Posts

Showing posts from September, 2011

Zebra Cake

Image
Cake zebra ini aku ambil dari resep mamaku. Bahannya agak sedikit beda dari yang biasa karena menggunakan susu kental manis yang dicairkan. Ukurannya juga menggunakan gelas...tapi untuk mempermudah udah aku konversi ke gram... Bahan : - 225 gr margarine/butter - 200 gr gula pasir - 4 butir telur (2 telur utuh, 2 kuning telur) - 1/2 kaleng susu kental manis + air hingga kaleng penuh - 300 gr tepung terigu - 1/2 sdt vanili bubuk - 1 sdt baking powder Cara membuat : Margarine/butter dikocok bersama gula dan vanili hingga lembut dan mengembang. Masukkan kuning telur dan telur satu persatu. Kocok sampai rata. Masukkan campuran tepung terigu, dan baking powder sedikit demi sedikit sambil dikocok dengan mixer kecepatan rendah sampai rata. MAsukkan susu sedikit demi sedikit sambil dikocok sampai rata. Sisihkan separuh adonan. Beri 2 sdm cokelat bubuk. Aduk rata. Tuang di loyang bulat diameter 20 cm berselang seling dari arah tengah. Panggang dengan panas oven 180 C selama kura

Macaroni Schotel

Image
Sebenarnya udah lama pingin nyobain resepnya Ci Shirley ini. Kalo dari review beliau rasanya mantap dan ngeju banget. Secara dalam adonan macaroninya diberi potongan-potongan keju yang banyak...selain itu ditambah lagi dengan toppingnya saus keju dan taburan keju parut, naaaah kebayangkan? Ternyata emang enaaaaaaaak gila ! Makasih ya Ci Shirley udah di share resepnya Mba Ine Elkaje . Senang sekali anak-anak habis banyak. Cocok nih buat bekal ke sekolah... Hanya sedikit aku modifikasi aja. Daging cincang aku ganti kornet beef, karena menurutku ada aroma khas kornet yang bikin macaroni schotel wangi khas sewaktu dipanggang. Di bawah ini resep Dapur Solia " Ci Shirley " yang aku modif dikit... Bahan : - 160 gram daging kornet - 80 gram bawang bombay dipotong kecil - 2 sdm margarine - 200 gram macaroni elbow (rebus sesuai petunjuk, tiriskan, beri minyak goreng supaya tidak lengket) - 160 gram keju, potong dadu ½ x ½ cm - 3 buah sosis, belah dua, pot

Deep Fried Snickers

Image
Sebenarnya aku jarang beli Snickers tuk cemilan. Walaupun aku suka manis tapi menurutku Snickers jauuuuh lebih manis, sampai kayaknya gigiku rasanya ngilu semua aja kalo makan itu. Tapi terinspirasi dari 'Dessert Magazine' kayaknya asyik juga tuh digoreng kayak bikin pisang goreng. Mungkin balutan tepungnya yang gurih (nggak pake gula) dan crunchy meminimalisir rasa manis dari cokelatnya. Jadi caranya simple sekali...snickersnya di tusuk pake stick es krim lalu disimpan di kulkas sampai mengeras supaya pas digoreng nggak meleleh. Setelah itu bikin celupan tepung kayak kalo mau bikin goreng pisang cuman lebih kental dikit supaya menempel sempurna menutupi snickers. Bahannya terigu, sedikit garam, sedikit baking powder dan air. Aduk sampai rata lalu celupkan snickersnya sampai terbalut semua (kalo nggak nanti bocor cokelatnya) dan goreng dalam minyak panas yang banyak. Setelah garing, angkat lalu tiriskan menggunakan tissue dapur. Biarkan hangat lalu santap dengan taburan gul

Peanut Mini Tarts

Image
Source : Blue Band margarine Bahan : - 250 gr terigu protein sedang - 150 gr margarine (merk Blue Band ) - 2 sdm susu kental manis - 1 kuning telur Bahan Isi : - 75 gr margarine (merk Blue Band ) - 100 gr gula pasir - 1 butir telur - 15 gr susu bubuk - 30 gr terigu - 1 sdt essence almond (aku nggak pake) - 150 gr kacang tanah sangrai blender Cara membuat : Kulit : campur semua bahan kulit, aduk rata sampai halus. Giling tipis. Cetak bulat lalu letakkan dalam cetakan pie mini. Tusuk-tusuk garpu. Kocok margarine dan gula sampai mengembang masukkan telur lalu kocok sampai rata. Masukkan terigu, susu dan kacang. Aduk rata. Tuang bahan isi ke dalam kulit. Hias tengahnya dengan potongan cerry merah. Panggang sampai matang sekitar 25 menit dengan panas 325 F.

Martabak Brownies

Image
Jalan-jalan ke blognya Mbak Tika Hapsari "Cemplang Cemplung " ngiler pingin bikin martabak browniesnya. Kelihatan teksturnya yang bersarang cantik sekali... Akhirnya setelah aku bikin juga, alhamdulillah jadi juga tapi nggak secantik punya Mbak Tika . Walaupun lembut punyaku teksturnya bersarang tapi lebih kayak cake. Hihihi...lucu juga, padahal resep plek aku tiru semua. Mungkin aku kelamaan mengocoknya, jadi beneran kayak cake...ada remahnya dikit, hehe..makasih ya Mbak Tika resepnya. Enak pooolll...isiannya 2 macam. Satu aku kasih susu kental manis dan keju, satu lagi susu kental manis, coklat mises, kacang tanah sangrai dan gula...tapi belum difoto udah berpindah ke perut anak-anak...^^

Tub Tim Grob

Image
Dalam rangka ikut meramaikan ajang Indonesian Food Blogger challenge chapter 1 , aku menyetorkan dessert yang berasal dari Thailand ini. Sering juga disebut sebut 'red ruby' karena warnanya seperti batu zamrud merah, jajanan tradisional Thailand ini terdiri dari bola-bola water chesnut atau bengkuang (bukan bola sih...kotak tepatnya) yang dibalur pewarna dan tepung tapioka kemudian direbus hingga menghasilkan warna yang trasparant. Penyajiannya bersama nangka, sirup gula dan santan kental. Menarik... karena bahan dasarnya nggak beda jauh sama bahan dari daerah kita. Resepnya aku ambil dari "A Daily Obsession" cuman sedikit modifikasi. Bahan : - 300g chestnut kupas (aku pake bengkoang) - 1 1/2 cup (approx) tepung tapioka - 4 lembar daun pandan - 6 buah korma (aku ngga pake) - 150 gr gula palem (aku pake gula pasir) - 1 1/2 cup air - 2 cup santan kental segar (no substitute please) - 1/2 sdt garam - 3 - 4 cup es serut - semangkuk besar air es - 2 cup

Burger Tuna

Image
Anak-anak minta dibikinkan burger tuk bekal sekolah. Supaya nggak monoton kali ini aku bikin daging burgernya dari tuna. Bahan lain dan cara pengolahannya juga sama dengan burger daging . Cuman aku skip wortelnya serta tepung rotinya kulebihkan dikit biar baunya lebih wangi... Hasilnya memuaskan. Adek suka sekali. Dia juga nggak tau kalo itu dari ikan tuna...karena rasanya ngga beda jauh, wanginya pas dipanggang pun mirip...katanya "Bu, teman-temanku di sekolah pada ngileeerrr..." hehe, duh senengnya. Oh iya roti burgernya juga bikin sendiri. Pake resep roti biasa yang dikurangi gulanya. Bahan burger : - 500 gr ikan tuna fillet, buang kulitnya dan cincang - 2 buah bawang bombay , cincang halus (aku pakai food processor) - 1 butir telur - 150 gr tepung panir - 5 siung bawang putih - 1/2 sdt merica - 1/4 sdt pala - garam secukupnya - 1/4 sdt gula pasir Cara membuat : Panaskan margarin lalu tumis bawang bombay hingga layu. Dinginkan. Haluskan bawang putih, merica,

Crunchy Brownie

Image
Masih tergila-gila dengan brownies yang kemarin . Hari ini bikin yang lain dengan sedikit modifikasi. Gula aku kurangi sedikit dan aku tambahkan satu sachet kopi instan (coffemix 2 in 1) . Untuk lapisan atas aku bikin lapisan yang crunchy. Dari dark chocolate, sedikit butter yang dilelehkan lalu dicampur dengan rice crispy. Hasilnya seru buanget...lembut browniesnya ditambah sensasi renyah dari rice crispy/cereal berasnya. Serasa makan brownies dengan topping Beng Beng ...enaaaaaak! Anakku aja ketagihan...yaits awas nak nanti nggak bisa tidur. Secara banyak kopinya gitu...

Salad Buah

Image
Di hari yang panas enaknya menikmati salad buah ini. Gampang bikinnya dan dijamin 100 % sehat luar dalam *apaan pake luar dalam..hehe*. Cuman bikin dari aneka buah kesukaan, dan tuk saus cuman pake yogurt rasa buah. Kali ini aku pake yogurt strawberry. Semua suka, mmmmh...rasa tambah ^^...

Cheesecake Brownie

Image
Setelah mencoba resep David Lebovitz ini daku jadi ketagihan. Resepnya bener-bener enak. Browniesnya dense dan tidak terlalu manis *menurut lidahku lho ya* dan kejunya juga pas. Resep ini jadinya satu resep ukuran 20 cm. Separuh bagian aku tambahkan chocolate chips juga ke atas adonan keju. Ternyata lebih enak yang nggak pake. Karena yang pake coklat chips rasa kejunya tidak terlalu terasa tertutup sama rasa manis dari cokelat aja. Tapi kalo pecinta cokelat udah pasti suka. Resepnya silahkan lihat di sini . Mudah karena sudah dikonversi ke gram.

Pizza Bites

Image
Ternyata pizza dibikin imut gini dengan bite size asyik juga buat nyemil nyemil sore. Rotinya terasa lebih lembut, tidak kering seperti pizza pipih. Ini dikarenakan steam dari fillingnya membuat roti jadi lebih lembab. Karena request hubby...aku bikin versi vegetarian buat dia alias tanpa daging-dagingan...dan yang biasa buat anak-anak. Sambil nonton TV nggak terasa...4 sampe 5 potong dah masuk mulut...happ happ... Untuk filling aku cuman menggunakan saos secukupnya atau malahan ngga perlu sih sebenarnya. Selain susah ditutup adonan rotinya karena saosnya meleber keluar, makannya nanti kan sambil dicocol saos favorit. Bahan roti : - 250 gr terigu protein tinggi - 250 gr terigu protein sedang - 60 gr gula pasir - 1 sdt garam - 60 ml minyak zaitun (kalau ngga ada bisa diganti minyak goreng) - 2 sdt ragi instant - 250 ml air hangat Bahan filling : - jagung manis kaleng - nanas matang potong kotak - jamur kancing kaleng , potong-potong - paprika hijau, potong potong -

Pepes Udang Jamur

Image
Hari ini pingin bikin yang segar tuk berbuka puasa. Aku, bertiga dengan hubby dan kakak puasa syawal hari kedua. Request kakak banyak sekali, minta dibikinkan es buah, minta dibikinkan sambel goreng tempe...dll dll. Tapi waktu tadi ke pasar...lihat ada jamur merang, segera deh aku beli. Kebetulan ada udang di kulkas kayaknya enak deh dibikin pepes. Hmmm membayangkannya saja udah nelan ludah...upss lupa lagi puasa...hihihi. Bahan : - 150 gr jamur merang - 150 gr udang kupas - 1 batang daun bawang, iris serong - 2 buah tomat, potong-potong - 2 buah cabe merah, iris serong - 1 buah cabe ijo, iris serong - 1 genggam daun kemangi - 6 lembar daun salam - cabe rawit (optional) - 1 butir telur - 1 sdm santan instant - 1 sdm minyak goreng - daun pisang untuk membungkus Bumbu halus : - 6 butir bawang merah - 3 siung bawang putih - 3 butir kemiri, sangrai - 1 batang serai, ambil putihnya iris halus - 2 cm kunyit - 1/2 cm jahe - garam secukupnya - gula pasir secukupnya

Kue Dadar Sagu

Image
Jajan ini biasa mamaku sebut sinole atau dadar tawaro (sagu). Tidak tahu asal pastinya dari daerah mana yang jelas dari Indonesia Timur. Rasanya khas karena terbuat dari sagu basah yang dicampur kelapa parut. Enak pokoknya. Dulu...kalo mama lagi bikin, baru selesai diangkat dari wajan...anak-anaknya bergantian mondar mandir ke dapur ambil bagian. Naah anaknya ada 5, jadi bikin satu adonan aja kalo anaknya bolak balik 2 kali ditambah dengan bapak udah deh...langsung habis tak bersisa. Memang unik karena ciri khas kue berbahan sagu menghasilkan kue yang kenyal dan harum khas sagu. Nggak lengket walaupun dipanggang di wajan tanpa olesan. Setelah matang langsung ditaburi gula merah...dan masih di atas wajan digulung panas-panas lalu diangkat. Hmmm...jadi teringat masa kecilku... Bahan : - 200 gr sagu basah /segar - 1/4 btr kelapa yang agak muda, kupas dan parut - sedikit garam - gula merah, sisir Cara membuat : Beri sagu sedikit air, aduk-aduk lalu saring. Diamkan agar sagunya

Molen Pisang Cokelat

Image
Ini salah satu jajanan yang sudah lama aku cari-cari resepnya. Aku mencari kulit yang renyah dan lembut pisang di dalamnya. Tapi sekian kali mencoba belum mendapatkan adonan kulit yang benar-benar crunchy. Memang sih ketika masih panas terasa renyah. Tapi pas udah dingin yaaaa...lembek lagi. Tapi kalo soal rasa sih udah enak. Seperti biasa...untuk filling aku pake pisang raja. Enak rasanya...pas manisnya berpadu dengan gurih kulitnya...tapi kekurangannya kalo digoreng dalam waktu yang lama (supaya kulitnya renyah) madunya keluar sehingga minyak yang dipake menggoreng cepat kotor. Resep aku ambil dari Majalah Sedap . Bahan : - 75 gr margarin - 1 butir telur - 75 gr gula tepung - 300 gr tepung protein tinggi - 15 gr maizena - 15 gr susu bubuk - 1 sdt baking powder - 1/2 sdt garam - 50 ml air - pisang uli potong dua (aku pake pisang raja) - dark cooking cokelat secukupnya tuk filling Cara membuat : Kocok margarin, telur dan gula 30 detik. Tambahkan terigu, maizena, b

Rendang Printil

Image
Aku bermasalah dengan anak keduaku dalam hal makan. Setiap makan daging...pasti gak bisa dikunyah dan berakhir dengan membuang serat-serat atau ampasnya. Walaupun dagingnya sudah dimasak selunak mungkin...tetap saja begitu. Cuman dua olahan daging yang bisa dimakan dengan tuntas...bakso dan daging printil. Yaaaaa...karena dua duanya menggunakan daging cincang sebagai bahan dasarnya. Jadilah hari ini aku bikin rendang printil. Rendang tapi dalam bentuk daging yang diproses hingga halus dan dibentuk bola-bola. Setelah lihat di blognya Teh Nicke *makasih ya teteh...mantap resepnya*, ngileeer abis dan pingin buat rendang resep uni Dewi Anwar . Aku bikin setengah dari resep beliau. Penggunaan hati sapinya aku skip tapi tetap maknyus kok. Aku juga nggak bikin terlalu kering...supaya ada kuahnya dikit. Lagian suamiku nggak suka makanan yang ada genangan minyaknya disekelilingnya...hehehe Jadi untuk resep ini aku menggunakan 300 gr daging sapi giling dan 200 gr kacang merah. Di bawah i

Calzone

Image
Yum...yum...yummmiiiii.... model lain dari pizza. Dibentuk seperti bulan sabit atau kalo di Indonesia mirip seperti panada. Bahan kulit dibentuk pipih bulat lalu diberi isian (saos dan daging) dan taburan keju mozarella dan permesan. Ditutup dan diseal pinggirannya. Kadang juga fillingnya disajikan tanpa saus. Setelah matang baru deh dimakan sambil dicocol di sausnya. Resepnya nggak aku tulis lagi karena udah pernah di sini . Cuma aku tambahkan buah zaitun aja. Untuk proses pemanggangannya butuh waktu lebih lama dari pizza biasa karena bentuknya yang tebal. Sekitar 15 menit dengan panas oven 375 F.

Ongol-ongol Durian

Image
Waaaaaah...udah lama nggak ngeblog. Kangeeeen skalleee...hihi. Hari ini aku membuat ongol-ongol durian. Bikinnya mirip ongol-ongol biasa aja tapi ada tambahan duriannya...jadi pastilah lebih nikmat dan wangi. Ini favorit satu keluarga apalagi anak-anak. Mereka suka karena dimakan terasa kenyal-kenyal dan manis. Bahan yang aku pake semuanya fresh. Sagunya pake sagu basah alias yang fresh belum diolah sama pabrik. Kalo di indonesia Timur sih mudah ditemui di pasar-pasar tradisional. Karena olahan makanannya banyak juga yang menggunakan sagu. Kelapanya juga aku beli kelapa utuh yang setengah tua. Aku kupas dan parut sendiri karena ingin mendapatkan hasil parutan yang kasar. Pokoknya bedalah hasilnya kalo diparut di mesin parut kelapa. Nggak terjamin juga hygenenya karena kelapa-kelapa di pasar tradisional sambung menyambung diparut dari pagi sampai sore...hiiiy kadang-kadang udah agak bau. Bukan karena kelapanya kualitas buruk tapi karena mesinnya nggak pernah dibersihkan. Tapi kalo