Showing posts with label Labu. Show all posts
Showing posts with label Labu. Show all posts
Tuesday, 30 August 2016
Cake Labu (Gluten Free)
Karena kemarin udah bikin cake terigu, kali ini cari lagi resep gluten free yang pake labu. Ketemu resep cake kukus yang kelihatannya enak di Dapur Manisnya mba Rina Audie. Karena penasaran...cake aku bikin dua versi. Kukus dan panggang. Aku gunakan loyang diameter 15cm untuk dikukus plus 6 buah di cup muffin kecil dipanggang. Cake kukus mengembang indah tapi ketika keluar dandang agak menciut. Ngga ngerti juga ciutnya karena perubahan suhu mendadak, karena dandang ngga kututup kain atau karena labunya terlalu berair...tapi hasilnya tetep lembut ya cuma kelihatan lebih padat di bagian atasnya. Yang dipanggang cantik mengembang. Aku tambahkan kismis dan parutan keju biar anak anak semangat makannya hehe. Rasanya enak, mild gak terlalu manis dan rich seperti kue banyak telur dan mentega. Dari segi tekstur aku prefer versi yang dikukus karena agak moist. Untuk kue glutenfree menurutku udah enak banget ini...layak dicoba. Makasih ya mba Rina tuk resepnya, mungkin lain kali pingin coba versi ubi ungu ya ^^
Monday, 30 November 2015
Pumpkin Puff with Pumpkin Custard Filling
Dalam rangka meramaikan tantangan Indonesian Food Blogger bertemakan "labu" kali ini aku bikin kue sus labu. Pinginnya yang unik yang beda dari yang lain. Ngga nyangka ternyata labu bisa juga dibuat kue sus. Kuenya juga tetap mengembang indah. Bikinnya sih kemarin tapi baru bisa diposting hari ini. Lagian udah janji dan emang udah niat mau ikutan challenge ini, waktu itu udah dicolekin sama mba Freeyanti Inef dan admin IDFB. Jadi walau telat yang penting ikut meramaikan ya teman teman...
Resepnya gak jauh beda dari sus biasa cuman ada tambahan labu halusnya saja. Supaya bener bener sesuai tema, isinya juga aku beri tambahan labu. Rasanya seperti makan klappertart labu dalam balutan kue sus, enaaaak. Jadi selain warnanya jadi cantik kekuningan rasanya pun oke dan gizinya juga dapat. resepnya aku modifikasi dari Cookin' Canuk
Saturday, 9 August 2014
Puding Lapis Labu Ubi Ungu
Masih ada stok labu dan ubi ungu kukus halus di freezer. Karena kemarin belum puas makan pudingnya, kali ini aku bikin lagi. Versi tanpa panggang. Kalau kemarin memanfaatka labu kuning, kali ini aku tambahkan ubi ungu juga biar cantik warnanya dan lengkap pula gizinya. Kita tahu kedua buah ini mengandung gizi yang tinggi. Labu kuning mengandung vitamin A dan beta karoten, vitamin C, zat besi dan kalium. Begitupun ubi jalar ungu juga mengandung serat, karbohidrat kompleks, beta karoten, vitamin C, zat besi dan kalsium. Untuk anak anak yang tidak terlalu menyukai sayur/buah ini bisa divariasikan ke dalam olahan puding seperti di bawah. Rasa umbinya tidak terlalu kentara...apalagi kalau disajikan bersama vla.
Thursday, 7 August 2014
Puding Cassablanca Labu
Dapat buah labu hasil panen tetangga. Alhamdulillah bisa diberdayakan tuk bikin puding. Aku kukus aja sekalian semuanya lalu dihaluskan supaya kalau mau bikin apa apa tinggal ambil aja di freezer. Kali ini aku memodifikasi puding cassablanca. Resepnya udah aku modifikasi, dengan ditambahkan labu puree 200 gr untuk setengah adonan. Hasilnya teksturnya tetap lembut, ada jejak jejak serat labu. Rasanya juga berasa labu tapi lebih enak karena udah ada campuran susu dan telurnya. Yang cokelatnya gak terlalu berasa labu tapi tetep enak.
Untuk cetakan aku gunakan cetakan puding segitiga yang bersusun. Jadi adonan kuning dituang duluan separuh loyang lalu tumpuk dengan loyang kecilnya. Tapi ada kesalahan sedikit. Aku kira adonan kuningnya udah set, aku angkat loyang segitiga yang di atasnya...eh ternyata malah roboh. Jadi nggak terbentuk sempurna puding segitiga yang di tengahnya. Tetap saja aku tuang adonan cokelat karena sudah keburu mengeras. Setelah itu aku tutup lagi dengan adonan kuning. Setelah itu dipanggang. Angkat dan didinginkan. Sisa adonan aku tuang di cetakan tulban mini. Hasilnya enaaaak...lembuuuut...!! ngga masalah penampakannya yang nggak sempurna, puding ini habis dalam sekejap. Nggak sampai sehari...
Tuesday, 29 April 2014
Cake Labu Kukus
Seminggu yang lalu dapat labu dari tetangga yang dipanen di halamannya. Setengah biji. Tapi guedeee banget. Udah dibuat sayur, dibuat kolak belum habis juga. Akhirnya aku bikin cake labu kukus aja ^^
Enak dan lembut...
Friday, 31 January 2014
Putu Ayu Labu Kuning
Masih tertarik bikin putu ayu lagi, kali ini menggunakan labu kuning. Resepnya aslinya dari cake kukus labunya mbak Diah Didi. Bedanya aku taruh ke cetakan sakura dan diberi kelapa. Bahan nggak jauh beda dengan putu ayu yang pandan hanya ini ada tambahan labunya. JAdi adonan cokelatnya di skip. Begitu juga emulsifiernya. Tetap jadi. Cantik dan enak...
Wednesday, 22 January 2014
Talam Labu & Ubi Ungu
Kemarin kan waktu bikin kue talam ubi ungu aku masih kurang puas sama hasilnya. Enak sih...tapi menurutku agak terlalu padat dan kenyal ketika dingin. Nah setelah cari lagi aku ketemu resepnya Mbak Ira Rodrigues "Cooking Tackle" talam labu yang pada dasarnya nggak jauh berbeda. Tapi resep mbak Ira menggunakan telur yang menurutku merupakan penyumbang kelembutan pada kue. Hasilnya lembut, gurih dan manis. Aku bikin dua macam satu labu dan satunya ubi ungu. Ketika aku bawa ke acara pengajian, beberapa teman yang mencoba segera meminta resepnya. Artinya....memang enak kan???
Thursday, 24 October 2013
Bolu Kukus Labu Ubi Ungu
Masih ada sisa labu kukus dan ubi ungu kukus...dikaryakan jadilah kue ini. Resepnya lihat di Mbak Diah Didi. Aslinya beliau pake cokelat tuk lapisan atasnya...tapi aku ganti dengan ubi ungu. Dua gambar di atas menggunakan filling mises. Menurutku rasa misesnya mengalahkan rasa labu dan ubinya. Tapi adonan yang lain aku tuang di loyang brownies tanpa tambahan cokelat mises. Bener ...dari segi aroma dan rasa kerasa ubi dan labunya. Lembut walaupun tanpa emulsifier. Tadi pake telur yang fresh dan ngocoknya pake mixer kecepatan tinggi. Tapi karena aku buat dua adonan, satu ubi dan satunya labu walhasil sebagian ngantri. Kelihatan di gambar di bawah, adonan labunya agak padet. Tapi tetap enak kok...
Wednesday, 25 September 2013
Pumpkin Sour Cream Coffee Cake
Seperti janjiku kemarin...hari ini aku sempatkan bikin kue. Postingan pertama dari rumah baru. Sekaligus memberdayakan bahan bahan yang ada di kulkas dan sudah dekat dekat masa kadaluwarsanya...hehe. Kemarin-kemarin sibuk terus sampai nggak memperhatikan bahan bahan di kulkas.
Cake ini enak sekali. Hasil akhirnya lembut dan dense. Apalagi ketika dinikmati hangat hangat. Betul betul melt in your mouth. Lembab karena penggunaan sour cream dan labunya. Wangi karena menggunakan sedikit spekku di bahan cakenya dan kayu manis di bahan toppingnya. Perfect deh. Khas coffee cake dengan ciri penggunaan kayu manis dan streusel toppingnya. Perfect disajikan bersama kopi...di pagi hari maupun sore hari.
Resep aku lihat di Heather Cristo. Untuk konversi dari cup ke gram silahkan lihat di sini ya.
Terlebih lagi hubby. Pulang dari kantor dalam keadaan lelah, istirahat sejenak menikmati pemandangan sore..ditemani secangkir kopi dan sepotong kue, nikmatnyaaaaa. Ini baru namanya suplemen mata dan jiwa ^^
Tuesday, 25 June 2013
Kue Timphan (Aceh)
Timphan...kue ini kedengaran masih asing di telingaku. Memang belum pernah lihat dan coba. Mirip mirip bahasa Thailand menurutku...hehe. Aslinya jelas dari Aceh. Biasanya disuguhkan pada saat acara acara besar seperti lebaran atau menyambut tamu. Timphan yang umum dikenal masyarakat adalah berbahan dasar ketan dengan campuran labu ataupun ketan dengan campuran pisang, sedangkan isinya terbuat dari sarikaya. Yaitu campuran telur, santan dan nangka. Dulu masyarakat Aceh besar biasanya hanya menggunakan tepung ketan untuk bahan kulitnya, namun seiring perkembangan waktu orang mulai menambahkan labu maupun pisang sesuai dengan selera mereka.
Awal ketertarikanku mencoba yaitu ketika orang tuaku kembali dari Bogor acara reunian. Beliau suka sekali dengan suguhan salah satu temannya yang orang Aceh, yaitu kue timphan ini. Kata mama rasanya enak, legit, manis dan wangi nangka. Sampai berangan-angan untuk segera membuatnya. Segera mama minta resepnya dan berharap aku mau mempraktekkannya. Cuma waktu itu mama dapat resepnya timphan yang berbahan dasar ketan dan pisang. Kali ini, aku justru bikin yang berbahan labu karena kebetulan ada labu nongrong di kulkas. Bingung mau dibikin apa, perasaan semua olahan labu sudah pernah dibuat.
Proses pembuatannya awalnya kelihatan ribet. Tapi kalau bahan bahannya sudah lengkap, daun pisang mudapun ada...tidak ada alasan lagi untuk mengatakan susah. Celakanya justru resep yang aku catat dari mama raib entah kemana. Bermodalkan ingatan saja akhirnya aku beranikan membuat. Ditambah beberapa referensi komposisi bahannya hasil obrak abrik paman google sudah ada di kepala. Berikut resepnya :
Monday, 3 June 2013
Cake Labu
Cake labu ini sudah pernah aku posting sebelumnya. Tapi karena hari ini aku bikin dengan tambahan topping jadi aku posting lagi. Aku skip emulsifiernya tp tetep pakai baking powder. Taburan aku tambahkan kenari dan kismis...benar benar melengkapi rasa manis dari labu. Supaya tidak tenggelam ke dasar loyang, taburi kenari dan kismis dengan sedikit terigu dan susu bubuk. Hmmm wangi pokoknya.Tekstur kue moist karena ada labunya. Cenderung perpaduan antara butter cake dan kue lumpur. Lho kok?? iya benar...sebenarnya ini termasuk cake, tapi karena di dalamnya mengandung labu yang agak banyak jadi hasilnya sedikit dense gitu deh, pokoknya harus dicoba supaya tau rasanya. Yang jelas selain pumpkin bread, ini adalah kue favoritku.
Untuk kue ini labunya aku panggang untuk mengurangi kandungan airnya. Jadi labu aku panggang dalam loyang yang ditutup alumunium foil sampai masak. Tandanya apabila ditusuk dengan tusuk sate, tembus sampai ke bawah dengan mudah. Panas panas langsung dihaluskan ya supaya nggak bergerindil.
Monday, 8 April 2013
Mini Loaf Pumpkin Bread
Dulu sudah pernah bikin di sini. Resepnya lihat di Simply Recipes. Aku menggunakan 2 buah loyang mini loaf. Hasilnya teteup yummiiiii...
Tuesday, 2 April 2013
Bubur Candil Labu
Bubur candil labu??? dimana-mana candil kan ketan ya. Memang iya sih tapi aku pingin variasi aja kebetulan aku ada labu kukus yang udah kuhaluskan di freezer. Ternyata teksturnya lebih lembut. Ada kenyal kenyalnya tapi nggak terlalu. Aroma labunya tipis aja. Justru durennya yang kerasa, hihi. Memang aku tambahkan duren sih. Yang jelas kandungan gizinya lebih banyak daripada ketan aja kan??
Monday, 25 February 2013
Passau Nggela (Sulawesi Tenggara)
Resep ini aku dapat dari Majalah Sedap. Sebelumnya belum pernah dengar namanya. Cari di google juga nggak ada info sama sekali. Padahal kue Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara nggak jauh beda lho. Tapi aku tertarik karena bahannya labu. Suka kue berbahan labu maupun pisang. Jadi segeralah aku praktekkan.
Sunday, 2 December 2012
Moist Pumpkin Spice Muffins
Sudah lama nggak bikin muffin kali ini cari resep muffin moist ketemu resep ini di 'The Pioneer Woman'. Biasanya kan muffin teksturnya padat, crumbly, dan cenderung keras pada saat dingin. Namun muffin ini walaupun agak padat tapi tetap moist. Mungkin sumbangan dari labunya yang bikin beda. Tanpa topping saja sudah enak menurutku jadi nggak perlu aku tambah kalori lagi dengan kasih topping creamcheese *.^
Resep silahkan lihat di sini ya...
Thursday, 8 November 2012
Pumpkin Bread with Cream Cheese Filling
Tadi lihat postingan mbak Lindawati Kurniawan di IDFB langsung ngileerr. Pokoknya harus bikin hari ini. Sudah nggak tahan pengen nyobain, hihi. Alhamdulillah semua bahan ada. Sebenarnya labunya kemarin aku beli buat disayur...tapi entar aja yaaaa. Ada yang lebih menggoda...
Thursday, 13 September 2012
Cake Labu
Sudah 2 hari ini bikin cake dengan tambahan buah. Kemarin pisang, hari ini labu. Hmmm besok apa lagi yaaa?? tapi memang enak sih...karena selain menyumbang aroma yang khas, teksturnya juga jadi lembut. Sebagai bekal sekolah juga lumayan mengenyangkan. Secara anak anak sekarang udah pulang jam setengah tiga sore kecuali hari Jumat. Istirahatnya tiga kali. Mereka maunya bekalnya juga tiga macam. Snack tuk istirahat pertama dan ketiga dan nasi untuk istirahat kedua. Huaaaaahhh...harus kreatif niy ibunya biar anaknya gak bosan.
Nah biasanya kalau untuk bekal istirahat pertama dan ketiga aku kasih cake, kukis atau snack ringan lainnya. Nah untuk bekal hari ini aku bikin cake labu. Kebetulan di freezer masih ada stok labu kukus halus. Cuman karena dari freezer dan labunya emang lembek jadi agak berair. Aku saring airnya...yang dipakai labunya saja. Mungkin lain kali pake labu yang dipanggang aja biar kandungan airnya gak banyak. Aslinya resep ini dari cake tape, tapi kalo tapenya diganti labu mestinya sama enaknya dong.
Ternyata enaaak juga saudara saudara. Teksturnya seperti buttercake tapi lebih lembut. Hihi resep iseng tapi enak. Berikut resepnya...
Bahan :
- 6 kuning telur
- 4 putih telur
- 200 gr gula pasir
- 1 sdt emulsifier
- 175 gr terigu protein rendah
- 1/2 sdt baking powder
- 25 gr susu bubuk
- 300 gr labu kukus halus (bisa juga labu panggang)
- 75 gr margarin + 75 gr butter
Cara membuat :
- Panaskan oven 350 F. Olesi loyang dengan mentega dan beri ayakan tepung terigu.
- Kocok telur, gula, emulsifier hingga mengembang. Masukkan campuran tepung terigu, susu dan baking powder yang sudah diayak. Kocok asal rata.
- Masukkan labu halus, kocok rata. Terakhir masukkan campuran butter dan margarin leleh. Kocok rata.
- Panggang selama 35 menit atau sampai matang dan atasnya kecokelatan ketika ditusuk keluar dalam keadaan bersih. Karena saya menggunaka 1 loyang brownies, sisanya saya taruh di cup cup kertas kecil.
Friday, 4 May 2012
Bingka Labu
Kebetulan sekali ada labu di kulkas. Kak CT baru saja posting resep Bingka Labu Berjagung. Hwaaaa...langsung ngilerlah aku. Tanpa ba bi bu...langsung siapkan bahan dan segera aku bikin. Tapi karena nggak ada jagung krim aku pakai labu saja seperti di resep aslinya dari Dapur Tanpa Sempadan.
Hasilnya, enaaaak sekali. Lembut dan gurih khas labu. Kue jenis ini adalah favoritku. Cuman atasnya kurang cokelat aja. Tapi sudah matang kok, harusnya tadi aku grill dulu atasnya sebentar biar cantik.
Buat Kak CT dan Mat Gebu, terima kasih banyak sudah berbagi ilmu dan resepnya. Aku izin catat resepnya yaa..
Bahan :
- 450 gr labu manis, kukus hingga lembut dan haluskan
- 500 ml santan
- 5 butir telur
- 500 ml santan
- 5 butir telur
- 200 gr tepung terigu protein sedang
- 180 gr gula halus
- 1/2 sdt vanila bubuk
- 180 gr gula halus
- 1/2 sdt vanila bubuk
- 1/2 sdt garam
- wijen secukupnya untuk taburan
- wijen secukupnya untuk taburan
Cara membuat :
- Panaskan oven pada suhu 200 C, olesi loyang 20 cm (aku pakai 1 loyang brownies ditambah 2 loyang kue bingka mini) dengan mentega, alas dengan aluminium foil yang ukurannya lebih besar di bagian sisi panjangnya supaya mudah mengeluarkannya.
- Dalam wadah, satukan semua bahan di atas kecuali labu, wijen dan vanila. Aduk rata dengan whisk hingga gula larut. Masukkan labu halus dan vanila, aduk rata.
- Tuang dalam loyang dan taburkan wijen. Bakar selama 45 - 50 menit hingga permukaan kelihatan sedikit kecoklatan. Setelah matang, keluarkan dari oven dan biarkan sejenak. Kemudian keluarkan dari loyang. Dinginkan sebelum dipotong agar hasilnya rapi.
Thursday, 8 March 2012
Pumpkin Bread
Karena ada labu sisa yang masih nganggur di kulkas, akhirnya tadi aku kukus sambil googling resep labu di internet. Dapatnya cake labu di "Just Try & Taste" yang ternyata resep aslinya adalah Pumpkin Bread ngambil dari "Simply Recipes". Kenapa namanya bisa beda?? yang satu cake dan yang satunya roti. Iya...kalau di luar negeri cake yang pake baking powder dan di taruh di loyang loaf juga disebut bread walaupun quick bread karena gak pake fermentasi. Contohnya banana bread and pumpkin bread ini. Sedangkan kalo di Indo yang namanya roti ya pake ragi. Tapi berhubung aslinya resepnya pumpkin bread ya aku namain itu aja, hehe
Resep aslinya bisa dilihat di Simply Recipes. Di bawah ini aku modifikasi sedikit...
Bahan :
- 200 gr tepung terigu protein sedang
- 200 gr gula halus
- 1/2 sdt garam halus
- 1 sdt baking soda
- 1 cup (sekitar 250 gr) labu kukus halus
- 120 ml olive oil
- 2 butir telur, kocok lepas
- 1/4 cup air (aku pake susu cair)
- 1 sdm bumbu spekku (aku bikin dari kayu manis, pala, cengkeh dan kapulaga)
Cara membuat :
- Panaskan oven 180C atau 350F. Olesi loyang loaf dengan margarine dan taburi ttepung.
- Dalam mangkuk, ayak tepung, soda kue, gula dan garam.
- Dalam wadah, campur labu, minyak, telur, bumbu spekku dan susu cair. Masukkan bahan campuran tepung, gula, soda kue dan garam. Aduk asal rata jangan overmix.
- Tuang di loyang loaf dan panggang sekitar 50 menit atau apabila ditusuk keluar dalam keadaan kering.
Wuiiiih, wanginya kue ini. Panas panas keluar dari oven aku olesi butter...haruuuumnya! Pas aku potong, teksturnya lembut di dalam dan garing di permukaannya. Sama sekali enggak ada trace bau olive oil, kayaknya ketutup sama bau bumbu spekku. Apalagi bumbu spekkunya homemade, bener bener wangi asli. Sayang bumbu spekkuku udah mau habis. Kayaknya harus segera bikin lagi nih tuk persediaan baking-bakingan berikutnya.
Enak dah pokoknya...cara tepat menghabiskan labu niy...hehe, beber bener gak nyesel!
Monday, 12 December 2011
Kue Labu (kukus VS panggang)
Resep kue ini aku ambil dari buku resep mamaku. Di situ tertulis kue labu, dan cara mematangkannya dengan dikukus. Hari ini ketika aku membuat 1 resep...ternyata adonannya banyak sekali hingga aku mengambil inisiatif tuk memanggang sebagian dalam oven. Seingatku kue ini enak dan gurih. Teksturnya seperti kue lumpur.
Dalam 2 resep ini ada dua bahan yang membingungkan aku. Pertama maizena...di situ tertulis satu bungkus maizena, nah maizena kan kemasannya banyak. Ada yang kecil, sedang dan besar. Seingatku dulu mama menggunakan maizena bungkus kecil. Tapi gak yakin juga 100 %. Akhirnya aku gunakan 200 gr aja. Mentega juga. 2 sendok makan itu peres atau munjung??? karena bisa saja perbedaan yang sedikit menyebabkan gagalnya kue ini. Aku udah nelpon-nelpon mama tapi jaringan sibuk, sementara aku niy udah siap beraksi. JAdi aku pake kira-kira aja. Di bawah resep aslinya menggunakan ukuran gelas duralex ringgi:
Bahan :
- 600 ml santan kental (aku pake 300 ml santan 300 ml susu evaporated)
- 325 gr gula pasir
- 1 1/2 gelas labu kuning kukus yang dihaluskan
- 200 gr tepung maizena (kalau labu lembek dengan kadar air tinggi, terigu bisa ditambah)
- 2 sdm terigu
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 5 butir telur
- 2 sdm mentega cair
Taburan (campur dengan sedikit tepung dan susu bubuk):
- kenari
- kismis
Cara membuat :
- Kocok telur, gula dan vanili hingga mengembang. Kecilkan kecepatan mixer. MAsukkan labu kukus halus. Kocok asal rata.
- Masukkan maizena dan terigu, aduk sampai rata. Tuangi susu dan santan, setelah itu mentega cair. Aduk asal rata.
- Tuang dalam loyang beroles margarin. Taburi kenari dan kismis. Kukus selama 45 menit sampai matang (lama waktu mengukus tergantung besar loyang, kalo loyangnya kecil bisa dikurangi waktunya). Cat : untuk yang dipanggang aku tuang ke dalam loyang bersemir margarin dan ditabur tepung terigu. Panggang dengan panas oven 175 C selama sekitar 45 menit sampai kecoklatan permukaannya. Pada waktu 30 menit pertama aku keluarkan, olesi telur dan ditaburi kenari dan kismis. lalu lanjutkan memanggang.
Ternyata setelah jadi...soal rasa jangan ditanya. Enaaak, gurih dan manis. Wangi kue yang dipanggang tercium ke seluruh ruangan. Dalam sekejap satu loyang habis oleh aku dan anak-anak. Total jadinya adalah 3 loyang ukuran kecil. Dua aku panggang, satu dikukus.
Tapi kayaknya *kayaknya sih* ada yang salah sama teksturnya. Adonan jadi terbagi 2. Bagian yang kental, banyak mengandung labu berada dibawah dan bagian yang lebih ringan berada di atas. Jadi kelihatan lapisan kuenya. Cantik juga...unik juga teksturnya. Yang bawah kayak kue lumpur, yang atas kayak cake...lucu deh pokoknya. But aku nggak tau...apa ini disebabkan kue yang seharusnya dikukus malah aku panggang, atau memang dah begitu teksturnya. Aku udah lupa, dulu mama bikinnya dah lama banget.
Tapi intinya, ini kue gagal ataupun berhasil tetap enaaaaaak deh!!
Tapi kayaknya *kayaknya sih* ada yang salah sama teksturnya. Adonan jadi terbagi 2. Bagian yang kental, banyak mengandung labu berada dibawah dan bagian yang lebih ringan berada di atas. Jadi kelihatan lapisan kuenya. Cantik juga...unik juga teksturnya. Yang bawah kayak kue lumpur, yang atas kayak cake...lucu deh pokoknya. But aku nggak tau...apa ini disebabkan kue yang seharusnya dikukus malah aku panggang, atau memang dah begitu teksturnya. Aku udah lupa, dulu mama bikinnya dah lama banget.
Tapi intinya, ini kue gagal ataupun berhasil tetap enaaaaaak deh!!
Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread
Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...
-
Roti asin? roti yang rasanya asin? haha enggak lah...maksudnya, ya roti yang bukan roti manis alias gurih. Kalau roti manis kan yang ...
-
Hari ini bete di rumah nggak ada camilan. Males keluar keluar juga...akhirnya aku cek bahan yang ada di rumah dan mulai cari rese...
-
Naaaaah...akhirnya resep yang udah lama kucari ketemu juga di blognya temenku Bunda Echi alias Yessi. Resep ini aslinya pemberian temanku...
































