Selasa, 08 Maret 2011

Paria Kambu


Ini dia sayur favoritku. Pahiiiit tapi enaaaaak... wangi khas kelapa sangrai bercampur ikan. Paria kambu. Kambu dalam bahasa Makassar berarti isi. Jadi paria kambu artinya paria yang diisi. Boleh daging...ayam or ikan. Tapi yang lazim sih ikan. Ibuku selalu bikinnya pake ikan teri basah yang dicampur kelapa sangrai halus. Tapi bisa juga kok pake ikan yang lain. Untuk mengikat adonan digunakan telur...tapi berhubung di rumah lagi banyak sisa putih telor bikin kue kemarin jadinya aku berdayakan aja.

Di rumah cuman aku yang doyan. Jadinya masak sendiri...ngabisinnya juga sendiri. Tapi kalo aku...sehari juga habis nih sayur. Makannya cukup pake nasi putih hangat. Kan dalamnya udah ada lauknya...ikan teri basah...

Bahan :
- 3 buah paria yang berukuran besar, potong 4
- 300 gr teri basah ukuran jumbo (buang tulang, kepala, usus dan haluskan)
- 1/4 biji kelapa setengah tua (kupas kulit, parut, sangrai dan haluskan
- 2 buah putih telur
- 2 batang sereh, geprek
- 2 ruas lengkuas, geprek
- 2 lembar daun salam
- 1 sdm air asam
- 500 ml santan encer
- 200 ml santan kental
- 5 sdm minyak

Bumbu halus I (untuk isi paria) :
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar sangrai bubuk
- 1/8 sdt jintan sangrai bubuk
- 1 ruas lengkuas, iris-iris
- 1 batang sereh bag putihnya, iris-iris
- 1/2 sdt merica
- garam
- gula pasir secukupnya

Bumbu halus II :
- 2 buah cabe merah besar
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/8 sdt jintan bubuk
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
- garam secukupnya
- 1 sdt gula merah

Cara membuat :
  1. Siapkan dandang kukusan. Kukus paria yang sudah dipotong-potong sampai setengah masak.
  2. Angkat, keluarkan bijinya menggunakan sendok/pisau kecil sampai bersih. Sisihkan.
  3. Campur ikan, kelapa sangrai dan bumbu halus I. Tambahkan putih telur. Aduk sampai betul-betul rata menggunakan tangan.
  4. Masukkan bahan isi ke dalam paria. Padat-padatkan isinya. Lakukan semua sampai paria habis. Sisakan sedikit bahan isian paria.
  5. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus II, sereh, lengkuas dan daun salam sampai wangi. Masukkan santan encer. Masukkan paria dan sisa isian ikan. Biarkan mendidih sambil sesekali diaduk. Masak dengan api kecil sampai bumbu meresap.
  6. Masukkan santan kental dan air asam. Masak lagi sampai mendidih sambil terus diaduk.
  7. Angkat. Siap disajikan.


Di bawah ini gambar ikan teri yang aku pakai...kalo ukurannya besar lebih baik dibuang tulang n' kepalanya supaya kalo dihaluskan gak kerasa kasar...tapi kalo ukurannya kecil cukup buang kepala dan ususnya aja. Caranya, lepas kepala sambil dipencet...maka ususnya akan mengikut dengan sendirinya.

6 komentar:

Mrs.P mengatakan...

mba...mau tanya, bisakah resep ini dimasak pada malam hari, masuk freezer, pagi2 di angetin untuk bekal makan siang? mengingat resep ini menggunakan santan dan kelapa parut...saya masih takut2 bawa bekal berbahan dasar santan, takut basi...

Hesti HH. mengatakan...

Kalau masaknya malam hari insyaAllah nggak basi (asal nggak diutak atik/diaduk aduk lagi) dan langsung dipanasin lagi paginya. Kalau bikinnya siang atau sore masukin ke refrigerator aja mbak jangan freezer. Besoknya dipanasin lagi malah tambah manteeeeph!!

ndez mengatakan...

mbak, kalau ngeluarin bijinya sebelum dikukus bisa gak yaa??

Hesti HH. mengatakan...

silahkan mbak, kalau bisa. Cuman biasanya agak keras. Kalau yang tua biasanya lebih muda mengeruknya karena bijinya sudah besar dan lembek bagian dalamnya...

rima rahman mengatakan...

mbak,,aku termasuk peni'mat paria,,tp klo' masaknya blm beani..ada tips gak bet ngurangin pahitnya?

Anonim mengatakan...

kakaaak..i'm coming again.. *jangan bosan2 ya, hehe*
itu narasinya pake pengikat telur tuh maksudnya harusnya pake telur utuh, ga cm putihnya ya? Trus bumbu isiannya ga ditumis dulu kak? Ga bau bumbu mentah gt ya? *trauma dulu pernah bikin pepes dg bumbu mentah, ga bisa dimakan, eneg sm baunya, hehehe..
Makasih kakak..

-Dian-

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails