Showing posts with label Singkong. Show all posts
Showing posts with label Singkong. Show all posts

Saturday, 31 October 2015

Apam Singkong



Assalamualaikum,
Apa kabar teman teman...baru update lagi niy. Alhamdulillah masih diberi sehat dan masih bisa share resep. Walaupun tangannya masih sakit dan lagi pakai arm brace kuusahakan posting. Soalnya kue ini juga bikinnya udah lama. Tunggu tangannya agak baikan baru bisa dipakai ngetik lagi buat update blog.

Kali ini aku share resep temanku Jamila Mustari ya. Ini tergoda reviewnya beliau. Katanya ngga nyangka kalau kue ini terbuat dari singkong karena enak banget. Siapa yang ngga penasaran coba? biasanya aku kalau bikin apem kan pake tape. Nah yang satu ini justru pake singkongnya. Ternyata rasanya mirip juga sama apem tape tapi beda. Sama sama enak tapi aroma raginya tidak menyengat seperti pada apam tape. Teksturnya juga agak beda. Rasanya juga berasa singkong tapi mirip tape juga sih. Susah dijelaskan. Ini harus dicoba sendiri baru paham. Hasil jadinya banyak juga. Kalau gak salah 40an biji. Kalau menurut pengamatanku kue kue yang dikukus setelah 30 menit lebih dense dan padat hasilnya dibandingkan yang dikukus terakhir. Yang terakhir lebih ringan dan lembut. Mungkin karena fermentasinya lebih lama sehingga kue yang dihasilkan juga lebih ngembang ya. Kue yang cetakan yang diolesi minyak juga hasilnya lebih kecil. Jadi cetakan berikutnya tidak aku olesi lagi.  Berikut aku share resep dari Fbnya mba Jamila ya. Tuk jamila, makasih dinda sudah share resepnya yaaaa

Monday, 9 March 2015

Singkong Thailand




Assalamualaikum....

Apa kabar teman teman ? Lama gak posting niy...maaf ya. Semangat bakingnya mulai menurun ini. Soalnya si empunya blog lagi tertarik hobby baru. Menjahit. Ya...sudah lama kepengen bisa jahit. Salut sama teman teman yang bisa membuat baju sendiri, tas, taplak dan selimut sendiri. Pingin bisa juga. Walaupun belum bisa bikin baju setidaknya bisa buat menjahit celana/baju yang sobek atau kebesaran. Kemarin itu mamaku datang khusus buat ngajarin menjahit, jadi kursus kilat satu minggu. Memang beliau dulu bukan tukang jahit sih tapi pandai menjahit dan terkadang menerima menjahitkan baju temannya. Aku belajar mulai dari awal yaitu dari bikin pola sampai menjahitnya. Tapi semuanya butuh proses ya nggak langsung bisa canggih hasilnya. Doakan ya man teman....siapa tau aku bisa alih profesi jadi tukang jahit. Hesti Kitchennya off dulu. Lha emang kemarin punya profesi yaaaa >,< menghayal tingkat tinggi niy.

Kali ini aku mau posting resep beberapa minggu kemarin. Resep di atas udah pernah aku post lama sekali sampai lupa rasanya hehe. Kali ini aku lihat resep dari Just Try and Taste. Silahkan klik saja tuk melihat resepnya yaaaaa

Friday, 7 November 2014

Getuk Singkong Lapis


Sudah beberapa hari ini aku bete. HP lagi error...serasa nggak bisa ngapa ngapain. Gak bisa telpon-an, nggak bisa internetan, gak bisa whatsapp-an gak bisa sms-an. Padahal kalo dipikir pikir jaman dulu pas belum ada hp hidup terasa indah indah saja. Kegiatan juga banyak seperti biasa. Ngga ada yang kurang tanpa HP. Kok bisa gitu ya??

Well...untuk menaikkan moodku seperti biasa aku cari resep lagi. Kemarin aku dapat singkong yang segar dan cantik di pasar. Jarang jarang lho singkong di sini bagus. Makanya begitu dapat langsung aku beli. Niatnya mau dibikin kolak. Tapi setelah dibikin kolak masih banyak sisanya. Aku ingat getuk singkong favoritku. Dulu udah pernah posting versi getuk lindri dan getuk gulung. Sekarang pengen nyoba yang lain. Getuk lapis. Resep lihat di Sajian Sedap. Cantik karena terdiri dari 3 lapis. Nyaaaaam...akhirnya bisa makan getuk lagi ^^






Wednesday, 6 November 2013

Lumpur Singkong




Lama gak posting resep niy...kemarin habis cuti ke Makassar-Malang selama seminggu. Kangeeeen dapurku. Hari ini aku buat kue lumpur singkong. Resepnya dapat di Majalah Muzakki. Yang punya resep "Bynsa Cake". Awalnya ngiler berat...membayangkan kue lumpur yang unik dari singkong. Setelah baca baca resep...lho bahannya seperti membuat kue bingka singkong. Sama sekali beda cara dan bahan dengan kue lumpur. Tapi karena orang yang punya resep kasih nama kue lumpur, aku ikut aja yaaaa.

Beneran setelah dicoba rasanya seperti perpaduan kue bingka dan sentiling. Suka sama teksturnya yang kenyal ringan. Wangi karena ada margarinnya. Tidak terlalu manis. Dari resep asli yang menggunakan sekilo singkong...aku bikin seperempatnya aja. Karena dari sekilo singkong yang aku beli cuma 250 gr saja yang bagus...hehe. Jadinya cuman 12 buah saja. Resep asli aku konversi ke gram ya.

Monday, 30 September 2013

Cake Singkong Yogurt



Kue ini adalah salah satu kue hasil olahan singkong dan yogurt. Sudah umum orang menambahkan buah pada adonan kue. Selain untuk mendapatkan wangi khas buah tersebut diharapkan hasil kue akan menjadi lembab karena kandungan air pada buah tersebut. Nah...selain buah, labu dan umbi umbian pun sering ditambahkan. Kalau labu, kentang dan ubi jalar biasanya dikukus dulu baru kemudian dihaluskan lalu dicampurkan ke dalam adonan. Nah untuk singkong...orang sering menggunakan singkong mentah parut yang dibuang airnya. Biasanya dibuat jajanan tradisional  seperti bingka, lemet, sentiling, combro dan lain sebagainya. Kali ini aku sengaja menambahkan singkong kukus. Pengen tau bagaimana hasilnya di dalam kue nanti.

Ternyata hasilnya unik teman teman. Mirip seperti cake pada umumnya tapi ada yang beda yaitu di teksturnya. Ketika digigit terasa lembut dan sedikit legit. Lucu...rasanya seperti makan antara cake dan getuk. Aku rasa penambahan singkong kukus berpengaruh pada kelegitan kue. Soal rasa jangan ditanya...menurutku sangat enak. Rasa strawberry tidak dominan, tidak juga berasa asam dari yogurt. Yogurt menyumbang aroma wangi khas. Karena singkong sendiri rasa dan baunya khas, cenderung plain maka penambahan yogurt ini merubah sama sekali rasa singkong tadi. Uenak pokoknya.
Resepnya aku modifikasi dari banana bread. Pisangnya diganti singkong.




Sewaktu menghaluskan singkong ada sedikit kendala. Singkong rebus cenderung susah halus merata. Beda dengan labu maupun kentang. Teksturnya yang lengket pun menyulitkan menghaluskannya. Bisa sih pakai food processor tapi nantinya akan menghasilkan adonan yang kenyal. Takutnya susah dicampurkan ke dalam adonan. Supaya gampang jadinya aku blender saja singkongnya dengan sedikit susu cair. Hasilnya lumayan lembut. Mudah dicampur dengan adonan.

IDFB Challenge #12 : Roti Tape dengan Topping Krim Yogurt Strawberry








Akhirnya sempat juga aku mengerjakan challenge#12 IDFB ini. Jam jam terakhir menuju deadline. Ngebut postingannya. Harus ikutan demi memeriahkan ulang tahun IDFB yang kedua. Selain itu  temanya agak unik dan lain dari biasanya. Singkong dan Yogurt. Nyambung nggak tuh? Nyambung gak nyambung pokoknya untuk tantangan kali ini harus nyambung. hehe. Ini juga masih dalam rangka memperingati hari singkong sedunia pada bulan oktober mendatang.

Bagi sebagian masyarakat terutama golongan menengah ke atas singkong masih sering dilirik sebelah mata. Hanya karena warna dan bentuknya yang kurang menarik dibanding jenis buah atau sayuran lain bukan berarti dia tidak memiliki zat gizi lho. Begitu pula tape singkong. Di dalamnya terkandung vitamin A, vitamin B1, vitamin C, zat besi, fosfor, karbohidrat, protein, sedikit lemak dan lain sebagainya. Jadi tidak ada salahnya kita mulai memasukkan singkong ataupun tape ke dalam diet kita sehari hari.

Banyak resep mulai bermunculan di kepalaku. Beberapa diantaranya adalah kue mangkok yogurt, kue biji nangka singkong saus yogurt, kue lapis tapioka yogurt, es campur yogurt, sop buah yogurt dan masih banyak lagi. Sampai pusing sendiri mana yang mau dieksekusi. Demi membuktikan dan mencoba kemungkinan fusion kedua bahan makanan ini maka aku mencoba 4 buah resep. Terdiri dari cake singkong yogurt, strawberry banana smoothie with tapioca pearls, prol lapis yogurt cokelat, dan terakhir roti tape dengan topping krim yogurt. Kesemuanya menurutku enak. Tapi yang paling enak adalah cake singkong yogurt. Aku menggunakan singkong kukus yang dihaluskan. Rasa singkong yang cenderung plain dengan aroma khasnya...jadi luar biasa ketika bertemu dengan yogurt terutama yang rasa strawberry ini. Wanginya enak...rasanya yummy dan teksturnya perpaduan antara cake dengan getuk. Dimakan lembut tapi legit. Nanti akan aku posting resepnya di postingan berikutnya ya.

 







 
Untuk variasi dan keragaman challenge kali ini aku setorkan roti tape dengan topping krim yogurt. Kan belum ada yang membuat roti. Aku menggunakan tape singkong sebagai bahan tambahan pada adonan roti. Tape di sini berfungsi sebagai penyumbang kelembaban dan juga aroma pada roti. Walaupun tidak selembut roti dengan water roux method, hasilnya menurutku lumayan lembut dan empuk. Apalagi disantap dalam keadaan hangat. Wangi tapenya tipis saja. Tapi pas sekali ketika ditambahkan krim di atasnya. Apalagi krimnya wangi strawberry dan dilengkapi denga hiasan buah kaleng. Enak. Teksturnya sedikit berbeda dengan roti tanpa tape. Ada sedikit sensasi kenyalnya tapi tidak liat ketika digigit. Unik pokoknya.

Untuk bahan topping, yogurt aku campurkan ke dalam krim kocok. Karena yogurt "Heavenly Blush" yang ada di sini adalah jenis yang cair kemasan tetra pak maka aku menggunakan campuran krim bubuk supaya konsistensinya pas. Hasilnya cantik dan enak. Tapi sayang fotonya kurang menarik karena diambil setelah magrib.

Tuesday, 9 July 2013

Kolak Bola Singkong




Kolak bola singkong. Unik kedengarannya ya. Biasanya yang dibikin kolak kan pisang, potongan ubi/singkong, namun kali ini aku membuat bola singkong terinspirasi dari majalah Sedap Pemula edisi 74. Kalau di resep aslinya pakai kuah gula merah. Aku nyontek cara bikin bola singkongnya aja tapi cairannya aku ganti dengan air pandan suji. Hasilnya enak...cuma sewaktu masih baru mateng dan kuah belum terlalu meresap rasa bola singkongnya agak hambar menurutku. Harus dikasih gula niy adonan singkongnya. Tapi setelah meresap rasanya dah lumayan enak. Suka sama teksturnya yang kenyal kenyal. Kuahnya kuah santan yang terispirasi dari kuah pallubutung.

Bengkang Ubi Kayu (Malaysia)



Alhamdulillah hari ini kita telah memasuki ramadhan...selamat menjalankan puasa ya bagi teman teman sesama muslim. Masak apa hari ini??

Tentu saja menu spesial kan? Selama bulan ramadhan ini kita memang dituntut untuk lebih kreatif mengolah menu sahur dan berbuka puasa. Terutama sih sahur. Anak anak biasanya susah makan banyak di waktu sahur. Kita aja yang orangtua juga kadang begitu. Bayangkan saja kalau bangunnya masih dalam terkantuk kantuk pas duduk di meja makan lihat menu yang nggak menarik...eggggh langsung loyo deh. Jadi memang harus masak menu yang betul betul mereka suka. Bukan berarti harus mewah dan melimpah ruah. 

Tadi malam, aku dan keluarga sahur yang simpel simpel saja. Sop tahu bakso ikan. Menurutku nutrisinya lumayan lengkap ada protein dari ikan dan tahu. Protein, lemak, vitamin, mineral dan serat didapat dari jamur. Serta kandungan lain yang berkhasiat dari bunga sedap malamnya. Berkuah pula sehingga banyak mengandung cairan. Ditambah jeruk nipis, sedikit sambel dan taburan bawang goreng daun bawang dan seledri ....hmmmm nikmatnyaaaa!
Tapi yang aku posting hari ini nggak ada hubungannya dengan sop tahu bakso ikan karena sebelumnya sudah pernah aku posting. Kali ini aku posting kue tradisional dari negeri tetangga.





Postingan kue bingka ini adalah postingan beberapa hari yang lalu tapi baru sempat kuposting hari ini. Lumayan bisa buat ide menu takjil. Rasanya legit dan wangi singkong. Cuma kalau menurutku kurang manis dikit, nggak tau apa aku salah takar gulanya atau gimana. Bila tertarik silahkan berkunjung ke Priuk Tanah dan Jom Masak Jom Makan. 

Tuesday, 18 June 2013

Lemet




Ini adalah salah satu jajanan tradisional favoritku. Ngga tau aslinya darimana yang jelas di sini disebut lemet juga. Kalau di daerah lain ada yang nyebut ketimus, utri dan lain lain. Walaupun bahan dan cara membuatnya simpel tapi rasanya istimewa menurutku. Teksturnya yang legit kenyal ciri khas kue berbahan dasar singkong. Apalagi disantap ketika masih hangat, agak licin licin gimana gitu. Kalau mamaku bikin selain dibungkus daun pisang biasanya beliau kukus dalam loyang beralas daun pisang. Nanti ketika akan disajikan baru dipotong potong. Kadang disajikan dengan taburan kelapa parut. Namun dimakan begitu saja sudah enak rasanya.

Kali ini aku membuat dengan resep mamaku. Berbeda dengan resep kebanyakan, kalau mama...gula merahnya dimasak dengan sedikit air hingga kental dan kemudian disaring. Setelah itu baru dicampurkan ke dalam adonan. Cara ini menghindari gumpalan gumpalan gula merah yang tidak merata dalam adonan. Juga untuk menghilangkan kotoran yang ada pada gula merah. Kadang kotoran berupa ampas kelapa (kalau gula kelapa), serat serat, ataupun semut dan serangga lain. Jadi hasilnya cantik, warnanya cokelat merata.

Monday, 17 June 2013

Telur Belanak (Rembang)



Kalau kemarin aku bikin telur gabus, hari ini bikin telur hewan yang lain lagi, namanya telur belanak. Berasal dari daerah Rembang dan tidak terlalu populer di daerah lain. Uniknya, jajan ini berupa bola bola singkong goreng mini yang diisi dengan pisang raja. Enak...unik...sayangnya bikin bestanya masih kurang sempurna. Tapi anak anak nggak peduli dengan tampangnya yang penting enak rasanya. Suka sekali. Resepnya aku lihat di Majalah Sedap tahun 2006.






Monday, 11 February 2013

Getuk Gulung







Getuk adalah salah satu jajanan Jawa favoritku. Dulu waktu masih kecil ada yang jual di pasar tradisional. Tapi semenjak SMA nggak pernah lihat lagi, cuma mama biasa bikin sekali sekali saja. Aku dah pernah posting versi klasiknya udah lama. Tapi karena lihat versi cantiknya 'getuk roll' di blognya mbak Diah Raki pengen bikin juga model kayak gitu. Cantiiik...!

Aku bikin setengah resep dari resep mbak Diah. Itupun udah dapat banyak. Satu roll seperi bolu gulung panjangnya. Agak kurus dikit tapinya ^^
Puaaaas...hasilnya cantik dan rasanya enak. Makasih ya mbak Diah udah sharing resepnya. Muuuaaach...!! 


Entry ini sekalian aku setorkan tuk ajang "Masak Bareng Yuuuk" edisi Februari yang kali ini bertema makanan berbahan ubi.

Sunday, 16 January 2011

Talam Singkong


Bahan I :
- 500 singkong parut, diperas airnya
- 1/2 sdt garam
- 200 gr gula merah sisir halus
- 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa

Bahan II :
- 250 santan dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sdt garam
- 20 gr tepung beras
- 35 ml air panas
- 50 gr tepung sagu

Cara membuat :
  1. Bahan 1: remas-remas singkong, garam dan gula merah. Tambahkan santan. Aduk rata.
  2. Tuang ke dalam cucing yang telah dioles tipis minyak hingga memenuhi 3/4 tinggi cucing.
  3. Kukus 15 menit sampai setengah matang.
  4. Bahan II : rebus santan dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Biarkan dingin. Ukur 225 ml. Sisihkan.
  5. Aduk rata tepung beras dengan air panas. Tambahkan tepung sagu. Aduk rata. tuang rebusan santan sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
  6. Tuang bahan II di atas bahan I. Kukus 10 menit sampai matang.
Source : resep diambil dari Tabloid Saji.

Monday, 18 October 2010

Bingka Ubi


Bahan :
- 300 gr singkong, parut kasar peras jadi 250 gr
- 125 gula merah
- 100 gr gula pasir
- 150 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 30 gr terigu
- 50 gr kelapa setengah tua, parut kasar
- 1/4 sdt garam
- 1 butir telur, kocok lepas

Bahan topping :
- 20 gr tepung terigu
- 10 gr tepung beras
- 250 ml santan dari 1/2 kelapa
- 1/4 sdt garam

Cara membuat :
  1. Rebus gula merah, gula pasir, daun pandan sampai larut. Saring, dinginkan.
  2. Campur semua bahan dengan sirup gula, aduk rata.
  3. Tuang adonan ke loyang yang dioles minyak. Kukus 20 menit sampai setengah matang.
  4. Topping : aduk rata bahan topping, tuang ke atas lapisan I. Kukus 15 menit sampai matang.
  5. Dinginkan. Potong-potong.

Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...