Showing posts with label Durian. Show all posts
Showing posts with label Durian. Show all posts

Saturday, 26 September 2015

Ketan Duren Lumer



Gambar kue ini selalu wara wiri di internet. Sudah pasti bikin mupeng kan ya teman teman.  Baru membayangkan aja udah ileran. Aiiiiiiisssh harus bikin juga ini. Stok duren di kulkas pun sudah memanggil manggil untuk diberdayakan, hehehe.

Resep durennya lihat di blognya mba Wardani cuma dimodif dikit. Untuk ketannya aku pakai resep sendiri. Hasil vla durennya ini cenderung lembek ya mba ngga sepadat isian vla kue sus. Makanaya dibilang ketan lumer karena begitu disantap durennya lumer tanpa perlawanan. Kalau ditaruh di loyang ngga bisa dipotong. Tapi kalau suka yang lebih kokoh tepungnya bisa ditambahkan lagi. Disesuaikan aja. 

Rasanya....jangan ditanya. Rasa nambah terus. Sluuurrpphhh^^

Thursday, 12 March 2015

Pia Duren



Semenjak makan bakpia duren dari "Bakpia Mangkok" Malang aku selalu terbayang bayang pingin makan dan makan lagi. Filling durennya asli tanpa campuran tepung kayaknya. Seperti makan selai duren aja. Nyam nyam. Isinya juga banyak jadi bener bener puas. Sayang cuman bisa makan pas cuti ke Malang setahun sekali aja. Daripada ileran membayangkan makan bakpia mangkok, mumpung di sini lagi musim duren aku mau bikin sendiri. Minggu lalu juga aku sudah beli duren dan dibikin selai. Campuran duren dan gula yang diaron di atas kompor. Dibungkus plastik dan taruh dalam wadah kedap udara. Simpan di freezer. Jadi kalau mau bikin sesuatu apalagi untuk takjil di bulan ramadhan seperti kolak atau kue lain yang menggunakan duren tinggal ditambahkan selainya. Namun untuk isian bakpia tentu saja konsistensinya harus lebih kalis. Supaya mudah dipulung bulat bulat dan lebih tahan lama. 

Untuk membuat isian bakpia ini, selai durian aku aron lagi sampai kalis di atas kompor. Kalis disini maksudnya bukan kering dan gak lengket di wajan ya. Tapi selainya sudah berubah warna lebih gelap dan sedikit transparan dan teksturnya mirip selai nanas yang sudah siap dipakai untuk nastar ya. Jadi setelah dingin baru bisa dipulung bulat bulat. Kalau agak lengket, tangannya dilumuri minyak dikit ya.

Untuk resep kulit pianya aku pakai resep mamaku yang pernah kuposting di sini ya. Cuma sedikit modifikasi. Isinya aja diganti dengan duren. Aku juga gak pake olesan kuning telor atasnya biar kelihatan lebih original kayak aslinya...hehe

Dan hasilnyaaa???? yummiiiiiii tenan. Nggak ada bedanya dengan bakpia mangkok. Cuman punyaku ukurannya agak imut. Untuk satu resep jadinya 50 buah. Hmmmm...terpuaskan sudah kerinduanku.

Thursday, 17 July 2014

Nastar Durian



Ini juga salah satu resep kuker lebaran andalanku. Tiap tahun mesti ada. Walaupun sampe bela lain menyetok durian ketika musim durian tiba ^^
Kali ini bentuknya aku coba bikin seperti mawar. Buat variasi tampilannya. Selai duriannya juga aku tambahkan potongan kenari cincang yang sudah disangrai. Ketika digigit ada legit dan renyahnya bersamaan. Unik dan enak !!

Monday, 17 February 2014

Talam Durian




Mumpung masih musim durian yuk bikin jajanan berbahan dasar durian. Nah kali ini aku tertarik coba resepnya Prima Boga dari Kumpulan Resep Masakan Nova. Agak beda dengan kue talam yang biasa...talam durian ini menggunakan roti tawar sebagai campuran adonannya. Rasanya enak, legit, wangi durian. Yuk simak resepnya...

Monday, 10 February 2014

Roti Unyil Duren (water roux method)





Alhamdulillah dapat rezeki dari tetangga sebelah. Dikasih duren lumayan banyak. Di rumah yang suka duren cuma Hanif. Aslinya hubby suka juga tapi gak berani makan karena kolesterolnya. Tentu saja Hanif sendiri nggak bisa menghabiskan duriannya. Sisanya aku bikin selai aja untuk dibikin roti manis. 

Resep roti bisa dilihat di sini. Cara bentuk rotinya dengan cara digunting gunting sehingga membentuk seperti kulit durian. Isinya cuma duren yang diaron dengan sedikit gula. Durian kalau dimakan begitu saja sudah manis tapi kalau dipanaskan maka manisnya berkurang sehingga harus ditambahkan sedikit gula. Dengan cara diaron ini durian juga tidak terlalu menyengat baunya dan lebih tahan lama.

Wednesday, 13 February 2013

Duri Duriang (Makassar)





Aku tau pasti banyak yang dah blenger lihat postingan serba durenku...sabaaaar ya, tapi yang satu ini memang udah lama pengen aku buat. Dan semoga bisa jadi penutup di parade kue serba durenku, hehe ^^

Duri-duriang sesuai namanya adalah kue berbentuk durian khas Makassar. Orang sering salah kaprah menganggapnya sebagai nastar durian, padahal sama sekali berbeda. Beda dengan kue kering pada umumnya, ukurannya agak lebih besar. Kue ini beda pula bahan, cara bikin dan hasil akhirnya. Permukaannya juga tidak dibubuhi olesan kuning telur. Teksturnya tidak renyah seperti kue kering tapi justru empuk. Memang ketika baru keluar dari oven luarnya garing dan renyah. Tapi selama proses pendinginan teksturnya mulai berubah. Memang proses pembuatannya pun seperti membuat kue bolu. Dengan metode kocok gula dan telur serta terakhir masukkan margarin leleh. Mungkin agak mirip sedikit dengan bolu kering ...pokoknya susah dijelaskan dengan kata kata, harus dicoba sendiri baru mengerti. 

Saturday, 9 February 2013

Dampo Durian




 

 


Dampo durian adalah salah satu camilan khas Sulawesi Selatan. Terutama banyak di daerah palopo karena di sana salah satu penghasil durian. Aku yakin di daerah lain juga ada, cuman beda namanya. Berbentuk seperti dodol tapi sama sekali tanpa tambahan tepung. Bahannya cuman durian dan gula. Tapi rasanya jangan ditanya. Bayangkan saja rasa durian asli. Lebih wangi dan tidak tajam baunya seperti durian segar. Proses pengaronannya menghasilkan bau karamel khas duren. Pokoknya enak sekali. Tapi menghabiskannya nggak sebanding dengan proses pembuatannya. Baru diangkat dari penggorengan dah habis dalam sekejap. Goreng lagi habis lagi. Gak ada yang tinggal di piring. Heran niy anak anak...kayak makan kerupuk aja. Tinggallah ibunya dengan pegel seluruh badan habis ngaronin dampo. Tapi puassssss...!!

Selain dampo durian ada juga dampo pisang. Berbeda dengan dampo durian, dampo pisang sangat mudah proses pembuatannya. Hanya butuh modal pisang kepok yang bagus masaknya dan sinar matahari. Sementara dampo durian butuh waktu yang lumayan lama. Modalnya "kekuatan tangan untuk mengaduk/mengaron" adonan.

Karena kemarin masih banyak sisa durianku, setelah dikupas bijinya masih ada sekitar 1 1/2 kg daging durian. Supaya tahan lama aku rencana bikin selai durian. Sementara membuat, separuh aku sisihkan buat selai sementara sisanya aku lanjutkan mengaron sampai lebih kering untuk menghasilkan dampo durian seperti gambar di bawah. Warna kecoklatan didapatkan dari hasil karamelisasi gula dan durian yang mengalami proses pemanasan cukup lama. Aslinya dampo durian ini dijemur seperti dampo pisang. Setelah diaron dijemur untuk mendapatkan hasil yang kering. tapi aku pikir pikir kalau tunggu matahari bakalan gak kering kering karena sekarang musim hujan. Selain itu nggak bisa dijamin kebersihannya karena bisa saja dihinggapi serangga seperti lalat. Dioven lebih hygenis dan cepat prosesnya. Mulai dari proses mengaron sampai mengoven butuh waktu sekitar 3-4 jam. Tergantung tekstur yang diinginkan. Bila ingin lebih kering lagi butuh waktu lebih lama.

Thursday, 7 February 2013

Durian Ice Cream




Aku lagi panen durian. Ceritanya kemaren itu ada seorang ibu ibu datang ke rumah. Dia nanyain aku apakah mau beli pot bunga. Aku bilang "Makasih bu, tapi aku nggak nanam bunga lagi bungaku sudah banyak." Dia tanya lagi "Bu, bisa dijual nggak bunganya?" Kubilang ya enggaklah, aku nggak jualan. Kalau ibu mau, aku kasih aja deh 2 pot. "Haaahhh ?? yang bener bu...?? langsung senang sekali ibu itu, padahal bunga yang dia suka itu sama sekali nggak ada bunganya. Cuman hijau aja. Namanya ekor tupai. Punyaku banyak sekali. Tapi mungkin karena beliau belum punya, dikasih dua pot langsung happy banget. Setelah ngucapin terima kasih beliau pamit.

Besoknya datang lagi. Kali ini membawa 3 talaja durian. Satu talaja isi tiga buah durian jadi total 9 buah besar besar. Ditambah sekantung besar rambutan. Hiyaaaaa....apa ini bu, kok banyak sekali?? Dia ketawa. Katanya habis ibu nggak mau bunganya dibeli...kebetulan kebun durianku lagi panen jadi saya bawakan saja sekalian. Lhaaaa...sekarang aku lagi yang mimpi apa tadi malam? hihihi


Alhamdulillah dapat rezeki. Walaupun udah aku bagi ke tetangga sebagian tetap masih banyak juga. Padahal di rumah nggak ada yang doyan durian kecuali Hanif. Aku dan Iyut sukanya kalau sudah diolah. Hubby sebenarnya suka, tapi karena takut kolesterolnya naik udah nggak pernah makan lagi. Paling banyak 2-3 biji. Akhirnya aku dapat ide bikin es krim aja. Dulu aku sudah pernah bikin es putar durian. Kali ini pengen bikin yang creamy jadi bikin es krim beneran. Maksudnya yang benar benar pake cream. Resep asli dari Kitchen Corner, tapi karena nggak punya yogurt aku ganti susu cair. Jadi aku pake whipping cream, susu cair, gula dan gelatin. Tak lupa duriannya tentu saja. Hmmmmm...so creamy!!

Tuesday, 15 January 2013

Bubur Ketan Hitam plus Dange & Durian



Sebenarnya bubur ketan ini biasa aja seperti yang biasa aku bikin. Teman teman juga pasti dah sering bikin. Ketan hitam, santan, gula merah. Tapi karena masih ada gula durianku di kulkas jadi aku tambahkan aja biar lebih wangi dan nikmat. Tuk tekstur chewy aku tambahkan potongan kecil dange, semacam sagu rangi. Biasanya kan sagunya dihancurkan dulu kalau mau dibuat bubur tapi memang aku sengaja potong potong kecil dan langsung dimasukkan ke dalam bubur ketika baru mendidih. Nanti ketika dimakan ada sensasi kenyal kenyal dari sagu tersebut. Yummiii...







Wednesday, 11 April 2012

Prol Durian


Ini sebenarnya hanya ide iseng iseng aja. Pengen coba modifikasi resep prol tape dengan mengganti tapenya dengan duren. Aku membayangkan kayaknya enak tuh. Legit legit dan wangi duren. Tekstur tape kan mirip dengan duren. Lagian aku udah punya stock duren yang aku aron bersama dengan gula pasir supaya tahan lama di freezer. Bentuknya kayak selai tapi lebih kental. Manisnya juga pas, not too overly sweet.

Aku ikuti plek resepnya hanya mengganti tape dengan duren. Ternyata hasilnya...?? menurutku ya biasa biasa aja. Enak sih, teksturnya juga dah oke tapi menurutku nggak ada yang sangat istimewa. Nggak tau kalau susu diganti santan ya...mungkin bisa lebih gurih rasanya. Atau mungkin porsi margarin lelehnya bisa ditambah tuk mengurangi aroma telurnya. Mungkin juga harusnya aku kasih vanili...

Di bawah ini resepnya ya, aku tuliskan buat para pecinta durian. Kalau aku emang nggak suka durian yang belum diolah. Sukanya kalau sudah dibuat kue, dicampur di dalam bubur dll.


Bahan :
- 300 gr selai durian
- 75 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 3 butir telur, kocok lepas
- 70 gr tepung protein sedang
- 100 ml susu cair
- 50 gr margarin, lelehkan
- 1 kuning telur untuk olesan
- wijen secukupnya untuk taburan

Cara membuat :
  1. Remas-remas selai durian, gula pasir, dan garam sampai gula larut. Masukkan telur. Aduk rata.
  2. Tambahkan tepung terigu. Aduk rata. Masukkan susu dan margarin leleh. Aduk rata.
  3. Tuang di loyang brownie yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
  4. Oven 20 menit dengan suhu 180 C. Oles kuning telur. Taburi wijen.
  5. Panggang lagi selama kurang lebih 25 menit sampai matang.
  6. Sajikan dalam bentuk potongan.


Friday, 7 October 2011

Durian Puff


Sus ini sama aja dengan sus yang sering aku bikin. Isinya aja yang spesial karena aku beri filling durian segar+whipped cream. Masih ada sisa dari bikin pancake durian kemarin. Hmmm enaaaak....^^

Thursday, 6 October 2011

Durian Pancake


Penasaran dengan rasa dessert yang satu ini. Sering baca majalah dan review teman-teman milis tentang kelezatannya. Sayang aku tinggal jauh dari kota, apalagi Jakarta. Kapan ya bisa wisata kuliner...to eat listku udah bejibun...hehehe.

Namanya durian pancake ala 'Honeymoon Desserts'...tapi kenapa dibilang pancake ya padahal bentuknya kayak crepe. Binguunngggg... . Tapi gak papalah...berhubung resep aslinya judulnya ini yaaa ikut aja deh.



Setelah aku coba ternyata beneran enak. Aku bukan termasuk penyuka durian segar...sukanya kalo sudah diolah dalam kue atau dijadikan selai...tapi ternyata dessert ini nggak bikin blenger karena separuh isinya adalah whipped cream yang cenderung tidak terlalu manis. Berikut adalah resep yang aku ambil dari milis NCC.




Resep Kulit by Fatmah Bahalwan

Resep Isi by Nia Kurniasih

Bahan kulit :

- 250 gr tepung terigu
- 3 btr telur
- 500 ml santan (Nia pakai santan instant dicampur air)
- 1/2 sdt garam

Bahan filling :
- Whipped Cream Non Dairy
- daging durian

Cara membuat :

  1. Kulit : Taruh dalam wadah, tepung terigu, garam dan telur, aduk rata sambil dituangi santan sedikit demi sedikit hingga santan habis. Buat dadar tipis-tipis.
  2. Isi : Kocok whipped cream hingga kaku, pisahkan daging durian dengan bijinya, haluskan.
  3. Penyelesaian : Ambil satu lembar dadar, letakkan bahan isi ditengahnya, lipat seperti amplop.


Gambar di atas adalah pancake yang aku isi dengan es cream durian home-made. Hmmmm yummiiii!! Sayang gambarnya gelap. Fotonya menjelang magrib sih...

Monday, 4 April 2011

Sokko Palopo'


Nah...ini satu lagi jajan tradisional dari Sulawesi. Namanya sokko palopo'. Sokko artinya nasi ketan, sedangkan palopo' artinya dicocol or dicelup. Mirip-mirip ketan duren di daerah lain. Tapi nikmatnya justru cocolnya yang menggunakan tangan. Kayak makan ikan goreng dicocol sambel terasi....hihihi...appppa siiih...???

Resepnya simpel sekali...tinggal mengukus beras ketan (udah direndam 2 jam) sampe setengah matang. Lalu dimasukkan ke dalam santan encer yang mendidih bersama daun pandan. Diaron sampai airnya terserap lalu kukus kembali sampai matang.

Kalo' bahan saosnya terdiri dari santan, gula merah/pasir, telor dan duren. Cuman supaya gak terlalu berlemak (kolesterol bo') aku menggunakan santan encer dan terakhir kutambahkan sedikit maizena tuk mengentalkan. Pokoknya suka-suka aja deh.


Sunday, 6 March 2011

Es Duren


Aku ngga tau resep esku ini termasuk es krim, es puter, or es lilin. Kalo es krim...ngga pake cream. Kalo es puter gak pake diputer...sedangkan es lilin sama sekali gak berbentuk lilin...xixixi. Ini mirip sama es yang didorong-dorong abang gerobak. Kalo di tempatku namanya es tong tong, karena jualnya sambil mukulin gong mungilnya...hehe
Tapi...yang penting dimakan yummy...diemut-emut super lembut...dan rasa duren...

Bahan :
- 350 gr duren (blender halus)
- 750 ml susu cair
- 125 gr gula pasir (tambah atau kurangi sesuai selera)
- 1 sdm maizena + 5 sdm air (dilarutkan)
- 1/2 sdt garam

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan dan masak di atas api sedang sambil terus diaduk sampai mendidih. Angkat. Dinginkan.
  2. Masukkan ke dalam freezer. Setiap es mulai membeku (jangan sampai membeku) mixer sampai lembut. Lakukan sampai sebanyak 4 kali agar didapat es yang bertekstur lembut.
  3. Setelah pengocokan yang terakhir simpan es dalam wadah kedap udara.
  4. Siap disajikan bersama cone, roti atau disantap begitu saja.
Tips : untuk es ini, gunakan durian yang berwarna kuning agar hasil akhirnya berwarna cerah.

Thursday, 9 December 2010

Lumpia Duren



Berhubung aku dah terlanjur mengeluarkan kulit spring roll mini sisa membuat pangsit rambutan...aku mau bikin pangsit duren aja deh. Daripada disimpan di kulkas sisanya malah akan mengering. Itung-itung menghabiskan sisa selai duren yang ku stock waktu musim duren lalu... enak buat nyemil-nyemil. Namanya juga gorengan...mana ada yang gak enak...?

Bahan :

- selai duren (duren dimasak dengan gula sampai kalis)
- larutan maizena & air yang dimasak sampai kental untuk olesan
- kulit spring roll


Cara membuat :
  1. Ambil selembar kulit spring roll. Sendokkan durian ke atasnya. Beri larutan maizena pinggir-pinggirnya. Gulung dan padatkan.
  2. Gunting ujung-ujungnya. Goreng dalam minyak panas sedang.

Friday, 3 September 2010

Pie Durian

Bahan kulitnya sama dengan pai buah. Isiannya fla yang ditambahkan daging durian di dalamnya.

Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...