dalam loyang 30x30x3 cm yang dialas kertas roti.
- Oven api bawah 180C selama sekitar 25-30 menit atau sampai kuning kecokelatan.
- Angkat. Oleskan dengan selai ovomaltine atau selai. Gulung sambil dipadatkan.
Tuesday, 29 March 2016
Killer Breadnya Victoria Bakes
Bagaimana ngga penasaran mencoba killer breadnya Victoria Bakes ini kalau teman teman lain dah pada cobain dan semua reviewnya memuaskan. Dimana mana muncul ni resepnya. Main ke FB ketemu. Ke instagram ada lagi, ke google apalagi ^^. Harus buat juga niy. Walaupun aku mengurangi gluten tapi sesekali anak anak masih bawa roti dan cake untuk bekalnya.
Roti ini sudah dua kali aku bikin. Kemarin dulu dan hari ini. Yang kedua bikin lagi atas request Hanif karena ternyata Hanif suka versi roti sobek ini untuk bekalnya. Memang sih kalo model roti sobek lebih terasa lembutnya karena crust luarnya kurang. Yang ada antar sekat roti yang lembut ketika disobek. Kali ini aku bikin isian sosis aja. Bentuknya bisa lihat di killer sausage bunnya Victoria ya. Ini pakai lattice roller untuk menghasilkan tekstur yang indah.
Hasilnya lembut ya mirip dengan water roux method. Tapi kalau soal rasa aku masih pilih water roux karena menurutku lebih rich rasanya. Yang ini agak kurang manis untuk seleraku. Memang cocok untuk tipe roti asin tapi kalau roti manis musti ditambah gulanya. Menyangkut tekstur...ngga jauh beda menurutku. Seratnya halus dan panjang panjang. Cuakeeep pokoknya...wajar deh roti ini booming banget ^^
Untuk resep silahkan langsung ke blognya Victoria Bakes. Di sana ada versi bahasanya juga kok.
Di bawah ini percobaan kedua. Aku campur terigu protein sedang dan tinggi. Hasilnya sama sama lembut tapi ini hasilnya lebih ringan dan tidak terlalu padat. Sebagian juga aku bikin donat dan hasilnya tetap oke. Catatan untuk roti sobek...bila menggunakan loyang lebar dimana rotinya tidak menyentuh sisi sisi loyang seperti roti di bawah ini maka waktu panggangnya harus lebih singkat dibanding roti sobek biasa. Ini dikarenakan sirkulasi panas yang langsung mengenai roti tanpa perantara loyang di sisi sisinya. Hasil roti di bawah lebih kering daripada roti sobek yang gambar di bawahnya. Jadi terkadang masalah roti keras atau kering bukan karena salah resep bu ibu...tapi cuma masalah sepele waktu pemanggangan.
Di bawah ini kelihatan serat serat roti sobek ketika disobek. Halus lembut dengan serat halus yang panjang. Kalau roti kering maka roti dapat lepas dengan mudahnya tanpa serat serat putus menjulur seperti di bawah.
Kelihatan halus kan bu ibuuuuu...wuiiihhh beneran lembuuut!!!
Thursday, 5 November 2015
Avocado Mousse Cake

Sering lihat kue ini berseliweran di FBnya mba Ina Moulina Fajrin Isra "Nyak Ina Kitchen". Banyak yang mesan kue ini. Artinya banyak yang suka dong ya. Kalau banyak yang suka artinya enak dong ya. Naaah itu dia yang bikin penasaran. Avocado mousse cake namanya. Tentu saja ada alpukatnya ya. Kebetulan aku belum pernah mengolah kue yang ada alpukatnya. Biasanya sih dibikin es campur saja. Untuk eksekusi perdana aku lebih suka bikin versi mininya dengan loyang diameter 16 cm. Selain ngga terlalu lama habisnya *sadar kalori yak* , lebih enak menikmati kue dengan potongan kecil, rasanya ingin tambah tapi keburu habis, dibandingkan makan sampai puas dan bosan sendiri ^^
Resep aslinya bisa dilihat di blognya mba Rachmawaty Luthfie. Sedangkan untuk kueku ini sudah aku modifikasi dari resep beliau. Maaf ya mba Ina dan mba Rachmah resepnya diutak atik.
Untuk cakenya aku pakai resep steamed moist chocolate cakenya "Cooking Crave". Ngga ribet karena ngga butuh mixer. Aku bikin setengah resep saja karena loyangku kecil dan cakenya cuman dua lapis. Untuk lapisan krim cokelatnya aslinya pakai ganache tapi karena namanya mousse cake jadi aku pakaikan juga alpukat pada lapisan cokelatnya. Jadi bener bener alpukat atas bawah. Aku tambahkan kopi ke dalam mousse cokelatnya karena seingatku alpukat pas bener disandingkan dengan kopi. Jaman aku kecil kalau makan alpukat biasanya ditambah gula pasir dan kopi dikit. Enaaak...
Oh iya resep aslinya pakai krim bubuk non dairy ya teman teman, tapi karena di kulkas masih ada krim kental dairy aku pake itu aja. Jangan lupa untuk mencicipi krim yg siap dipakai supaya kita bisa menyesuaikan dengan selera manis kita. Kalau kurang manis tinggal tambah gula ya.
Monday, 17 August 2015
Cake Cokelat Ketan Hitam Pisang Dengan Streusel
Lagi kangen makan cake ketan hitam. Kali ini bikin versi yang sudah pernah aku bikin sebelumnya. Dengan tambahan pisang dan cokelat. Resepnya dari majalah Sajian Sedap. Aku beri streuel atasnya untuk variasi. Makannyapun lebih seru karena ada yang renyah renyah di atasnya. Selain itu, aromanya pun wangi sekali. Sangat memuaskaan...
Sunday, 2 August 2015
Kukis Cokelat Chip Oatmeal dan Bekatul (Gluten Free)
Kukis dari oatmeal dan bekatul? kalau oatmeal sih mungkin masih masuk akal ya?? lha kalau bekatul apa ngga aneh ya? bekatul kan yang biasa dipakai sebagai pakan ternak. Masa iya bisa dibikin kue. Bisa sih bisa...tapi enak nggak rasanya? ini adalah pertanyaan yang muncul awalnya aku mau uji coba kukis ini. Waktu itu kan hubby dikirimkan bapak mertua bekatul ini. Bukan bekatul buat makanan ternak lho. Itu sih dedak ya. Yang ini memang sudah diolah sedimikian rupa agar bisa dikonsumsi sebagai makanan kesehatan.
Ketika pertama kali mencoba aku dah nyerah. Rasanya sih biasa aja tapi belakangannya ada pahit pahitnya di ujung tenggorokan. Hubby juga sih gak begitu suka. Tapi karena kandungan nutrisinya yang sangat banyak tetap dipaksain minum. Walhasil sampe sekarang tuh tepung bekatul gak habis habis. Soalnya...dikiriminnya juga banyak >,<
Padahal memang sih bekatul itu sangat kaya akan antioksidan, zat gizi dan serat. Bekatul merupakan lapisan luar butiran beras. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, dedak dihasilkan pada proses penyosohan pertama, bekatul pada proses penyosohan kedua. Untuk menghasilkan beras yang putih padi harus disosoh. Makin tinggi derajat sosoh semakin putih dan bersih penampakan beras, tapi semakin miskin zat gizi (source : biologipedia). Sayang sebenarnya ya. Yang banyak nilai gizinya justru dipandang sebelah mata. Sementara di negara negara maju produk semacam ini sudah populer. Makanya ada yang namanya ricebran flour, rice bran oil dan produk produk sampingan beras/gandum lainnya. Kalau yang lebih duluan populer di Indonesia kan itu tepung whole wheat atau whole grain ya. Sering digunakan untuk menghasilkan roti yang lebih sehat.
Kalau mau tau kandungan gizi bekatul yang melimpah itu silahkan lihat di sini ya.
Nah resep di bawah ini adalah hasil adaptasi dari beberapa resep di internet ya. Hasilnya enak mirip dengan kukis pada umumnya. Renyah juga tapi bukan renyah kering seperti kukis yang menggunakan terigu ya. Ini renyah ada empuknya dikit. Ada kejadian yang lucu. setelah kukis matang, kakak langsung mondar mandir keluar masuk dapur nyemil kukisnya. Enak sekali katanya. Lha kalau ada kata "sekali" nya artinya enak beneran ini. Akhirnya adekpun ikutan mondar mandir. Lumayan habis 1/4 toples. Hubby cuman coba satu ngga mau lagi. Katanya ada sensasi rasa pahitnya di belakang tenggorokan. Masih ada aroma bekatulnya. Tapi besoknya begitu dilihat kukisnya tinggal setengah dia jadi penasaran. Kok anak anak pada suka ya. Dan ngga ada yang komplain rasa pahit ataupun apa. Pokoknya mereka suka. Terutama kakak ya....yang begitu bangun tidur langsung cari kukisnya. Hubbypun mencoba lagi dan ternyata hubby suka juga. Katanya, "Kok jadi enak ya??" Mungkin juga cokelat chip dan kismisnya sudah merasuk ke dalam kukis ya jadi rasanya enak, hahahahaha...akhirnya habis deh sama kami berempat kukisnya, alhamdulillaaah ^^
Masih ada tuh bekatulnya....besok bikin lagi aaaahhhh!!
Black And White Russian Cake
Assalamualaikum.
Apa kabarnya teman temanku semua?? Semoga sehat semua ya. Di moment ini walaupun agak telat izinkanlah aku mengucapkan selamat Idul Fitri. Taqobballahu Minna Wa Minkum. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah ramadhan kita dan kita menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Mohon maaf lahir dan batin yaaa kalau ada salah salah.
Cake ini adalah salah satu cake tercantik yang pernah aku lihat. Semenjak aku bookmarked dari blognya Kak Ita "Masam Manis" selalu terbayang bayang kapan berkesempatan membuatnya. Mungkin dah sekitar 2 tahun menunggu akhirnya bisa juga terlaksana bikinnya. Sebenarnya dulu dah pernah bikin versi Kak Ita tapi cakenya agak bantat. Ngga tau juga kenapa. Ada yang salah kayaknya prosesnya.
Kali ini untuk cake cokelatnya aku bikin pakai resep cake steamed moist chocolate cakenya Cooking Crave. Dulu aku sudah pernah bikin dan ini termasuk cake yang reviewnya memuaskan. Hasilnya nyoklat dan lembut banget. Makanya kali ini aku memilih untuk menggunakan resep ini. Dulu aku bikin menggunakan loyang diameter 20cm. Agar cakenya tinggi kali ini aku gunakan loyang berukuran 16cm. Hasilnya cakep dan tinggi bisa aku bagi menjadi 5 bagian. Tapi lapisan terakhir tidak aku gunakan karena bentuknya yang ngga rata alias ngedome ^^
Untuk cakenya karena dimatangkan dengan proses pengukusan cakenya sudah lembut dan moist sehingga aku tidak menggunakan simple syrup lagi untuk dipercikkan ke atasnya. Untuk mendapatkan aroma kopi aku tambahkan kopi instan sachet. Sebenarnya ini ngga membuat kuenya berasa kopi banget ya cuman menambah intensitas aroma cokelatnya.
Oh iya, aku mendapat input dari salah satu teman blogger bahwa Russian cake itu adalah cake yang menggunakan minuman beralkohol (vodca). Kuenya diperciki vodca dan disiram lagi dengan saus yang telah diberi vodca. Waaaaaah ngga halal dong ya. Tapi kemarin sewaktu mencari cari di internet malah ngga ketemu ya cake ini versi bahasa Inggrisnya. Mungkin kalau searchingnya pakai bahasa Rusia ada kali ya. Yang adasih Russian cake yang tidak berlapis lapis. Memang menggunakan vodca. Mungkin cake ini adalah hasil kreatifitas teman blogger Malaysia yang diberi nama demikian, bukan karena kue ini berasal dari Rusia. Seperti orang Indonesia yang menamai beberapa jenis kue dengan nama negara tertentu. Cake lapis Mandarin, bolu hongkong, bolu jerman dan sebagainya. Apapun itu aku sebagai orang yang mencoba resep orang lain dan ada rujukannya tentu saja lebih etis kalau menggunakan nama sesuai dengan resep aslinya.
Balik lagi ke kue ini. Walhasil jadi juga kuenya dan cantik pula. Belum serapi dan secantik buatan Kak Ita ya tapi sudah alhamdulillah banget. Ini akunya sih yang kurang sabar. Belum set bener di kulkas sudah dipotong. Jadinya ngga rapi deh. Tapi rasanya maknyussss dan endeeessss...!! ada aroma cokelatnya ada aroma cheesenya dan aroma karamelnya menyumbang rasa yang rich dan kompleks. Aslinya sih atasnya disiram ganache ya. Tapi berhubung dark cokelatku habis ya pake sisa saus karamel yang masih ada di kulkas. Ueeenakkk ternyata!! terima kasih tuk Kak Ita yang sudah sudi berkongsi resipinya ^^
Di bawah ini aku translatekan setengah resep kak Ita ya dan resep cake cokelat yang aku gunakan.
Monday, 13 July 2015
Chocolate Crinkle Cookies

Masih edisi kukis, kali ini mau bikin yang cokelat cokelat. Sebenarnya dah sering bikin yang nyoklats tapi kali ini pingin bikin crinkle cookies. Kukis cokelat bersalut gula dengan ciri khas retak retaknya yang cakep. Sebelumnya udah bikin resepnya Brown Eye Baker. rasanya enaaak banget tapi bentuknya kurang cantik karena meleber dan pipih. Ngga ngedome seperti di gambarnya. Aku coba lagi pake resepnya Betty Crocker....hasil batch pertama tetep sama juga. Ngga ngedome. Kenapa ya? bingung juga. Akhirnya aku tambahkan tepung 2 sendok makan. Adonan tetep lembek tapi setelah dipanggang ternyata lebih cantik dan kokoh. Artinya lain kali pingin coba lagi dengan resep Brown Eye Baker dengan metode ini. Rasanya asli kayak brownies fudge ^^. perbedaan rasa menurutku ada di oenggunaan lemaknya. Yang menggunakan butter lebih mantap rasanya dibanding yang pakai minyak. Resepnya aku bikin separuh dari resep asli. Ini aja udah banyak banget karena aku bikin ukuran kukis standar Indonesia. Kalau standar luar negeri...kukisnya segede gaban >,<.
Sunday, 12 July 2015
Peanut Thumbprint Cookies
Ngga terasa ramadhan sudah mau berakhir. Semoga ibadah ramadhan kita diterima oleh Allah dan semoga Allah memanjangkan umur kita agar bisa bertemu dengan ramadhan berikutnya...amiiin
Kali ini mau share kukis thumbprint. Resep aslinya peanut chocolate chips cookies...kukis kacang dengan tambahan coklat chips di dalamnya tapi aku modikasi dikit. Aslinya adonan kukis ini sangat lembek sehingga kukis akan sedikit meleber ketika dipanggang dan menghasilkan kukis yang ringan dan renyah. Kali ini aku cuma menambahkan sedikit tepung dan gulanya supaya adonan bisa dipulung. Lalu di tengahnya diberi dcc biar cantik. Rasanya sama sama enak dengan aroma kacang yang khas. Resep asli dari Majalah Sedap. Berikut resepnya ya...
Monday, 22 June 2015
Puding Pandan Cokelat
Ya akhirnya aku bikinlah. Untuk adonan kuningnya aku beri air pandan tanpa tambahan pewarna maupun pasta. Pandan segar sebanyak 4 lembar aku blender dengan 75 ml air matang. Sebenarnya aku was was kalau hasilnya nanti pahit karena kebanyakan pandan. Untunglah kekhawatiranku tidak terjadi. Hasilnya enak dan lembut. Aroma pandannya terasa. Warnanyapun cantik. Tapi enaknya sih dimakan begitu saja. Kalau dikasih vla ya enak juga cuman aroma pandannya tertutup sama rasa vla susunya. Tapi walau begitu anak anak maunya pakai vla ya aku bikinkan. Pakai resep vla ala KFC ya.
Tiga perempat adonannya aku bikin pola domino. Tapi ngga berhasil. Polanya sih jadi. Tapi sewaktu dipotong eeehh berhamburan semua. Lepas lepas. Butuh ketelatenan juga dalam melapis. Mungkin aku ada beberapa kelamaan menuangnya jadi adonan keburu keras. Hasilnya satu sama lain ada yang ngga melengket.
Sekedar tips ya teman teman. Kalau mau bikin motif zebra adonan harus agak kental. Karena kalau encer dua warna ini akan nyampur. Kalau dulu sih aku gak masalah langsung dituang ke loyang bergantian. Tapi sepertinya kualitas agar agar sekarang berubah. Dengan takaran air yang sama menghasilkan puding yang encer. Mungkin agar agarnya perlu ditambah ya. Tapi triknya bisa juga kita tunggu adonan hingga agak kental. Jangan lupa terus diaduk agar tidak mengeras. Baru kemudian dituang bergantian.
Untuk motif di bawah ini aku cuma menuang adonan pandan kemudian diberi potongan puding cokelat. Jadi seperti mozaik.
Tuesday, 16 June 2015
Chocolate Lasagna
Tak terasa besok kita sudah memasuki bulan suci ramadhan. Kami sekeluarga mengucapkan selamat berpuasa bagi saudara-saudaraku sesama muslim, semoga Allah Subhanahu Wata'ala memberkahi kita di bulan ini. Semoga semua amalan dan ibadah kita diterima dan diberi pahala berlipat ganda. Amiiin.
Kali ini aku mau share resep chocolate lasagna. Ternyata bukan hanya lasagna daging yang ada...lasagna dessert juga ada lho. Pertama lihat di internet langsung penasaran. Kok bisa diberi nama lasagna ya. Ternyata pemberian nama ini berhubungan dengan cara melapis adonannya yang yang terdiri dari beberapa layer. Dimulai dari lapisan oreo, krim cheese, custard coklat atau puding cokelat, lalu krim cheese lagi dan terakhit diberi taburan cokleat chips. Kelihatannya menggiurkan. Kebayang bayang mirip kayak tiramisu ya.
Kalau di luar Amrik sono sih lapisan cokelatnya mereka sebut puding. Padahal untuk kita di indo, puding itu lain lagi. Biasa terbuat dari agar agar atau jelli. Bisa juga berupa puding roti atau apapaun yang teksturnya lebih set tapi tetap lembut. Tekstur puding cokelat ini seperti vla menurutku. Konsistensinya seperti vla kue sus tapi lebih lembut dikit. Jadi ketika disendok langsung deh lumer di mulut. Yang unik juga ada di rasanya karena menggunakan santan jadi gurihnya agak beda ya. Tercium aroma santannya dikit. Unik.
Kalau menurutku secara keseluruhan puding ini enak. Cuma taburan cokelat chipnya agak kurang nyambung menurutku. Teksturnya berlawanan dengan puding yang lembut. Tapi untuk anak anak apa saja yang nyoklat atau ngeju merupakan favoritnya. Ngga perduli bentuknya kayak apa. Mereka suka sekali.

Untuk satu resep ini menghasilkan 1 buah chocolate lasagna dalam pyrex berukuran diameter atasnya 22 cm dan 2 gelas ukuran sedang. Resep aslinya ngga tau juga darimana karena di internet sudah populer di Amerika dan Malaysia. Jadi aku ikut aja resep yang berseliweran ya. Kali ini aku merujuk pada blog "Cahaya Cintaku" blog dari negara tetangga ya karena menggunakan resep puding cokelat bikinan sendiri bukan yang instan.
Sunday, 31 May 2015
Eggless Chocolate Mini Bundt Cake
Balik ke resep ini. Kali ini yang aku modifikasi cuman penambahan kopi instannya. Jadi gulanya aku kurangi 20 gram lalu aku tambahkan kopi instan 3 in 1 sebanyak 2 sendok makan. Karena biasanya ciri khas kue berbaking soda akan tercium sedikit aroma baking sodanya. Dengan penambahan kopi ini selain menguatkan rasa cokelatnya juga menyumbang dikit aroma kopi.
Tuesday, 19 May 2015
Double Chocolate Muffin
Pencarianku pada resep muffin sudah berakhir pada saat ketemu resep favorit custard chocolate muffin. Semua yang didambakan pada sebuah muffin dimiliki oleh custard chocolate muffin ini. Lembut, moist, nyoklat...perfect dah pokoknya. Tapi bukan berarti kalo lagi surfing di dunia maya ngga mata keranjang lagi lho ya...
Nah seperti pada saat ketemu resep yang satu ini di "Call Me Cupcake". Kalau dilihat penampakannya, dibaca reviewnya...kayaknya layak dicoba. Nah hari ini aku cobalah resepnya. Ketika masih panas...asli enak dan lembut. Tapi kalau dibandingkan dengan custard chocolate muffin yang sering aku buat masih juara yang custard lho. Rasanya yang ini sih enak...sangat muffin dan nyoklat. Tapi dari segi teksturnya lebih banyak remahnya dan kalau sudah dingin tidak selembut yang custard. Tapi menurutku ini layak dicoba karena selera orang beda beda ya. Bisa saja resep ini juga menjadi favorit teman teman sekalian.
Wednesday, 29 April 2015
Mini Brownie Pie With Butterscotch Sauce
Dah lama gak baking baking serius. Maksudnya??? hehe iya maksudnya bakingnya khusus nyari resep baru tuk postingan di blog. Hari hari juga biasa sih baking tapi rata rata resep yang sudah pernah dipost di blog. Sebenarnya bikin pie brownies juga udah pernah tapi kali ini aku pakai resep yang lain. Selain itu aku tambahkan juga krim dan saus butterscotch di atasnya biar lebih cantik. Seakan akan kurang manis aja ya pake ditambah butterscotch segala >,<. Tapi asli enak. Butterscotch?? apa itu? apa bedanya dengan saus karamel padahal penampakannya sama. Nah ini dia, aku juga baru tau kalau karamel dam butterscotch itu lain. Kalau karamel dari gula pasir yang digosongkan sedangkan butterscotch dari gula palem yag dipanaskan bersama krim dan butter. Yang kedua ini lebih asoi wanginya...dan tidak semanis karamel yang cuma dari gula pasir saja.
Resep pie brownienya aku lihat di Urban Bakes. Di situ warna browniesnya agak muda mungkin karena menggunakan cokelat bubuk yang lebih light warnanya. Tekstur dan crustnya juga lebih cantik. Tapi kalau rasa kayaknya sama aja deh, Sama sama enak. Pienya renyah dengan brownie moist di tengahnya. Browniesnya manis seimbang dengan kulit pienya yang gurih. Bagi yang tidak suka terlalu manis boleh dikurangi gulanya. Krimnya aku pakai krim kental yang dikocok sampai mengembang. Resep aslinya silahkan lihat di sini ya. Untuk saus butterscotch aku lihat di sini. Bikinnya gampang tinggal campur semua lalu masak hingga mendidih dan kental. Cuma punyaku terbuat dari gula palem dan gula pasir.
Friday, 20 February 2015
Puding Cassablanca Dengan LOCK&LOCK OVEN GLASS STEAM HOLE
Alhamdulillah bisa posting lagi. Beberapa hari ini tepar karena batuk pilek yang parah. Badan meriang panas dingin. Kepala sakiiit sekali. Mungkin karena kecapean...dan virus virus beterbangan di sekitarku. Beberapa teman juga terkena penyakit yang sama. Makanya begitu aku merasa baikan langsung beraksi di dapurku tercintahhh...kangen eeuuuy!
Kali ini pingin bikin puding cassablanca alias agar bakar. Biasanya sih aku bikinnya satu resep di wadah yang besar ya. Tapi itu hasilnya banyak sekali biasanya bikin kalau ada acara. Cuman kali ini supaya nggak terlalu banyak aku bikinnya di wadah imutku LOCK&LOCK OVEN GLASS STEAM HOLE. Kacanya yang terbuat dari borosilicate dan heat-resistance membuat aman untuk digunakan memanggang, apalagi warnanya transparan...isinya bisa terlihat dari luar oven. Bahkan proses mengembangnya pun bisa terlihat. Bukan hanya itu...begitu keluar dari oven aku hanya diamkam sebentar di suhu ruang langsung masuk lagi ke dalam kulkas. Tapi ngga perlu khawatir pecah karena LOCK&LOCK OVEN GLASS STEAM HOLE ini aman terhadap perubahan suhu. Sudah aku buktikan sendiri.
Dalam pembuatan puding ini tutup silicon tidak perlu digunakan karena kita ingin mendapatkan aroma bakaran pada permukaan puding. Tapi bagi ibu ibu yang menginginkan puding yang berwarna cantik, tutup silicon bisa digunakan dengan syarat lubang udaranya dibuka. Supaya uap panas bisa keluar. Tutupnya ini selain cantik dengan warna cerah dilengkapi dengan lubang udara yang aman dipanggang sampai suhu 200C. Oh ya, jangan mengisi adonan terlalu penuh karena jenis puding ini mengembang diakibatkan penggunaan putih telur yang dikocok mengembang.Takutnya kalau kepenuhan pada saat dipanggang dia aku tumpah dan beleber kemana mana.
Berikut resepnya ya :
Bahan :
- 3 butir telur
- 1 1/2 bungkus agar-agar bening (kemasan isi 7 gr)
- 50 gr margarine (ibuku pake Blue Band)
- 40 gr terigu
- 1/4 kaleng susu kental manis
- 210 gr gula pasir
- 3 gelas air
- 20 gr coklat bubuk
- 1/2 sdt vanili bubuk
Cara membuat :
- Kocok 110 gr gula, kuning telur dan vanili sampai mengembang. Turunkan susu kental manis sambil dimixer kecepatan rendah. Berikutnya turunkan tepung. Kocok rata. Lalu margarin cair, aduk rata. Sisihkan.
- Masak agar, air dan 100 gr gula sambil terus diaduk sampai mendidih . Tuang kedalam adonan telur sambil diaduk cepat sampai rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga mengembang (soft peak) lalu tuang ke dalam adonan agar sedikit demi sedikit sambil terus dimixer hingga rata.
- Bagi 2 adonan. Satu bagian ditambahkan coklat bubuk (yang sudah diencerkan dengan sedikit air).
- Siapkan pinggan tahan LOCK&LOCK OVEN GLASS STEAM HOLE. Olesi dengan margarin yang agak tebal. Tuang adonan putih dan cokelat secara bergantian di satu titik. Jangan lupa untuk sambil mengaduk terus sisa adonan yang lain agar tidak membeku.
- Panggang dengan panas 175 C sampai muncul gelembung di pinggiran cake yang menandakan pudingnya mulai mendidih.
- Angkat puding. Hilangkan uap panasnya. Simpan di lemari pendingin. Potong-potong, sajikan.
Di bawah ini proses penuangan dan pemanggangan...
Nah...kelihatan kan ibu ibu betapa amannya LOCK&LOCK OVEN GLASS STEAM HOLE ini. Jangan pakai sembarang pinggan kaca atau tempered glass ya ibu ibu karena bisa berbahaya. Pada saat digunakan memanggang bisa pecah sewaktu waktu. Dan kalau pecah kepingannya kecil kecil dan banyak. Syereeem...

Saturday, 14 February 2015
Magic Flan Cake....again!!
Setelah postingan kemarin aku sudah mencoba 3 kali kue ini. Jadi total 5 kali bikin dari percobaan pertama. Tidak semua hasilnya sempurna walapaun kesemuanya rasanya maknyusss. Karena penasaran sama penampakan dan rasa kue yang pas aku coba terus sampai berhasil. Nah di bawah ini resep yang sudah ku utak atik sesuai lidahku yaaa...menurutku sudah paling pas. Untuk penggunaan cokelat bubuk aku sarankan menggunakan merk cokelat yang tidak terlalu pahit. Contohnya Bendico. Kalau dari segi rasa cokelatnya memang enak Van houten tapi kalau digunakan dalam jumlah banyak akan terasa pahit. Sedangkan Bendico digunakan banyak tidak pahit dan warnanya lebih gelap. Pokoknya dua duanya punya kelebihan masing masing. Silahkan pilih sendiri mau pakai yang mana.
Tingkat kesulitan pembuatan kue ini sebenarnya hanya ada di penuangan adonan flan di atas adonan cake. Harus sesendok demi sesendok (sendok sayur) secara perlahan. Kalau dituang sekaligus makan akan ada adonan cake cokelat yang bercampur dengan flan sehingga menghasilkan kue yang berwarna lebih gelap. Penggunaan karamel juga berpengaruh pada hasil akhir cake. Semakin gelap warna karamel semakin wangi aromanya (asal tidak gosong ya) tapi semakin gelap juga hasil akhir cakenya. Aku memilih menggunakan separuh saja karamel untuk dituang ke dalam loyang dan sisanya nanti dituang ke atas cake pada saat akan disajikan.
Dibawah ini resep kombinasi antara "Home Bakers Guild" dan "Sprinkles Bakes". Resep karamel juga aku sharing dua macam jadi tinggal pilih mana yang suka. Karamel biasa atau karamel yang lebih rich karena menggunakan campuran krim kental serta butter dalam proses pembuatannya. Berikut resepnya...
Updated 15 Desember 2016
Monday, 9 February 2015
Magic Flan Cake
Dari namanya udah bikin penasaran kan?? magic flan cake. Kalau ada kata magicnya artinya kue ini lain dari biasanya. Kue ini terdiri dari tiga lapis. Mulai dari dasar ada lapisan karamel, lapisan kedua adalah cake dan yang terakhir terakhir puding. Yang magic adalah setelah dipanggang posisinya akan bertukar. Lapisan cake akan menjadi di bawah dan lapisan puding karamelnya jadi paling atas. Canggih kannn??? hehehe
Ini kali kedua aku bikin. Bikin pertama karena tertarik lihat resepnya "Sprinkle Bakes". Setelah dicoba kayaknya ada yang salah nih karena adonan cakenya encer. Dan benar saja pas matang cakenya bantat. Tapi yang lainnya tetep enak. Kayaknya gagal karena buttermilkku keenceran. Aku pake susu cair yang diberi jeruk nipis. Ternyata untuk cake ini konsistensinya jadi keenceran. Kalau mau hasilnya kental harus pake susu evaporated bikin buttermilknya. Ini aku coba di percobaan kedua dan berhasil. Yang khas dan nikmat adalah aroma kayu manis pada cake cokelatnya. Kirain pertama gak bakalan nyambung nih cream cheese dan kayu manis. Ternyata klop banget. Sukaaaa...rasanya juaraa!!! masih penasaran...percobaan kedua harus berhasil nih.
Sebuan kemudian baru aku coba lagi bikin setengah resep lihat di "Home Bakers Guild". Alhamdulillah kali ini suksesssss...lapisan pudingnya lembuuut dengan rasa keju yang light...sementara cake cokelatnya moist perpaduan rasa cokelat karamel. Sari karamel kayaknya telah meresap ke pori pori cakenya menghasilkan cake yang lembab. Sayangnya yang kedua ini resepnya tidak menggunakan kayu manis dan menurutku lebih enak dan unik rasanya yang pake kayu manis.
Perbandingannya kalau resep "Sprinkle Bakes" cake dan flannya sangat maniiiis. Ini yang aku ragu apakah takaran susu kental manisnya di dalam dan luar negeri beda ya per kalengnya. Mungkin kalengnya yang beda. Cake cokelatnya pun terasa sedikit pahit, tapi aromanya wangi aroma kayu manis. Kalau resep "Home Bakers Guild" kayaknya cocok bagi yang nggak terlalu suka manis. Tapi makannya bisa ditambah dengan guyuran saus karamel biar lebih nikmat. Ini kuenya agak menyusut sedikit ya pas keluar dari oven. Itu dikarenakan flan/puding yang mengandung telurnya mengembang dan ketika keluar dari oven dan suhunya berubah flannya kempes kembali. Jadi bukan cakenya yang turun kecuali emang bikinnya bantat >,<
Untuk membuat saus karamel bisa lihat di sini ya. Hasilnya lebih rich karena menggunakan butter dan krim kental. Tapi kalau mau yang lebih simpe lagi bisa lihat di "Home Bakers Guild"

Tipsnya agar cakenya cantik bentuknya, jangan dikeluarkan dari loyang dalam keadaan masih panas ya. Karena lapisan pudingnya masih lembek dan belum set. Cukup dikikis perlahan pinggirannya agar nanti gampang lepas dari loyang setelah dingin. Resep asli silahkan lihat di sini ya....kalau mau versi setengah resep boleh lihat di sini tapi jangan lupa menambahkan kayu manis ya biar lebih mantap.
Wednesday, 28 January 2015
Chocolate Cheese Tart
Ngileeer lihat postingannya Rahel di FB langsung deh ubek ubek internet ngintip resepnya. Walaupun belum secantik punya beliau...tapi rasanya enaaak, cokelatnya dapat, cheesenya juga dan renyah pienya. Yang bikin penasaran yaitu bagaimana caranya supaya filling cokelat cheesenya montok kayak punya Rahel ya? nge'dome' dan tidak kempes lagi ketika mateng. Ada yang bisa bagi tipnya?
Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread
Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...
-
Roti asin? roti yang rasanya asin? haha enggak lah...maksudnya, ya roti yang bukan roti manis alias gurih. Kalau roti manis kan yang ...
-
Hari ini bete di rumah nggak ada camilan. Males keluar keluar juga...akhirnya aku cek bahan yang ada di rumah dan mulai cari rese...
-
Naaaaah...akhirnya resep yang udah lama kucari ketemu juga di blognya temenku Bunda Echi alias Yessi. Resep ini aslinya pemberian temanku...












































