Showing posts with label Pandan. Show all posts
Showing posts with label Pandan. Show all posts

Saturday, 3 September 2016

Cake Kacang Hijau Kukus Gluten Free


Setelah kemarin membuat cake kukus labu gluten free hari ini coba cake kukus kacang hijau. Bukannya lagi keranjingan yang kukus kukus tapi memang kebetukan masih ada sisa kacang hijau rebus yang siap diolah jadi isian bakpia. Asli kacang hijau kulit ya bukan yang kupas. Harusnya nilai gizinya lebih tinggi hehe. Awalnya bingung karena resep aslinya menngukur dengan kacang hijau mentah 100 gram. Sedang aku ngga tau hasil beratnya setelah direbus. Akhirnya aku pakai 200 gram aja dengan asumsi kalau habis direbus dia mekar mengembang dan menjadi lebih berat ya. Karena takut baunya aneh aku tambahkan sari pandan sedikit. Dan memang lagi mau coba gluten free versi tepung beras + tepung ketan. Kalau yang kemarin kan versi tepung beras + tepung tapioka. Ternyata teksturnya yang ini lebih oke menurutku.

Resep aku lihat di blognya mba Dewi Rosanti "Dapurku Surgaku". Dimodifikasi dikit. Hasilnya lembut, moist, agak padet dan agak kenyal. Mirip sekali dengan tekstur cake pisang. Kalau dimakan ngga ketahuan kalau dari kacang hijau kecuali diberitau. Rasanya unik dan enak. Cuman menurutku agak sedikit kemanisan. Lain kali dikurangin gulanya.

Makasih ya mba Dewi tuk resepnya...



Friday, 26 August 2016

Cake Pandan Zakina's Kitchen



Berhubung pokok pandan di halaman rumah lagi rimbun banget sebaiknya segera kuberdayakan.  Kemarin habis coba puding lumut yaitu puding yang menggunakan banyak daun pandan. Hasilnya sih enak tapi ada rasa pahit pahit gitu aftertastenya. Aku duga mungkin pandanku kebanyakan. Karena ukuran pandannya mungkin agak besar besar jadi musti dikurangi lain kali. Walaupun gitu tetap habis sih pudingnya...hehe.

Hari ini coba lagi cake pandan. Kemarin sempat nge-save resepnya Mba Zakina Amrina di FBnya. Ini resep beliau yang diwariskan dari tantenya. Menarik karena salah satu bahannya adalah glondo kelapa. Yang dipakai minyak sekaligus glondonya. Cuma, karena bikin pertama kali kemanisan...kali ini aku kurangi gulanya ya. Izin ya mba, sedikit dimodifikasi. Kutambahkan juga sedikit garam karena kue ini hanya menggunakan dua sendok makan mentega yang gak terlalu menyumbang gurih. Secara keseluruhan rasanya sudah pas. Wangi dan rasa pandan. Teksturnya spongy dengan sedikit pori pori. Ngga lembab tapi ngga seret juga tapi kayaknya lebih nikmat disajikan bersama teh hangat ^^. Makasih ya mba Zakina resepnya...izin share di sini ya.

Satu tips supaya hasilnya bisa mengembang sempurna telurnya harus segar ya. elurnya direndam dulu air hangat sebentar biar cepat ngembang ketika dikocok. Berhenti mengocok ketika sudah kental berjejak, pengocokan yang terlalu lama membuat cake kering dan beremah.

Wednesday, 23 March 2016

Putu Ayu Ketan


Aku kalau sehari ngga makan kue rasanya ada yang kurang. Apalagi kalau gak ada kegiatan, cuman di rumah aja kayaknya mau ngapain ya...buntut buntutnya pasti pingin ngemil. Nah berhubung aku mengurangi gluten, sekarang mulai sering lagi praktekkan resep tradisional. Karena kita tau kan kue tradisional itu umumnya pake bahan bahan alami dan tepungnya pun biasanya tepung beras dan ketan. Banyak juga sih yang pakai terigu. Contohnya putu ayu. Biasanya kan putu ayu pakai tepung terigu atau ketan hitam. Nah kali ini aku coba pakai tepung ketan putih. Resepnya lihat di instagramnya mba Silvia Pratiwi. Makasih ya mba kuenya enaaak...

Hasilnya ternyata ngga kalah enak. Bedanya putu ketan ini ngga terlalu lembut mengembang ringan. Tapi lembut legit agak kenyal kenyal gitu. Perpaduan antara cake dan mochi ^^

berikut ini bahannya dari mba Silvia ya...

Bahan : 
- 125 gr tepung ketan putih
- 100 gr gula pasir
- 2 butir telur
- 1/4 sdt garam
- 8 lembar daun pandan blender bersama 100 ml santan

Taburan (aduk rata) :
- 1/4 butir kelapa setengah tua, dikupas lalu parut
- 1/4 sdt garam halus

Cara membuat :
  1. Tata kelapa parut di dasar cetakan putu ayu yang sudah dioles sedikit minyak. Panaskan kukusan.
  2. Kocok telur, gula, garam hingga kental mengembang. Masukkan tepung ketan bergantian dengan santan dalam 3 tahap sambil dikocok kecepatan rendah.
  3. Tuang adonan di atas kelapa. Kukus selama 15 menit. Angkat. Setelah agak dingin keluarkan dari cetakan.



Saturday, 31 October 2015

Apam Singkong



Assalamualaikum,
Apa kabar teman teman...baru update lagi niy. Alhamdulillah masih diberi sehat dan masih bisa share resep. Walaupun tangannya masih sakit dan lagi pakai arm brace kuusahakan posting. Soalnya kue ini juga bikinnya udah lama. Tunggu tangannya agak baikan baru bisa dipakai ngetik lagi buat update blog.

Kali ini aku share resep temanku Jamila Mustari ya. Ini tergoda reviewnya beliau. Katanya ngga nyangka kalau kue ini terbuat dari singkong karena enak banget. Siapa yang ngga penasaran coba? biasanya aku kalau bikin apem kan pake tape. Nah yang satu ini justru pake singkongnya. Ternyata rasanya mirip juga sama apem tape tapi beda. Sama sama enak tapi aroma raginya tidak menyengat seperti pada apam tape. Teksturnya juga agak beda. Rasanya juga berasa singkong tapi mirip tape juga sih. Susah dijelaskan. Ini harus dicoba sendiri baru paham. Hasil jadinya banyak juga. Kalau gak salah 40an biji. Kalau menurut pengamatanku kue kue yang dikukus setelah 30 menit lebih dense dan padat hasilnya dibandingkan yang dikukus terakhir. Yang terakhir lebih ringan dan lembut. Mungkin karena fermentasinya lebih lama sehingga kue yang dihasilkan juga lebih ngembang ya. Kue yang cetakan yang diolesi minyak juga hasilnya lebih kecil. Jadi cetakan berikutnya tidak aku olesi lagi.  Berikut aku share resep dari Fbnya mba Jamila ya. Tuk jamila, makasih dinda sudah share resepnya yaaaa

Monday, 22 June 2015

Puding Pandan Cokelat



Puding ini sebenarnya hanyalah hasil utak atik puding zebraku. Aslinya motifnya zebra kuning dan cokelat. Tapi aku ingat pernah dapat laporan dari pembaca yang bilang kalau dia sudah mencoba rasa pandan ternyata enak juga jadinya aku juga penasaran. Tapi kok aku lupa ya teman yag komen itu siapa ya...

Ya akhirnya aku bikinlah. Untuk adonan kuningnya aku beri air pandan tanpa tambahan pewarna maupun pasta. Pandan segar sebanyak 4 lembar aku blender dengan 75 ml air matang. Sebenarnya aku was was kalau hasilnya nanti pahit karena kebanyakan pandan. Untunglah kekhawatiranku tidak terjadi. Hasilnya enak dan lembut. Aroma pandannya terasa. Warnanyapun cantik. Tapi enaknya sih dimakan begitu saja. Kalau dikasih vla ya enak juga cuman aroma pandannya tertutup sama rasa vla susunya. Tapi walau begitu anak anak maunya pakai vla ya aku bikinkan. Pakai resep vla ala KFC ya.

Tiga perempat adonannya aku bikin pola domino. Tapi ngga berhasil. Polanya sih jadi. Tapi sewaktu dipotong eeehh berhamburan semua. Lepas lepas. Butuh ketelatenan juga dalam melapis. Mungkin aku ada beberapa kelamaan menuangnya jadi adonan keburu keras. Hasilnya satu sama lain ada yang ngga melengket.

Sekedar tips ya teman teman. Kalau mau bikin motif zebra adonan harus agak kental. Karena kalau encer dua warna ini akan nyampur. Kalau dulu sih aku gak masalah langsung dituang ke loyang bergantian. Tapi sepertinya kualitas agar agar sekarang berubah. Dengan takaran air yang sama menghasilkan puding yang encer. Mungkin agar agarnya perlu ditambah ya. Tapi triknya bisa juga kita tunggu adonan hingga agak kental. Jangan lupa terus diaduk agar tidak mengeras. Baru kemudian dituang bergantian.



Untuk motif di bawah ini aku cuma menuang adonan pandan kemudian diberi potongan puding cokelat. Jadi seperti mozaik.

Friday, 15 May 2015

Puding Kacang Hijau Pandan Lapis Gula Merah



Kemarin aku masak kacang hijau buat bikin isian bakpia. Tapi lalu muncul ide untuk bikin puding kacang hijau. Lagi pula kacang hijaunya lumayan banyak. Aku cuman gunakan 200 gr untuk campuran puding ini dan masih banyak sisanya.

Supaya warnanya gak terlalu plain aku bikin dua layer. Yang satu aku tambahkan pandan suji sedang satu lagi aku tambahkan gula merah. Jadinya lumayan berwarna kan?? rasanya enak dengan variasi yang berbeda. Satu rasa pandan tapi kacang hijaunya tetap terasa. teksturnya pun masih ada terasa sari kacang hijaunya. Yang satu lagi rasa kacang hijau dominan gula merahnya. Enaaak. Awalnya mau kuberi tambahan vla. Tapi begitu aku icip...begini saja dah enak. Takutnya kalau diberi vla rasa alami kacang hijaunya akan hilang.

Saturday, 28 March 2015

Puding Custard Karamel Lapis Pandan


Siapa sih yang ngga suka aroma khas karamel?? kalau aku sih nggak pernah nolak. Dibikin apa aja tetap enak. Nah kali ini bikin puding lapis custard versi pandannya. Dulu pernah bikin versi coklat. Teksturnya lembut dengan aroma telur yang khas...secara telurnya lumayan banyak. Tapi karamel di sini berfungsi untuk penambah citarasa dan mengurangi aroma telur. Makanya kalau bikin puding ini aku selalu menambahkan takaran karamelnya. Untuk dituang pada saat akan disantap.

Resepnya ngga jauh beda dengan yang dulu cuma supaya hasil jadi lebih tinggi layernya, resep kali ini menggunakan 8 telur. Dan takaran gulanya dikurangi supaya tidak terlalu manis. Resepnya dishare temanku Darmawati Iskandar. Tengkiuuuu Dar...

Saturday, 8 November 2014

Cake Pandan Kelapa



Kemarin pohon pandan salah satu temanku yang rimbun banget roboh kena angin kencang. Pas kebetulan lagi liqo lewat depan rumahnya ditawarin daun pandannya. Daripada dibuang kan mending diberdayakan katanya. Yah kalau aku sih senang senang saja. Lagian resep yang mengandung pandan masih banyak di 'to do list'ku...hehe. Dengan senang hatiiii....

Nah di kulkas juga masih ada kelapa agak muda menanti diberdayakan. Aku cari resep perpaduan pandan dan kelapa alhamdulillah ketemu di blognya mbak Endang Just Try and Taste. Dari yang aku baca semua review soal rasanya memuaskan. Cuman di teksturnya agak beremah. Kesimpulanku mungkin cake ini beremah karena menggunakan banyak kelapa parut dan dalamanya ada tambahan baking powder. Jadi untuk kue ini aku parut kelapanya melawan arah serat supaya hasil parutannya pendek pendek dan halus.

Hasilnya??? tetap beremah saudara saudara!! apalagi kalau potongnya pas panas panas. Sukses berhamburan...hehehe. Kata suami, "Ini gimana makannya ya? dipegang susah, disendok juga susah."
Tapi kalau soal rasa jangan ditanya. Enaaak. Legit dan gurih kelapanya dominan ditambah wangi pandannya juga. Aku menggunakan pandan asli dengan tambahan sedikit pewarna biar gak terlalu pucat. Mungkin lain kali penggunaan kelapa parutnya dikurangi 50%. Atau bisa juga kali diblender ya kelapanya? hmmmm lain kali aja deh dicoba biar gak penasaran. 

Oh iya, karena resep original cake ini dipanggang dan mbak Endang bikin versi kukusnya, adonan aku bagi dua. Dua loyang tulban mini aku panggang, dan dua loyang loaf mini aku kukus. Hasilnya seperti di bawah.








Update terbaru : setelah semalam di kulkas ternyata kuenya nggak beremah lagi. Dipotong enak gak berhamburan. Jadi tipsnya kalau mau potong kuenya tunggu dingin ya atau sekalian taruh dulu di kulkas. Karena ini kue enak pake bangettt lho ^^


Di bawah ini versi kukusnya ya...rasanya sama enaknya, sama moistnya...beda sedikit di wanginya aja. Sama sama beremah ^^




Di bawah ini resep mbak Endang yang sudah kumodifikasi sedikit ya...termasuk waktu panggang dan kukus yang disesuaikan dengan loyang miniku.

Bahan:
- 200 gr mentega, suhu ruang (aku pakai margarin)
- 225 gr gula pasir (aku blender)
- 220 gr terigu protein sedang
- 1/2 sdt garam (aku skip karena margarin agak asin)
- 1 1/2 sdt baking powder (alu pakai 1 sdt saja)
- 3 butir telur
- 200 ml santan (aku 150 santan + 50 ml air pandan dari 3 helap daun pandan)
- 200 gr kelapa parur
- daging kelapa muda dari 1 butir kelapa (aku skip)
 
Cara membuat :
  1. Siapkan loyang, olesi dengan mentega dan taburi dengan tepung. Sisihkan. 
  2. Panaskan dandang dengan api besar, bungkus tutup kukusan dengan kain bersih.
  3. Ayak tepung terigu dan baking powder, sisihkan. 
  4. Kocok mentega hingga creamy, tambahkan gula halus dan kocok dengan kecepatan tinggi hingga mentega lembut dan berwarna pucat agak keputihan.
  5. Masukkan telur satu persatu, pastikan telur tercampur dengan baik sebelum menambahkan telur berikutnya, terus kocok hingga rata. Matikan mixer. Masukkan tepung terigu dan santan secara bergantian dalam 3 tahapan, dengan menggunakan spatula aduk perlahan. Pastikan tepung dan santan tercampur rata sebelum ditambahkan bagian berikutnya.
  6. Masukkan kelapa parut, mixer kembali adonan dengan kecepatan tinggi dan kocok sebentar saja hanya agar kelapa tercampur baik, kira-kira 10-15 detik. Matikan mixer. 
  7. Kukus selama 35 menit atau panggang selama 40 menit. Setelah matang dinginkan selama 5 menit, keluarkan dari loyang dan biarkan dingin sempurna sebelum dipotong-potong untuk disajikan.

Monday, 3 November 2014

Bolu Kukus Trio Pandan Cokelat Keju


Tertarik variasi resep mbak Lupna Diana akhirnya aku nyontek juga. Tapi dengan modifikasi tambahan cake pandan. Jadi ceritanya Mbak Lupna memodifikasi resep cake keju Nia Radin dengan menambahkan lapisan cokelat brownies kukus Ny. Liem menjadi cake 2 lapis. Nah aku modifikasi lagi dengan tambahan pandan jadi 3 lapis. Lumayan cantik hasilnya walaupun lapisannya gak sama tinggi karena adonannya memang beda takaran bahannya. Hasilnya unik. Kalau dimakan bersamaan semua lapisannya terasa nyampur gak ada yang dominan. Kejunya gak terasa, pandannya juga, cokelatnya aja yang agak terasa. Tapi kalau makannya 
masing masing lapisan...pandan dulu baru cokelat lalu keju baru deh kerasa. Jadi kalau mau masing masing flavor tetap kerasa ya bikin aja satu lapis ya teman teman. cake pandan aja, brownies cokelat aja atau cake keju aja. Cuman kalo trio begini cantik kombinasi warnanya ^^

Untuk resep kombinasi cokelat keju silahkan lihat di Rumah Nawa. Cake pandannya ikut resep di sini. Entar kalau ada waktu aku tulis kembali lagi resepnya yaaaa...



Tuesday, 21 October 2014

Bolu Kukus Tepung Beras (Eggless)



Mendengar kata eggles...kayaknya banyak yang tertarik sama resep ini. Ya termasuk saya. Resep ini dishare oleh Mbak Atyk Murtiningsih teman group wa ku. Reviewnya cake ini lembut dan enak walopun tanpa telur

Setelah aku coba, menurutku rasanya memang enak. Gurih manis dari santannya dan wangi pandan. Cuma namanya kue tepung beras ya tentu saja berbeda dikit dengan terigu. Kalau kue mangkok atau apem ada kenyal kenyalnya dikit sedangkan yang ini tidak. Dan type kue ini sangat beremah karena menggunakan lumayan banyak baking powder. Ya memang biasanya kalau pengen resep yang sehat ada beberapa kekuranngannya di sana sini. Hasil jadinya cuma 10 biji ukuran muffin sedang ya....

Berikut resepnya :

Wednesday, 1 October 2014

Puding Cake Pandan


Rencana awalnya sih cuma nyobain resep pandan ogura cakenya "Phong Bakes". Tapi kok setelah jadi rasa dan aromanya telur banget ya. Walaupun aku dah pake pandan asli tapi bau telurnya tetap kenceng. Bukan amis sih...tapi emang eggy banget. Putar otak gimana caranya diolah lagi supaya aroma telurnya minimal. Akhirnya aku potong potong aja kuenya dengan lebar sekitar 1,5 cm dan dioles selai strawberry lalu digulung kayak bolu gulung sambung menyambung sampai semua potongan cakenya habis. Setelah itu aku masak agar agar susu rasa strawberry dan dituang sedikit di loyang bulat 18 cm. Setelah set aku taruh cake dan tuang lagi sisa puding strawberrynya. Eeeeh ternyata kuenya terbayang bayang karena lapisan puding pinknya nggak cukup. Ya udah aku masak lagi agar agar susu biasa lalu tuang di atas agar agar pinky tadi. Setelah hilang uap panasnya segera masukkan kulkas harap harap cemas dengan hasilnya. 

Ternyata ketika keluar dari kulkas dan aku potong...cantiiik juga penampakannya. Alhamdulillah banget. Rasanya juga udah lumayan. Karena ada aroma strawberrynya jadi bau telurnya lumayan ketutup.


 




Tuesday, 23 September 2014

Pandan Pound Cake




Assalamualaikum,
Alhamdulillah cutinya selesai. Kami sudah sampai Sabtu lalu...kangen ngeblog euy. Pa kabar teman teman? Pada kangen daku nggak? hihi GeEr banget. Tentu saja pada kangen ya tapi sama postingannya ^^

Cerita liburannya banyaaaaaak banget. Tapi kali ini mau posting pound cake aja. Soale lagi happening di dunia maya. Begitu buka FB...hiyaaaaa isinya pound cake semuwah. Daku dulu sudah pernah coba bikin versi cokelatnya. Ternyata kali ini lagi "in" versi vanila dan pandannya di FB. Semua pada bikin. Dan reviewnya semua memuaskan. Resep asli dari negara tetangga ini diboomingkan lagi oleh mbak Andri Ratna Sari Wibowo dan Greiche Dian. Aku ngikut Mbak Alice aja resep versi pandannya yaaaaa




Ternyata beneran lembut sodara sodara. Teksturnya ya seperti buttercake pada umumnya. Cuma kelebihannya yang ini walau kelihatan padat tapi dalemnya lembut dengan  remah yang halus. Sedikit moist dari cara memanggang au bain marie. Pokoknya uenaaak. Apalagi pake butter dan pandan asli. Asli wanginya...jempol deh pokoknya!

Di bawah ini resepnya dari blog Mbak Alice. Resep aslinya dari Mbak Melly.

Wednesday, 9 July 2014

Bolu Kukus Pandan



Assalamualaikum. Kangen euy...
Sudah lama banget ngga posting ya. Maaf teman teman, sebenarnya udah terkumpul beberapa resep tapi baru sempat diposting karena kemarin marin masih sibuk. Sibuk menyiapkan menu ramadhan...hehe. Selain di rumah, aku juga dapat tugas menyiapkan ifthar tuk mesjid di daerahku. Alhamdulillah semua lancar.

Nah, hari ini aku mau share resep bolu pandan yang simpel. Tanpa penggunaan bahan tambahan seperti pelembut kue hasilnya tetep lembut walaupun dah dingin. Memang sih review yang empunya resep "Ibnu Cookies" yang bikin tertarik makanya aku peasaran mencoba. Kebetulan aku juga dah stok pandan pasta home made di kulkas jadi segera dipraktekkan. Hasil wangi dan lembut pandan. Yuk dicobaaa...

Saturday, 15 March 2014

Mangkok Dadar Vla Nangka


 

 


Pernah beli kue ini di pasar tapi ngga tau namanya. Langsung suka dan penasaran sama resepnya. Dari rasanya sepertinya adonan kulit mirip dengan kue dadar gulung dan adonan vlanya memakai santan. Walaupun rasanya sederhana tapi aku suka sekali karena pas sekali perpaduan pandan, vla santan dan nangkanya. Aku cari cari resepnya di google kok nggak ada ya cuman satu aja ketemu resepnya mbak Dyah Anggraini di "Arby's Rumah Kue". Beliau menyebutnya kue lumpur. Memang sih bentuknya kayak kue lumpur tapi proses pembuatan dan bahannya agak beda. Kalau dibilang kue dadar bukan juga karena sama sekali nggak didadar. Apa dong nama yang cocok. Apa memang kue ini belum populer ya...sayang kalau begitu karena rasanya enak.

Akhirnya aku bikin hari ini dengan memodifikasi resep mbak Dyah karena ingin sekalian menghabiskan terigu yang sisa 200 gram. Kebetulan juga kemarin dapat nangka yang maniiiiiis banget dari temanku. Setelah jadi aku coba membandingkan rasanya dengan yang pernah aku beli dulu. Udah mirip vlanya tapi kulitnya agak beda dikit. Susah menjelaskan di mana bedanya tapi yang jelas sudah lumayan puas bisa membuat kue ini. Lumayan bisa buat takjil atau arisan ^^

Monday, 10 March 2014

Mini Lapis Legit


 


Besok giliran arisan di rumahku. Hari ini nyicil bikin kue. Salah satunya lapis legit mini ini. Kenapa bikinnya yang mini? ya biar makannya gak blenek secara banyak kue yang lain. Selain itu kalau bikinnya yang mini kan nggak lama jadi nggak terlalu rempong. Resepnya lihat punya mbak Vin. Cuma aku tambahkan prune biar lebih mantap. Rasanya? Enak tenaaan...kolesterolnya banyak niaaaan...xixixi. Ngga apa apa ya...wong ya bikinnya cuma sekali sekali saja ^^

Friday, 10 January 2014

Zebra Kukus Putih Telur Pandan




Aslinya cake ini namanya white cake punyanya mbak Nina "Naura Cakes", tapi karena aku menggunakan air pandan suji untuk cairannya warnanya jadi hijau. Aku sebut saja Zebra Kukus Putih Telur Pandan supaya orang tahu kalau bahannya memang dari putih telur. Aku tertarik mencoba resep ini karena kebetulan di kulkas masih banyak sisa putih telur nganggur. Nah pas di FB kemarin lihat postingannya mbak Masita Syofyan jadi jadi pingin bikin juga. Reviewnya enak dan lembut.

Ternyata memang beda dari cake putih telur yang pernah aku bikin sebelumnya. Rasanya lebih rich dan teksturnya agak padat tapi lembut... . Enak sekali. Ini kali ketiga aku bikin. Yang pertama nggak sempat kefoto. Aku bikin dalam cup silicone mini lalu aku biarkan anak anak berkreasi menambahkan motif ke dalam adonannya. Langsung laku, ludes...enak kata anak anak. Yang kedua kali aku coba skip penggunaan emulsifiernya ternyata hasilnya bantat abis, hehe ^^. Akhirnya aku bikin lagi dengan beberapa penyesuaian. Kali ini gula aku kurangi jadi 200gr karena yang pertama menurutku agak kemanisan. Lagian ada susu kentalnya juga. Begitupun emulsifiernya dikurangi menjadi 1 sdt. Aku tuang di loyang loaf hasilnya membumbung tinggi di tengah hingga muncul cracknya. Memang sih hasil pertama lebih lembut karena mungkin emulsifiernya lebih banyak. Tapi begini juga sudah enak menurutku. Kalau teman teman mau mencoba resep asli silahkan lihat di blognya mbak Veronica Dani "Catatan Dapur Vero". Di bawah ini resep aku lihat dari mbak Masita Sofyan dengan sedikit penyesuaian.






Sunday, 24 November 2013

Cake Lapis Pandan Ketan Hitam


Masih ada sisa home-made pasta pandan sujiku kemarin sisa bikin bolu gulung. Rencananya akan kuhabiskan untuk bikin cake kukus ini. Aku tertarik dengan kombinasi rasa pandan dan ketan hitam. Apakah memang keduanya cocok disandingkan bersama??

Resep aku lihat di Tabloid Bintang. Sama persis cuma aku skip penggunaan emulsifier. Pingin lihat teksturnya di kue ini. Sewaktu mengocok telur dan gula bisa sampai kental berjejak (aku pake mixer Bosch) tapi setelah minyak dan santan turun adonan mulai agak encer. Cepat cepat aku masukkan kukusan yang mengepul ngepul asapnya. Begitu juga adonan pandannya. Ketika masuk cairan santan dan pandannya adonan jadi encer dan banyak gelembung gelembung udaranya. Mungkin karena santannya bukan santan kemasan yang super duper kental. Tapi ternyata hasilnya lumayan. Tetap ngembang walaupun nggak banyak tapi nggak bantat sama sekali. Ketika masih panas lapisan ketan hitam agak kenyal dan tidak seringan adonan pandan. Lapisan pandan ringan dan berongga. Permukaan adonan pandannya kayak permukaan bulan yang keropeng...hehe. Seperti kalau aku bikin brownies kukus Ny. Liem juga. Biasanya kalau kue panggang tidak seperti itu hasilnya. Beda dengan kue kukus. Dugaanku mungkin karena beda prosesnya. Kalau pemanggangan oven, loyang panas secara perlahan dari dasar menuju permukaan jadi rongga halusnya hanya muncul di dalam kue saja. Sedang kalau dikukus, panas kukusan maksimal...asap kukusan memenuhi dandang sehingga proses pematangannya permukaan kue terjadi cepat. Gelembung udara yang terdapat di permukaan kue segera pecah begitu terkena panas. Kalau tekstur dalam cake nggak kelihatan rongganya tapi di permukaannya sangat terlihat. Ya kayak permukaan bulan tadi itu ^^

Soal rasanya menurutku keduanya punya rasa enak yang khas. Yang ketan khas rasa ketan hitam, agak berpasir dan legit sedang pandan khas wangi pandan asli. Warnanyapun cantik. Tapi ketika digigit bersamaan yang dominan rasa ketan hitamnya. Kalah rasa pandannya. Kayaknya enak banget kalau cake pandannya dibikin sendiri tanpa ketan hitam lalu diberi buttercream atasnya dan taburan keju. Yuuuuummm...nanti kapan kapan pingin bikin lagi deh.






Thursday, 21 November 2013

Bolu Gulung Marmer Pandan Coklat





Resep bolgul ini aku lihat di blognya mbak Nien Ing "Umek di Dapur". Aslinya resep mbak Dida Rahmadiah tapi udah dimodifikasi dengan diberi motif oleh mbak Nien. Motif bolgulnya mbak Nien cantik, kelihatan lapisan hijau cokelatnya. Lha kok punyaku jadi amburadul gitu ya. Memang menurutku adonan yang aku bikin nggak bisa kental banget. Walaupun dah lama dikocok cuman bisa kental aja gak sampai berjejak. Memang sih cara buatnya agak beda dikit karena semua bahan kecuali margarin dikocok sekaligus sampai mengembang. Emulsifiernya aku pake cuma 1 sdt. Apa mungkin karena itu ya. Padahal kocoknya dah speed tinggi. Hasilnya ketika adonan dituang adonan bergerak cepat langsung meleber ke samping samping seakan akan mau nyampur. Nah ketika keluar dari oven beginilah bentuknya. Jadinya marmer bukan zebra. Aku masih belum puas. InsyaAllah lain kali dicoba lagi deh. Tapi rasanya enak banget. Wangi pandan. Isiannya aku beri selai strawberry.

Resep mbak Nien menggunakan susu cair. Karena aku ingin merasakan aroma pandan asli aku ganti susu cair dengan pasta pandan home-made. Kalau pake air pandan saja nggak akan berasa karena penggunaannya cuma 20ml. Kali ini tuk warna hijaunya ke dalam belenderan pandan aku tambahkan suji. Jadi dapat harumnya dapat pula warnanya. Untuk cokelatnya aku beri coklat pasta yang dibuat dari coklat bubuk diberi sedikit air hingga menjadi pasta.




Cara membuat pasta pandan/suji, blender 7 lembar pandan dan 30 lembar daun suji dengan 200 ml air. Simpan dalam wadah dan taruh di kulkas selama empat hari. nanti padatannya mengendap di bawah. Itu yang kita ambil tuk dijadikan pasta. Untuk pandan pasta bisa lihat di sini cara bikinnya.





Thursday, 14 November 2013

Lapis Jongkong (Jawa Timur)




Alhamdulillah...akhirnya bisa juga bikin lapis jongkong ini. Sudah lama pingin bikin apalagi sering diiming-imingi jajanan tradisional bermerang oleh mbak Diah Didi. Tapi terkendala merang yang memang nggak ada di sini. Sebenarnya bukan nggak ada merang, tapi karena di sini Sulawesi, jadi jarang ada orang yang memanfaatkan merang untuk dibuat kue seperti di Jawa. Nggak kepikiran mau diolah lagi jadi apa. Nah kebetulan ada teman suami yang tinggal dekat sawah...dimintai tolong mengambilkan sedikit merang untuk dijadikan abu. Demi memenuhi ngidam istri temannya untuk bikin kue bermerang...datanglah beliau esok harinya  membawa sekarung merang padi. Senangnya. Segera aku cuci bersih dan jemur. Besoknya aku bakar dan saring hingga menjadi abu. Akhirnya jadi deh merangnya. Alhamdulillah.

Nah, aku bikin lapis jongkong ini mengikut resepnya mbak Lukie, karena menggunakan loyang kotak. Awalnya ingin mengikuti resep mbak Diah yang beda tipis dengan punya mbak Lukie tapi beliau menggunakan cucing plastik. Sedangkan aku mau menggunakan loyang kotak biar cantik ketika diiris. Aku praktek separuh resep aja dari resep Mbak Lukie. Beliau menggunakan loyang kotak 24x24x7cm sedangkan aku menggunakan loyang brownies 22x10x7cm. Adonan jadinya setelah disaring sebanyak 900ml, aku bagi dua warna jadi masing masing 450 ml. Aku tuang bergantian sebanyak 75 ml jadinya setinggi 7 lapis hijau dan 7 lapis hitam. Beda dikit sama punya Mbak Lukie.

Senang sekali karena bisa mendapatkan pewarna alami merang, pandan dan suji. Asli nggak pakai tambahan pewarna. Cantik warnanya. Ini juga sekalian uji coba pertamaku bikin lapis beras. Kemarin marin dah coba lapis kanji, lapis terigu dan lapis hunkwe.

Rasanya enak sekali, secara aku memang penggemar kue tradisional. Aroma pandan suji dan merangnya pas banget. Ternyata walaupun warnanya hitam sama sekali gak berasa gosong. Malah menyumbang aroma khas merang. Hubbypun habis banyak, enak siiiihhhh...

Resep di bawah adalah separuh dari resep Mbak Lukie. Gulanya aku kurangi sedikit saja menuruti saran mbak Lukie. Garamnya aku tambahkan jadi 3/4 sdt. Hasilnya pas. Manis dan gurih yang tidak berlebihan. Yummiii pokoknya apalagi dengan taburan kelapa yang gurih. Terima kasih tuk MBak Diah dan Mbak Lukie tuk inspirasinya.

Monday, 24 June 2013

Bingka Kentang Pandan



Resep ini hasil blogwalking di blog tetangga jiran  Kak Yatie "Sinar Kehidupanku". Reviewnya semua memuaskan. Lembut dan manisnya pas. Yang bikin aku tertarik karena resepnya menggunakan pandan. Sekarang aku lagi suka berpandan pandan ria, hehe ^^

Hasilnya memang enak, lembut juga, nggak ada jejak rasa kentangnya karena tertutup rasa dan wangi pandan, tapi tentu saja kelembutannya adalah sumbangan dari penggunaan kentang di dalamnya. Jangan dilihat tampangnya ya teman teman, memang kurang cantik tapi yang penting rasanya. Ada sedikit kesalahan waktu memanggangnya. Aku nggak baca baik baik instruksinya untuk memanaskan loyang sebelum diisi adonan. Mungkin itu yang menyebabkan punyaku agak lengket dikit, keluarinnya harus dibantu kikis dengan pisau.

Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...