Showing posts with label Sayur. Show all posts
Showing posts with label Sayur. Show all posts

Monday, 4 May 2015

Samosa



Samosa adalah salah satu snack gurih yang populer di Asia Tengah dan Asia Selatan. Ia berupa pastry goreng yang berbentuk sehitiga. Umumnya menggunakan kentang, wortel dan sayuran lain untuk isiannya namun biasa ditambahkan daging sapi atau ayam bagi yang bukan vegetarian. Ini sebenarnya mirip mirip pastel dari Indonesia...yang beda adalah pengunaan bumbu kari dalam adonan fillingnya. Nah kali ini aku menggabungkan beberapa resep dari internet. Dari blog Just Try & Taste untuk fillingnya, food NDTV untuk kulit pastrynya, dan WikiHow untuk cara membentuk kulitnya. Pinggirnya aku bentuk seperti pastel biar lebih cantik. Kan samosa versi Indonesia...hehe.

Untuk isiannya karena aku tidak mempunyai bubuk kari aku menggunakan rempah kari atau garam masala yang aku buat sendiri. Kebetulan beberapa waktu yang lalu aku sudah stok bumbu bubuk sewaktu membuat spekkuk. Jadi masih ada cengkeh, pala, kayu manis dan cardamon/kapulaga bubuknya. Yang aku tambahkan adalah  jintan dan ketumbar serta bubuk cabe. Penggunakaannya tidak perlu terlalu banyak supaya tidak blenger sama aromanya yang kuat. Untuk masing masing cengkeh, pala, kayu manis dan cardamon aku gunakan seperempat sendok teh. Cuman ketumbar yang satu sendok teh dan jintan setengah sendok teh.Tapi buat teman teman yang ingin mencoba silahkan sesuaikan dengan selera ya. Karena aku ada stok ayam suwir aku gunakan sekitar 150 gram untuk campuran isiannya. Modifikasiku di tambahan jagung, kacang polong dan ayam.


Bahan kulit :
- 2 cup tepung protein sedang
- 1 sdt garam
- 1 sdm minyak + 1 sdm margarin, panaskan
- air dingin secukupnya untuk mengulen

Bahan Isi :
- 2 butir kentang, rebus dan haluskan (jangan terlalu halus)
- 2 wortel, potong kotak kecil, rebus sebentar lalu tiriskan
- 50 gr kacang polong
- 150 gr ayam suwir
- 2 batang daun bawang, rajang halus 
- minyak untuk menggoreng



Bumbu halus :
- 1 butir bawang bombay, rajang halus
- 6 siung bawang putih, cincang halus
- 1 1/2 sdt bubuk kari
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt bubuk cabe
- 1 sdt gula pasir
- garam secukupnya
- minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Bahan isi : tumis bawang bombay sampai wangi dan berwarna agak transparan. Masukkan bawang putih tumis lagi hingga wangi. MAsukkan bumbu kari, aduk rata. Tambahkan wortel, bumbu lain, sedikit air dan daun bawang, masak hingga empuk. Tambahkan kentang tumbuk masak hingga kering. Dinginkan.
  2. Kulit : Campur tepung terigu dan garam. Aduk rata. Masukkan campuran minyak margarin. Aduk aduk menggunakan garpu. Bila sudah tidak panas lanjutkan mengaduk dengan ujung jari sambil dogosok gosok sampai menjadi butir butiran halus.
  3. Tambahkan air es sesendok sesendok sambil diulen sampai adonan menyatu dan menggumpal. Jangan terlalu banyak menambahkan air. Adonan teksturnya sedikit keras ya. Supaya hasil kulitnya renyah ketika digoreng.
  4. Tutup dan istirahatkan 15 menit.
  5. Ambil sedikit adonan lalu giling tipis sekali. Cetak dengan cutter bulat diameter 15cm. Potong dua. Ambil satu bagianb entuk kerucut dan sambung ujung ujungnya dengan air. Beri isi lalu rapatkan. Kerjakan semua adonan sampai habis.
  6. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng samosa sampai kecoklatan sambil disiram siram minyak agar muncul gelembungnya. Angkat lalu tiriskan minyaknya.



Wednesday, 3 December 2014

Oseng Ikan Asin Kacang Panjang


Lagi malas masak yang berat berat, kali ini bikin menu minimalis 2 in 1 aja. Ya lauk ya sayur juga. Oseng ikan asin kacang panjang.  Ikan asinnya digoreng dulu lalu disuwir. Lalu ditumis bersama sayuran seperti bikin tumisan biasa. Cuma diberi bumbu iris bawang merah, bawang putih, cabe merah dan ijo, tomat ijo serta irisan cabe rawit. Bumbu minimalis garam, gula dikit dan saus tiram. Kalau ikannya asin banget gak usah dikasih garem ya. Alhamdulillah nikmatnyaaaaa....



Tuesday, 12 August 2014

Capcay

 

Hari ini lagi pingin makan sayur. Yang paling cocok ya capcay. Sayurannya banyak, macamnya banyak...lengkap dengan protein ayam, udang dan bakso ikan. Bumbunya wangi walaupun minimalis bawang putih dan merica aja. Tapi yang bikin tambah wangi ya karena ada minyak wijen, saus tiram dan kecap asinnya. Glekkkhh...dah gak sabar buka puasa ^^
Resep bisa dilihat di Sajian Sedap. Ada beberapa yang disesuaikan. Bakso sapi aku ganti bakso ikan. Jamur kuping aku ganti jamur kancing. Aku skip jagung putren dan kaldu bubuk tapi aku tambahkan kol, kapri dan udang biar tambah wangi. Mantap dah !!



Monday, 17 February 2014

Sayur Besan (Betawi)



Aku yakin masih banyak yang belum mengenal sayur ini. Namanya sayur besan, sayur khas dari Betawi. Kenapa disebut besan? karena memang munculnya hanya pada saat saat khusus seperti kawinan. Nah sayur inilah yang disuguhkan oleh pihak pengantin wanita kepada pihak pengantin pria atau besannya. Biasanya disajikan bersama gabus pucung.

Tapi yang bikin unik adalah bahan dasar sayur ini yaitu terubuk atau bunga tebu. Beberapa daerah di Indonesia memiliki nama yang berbeda untuk tanaman ini. Seperti telur tebu, ndok tebu, kelobot atau terubus. Beberapa negara di luar Indonesia menyebutnya sugar cane blossom. Tanamannya memang menyerupai tebu tapi dengan batang yang lebih kecil. Nah bunga tebu ini muncul pada ketiak daunnya pada musim musim tertentu seperti musim hujan. 

Rasanya menurutku seperti jagung muda atau keputren. Aromanya mirip dengan tekstur yang lebih halus. Supaya tau rasanya ya harus dicoba sendiri lah yaaaa...hehe. Aku juga lagi beruntung kok bisa ketemu ini di pasar subuh. Biasanya nggak pernah lihat. Mungkin ya karena musiman tadi itu.



Monday, 25 March 2013

Jangan Kates (Sayur Pepaya Muda)



Kalau di Sulawesi jarang olahan sayur pepaya muda ini. Pertama kali makan di rumah mertua di Malang. Langsung suka. Iya enaklah...wong tinggal makan hihihi. Rasanya dan tekstur mirip labu siam. Tapi sayur pepaya ini kalau masih baru dimasak masih ada sensasi krenyesnya ketika dikunyah. Tapi kalau udah diinapkan semalaman berubah jadi lembut. tapi justru itu yang enak. Semakin lama, semakin sering dipanasi semakin merasuk juga bumbunya. Tapi kalau dipikir pikir dari segi kesehatan ya udah hilang sih vitaminnya. Mungkin cuman dapat serat dan rasa yang enak. Hihi...makanan Indonesia banyak lho yang diolah dengan cara begini. Segala macam sayur godog, sayur nangka, lodeh dst dst. Semakin bermalam semakin mlekok rasanya...jelas yang paling sehat ya sayuran mentah atau hanya dipanaskan sebentar. Tapi ya udah gitu ceritanya...kalau sayur santan enakan yang udah bermalam ^^

Oseng Genjer


Ini juga adalah salah satu sayur yang baru kali ini aku coba. Tanya sama penjual sayur katanya enaknya dioseng atau ditumis seperti kangkung.Siiiplah kalo gitu. Gampaaang...!

Bumbunya cabe merah, cabe rawit (ini yang bikin mantap wanginya) bawang merah, bawang putih dan tomat serta sedikit terasi. Sedikit garam dan gula dan jadilah oseng genjerku. Sewaktu baru matang tambahkan teri goreng kering. Manteeeep. Menurutku rasanya perpaduan antara kangkung dan sawi. Ada hint pahitnya. Teksturnya lembut  agak mirip sayur pakis. Nggak renyah seperti batang kangkung tapi tetap enaklah sebagai variasi sayur.

Tuesday, 5 February 2013

Oseng Tauge Buncis & Ikan Asin



Ikan asin favoritku adalah ikan kerapu. Ikan asin kerapu atau kalau di sini disebut ikan sunu' yang berukuran besar dagingnya sangat tebal. Kalau digoreng garing dan dimakan bersama sambak terasi nikmatnya luar biasa. Namun kali ini aku hanya memasukkannya ke dalam olahan sayur oseng tauge dan buncis. Ditambah irisan cabe rawit. Wangi dan nikmaaaaat...! Saking wangi cabenya sampe bersin bersin, hihi

Kemarin ketemu cabe gendut di pasar. Beda dengan cabe biasa ukurannya besar besar. Tapi masih lebih besar cabe toraja sih. Penampakannya seperti di bawah. Pedasnya luar biasa....




Sunday, 20 January 2013

Sayur Asem Belimbing Wuluh



Habis ngobrak abrik resep sajian sedap aku ketemu resep sayur asem belimbing wuluh. Kebetulan kemaren habis panen belimbing. Belimbing termasuk sayur yang cepat rusak jadi harus segera dipakai. Nah ternyata sayur asem tanpa asam jawa ini enak juga. Kuahnya bening, rasanya segar dan light karena bumbunya semua diiris nggak pake acara ngulek ulek. Berikut resep dari Sajian Sedap dengan sedikit modifikasi.

Thursday, 29 November 2012

'Mangge Mada' Gulai jantung Pisang dari Bima






Dalam rangka mengikuti challenge #7 IDFB yang kali ini bertemai gulai nusantara, aku ingin mengangkat kuliner dari daerah Bima. Indonesia memang kaya akan keanekaragaman kuliner, tapi sayang kurangnya blogger dari daerah terutama Indonesia Timur membuat kita pun awam akan beberapa makanan yang unik dari sana. Nah sayur mangga mada ini adalah sayur gulai jantung pisang. Berbeda dengan gulai dari daerah lain yang syarat dengan bumbu bumbu, sayur ini termasuk simpel baik bahan dan pembuatannya. Walau begitu citarasanya unik dan khas. Suka dengan perpaduan santan, kelapa sangrai, jeruk nipis dan belimbing. Segaar..

Monday, 19 November 2012

Rica Rodo (Menado)





Rica rodo adalah sayur khas dari daerah Menado. Bahan dasarnya adalah terong. Beda dengan olahan terong yang biasa dibalado atau dibakar, rica rodo ini termasuk sayur tumis. Rasanya segar karena banyak sayurannya. Bumbunya khas menado. Pengen tau lebih jelas resepnya?? Silahkan baca di Majalah online 'Rasa Indonesia' edisi 2/November. Silahkan didownload yaaaaa...








Sunday, 11 November 2012

Sayur Ganemo (Menado)



Sayur ganemo adalah masakan khas dari daerah Menado. Walaupun tiap daerah di Sulawesi Utara memiliki resep dan cara pengolahan yang sedikit berbeda, tapi intinya sayur ganemo ini adalah sayur daun melinjo bersantan. Ganemo kan bahasa Menado dari daun melinjo. Sedangkan bahasa latinnya gnetum gnemon. Pengolahan sayur ini bervariasi, ada juga yang suka menambahkan ikan asin. Aku bikin mengikuti resep yang dikasih temanku Mbak Novi 'Gorakazenzero'.


Terima kasih tuka Mbak Novi yang sudah memberikan resepnya, lengkap dengan tips dan trik biar  bikin sayurnya berhasil. Kebetulan beliau adalah orang Menado asli jadi resepnya terpercaya, hehe. Hasilnya sayurnya enaaaaak walaupun ada pahit pahit dari bunga pepaya tapi tipis saja. Sebelumnya bunga pepaya sudah dimasak bersama air dan garam tuk meminimalisir rasa pahitnya.

Wednesday, 6 June 2012

Tumis Kangkung Bunga Pepaya



Karena ngiler lihat postingannya Mbak Tati Nuruddin 'tumis bunga pepaya' akhirnya aku juga bikin sendiri. Kebetulan ada tetangga yang punya pohonnya dan nggak pernah berbuah, yang ada cuman bunganya aja banyak sekali. Cuman karena takut kalo cuman pake bunga pepaya rasanya akan pahit sekali jadinya aku tambahin kangkung. Aku nggak punya teri nasi, tapi di kulkas ada ikan cakalang, rencananya aku mau tambahkan ke dalam sayuran. Dan habis googling dapat resep tumis bunga pepaya cakalang di 'Resep Dela'. Lihat bumbu bumbunya kayaknya Menado sekali. Lengkap bumbu daun daunannya yang sangat banyak. Langsung deh kebayang wanginya....ada pandan, sereh, kemangi, daun jeruk, daun kunyit.

Thanks to Mbak Dela tuk resepnya yang maknyus. Setelah matang nggak sabar langsung aku santap dengan nasi ngepul. Uuuuuwenak tenan! ikannya walaupun bukan ikan asap tapi karena dibakar berasa diasap juga. Pahitnya nggak terasa, masih lebih pahit paria. Mungkin karena dah dimasak bersama asam dan garam. Hubby aja yang nggak suka paria, makan sayur bunga pepaya ini malah makannya nambah.  Berikut resepnya Mbak Dela yang udah aku modifikasi dikit ya :

Bahan :
- 4 sdm minyak sayur
- 150 gr bunga pepaya, siangi, rebus dalam air mendidih bersama asam potong, tiriskan, dinginkan, lalu aduk aduk dengan garam
- 1 ikat kangkung, siangi
- 200 gr ikan cakalang (bakar), suwir-suwir
- 3 btg serai, ambil bagian putihnya, geprek
- 5 lbr daun jeruk, sobek sobek
- 3 lbr daun pandan, robek dan simpulkan
- 3 btg daun bawang, iris serong
- 8 tangkai daun kemangi, petik daunnya.
- 2 cm jahe, geprek
- gula secukupnya
- 1 sdm saus tiram
- cabe rawit untuk taburan

Bumbu Halus:

- 5 bh cabai merah keriting
- 10 bh bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1 sdt garam

 Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, masukkan daun pandan sampai harum. Tambahkan bumbu halus, serai, kunyit, jahe. Tumis hingga bumbu matang dan wangi.
  2. Tambahkan ikan cakalang dan daun bawang. Aduk rata.
  3. Masukkan bunga pepaya dan kangkung. Aduk rata sehingga sayuran, ikan dan bumbu tercampur rata. Tambahkan saus tiram dan air sedikit. Masak hingga matang.
  4. Tambahkan gula dan garam jika perlu dan terakhir masukan daun kemangi dan cabe rawit, aduk sebentar, angkat.

Thursday, 23 February 2012

Sayur Tuttu'

Sayur Tuttu' (Daun Ubi Tumbuk)


Sudah lama nggak bikin sayur yang satu ini. Namanya tuttu' daun ubi yang artinya daun ubi tumbuk. Diolah dengan memasak bersama santan encer, kelapa parut dan bumbu, dan kadang juga dicampur dengan jantung pisang yang diiris tipis. Kalo daerah lain seperti Medan ada juga sayur semacam ini, namanya gulai daun ubi tumbuk.

Setahuku cara pengolahan daun singkong dengan cara ditumbuk ini adalah untuk menguraikan senyawa racun yang terkandung di dalamnya (asam sianida). Dengan pengolahan seperti ini kemudian dimasak sempurna sampai benar benar matang maka daun singkong menjadi lunak, senyawa racunnya larut dan sayur pun mudah dicerna oleh tubuh. Berikut resepnya yang pake ilmu kira kira...

Bahan :
- daun singkong muda, buang batangnya lalu cuci bersih
- jantung pisang, ambil bagian putihnya lalu potong halus
- kelapa parut (dari kelapa setengah tua)
- lengkuas, geprek
- sereh, geprek
- cabe rawit untuk aroma
- 1 sdt air asam
- sedikit gula
- minyak untuk menumis bumbu
- santan encer

Bumbu halus :
- cabe merah besar
- bawang merah
- bawang putih
- garam

Cara membuat :
  1. Potong potong kasar daun ubi lalu tumbuk hingga hancur.
  2. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus, lengkuas dan sereh hingga wangi.
  3. Masukkan santan encer. Masukkan sayur daun ubi dan kelapa parut, lalu aduk rata.
  4. Masak daun ubi dengan api kecil hingga benar benar lunak. Kalau santan berkurang bisa ditambah lagi. Beberapa saat sebelum matang, tambahkan jantung pisang, cabe rawit, gula dan air asam. Masak lagi sampai jantung pisang dan daun ubi benar benar matang. Matikan api, siap disajikan.

Lawa Daun Paku

Lawa Daun Paku

Kalo di daerahku sayur pakis disebut daun paku. Nggak tau juga kenapa dinamakan daun paku padahal paku *beneran* kan bentuknya nggak keriting, hihi. Nah, di daerahku yg dikelilingi hutan ini daun paku banyak dijual di pasar tradisional. Jadi selalu tersedia kalo kita lagi butuh. Tuk pengolahannya kadang aku tumis, kadang aku gulai, kadang aku urap dan kali ini aku mau mencoba bikin lawa' makanan khas daerah sini.

Umumnya lawa' menggunakan daun paku, jantung pisang dan ada campuran ikan mentahnya. Ya mirip mirip sushi sih, eh tnyata orang sulawesi juga penikmat sushi tapi gak nyadar ya. Bedanya ikan yang digunakan adalah jenis ikan kecil. Diambil dagingnya diberi garam dan diperasin air jeruk nipis lalu nanti diberi campuran daun paku atau jantung pisang (yang udah terlebih dahulu direbus) dan kelapa parut sangrai. Bumbunya simpel, cuma cabe, garam, dikit gula, dikit terasi dan perasan air jeruk susu atau jeruk kapurung. Tapi rasanya bo'...jangan ditanya! Walaupun penampilannya mirip mirip urap tapi rasanya sama sekali berbeda...

Kemarin aku tanya tanya resep ini sama Mbak Yusti. Setelah mendapat tips n' trik segera aku bikin. Tapi aku skip ikan mentahnya. YAng aku bikinadalah lawa daun paku. Hasilnya ya...udah mirip sama buatan MBak Yusti sih, hehe. Pokoknya enak deh. Hubby juga yang lidah Jawa suka sekali. Anak anak nggak terlalu doyan. Mungkin nggak cocok sama rasa pedes pedes, asem gurih.

Bahan :
- 2 ikat daun pakis/paku, siangi pilih yang mudanya saja lalu potong potong
- 1/3 butir kelapa parut, sangrai sampai kecoklatan
- 1-2 buah jeruk susu

Bumbu :
- cabe rawit
- terasi goreng
- garam
- sedikit gula

Cara membuat :
  1. Ulek bahan bumbu sampai halus, lalu tambahkan kelapa sangrai. Ulek sampai agak hancur (jangan terlalu halus).
  2. Campur bumbu dengan daun paku yang sudah direbus dan ditiriskan, aduk rata. Cicipi bila kurang garam atau bumbu lain. Beri perasan jeruk susu. Aduk rata. Siap disajikan.

Lawa Daun Paku

Wednesday, 4 January 2012

Paria Kambu


Paria Kambu


Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, sayur paria kambu ini sudah sangat familiar dan telah menjadi ciri khas sebagai sayur tradisional Makassar. Buat aku, kalo udah ada paria kambu, nggak butuh lauk lagi. Cukup dengan nasi panas ngepul...hmmm nikmatnya luar biasa. Paria kan udah mengandung sayur dan lauk sekaligus dalam adonan fillingnya. Justru karena isiannya yang terdiri dari ikan/udang dan kelapa sangrai inilah rasa pahitnya jadi gak terasa.


Dulu aku udah pernah bikin
paria kambu ikan teri basah. Sekarang mau coba bikin paria kambu udang. Bahannya sama aja cuman protein seafoodnya aja yang diganti. Sebenarnya kemarin waktu cuti ke Malang aku sempat bikin. Tapi gak sempat dokumentasi. Keburu abis...karena ternyata semua doyaaaaan. Malah aku bikin sampe 2x atas permintaan ibu mertua. Wuiiiih senangnya. Yang lucu ternyata di sana susah banget dapat teri basah. Demi merasakan nikmatnya paria ini, ibu mertua tiap hari ngecek di pasar kalau-kalau ikannya udah ada.
Alhamdulillah pada hari kelima aku di sana...dapat deh ikannya.


Entry ini aku bikin sekalian dalam rangka ikutan ajang Indonesian Food Party yang dimotori oleh Mbak Tata dan Mbak Momon. Ternyata masih banyak resep nusantara yang bisa kita eksplore. Jangan sampai warisan nenek moyang ini hilang ditelan oleh jaman *ceileee istilahnya mak!* Nah berikut resepnya ya...

Bahan :

- 3 buah paria yang berukuran besar, potong 4

- 300 gr udang kupas

- 1/4 biji kelapa setengah tua (kupas kulit, parut, sangrai dan haluskan

- 2 buah putih telur

- 2 batang sereh, geprek

- 2 ruas lengkuas, geprek

- 2 lembar daun salam

- 4 lembar daun jeruk purut

- 1 sdm air asam

- 500 ml santan encer

- 200 ml santan kental

- 5 sdm minyak


Bumbu halus I (untuk isi paria) :

- 5 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 1/2 ruas jahe

- 1 sdt ketumbar sangrai bubuk

- 1/8 sdt jintan sangrai bubuk

- 1 ruas lengkuas, iris-iris

- 1 batang sereh bag putihnya, iris-iris

- 1/2 sdt merica

- garam

- gula pasir secukupnya


Bumbu halus II :

- 2 buah cabe merah besar

- 8 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 1/2 sdt merica

- 1 sdt ketumbar bubuk

- 1/8 sdt jintan bubuk

- 1 ruas jahe

- 1 ruas kunyit

- garam secukupnya

- 1 sdt gula merah


Cara membuat :
  1. Siapkan dandang kukusan. Kukus paria yang sudah dipotong-potong sampai setengah masak.
  2. Angkat, keluarkan bijinya menggunakan sendok/pisau kecil sampai bersih. Sisihkan.
  3. Campur ikan, kelapa sangrai dan bumbu halus I. Tambahkan putih telur. Aduk sampai betul-betul rata menggunakan tangan.
  4. Masukkan bahan isi ke dalam paria. Padat-padatkan isinya. Lakukan semua sampai paria habis. Sisakan sedikit bahan isian paria.
  5. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus II, sereh, lengkuas dan daun salam sampai wangi. Masukkan santan encer. Masukkan paria dan sisa isian ikan. Biarkan mendidih sambil sesekali diaduk. Masak dengan api kecil sampai bumbu meresap.
  6. Masukkan santan kental dan air asam. Masak lagi sampai mendidih sambil terus diaduk.
  7. Angkat. Siap disajikan.

Tuk step by step gambarnya bisa dilihat di sini.

Friday, 17 June 2011

Sambal Terong Pete


Bingung mau kasih nama sayur ini. Ada terongnya, ada petenya, ada juga telornya. Kalo balado kan identik dengan bumbu lombok...tapi khas Padang. Lha kalo rica-rica makanan khas Manado. Lha ini makanan khas apa ? daku juga gak ngerti...hehe. Akhirnya kunamakan saja sambal terong karena memang bersambal. Kemarin diajarin teman yang jago masak. Makasiiih ya Mbak Urip...sambal terongnya sedeeep buanget. Akhirnya bisa bikin sendiri...lezaaaaaat...^^

Bahan :
- 2 buah terong ukuran besar (masing2 dibagi 4 dan goreng sampe matang)
- 10 mata pete
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm minyak wijen
- garam secukupnya
- gula merah secukupnya
- 3 sdm minyak untuk menumis bumbu

Bumbu halus :
- 2 buah cabe merah besar
- 6 buah cabe rawit
- 5 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 buah tomat

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu sampai wangi. Masukkan pete.
  2. Tambahkan air sedikit lalu aduk-aduk hingga rata. Tambahkan garam dan gula.
  3. Masukkan telur lalu aduk cepat hungga berserat. Bubuhkan kecap asin dan minyak wijen. Aduk sampe mendidih. Cicip apa yang kurang.
  4. Masukkan terong, aduk pelan hingga bercampur rata dengan bumbu. MAsak sebentar hingga bumbu meresap. MAtikan api.
  5. Siap disajikan.



Wednesday, 18 May 2011

Gulai Nangka


Enaknya gulai ini dimakan bersama nasi hangat...hmmm. Apalagi kalo sayurnya udah bermalam. Bumbu-bumbunya udah merasuk sempurna. Weeeehhh...lezaaaat..

Sebenarnya aku gak tau sayur nangka ini mau dikasih nama apa. Dibilang gulai mirip kari...dibilang kari bukan juga. Yang jelas mamaku masaknya ya gini ini...jadi akunya ikutan aja...hehe

Bahan :
- 750 gr nangka muda yang sudah dibersihkan, potong kotak
- 500 gr iga sapi berdaging
- 5 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk purut
- 2 batang sereh, geprek
- 3 potong lengkuas, geprek
- 2 sdm air asam jawa
- 2 sdm gula merah
- 1 liter santan
- 5 sdm minyak tuk menumis bumbu

Bumbu halus :
- 3 cabe merah
- 8 buah bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, sangrai
- 1 cm kunyit
- 1 cm jahe
- 1 sdt ketumbar
- 1/4 sdt jintan
- 1/2 sdt merica
- garam secukupnya
- 1 batang sereh, iris tipis
- 2 cm lengkuas, iris tipis

Cara membuat :
  1. Masak iga, sedikit garam dan air sampai dagingnya agak lunak. Masukkan santan dan sayur nangka muda. Masak di atas api sedang.
  2. Sementara itu panaskan minyak. Tumis bumbu halus, sereh, lengkuas , daun salam dan daun jeruk sampai wangi. Tuang bumbu ke dalam sayur. Tambahkan gula merah dan air asam. Aduk rata.
  3. Masak sampai sayur nangka matang dan lunak tapi tidak hancur.
  4. Sayur nangka siap disajikan.

Tuesday, 8 March 2011

Paria Kambu


Ini dia sayur favoritku. Pahiiiit tapi enaaaaak... wangi khas kelapa sangrai bercampur ikan. Paria kambu. Kambu dalam bahasa Makassar berarti isi. Jadi paria kambu artinya paria yang diisi. Boleh daging...ayam or ikan. Tapi yang lazim sih ikan. Ibuku selalu bikinnya pake ikan teri basah yang dicampur kelapa sangrai halus. Tapi bisa juga kok pake ikan yang lain. Untuk mengikat adonan digunakan telur...tapi berhubung di rumah lagi banyak sisa putih telor bikin kue kemarin jadinya aku berdayakan aja.

Di rumah cuman aku yang doyan. Jadinya masak sendiri...ngabisinnya juga sendiri. Tapi kalo aku...sehari juga habis nih sayur. Makannya cukup pake nasi putih hangat. Kan dalamnya udah ada lauknya...ikan teri basah...

Bahan :
- 3 buah paria yang berukuran besar, potong 4
- 300 gr teri basah ukuran jumbo (buang tulang, kepala, usus dan haluskan)
- 1/4 biji kelapa setengah tua (kupas kulit, parut, sangrai dan haluskan
- 2 buah putih telur
- 2 batang sereh, geprek
- 2 ruas lengkuas, geprek
- 2 lembar daun salam
- 1 sdm air asam
- 500 ml santan encer
- 200 ml santan kental
- 5 sdm minyak

Bumbu halus I (untuk isi paria) :
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar sangrai bubuk
- 1/8 sdt jintan sangrai bubuk
- 1 ruas lengkuas, iris-iris
- 1 batang sereh bag putihnya, iris-iris
- 1/2 sdt merica
- garam
- gula pasir secukupnya

Bumbu halus II :
- 2 buah cabe merah besar
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/8 sdt jintan bubuk
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
- garam secukupnya
- 1 sdt gula merah

Cara membuat :
  1. Siapkan dandang kukusan. Kukus paria yang sudah dipotong-potong sampai setengah masak.
  2. Angkat, keluarkan bijinya menggunakan sendok/pisau kecil sampai bersih. Sisihkan.
  3. Campur ikan, kelapa sangrai dan bumbu halus I. Tambahkan putih telur. Aduk sampai betul-betul rata menggunakan tangan.
  4. Masukkan bahan isi ke dalam paria. Padat-padatkan isinya. Lakukan semua sampai paria habis. Sisakan sedikit bahan isian paria.
  5. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus II, sereh, lengkuas dan daun salam sampai wangi. Masukkan santan encer. Masukkan paria dan sisa isian ikan. Biarkan mendidih sambil sesekali diaduk. Masak dengan api kecil sampai bumbu meresap.
  6. Masukkan santan kental dan air asam. Masak lagi sampai mendidih sambil terus diaduk.
  7. Angkat. Siap disajikan.


Di bawah ini gambar ikan teri yang aku pakai...kalo ukurannya besar lebih baik dibuang tulang n' kepalanya supaya kalo dihaluskan gak kerasa kasar...tapi kalo ukurannya kecil cukup buang kepala dan ususnya aja. Caranya, lepas kepala sambil dipencet...maka ususnya akan mengikut dengan sendirinya.

Monday, 28 February 2011

Keripik Bayam



Nah...ini dia salah satu cemilan yang sehat. Walaupun vitaminnya dah hilang kena panas tapi kandungan zat besinya masih tinggal dan bagus buat anak-anak. Bikinnya gampang dan hasilnya benar-benar renyah alias krispy. Bisa juga divariasikan dengan sayuran lain dan tempe. Untuk rasa, bumbunya mirip seperti peyek. Kalau mau rasa yang lebih simpel cukup bawang putih, bawang merah dan merica aja. Sesuai selera aja dah...

Bahan :
- bayam (pilih yang daunnya lebar)
- 200 gr tepung beras
- 100 gr tepung kanji
- 300 ml santan kental
- 1 butir kuning telur
- 2 sdm air kapur sirih

Bumbu halus :
- 6 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar bubuk sangrai
- 4 siung bawang putih
- 1 ruas kencur
- 3 lembar daun jeruk purut (buang tulangnya, iris halus)
- garam secukupnya
- gula secukupnya


Cara membuat :
  1. Campur semua bahan pencelup dengan bumbu halus. Aduk rata.
  2. Siapkan daun bayam tanpa tangkai yang sudah dicuci lalu ditiriskan.
  3. Panaskan minyak banyak dalam wajan. Goreng bayam yang sudah dicelup satu persatu di bumbu. Kalau lapisan tepung terlalu tebal tepis-tepiskan sedikit menggunakan tangan yang satu sebelum digoreng. Jangan terlalu banyak mengisi wajan dengan bayam. Secukupnya sesuai lebar wajannya. Goreng dengan api sedang.
  4. Setelah kuning angkat dan tiriskan dengan kertas tisu dapur. Dinginkan dan simpan dalam wadah kedap udara.

Source : Tim Boga AKS Tarakanita, Yogyakarta.

Cah Suwir Jamur



Bahan :
- jamur (disuwir-suwir)
- baby cumi, buang tinta
- cabe besar merah
- cabe besar hijau
- bawang merah
- bawang putih
- daun bawang
- tomat
- merica
- garam
- saus tiram
- gula pasir
- sedikit air
- minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan cabe ijo sampai wangi.
  2. Masukkan baby cumi. Aduk rata. Tambahkan jamur suwir dan bumbu-bumbu. Tumis sampai layu.
  3. Masukkan saos tiram, daun bawang dan tomat. Masak sampai jamur lembut dan benar-benar matang.
  4. Siap dihidangkan.

Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...