Showing posts with label Kacang Tanah. Show all posts
Showing posts with label Kacang Tanah. Show all posts
Saturday, 26 September 2015
Kangen Ngeblog...
Assalamualaikum....
Apa kabar teman temanku tersayang....??? Lama tidak ngeblog, mungkin teman teman penasaran ada apa denganku. Sejarang jarangnya ngepost belum pernah sampai vacuum sebulan begini. It's a long story tapi kupersingkat aja yaaa.
Saya kan dah lama ngga hamil ya teman teman. Udah 11 tahun. Anak pertamaku sudah 13 tahun. Waktu melahirkan anak kedua secara cesar (anak pertama dan kedua cesar dengan jarak 1 tahun) dokter kandungan menyarankan untuk tidak hamil lagi karena rahimku yang sangat tipis. Aku mendengarkan nasehat dokter dan segera ber KB. Nah jalan sebelas tahun itu ngga ada keluhan apa apa. Tapi seiring anak anak mulai besar tiba tiba kok aku kepingin punya anak lagi ya. Apalagi kalau lihat anak anak kecil yang lucu lucu. Kalau kemana mana juga ngobrol dengan teman teman pembicaraannya selalu berujung ke situ. Beberapa kisah teman teman yang divonis untuk tidak hamil lagi dengan kasus yang sama sepertiku ternyata bisa memiliki anak lagi. Seakan akan mengarahkan aku ke situ. Aku pikir dalam sebelas tahun itu rahimku mungkin saja sudah kembali normal. Cari informasi di internet memang bisa saja hal itu terjadi. Apalagi kalau hormon estrogennya bagus rahim bisa saja menebal kembali. Nah aku memutuskan untuk lepas KB di bulan Desember 2014. Aku berdoa semoga diberikan yang terbaik. Selang 7 bulan kemudian aku tetap haid teratur tanpa tanda tanda kehamilan. Masuk bulan Agustus kok aku ngga haid haid ya. Nah lho. Setelah terlambat sebulan aku tes ternyata aku postitif hamil. Alhamdulillah.
Kontrol pertama ke rumah sakit memasuki week 8 aku di USG transvaginal dan kata dokter sudah kelihatan kentung janinnya tapi belum terlihat janin dan detak jantungnya. Jadi disuruh balik lagi 2 minggu kemudian. Tapi begitu pulang ke rumah setelah usg itu aku mulai mengalami flek. Aku tidak terlalu kawatir karena baca sana sini bahwa flek yang tidak disertai dengan kram perut atau bleeding tidak terlalu perlu dikhawatirkan. Banyak perempuan mengalaminya dan tetap memiliki kehamilan yang normal. Tapi fleknya ngga berhenti. On and off selama seminggu. Masuk minggu kedua fleknya mulai semakin banyak dan (maaf) berwarna merah. Aku segera ke dokter untuk kontrol. Setelah di USG oleh dokter kandungan ternyata janinnya tidak berkembang dengan diagnosa miss abortion. Tentu saja perasaanku sedih dan kecewa ya teman teman. Tapi mungkin inilah jalan yang terbaik yang ditetapkan Allah padaku. Jadilah aku mulai diopname 3 hari itu untuk menjalani proses kuret.
Naaaaah begitu man teman. Jadi panjang deh ceritanya. Eh tapi memang sih istirahatnya aku ngbelog bukan hanya karena masalah di atas. Tapi sebelum itupun aku istirahat karena kedua pergelangan tanganku sakit. Mungkin dapat teguran ya. Kebanyakan depan komputer dan menggunakan keyboard niy. Jadi sekarang memang mesti dikurangi. Lagian postinganku juga udah banyak. Udah 1000an. Jadi wajarlah kalau aku slow down sedikit ya. Semoga teman teman maklum ya. Dan tak lupa aku mengucapkan terima kasih pada teman teman/pembaca tersayang tuk doa doanya. Walaupun tidak tahu aku dalam kondisi sakit tapi selalu mengirimkan doa doa untuk kesehatanku. Itu sangat besar artinya dalam proses kesembuhanku.
Balik lagi ke resep di atas. Ini adalah resep yang sudah pernah aku bikin sebelumnya. Resepnya bakpia basah. Tapi kali ini aku tambahkan bubuk hitam black charcoal pemberian temanku Nana "Dapur Cempaka". Tengkiu ya Naaaaa....alhamdulillah akhirnya kepake juga.
Black charcoal ini adalah abu dari arang bambu. Kalau di Indonesia kita familiar dengan abu merang nah yang ini mirip mirip sih tapi bahannya dari bambu yang sudah berusia di atas 5 tahun. Menurutku hasilnya lebih gelap abu bambu ini. Khasiatnya mungkin sama denga arang aktif yang lainnya yaitu menyerap racun dalam organ pencernaan. Kalau orang keracunan kan biasanya mengkonsumsi norit yang nota bene terbuat dari arang kan ya...tapi arang untuk obat itu sudah diaktifkan dengan proses kimia. Nah yang ini gak tau deng karena cuman terbuat dari abu aja >,<
Untuk informasi aja, arang ini cuman menyumbang warna hitam ya sama sekali nggak mempengaruhi rasa makanan.
Sunday, 12 July 2015
Peanut Thumbprint Cookies
Ngga terasa ramadhan sudah mau berakhir. Semoga ibadah ramadhan kita diterima oleh Allah dan semoga Allah memanjangkan umur kita agar bisa bertemu dengan ramadhan berikutnya...amiiin
Kali ini mau share kukis thumbprint. Resep aslinya peanut chocolate chips cookies...kukis kacang dengan tambahan coklat chips di dalamnya tapi aku modikasi dikit. Aslinya adonan kukis ini sangat lembek sehingga kukis akan sedikit meleber ketika dipanggang dan menghasilkan kukis yang ringan dan renyah. Kali ini aku cuma menambahkan sedikit tepung dan gulanya supaya adonan bisa dipulung. Lalu di tengahnya diberi dcc biar cantik. Rasanya sama sama enak dengan aroma kacang yang khas. Resep asli dari Majalah Sedap. Berikut resepnya ya...
Wednesday, 10 June 2015
Roti Gulung Kacang
Semasa kecil roti kacang ini adalah roti favoritku. Di dekat rumah ada tetangga yang menjualnya dan setiap hari aku bisa mencium aroma wangi kacangnya tercium dari rumahnya. Memang ada penggunaan kayu manis dalam campuran kacangnya tapi aromanya tidak dominan seperti cinnamon roll. Kayu manis di sini hanya untuk memperkuat aroma kacang yang disangrai. Jadi memang kalau mau dapat wanginya kacang harus disangrai ya. Setelah itu bisa dicincang atau diblender kasar saja biar masih ada teksturnya.
Jangan ditanya...ini aku sukaaaaa sekali. Untungnya sekarang aku sudah bisa membuat roti sendiri jadi kalau kangen atau ingin bernostalgia yaaa tinggal bikin saja. Waktu itu harganya masih cepe alias 100 perak ^^
Monday, 24 February 2014
Pau Yummiiiiii...
Yummiii dan lembut...enak banget roti paunya. Makasih tuk mbak Endang Try & Taste tuk resepnya ya. Dulu aku sering bikin tapi pake terigu protein sedang dan rendah. Nah kali ini pake resepnya No Frills Recipes via Mbak Endang aku coba bikin yang pake terigu protein tinggi. Hasilnya sama enak. Terutama isian ayamnya, asli enak. Tuk variasi fillingnya beberapa aku isi tausa dan beberapa lagi aku isikan campuran kacang tanah dan gula merah. Enak semua dah pokoknya tapi juaranya tetep yang ayam.
Untuk roti...perbedaan jenis tepung mempengaruhi tekstur rotinya. Aslinya pakai tepung pau atau hongkong flour tapi aku gak punya dan alternatifnya kata mbak Endang boleh pake terigu protein tinggi. Teksturnya sama sama lembut dengan yang menggunakan protein rendah tapi kalau yang pake tepung protein rendah tekstur/serat rotinya halus dan rapat. Kalau yang pake terigu protein tinggi ini lembutnya legit gitu...seratnya ya kayak roti ya. Enak pokoknya. Makasih ya mbak Endang *muach muach*
Tuesday, 9 July 2013
Kacang Sembunyi
Hari ini aku share resep kacang sembunyi. Resepnya dapat dari mbak yang kerja di rumahku. Senang sekali bulan puasa ini aku dapat asisten buat bantu bantu pekerjaan rumah tangga. Tapi yang lebih senang lagi karena dia punya banyak resep resep unik. Sebelumnya, 5 tahun yang lalu sudah pernah kerja di sini selama satu tahun. Tapi berhenti karena menikah. Dia pula yang mengajarkan aku cara membuat pisang ijo yang enak dan lembut serta soto ayam yang maknyus. Sotonya nanti lain kali aku posting.
Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread
Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...
-
Roti asin? roti yang rasanya asin? haha enggak lah...maksudnya, ya roti yang bukan roti manis alias gurih. Kalau roti manis kan yang ...
-
Hari ini bete di rumah nggak ada camilan. Males keluar keluar juga...akhirnya aku cek bahan yang ada di rumah dan mulai cari rese...
-
Naaaaah...akhirnya resep yang udah lama kucari ketemu juga di blognya temenku Bunda Echi alias Yessi. Resep ini aslinya pemberian temanku...







