Wednesday, 2 October 2013

Roti Kentang (Potato Buns)

 
 


Nah kali ini kembali lagi ke selera asal...bikin roti rotian. Langsung ngiler pas Mbak Ricke posting roti kentangnya. Donat kentang aja hasilnya lembut banget apalagi kalau dibuat roti ya. Selain itu aku juga memang belum pernah memasukkan kentang ke dalam roti rotian atau cake. Pernah sih bikin bingka tapi kan beda.

Hasilnya memang tidak diragukan lagi. Saingan sama water roux nih. Lembuuuutt. Belum tau kalau besok besok ya. Tahan lama nggak kelembutannya. Aku nggak yakin rotinya masih sisa buat buktiin kelembutan hari kedua, ketiga dan seterusnya. Soalnya orang serumah pemakan roti sih...hehe ^^



Bentuknya aku bikin dua macam. Yang satu biasa aja kayak roti sobek. Yang kedua roti pilin, kalau mau lihat cara bikinnya silahkan ke blognya Home Baking. Resepnya silahkan intip di blognya Mbak Ricke yaaaa...




Tuesday, 1 October 2013

Banana Strawberry Smoothie with Tapioca Pearls



Parade singkong dan yogurtku yang terakhir. Kali ini singkongnya berupa tepung tapioca. Aku bikin tapioca pearlnya sendiri lalu tinggal dicemplungin ke dalam smoothie. Smothienya dari yogurt rasa strawberry yang diberi pisang ambon dan es batu. Gampang...segeeer dan menyehatkan. Yang agak ribet cuman bikin bola bola tapiokanya. Tapi anak anak senang. Walaupun nggak ada rasanya tapi sensasi chewy chewynya bikin asyik...

Harusnya minuman ini disajikan dengan pipet besar khusus untuk bubble ice tea. Tapi berhubung barang barang dapur masih acak adut habis pindahan, bingung nyimpannya dimana jadinya pake paper straw aja. Tapiokanya disendokin aja...hehe ^^
Untuk resep dan cara buat tapioca pearlsnya bisa lihat di sini.



Prol Tape Cokelat Lapis Yogurt



Satu lagi resep singkong dan yogurt. Kali ini singkongnya berbentuk tape. Resep prol tape yang biasa aku bikin hanya dibikin berlapis untuk variasi. Susu cair aku ganti yogurt cair. Rasa tapenya dominan sehingga aroma yogurtnya tidak terasa. Aroma cokelatnya pun terasa. Resep bisa dilihat di sini. Cara buatnya sama hanya sepertiga adonan diambil dan diberi 1 sdm coklat bubuk yang dibuat pasta. Loyangnya menggunakan loyang brownies 10x20cm. Dituang adonan putihnya, ratakan. Tuang lagi perlahan adonan cokelat lalu ratakan. Tuang lagi sisa adonan putih. Ratakan. Taburi keju parut. Panggang.


Monday, 30 September 2013

Cake Singkong Yogurt



Kue ini adalah salah satu kue hasil olahan singkong dan yogurt. Sudah umum orang menambahkan buah pada adonan kue. Selain untuk mendapatkan wangi khas buah tersebut diharapkan hasil kue akan menjadi lembab karena kandungan air pada buah tersebut. Nah...selain buah, labu dan umbi umbian pun sering ditambahkan. Kalau labu, kentang dan ubi jalar biasanya dikukus dulu baru kemudian dihaluskan lalu dicampurkan ke dalam adonan. Nah untuk singkong...orang sering menggunakan singkong mentah parut yang dibuang airnya. Biasanya dibuat jajanan tradisional  seperti bingka, lemet, sentiling, combro dan lain sebagainya. Kali ini aku sengaja menambahkan singkong kukus. Pengen tau bagaimana hasilnya di dalam kue nanti.

Ternyata hasilnya unik teman teman. Mirip seperti cake pada umumnya tapi ada yang beda yaitu di teksturnya. Ketika digigit terasa lembut dan sedikit legit. Lucu...rasanya seperti makan antara cake dan getuk. Aku rasa penambahan singkong kukus berpengaruh pada kelegitan kue. Soal rasa jangan ditanya...menurutku sangat enak. Rasa strawberry tidak dominan, tidak juga berasa asam dari yogurt. Yogurt menyumbang aroma wangi khas. Karena singkong sendiri rasa dan baunya khas, cenderung plain maka penambahan yogurt ini merubah sama sekali rasa singkong tadi. Uenak pokoknya.
Resepnya aku modifikasi dari banana bread. Pisangnya diganti singkong.




Sewaktu menghaluskan singkong ada sedikit kendala. Singkong rebus cenderung susah halus merata. Beda dengan labu maupun kentang. Teksturnya yang lengket pun menyulitkan menghaluskannya. Bisa sih pakai food processor tapi nantinya akan menghasilkan adonan yang kenyal. Takutnya susah dicampurkan ke dalam adonan. Supaya gampang jadinya aku blender saja singkongnya dengan sedikit susu cair. Hasilnya lumayan lembut. Mudah dicampur dengan adonan.

IDFB Challenge #12 : Roti Tape dengan Topping Krim Yogurt Strawberry








Akhirnya sempat juga aku mengerjakan challenge#12 IDFB ini. Jam jam terakhir menuju deadline. Ngebut postingannya. Harus ikutan demi memeriahkan ulang tahun IDFB yang kedua. Selain itu  temanya agak unik dan lain dari biasanya. Singkong dan Yogurt. Nyambung nggak tuh? Nyambung gak nyambung pokoknya untuk tantangan kali ini harus nyambung. hehe. Ini juga masih dalam rangka memperingati hari singkong sedunia pada bulan oktober mendatang.

Bagi sebagian masyarakat terutama golongan menengah ke atas singkong masih sering dilirik sebelah mata. Hanya karena warna dan bentuknya yang kurang menarik dibanding jenis buah atau sayuran lain bukan berarti dia tidak memiliki zat gizi lho. Begitu pula tape singkong. Di dalamnya terkandung vitamin A, vitamin B1, vitamin C, zat besi, fosfor, karbohidrat, protein, sedikit lemak dan lain sebagainya. Jadi tidak ada salahnya kita mulai memasukkan singkong ataupun tape ke dalam diet kita sehari hari.

Banyak resep mulai bermunculan di kepalaku. Beberapa diantaranya adalah kue mangkok yogurt, kue biji nangka singkong saus yogurt, kue lapis tapioka yogurt, es campur yogurt, sop buah yogurt dan masih banyak lagi. Sampai pusing sendiri mana yang mau dieksekusi. Demi membuktikan dan mencoba kemungkinan fusion kedua bahan makanan ini maka aku mencoba 4 buah resep. Terdiri dari cake singkong yogurt, strawberry banana smoothie with tapioca pearls, prol lapis yogurt cokelat, dan terakhir roti tape dengan topping krim yogurt. Kesemuanya menurutku enak. Tapi yang paling enak adalah cake singkong yogurt. Aku menggunakan singkong kukus yang dihaluskan. Rasa singkong yang cenderung plain dengan aroma khasnya...jadi luar biasa ketika bertemu dengan yogurt terutama yang rasa strawberry ini. Wanginya enak...rasanya yummy dan teksturnya perpaduan antara cake dengan getuk. Dimakan lembut tapi legit. Nanti akan aku posting resepnya di postingan berikutnya ya.

 







 
Untuk variasi dan keragaman challenge kali ini aku setorkan roti tape dengan topping krim yogurt. Kan belum ada yang membuat roti. Aku menggunakan tape singkong sebagai bahan tambahan pada adonan roti. Tape di sini berfungsi sebagai penyumbang kelembaban dan juga aroma pada roti. Walaupun tidak selembut roti dengan water roux method, hasilnya menurutku lumayan lembut dan empuk. Apalagi disantap dalam keadaan hangat. Wangi tapenya tipis saja. Tapi pas sekali ketika ditambahkan krim di atasnya. Apalagi krimnya wangi strawberry dan dilengkapi denga hiasan buah kaleng. Enak. Teksturnya sedikit berbeda dengan roti tanpa tape. Ada sedikit sensasi kenyalnya tapi tidak liat ketika digigit. Unik pokoknya.

Untuk bahan topping, yogurt aku campurkan ke dalam krim kocok. Karena yogurt "Heavenly Blush" yang ada di sini adalah jenis yang cair kemasan tetra pak maka aku menggunakan campuran krim bubuk supaya konsistensinya pas. Hasilnya cantik dan enak. Tapi sayang fotonya kurang menarik karena diambil setelah magrib.

Wednesday, 25 September 2013

Pumpkin Sour Cream Coffee Cake









Seperti janjiku kemarin...hari ini aku sempatkan bikin kue. Postingan pertama dari rumah baru. Sekaligus memberdayakan bahan bahan yang ada di kulkas dan sudah dekat dekat masa kadaluwarsanya...hehe. Kemarin-kemarin sibuk terus sampai nggak memperhatikan bahan bahan di kulkas.

Cake ini enak sekali. Hasil akhirnya lembut dan dense. Apalagi ketika dinikmati hangat hangat. Betul betul melt in your mouth. Lembab karena penggunaan sour cream dan labunya. Wangi karena menggunakan sedikit spekku di bahan cakenya dan kayu manis di bahan toppingnya. Perfect deh. Khas coffee cake dengan ciri penggunaan kayu manis dan streusel toppingnya. Perfect disajikan bersama kopi...di pagi hari maupun sore hari.

Resep aku lihat di Heather Cristo. Untuk konversi dari cup ke gram silahkan lihat di sini ya.




Terlebih lagi hubby. Pulang dari kantor dalam keadaan lelah, istirahat sejenak menikmati pemandangan sore..ditemani secangkir kopi dan sepotong kue, nikmatnyaaaaa. Ini baru namanya suplemen mata dan jiwa ^^



Pindahan...




Tiba juga saat pindahan. Ternyata pindahan itu sangat menguras tenaga ya. Karena baru mengalami, baru ngerti betapa capeknya. Kayaknya barang yang sedikit itu jadi banyak juga, kok diangkut bolak balik nggak ada habisnya. Sudah begitu menyusun ulang ke dalam ruangan juga makan waktu. Segini aja capek badan rasanya remuk semua apalagi orang yang ditugaskan berpindah pindah seperti adikku. Suaminya kerja di bank. Selama ini sudah 3 kali pindah rumah. Saluuut deh... 
Jadinya, maaf kalau belum bisa posting resep ya bu ibu...rumahnya masih amburadul nggak jelas, hihi. Walau udah 2 minggu pindahan belum kelar juga. Insya Allah besok aku posting resep deh. Janji.

Rumah kami yang dulu di jl Buton 31 unik. Dibuat dari kontainer yang dipermak sedemikian rupa. Ditambahkan ini itu. Istilahnya 'rumah seng'. Tapi dalamnya tetap dilapisi kayu supaya nggak panas. Sudah gitu full AC jadi tetap adeeeeem. Tapi rumah kami sekarang alhamdulillah jauh lebih lapang. Rumah panggung yang unik. Mungkin ide designnya diambil dari rumah panggung Sulawesi karena kami tinggal di Sulawesi Selatan. Tapi dibuat lebih modern. Pemandangan dari atas rumah cantik sekali. Karena tiang rumahnya tinggi dan memang letaknya di dataran yang agak tinggi, kelihatan view danaunya dan rumah rumah di bawahnya. Tapi sebenarnya, yang terpenting buatku adalah dapurnya. Karena di situ sebagian waktu akan kuhabiskan...kembali bergulat dengan perbakingan dan masak memasak ^^




Ruang duduk di teras atas...tepat di atas tangga...





View dari atas rumah...



View dari salah satu jendela...





Angkut angkut barang...dibantu om Hendra. 

Sekian dulu sharingnya ya. Buat teman teman yang request profil rumah baru, janjiku udah ditepati yaaaa...tunggu cerita berikutnya!!


Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...