Showing posts with label Spekuk. Show all posts
Showing posts with label Spekuk. Show all posts
Tuesday, 24 June 2014
Lapis Legit
Dalam rangka bikin cemilan buat rihlah liqo Al-Fath besok, hari ini aku bikin lapis legit. Kenapa lapis legit?? iya karena memang request teman teman...he he. Dulu pernah bikin dan mereka suka. Resep persis seperti lapis legit mini yang sudah pernah aku share sebelumnya...cuma pembagian lapisannya yang beda. Dulu lapisan hiijaunya ada 2 sekarang jadi 3. Dulu aku menggunakan loyang 20cm. Menurutku agak tipis hasilnya jadi sekarang aku pake loyang 18cm. Hasilnya emang lebih tinggi. Tapi perlapisnya juga jadi agak tebal ^^
Tuesday, 17 December 2013
Lapis Legit Anyam
Dulu sekali pernah bikin lapis legit roll. Pede aja bikinnya karena nggak setebal lapis legit umumnya. Malas membayangkan lamanya melapis menggunakan oven api atas. Dibikin cuma 3 lapis setelah itu digulung dan terlihat lebih tebal. Nah kali ini tertarik bikin lapis legit anyam. Whaaat?? Berani beraninya ya? lapis legit standar aja belum pernah bikin eh ini mau bikin yang anyam. Terdiri dari 2 buah lapis legit setebal 4 lapis ditambah 2 buah lapis moka setebal 4 lapis pula. Tapi disusun sedemikian rupa sehingga terbentuk motif seperti anyaman.
Setelah mengumpulkan mood, hari ini aku eksekusi resep dari Sajian Sedap. Aslinya adalah lapis anyam cokelat putih, tapi karena aku kehabisan cokelat pasta, aku pakai saja moka pasta. Warnanya tentu saja tidak secoklat cokelat pasta ya. Tapi nggak apa apa yang penting kelihatan sedikit perbedaan warnanya.
Lumayan lama dan membutuhkan ketelatenan tapi selesai juga. Walaupun nggak serapi punya Sajian Sedap aku sudah puas sekali. Rasanya jangan ditanya. Legit, wangi spekkuk berpadu wangi moka tipis saja, pokoknya super deh. Tapi nggak berani makan banyak banyak secara kue ini menghabiskan 30 butir kuning telur, 250 gula pasir dan 400 gr butter + margarin. Kebayang kolesterolnya bu ibu?? hubby, aku, dan Iyut dijatah satu potong. Sepotong itu ukuran 12 x 5 x 1 cm lho. Lumayan besar...dan mengenyangkan karena manis. Tapi Hanif boleh makan 2 potong soalnya dia imut...lagian kue ini memang favoritnya. Cukup hari ini besok besok lagi baru berani sentuh lagi. Alhamdulillah...
Friday, 31 May 2013
Legit Putih Telur (Lampung)
Seperti janjiku kemarin, hari ini aku praktek bikin lapis yang lain dari daerah Lampung. Berbeda dengan lapis legit biasa yang menggunakan banyak kuning telur, yang satu ini menggunakan putih telur. Kebetulan aku punya banyak sekali putih telur di kulkas sisa bikin lapsur kemarin. Bukan berarti kalau pakai putih telur lapis ini tidak legit dan enak lho. Salaaaaah. Kayaknya yang bikin resepnya memang pandai dan cermat. Tekstur kue putih telur biasanya kurang legit dan rasanya cenderung plain...maka resep ini menggunakan ketan supaya dapat legitnya dan menggunakan gula merah tuk wangi dan gurihnya. Benar benar seperti makan lapis legit biasa. Nggak nyangka juga aku. Ternyata enak. Anak anak langsung habis banyak. Mungkin besok besok aku masih mau bikin lagi...soalnya masih banyak stok putih telurku.
Resep aku dapat dari Majalah Sedap 2005. Resepnya cuman sedikit aku modifikasi. Dikurangi sedikit gula karena manis sekali. Aku tambahkan sedikit bumbu speku biar wangi kayak lapis legit asli. Menurutku gula merah dan spekku adalah pasangan serasi. Mirip mirip kue ontbijtkoek.
Setelah beberapa kali membuat resepnya aku revisi supaya manisnya pas ya...
Thursday, 8 November 2012
Pumpkin Bread with Cream Cheese Filling
Tadi lihat postingan mbak Lindawati Kurniawan di IDFB langsung ngileerr. Pokoknya harus bikin hari ini. Sudah nggak tahan pengen nyobain, hihi. Alhamdulillah semua bahan ada. Sebenarnya labunya kemarin aku beli buat disayur...tapi entar aja yaaaa. Ada yang lebih menggoda...
Sunday, 18 March 2012
Apang Coe
Kue ini adalah jajanan khas dari daerah Menado. Tekstur dan rasanya mirip kue mangkok tapi yang ini aromanya jelas lebih wangi karena menggunakan bumbu spekuk dan dikukus menggunakan takir pandan. Hmmmm...ueeenak!!
Resep aku lihat dari Sajian Sedap. Berikut resepnya ya...
Bahan :
- 150 gram gula merah, sisir halus
- 130 ml air kelapa
- 1 lembar daun pandan
- 150 gram tepung beras
- 75 gram tepung terigu protein sedang
- 1/2 sendok teh ragi instan
- 180 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sendok teh garam
- 1 sendok teh bumbu spekuk
- 1 sendok teh baking powder
- daun pandan besar untuk takir
Bahan taburan :
- 100 gram kelapa parut kasar
- 1/4 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
Cara membuat :
- Rebus air kelapa, gula merah, dan daun pandan sambil diaduk sampai larut. Saring. Ukur air gula 200 ml.
- Tuang sedikit-sedikit ke tepung beras sambil diuleni sampai lembut.
- Setelah dingin, masukkan tepung terigu, ragi instan, santan, garam, dan bumbu spekuk sambil dikeplok-keplok 15 menit.
- Diamkan 30 menit. Tambahkan baking powder. Aduk rata.
- Tuang penuh dalam takir daun pandan.
- Kukus 20 menit di atas api besar sampai matang.
- Taburan, aduk rata kelapa parut, garam, dan daun pandan. Kukus 15 menit sampai matang.
- Sajikan bersama taburan kelapa.

Cara membuat takir, potong daun pandan yang bagian sebelahnya dengan ukuran masing masing 5 cm, 6 cm, 5 cm, 6 cm dan 5 cm. Lengkungkan membentuk kotak, bagian dasarnya disusun bersilang (kayak nutup karton/dus biar nggak gampang lepas) lalu sisa yang terakhir dilipat kemudian dijepret. Nanti bagian dasarnya dialasi daun pisang.
Saturday, 10 March 2012
Apang Bakar

Apang bakar atau apem bakar?? mungkin sebenarnya sama sih maksudnya, tapi kalau kami orang Makassar kan kelebihan vitamin 'NG' jadi nyebutnya kue apang, qiqiqi...maaf ya temang cuma bercandaja' kodong...^^
Iya, kalau nggak salah kue ini khas dari Sulawesi Tengah. Kalau di Sulawesi Selatan ada apang paranggi dan kalau di Sulawesi Utara ada apang coe. Mirip mirip ya...kesamaannya adalah penggunaan gula merah dan bumbu spekuk dalam campuran bahannya.
Nah resep aslinya bisa dilihat di DetikFood . Di bawah ini aku modifikasi sedikit. Aku bikinnya setengah dari resep di bawah hasilnya sudah lumayan banyak. Tapi kalau mau ada acara bisa bikin banyak kayak resep di bawah. Aku juga menggunakan 2 cetakan carabikang, yang satu ukuran kecil dan yang satu berukuran mini seperti di gambar.
Bahan :
- 400 gr gula merah, sisir halus
- 100 gr gula pasir
- 600 ml air
- 1 lembar daun pandan, potong-potong
- 2 butir telur ayam
- 100 gr agak muda, parut
- 100 gr kenari, panggang lalu cincang
- 2 sdm margarin lelehkan
Aduk jadi satu :
- 600 gr tepung terigu
- 150 gr tepung beras baru
- 1 bungkus (11 g) ragi instan
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt bumbu spekuk
Cara membuat :
- Masak gula merah, gula pasir, air dan pandan hingga gula larut dan mendidih.
- Angkat, saring dan dinginkan.
- Taruh bahan tepung dalam wadah.
- Buat lubang di tengahnya, masukkan larutan gula dan telur.
- Aduk perlahan dengan kocokan kawat/whisk hingga licin dan rata.
- Masukkan kelapa parut dan kenari, aduk rata.
- Diamkan selama 1 jam di tempat hangat hingga mengembang.
- Tambahkan margarin leleh. Panaskan cetakan carabikang di atas api sedang (aku pake cetakan mini).
- Olesi sedikit minyak tiap lubang cetakannya.
- Tuangkan adonan ke dalam cetakan dan biarkan hingga setengah masak.
- Balikkan kue dan masak hingga kedua sisinya matang.
- Angkat, sajikan.
Resep ini aku setorkan kepada Mbak Tata dan Mbak Momon dalam rangka memeriahkan Indonesian Food Party edisi bulan Maret.
Tekstur kue ini mirip-mirip poffertjes, tapi lebih padat. Walaupun padet bukan berarti keras lho, sama sekali nggak. Teksturnya agak chewy/legit kayak donat. Mungkin karena penggunaan ragi di dalamnya ya. Wangi dan enak apalagi disajikan sebagai teman minum teh atau sekedar camilan buat anak-anak. Karena kecil nggak berasa udah makan berapa biji...hihi
Home-made Bumbu Spekuk
Berhubung persediaan bumbu spekukku udah habis, saatnya untuk bikin lagi. Kebetulan ada spesial request dari sahabatku Kak CT tuk memperlihatkan cara pembuatannya. Selama ini aku tidak pernah ketemu resep cara bikin bumbu spekuk lewat internet. Tapi dulu memang aku selalu bantu mama kalau lagi bikin di dapur. Apalagi kalau dekat dekat lebaran. Malahan waktu awal awal menikah, beliaulah yang selalu membuatkan. Sekarang terbalik. Aku yang bikin baru share ke mom tercinta...hehe
Ini adalah resep beliau yang hanya pakai ilmu kira kira. Salah satu bumbu berlebihan bisa berpengaruh ke hasil akhir, yaitu rasa dan aroma. Kalau kayu manis yang banyak nggak apa-apa karena wanginya khas tidak terlalu tajam.
Kayu manis sebelumnya harus dipecah pecah dahulu kemudian dicuci karena biasanya ada kotoran di bagian dalamnya yang bersembunyi. Bahan yang lain tidak perlu dicuci, kecuali memang terlihat kotor. Setelah itu disangrai dengan api kecil atau kalau aku dioven sebentar sampai kayu manisnya kering. Pala, kapulaga dan cengkeh menyusul dioven bersama kayu manis karena hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Kelamaan di oven akan berakibat aroma bumbu yang terlalu tajam. Jadi kira-kira sajalah.
Pengovenan dilakukan agar bumbu kering sempurna sehingga bisa bertahan lama dalam toples. Perbandingan jumlah bahan bisa dilihat di gambar. Kalau kayu manisnya 10 batang, palanya cukup 2 saja, cengkeh 10 biji saja dan kapulaga 20 butir. Kapulaga setelah dioven kemudian dikupas kulitnya dan hanya biji biji kecil bagian dalamnya yang diambil. Tergantung pula dengan ukuran kayu manisnya, aku menggunakan kayu manis berukuran pendek. Kalau panjang-panjang cukup 5 saja. Oh iya, kapulaga itu ada dua macam. Yang satu bulat putih dan satunya panjang kayak gandum warna hijau.
Setelah dioven, semuanya ditumbuk kasar menggunakan mortar atau cobek. Kan nanti kita akan menggunakan blender untuk menghaluskannya. Kalau bahan bahan tersebut dalam keadaan utuh maka kasihan blendernya. Selain kerja terlalu keras, kalau blendernya dari kaca plastik maka kacanya akan buram/kabur karena tergores-gores dengan bumbu bumbu keras tersebut.

Setelah diblender maka bumbu yang masih kasar tadi diayak. Ayakan menggunakan yang paling halus. Sisa ayakan yang masih kasar bisa diblender kembali atau digiling dengan mortar. Berulang ulang seterusnya sampai habis.
Bumbu spekuk siap digunakan. Kalau aku bisa bertahan sampai 2 tahun dalam toples kedap udara.
Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread
Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...
-
Hari ini bete di rumah nggak ada camilan. Males keluar keluar juga...akhirnya aku cek bahan yang ada di rumah dan mulai cari rese...
-
Roti asin? roti yang rasanya asin? haha enggak lah...maksudnya, ya roti yang bukan roti manis alias gurih. Kalau roti manis kan yang ...
-
Naaaaah...akhirnya resep yang udah lama kucari ketemu juga di blognya temenku Bunda Echi alias Yessi. Resep ini aslinya pemberian temanku...








