Sunday, 6 February 2011

Cake Balls (bola cake cokelat)


Nyum...nyum...nyum...really yummy till the last bite. Supeeeer enak. Secara kuenya memang dah moist ya...ditambah dengan campuran dark chocolate leleh dan sedikit susu kental manis wuiiiih... Anak-anak juga gak tau kalo itu dibikin dari sisa kue fondant coklat kemarin. Dikirain cokelat ajaaa...

Menurutku ini cara yang paling bijak memanfaatkan sisa kue. Well sebenarnya bukan sisa sih,...memang kusisihkan tuk bikin cake ball ini. Variasi buat bekal anak-anak. Gampang bikinnya, gak belepotan juga makannya. Resepnya kira-kira aja ya...

Bahan :
- cake cokelat moist
- dark chocolate leleh
- sweet condensed milk/susu kental manis

Hiasan :
- cooking chocolate warna warni

Cara membuat :
  1. Hancurkan cake menjadi remah-remah. Campur dengan dark cokelat leleh dan susu kental manis.
  2. Kepal-kepalkan agar padat dan bentuk bulat sambil dipulung menggunakan telapak tangan.
  3. Simpan di lemari es selama 15 menit.
  4. Lelehkan milk cokelat, dark cokelat dan cooking cokelat warna favorit. Celup kue ke dalam cokelat leleh. Letakkan di atas wax paper. Biarkan kering.
  5. Corat-coret dengan cooking cokelat warna lain atau bisa juga digulingkan ke kelapa parut, kacang atau diberi ayakan gula atau cokelat bubuk.


Saturday, 5 February 2011

Salad Buah





Bahan :
- apel
- melon
- strawberry
- anggur
- kiwi
- jeruk mandarin
- nata de coco, saring airnya
- mayonaise
- gula halus
- dairy whipped cream/krim kental
- air jeruk lemon/nipis

Cara membuat :
  1. Potong-potong kecil buah apel, melon, strawberry, anggur, kiwi. Bersihkan jeruk mandarin dari kulit arinya.
  2. Siapkan dressingnya : kocok krim kental asal lembut. Jangan sampai kaku. Campur krim kental, gula halus dan sedikit mayonaise. Beri perasan jeruk nipis. Kalau suka bisa diberi keju parut.
  3. Capur buah-buahan dan dressingnya. Aduk rata. Siap disajikan.

Apple Tarlet


Bahan :

Kulit pie :

- 300 gr tepung terigu protein sedang
- 150 gr margarine/butter
- 5 sdm gula halus
- 1/2 sdt garam
- 2 kuning telur
- 5 sdm air es

Apple filling :
- 2 buah apel ,potong-potong kecil (aku pake Fuji, kalo kecil 3 buah)
- gula pasir
- kayu manis bubuk
- 1/4 sdt garam
- 1 sdm butter
- sedikit maizena + air

Cara membuat :
  1. Siapkan isian : masak gula bersama sedikit air sampai mendidih. Masukkan apel. Tambahkan kayu manis bubuk, butter dan garam. Masak sampai lembut tapi tidak hancur, masih bertekstur. Setelah airnya menyusut, beri larutan maizena yang dicampur sedikit air. Aduk rata sampai meletup-letup. Matikan api. Dinginkan.
  2. Kulit pie : tuang terigu, gula, garam dalam wadah. Aduk rata. Masukkan margarine/butter. Aduk menggunakan garpu atau ujung jari-jari sampai berbutir-butir.
  3. Tuang telur, aduk asal rata. Tuang air es sesendok demi sesendok sambil diaduk terus menggunakan ujung jari-jari sampai bergumpal. Jangan diuleni atau akan menghasilkan kulit pie yang keras.
  4. Simpan di kulkas selama 15-30 menit.
  5. Giling tipis menggunakan 2 buah plastik. Bulatkan dengan gelas atau cutter bulat. Letakkan dalam cetakan tarlet atau pie mini. Sisakan adonan kulit pie untuk bikin penutup pie. Potong memanjang menggunakan cutter bergerigi. Tangkupkan di atas adonan isi. Rapatkan ujung-ujungnya agar tidak terlepas pada saat pemanggangan.
  6. Tusuk-tusuk dengan garpu. Beri isian apel. Oles kuning telur.
  7. Panggang sampai kuning keemasan dengan api 175 C. Angkat.



Thursday, 3 February 2011

Chocolate Fondant




Kue ini mempunyai banyak nama. Chocolate fondant pudding, chocolate lava cake, chocolate molten cake, and volcano cake. Heeeeeboh ya nama-namanyanya. Mungkin juga resepnya berbeda-beda...tapi intinya yang sama adalah cake coklat individual yang apabila dipotong cakenya...coklatnya runny alias meleleh-leleh keluar...waaaaw yummmiii...

Aku dah googling resep nih...banyak banget tapi yang menarik perhatianku ada dua. Resepnya Gordon Ramsay dan Waitrose.Com. Dua-duanya kelihatan menggiurkan...tapi setelah semedi beberapa saat aku memutuskan tuk memakai resep Gordon Ramsay dengan sedikit modifikasi. Aku menambahkan sedikit coklat bubuk dalam adonannya. Habisnya kalo lihat di gambarnya...warna coklatnya kurang menggigit. Sementara yang dari Waitrose...coklatnya dah menggigit tapi coklat lelehnya gak terlalu banyak.

Di resepnya abang Gordon Ramsay waktu panggangnya 10-12 menit. Tapi berhubung aku pake cetakan muffin (makluuum, belum punya moldnya) yang ukurannya lebih kecil aku kurangi waktu panggangnya jadi 9-10 menit. Karena titik kritis kue ini di waktu panggangnya. Kelebihan dikit waktunya...adonannya udah mengeras semua. Tapi karena pingin tau aja, aku menyisakan 1 buah kue dengan waktu panggang 12 menit 'teng'. Hasilnya bisa diduga. Gak terbentuk lelehan coklatnya, alias kuenya matang beneran luar dalam...cuman agak-agak basah dikit tengahnya gak ada coklat yang mengalir. Perbedaannya bisa di lihat di bawah. Yang kiri yang dipanggang 9 menit dan yang kanan 12 menit.



Ternyata kue ini memang bener-bener nikmat. Lembut luarnya dalamnya moist dengan coklat yang runny. Kakak habis 4...adek habis 2. Ibunya habis 2 biji. Tinggalin buat bapak nanti pulang kerja 2 biji...karena 1/2 resep jadinya 10 buah ukuran muffin mini. Tapi gak tau apa nanti masih meleleh-leleh ya? But senanglah..sekali bikin langsung habis. Yang penting, semua doyaaan. Well finally...ini resepnya yang udah kumodifikasi dan aku bikin setengah dari resep aslinya...

Bahan :
- 100 gr good quality of dark chocolate, potong-potong kecil
- 50 gr butter
- 50 gr margarin
- 100 gr gula halus
- 2 telur utuh + 2 kuning telur
- 85 gr terigu protein sedang
- 15 gr coklat bubuk (aku pake bendico, ayak bersama tepung)
- 1/4 sdt garam
- margarin/butter untuk mengoles cetakan
- coklat bubuk untuk dusting cetakan

Cara membuat :
  1. Olesi cetakan dengan margarin/butter. Simpan cetakan dalam kulkas sampai membeku. Ulangi lagi mengoles margarin di atas lapisan pertama. Beri coklat bubuk sampai seluruh bagian terkena. Buang sisa coklatnya sambil digoyang-goyangkan.
  2. Tim dark chocolate, margarine, butter dan garam sampai meleleh. Aduk rata. Angkat, biarkan dingin selama sekitar 5 menit.
  3. Kocok telur, kuning telur dan gula sampai mengembang dan berjejak. Tambahkan tepung perlahan-lahan sambil diaduk sampai rata.
  4. Masukkan coklat leleh dalam tiga tahap sambil diaduk rata.
  5. Tuang hampir penuh ke dalam cetakan. Simpan di kulkas minimal 20 menit.
  6. Panaskan oven 200 C. Masukkan kue ke dalam oven dan panggang sekitar 9 -10 menit sampai permukaannya muncul crust dan pinggirnya sudah mulai terlepas dari cetakan.
  7. Angkat. Biarkan 1 menit sebelum ditransfer ke piring saji.
  8. Tuang kue ke atas tangan perlahan lalu pindahkan ke piring saji. Berhubung aku memakai cetakan muffin isi 9, kue langsung aku balikkan ke atas piring/talam segi empat besar sehingga seluruh kue lepas baru kemudian kupindahkan ke piring saji.
  9. Sajikan segera dengan saus karamel atau es krim /whip krim.
Catatan : kue ini bisa disimpan sampai satu bulan bersama cetakannya di dalam freezer. Waktu panggang ditambahkan 5 menit apabila dalam keadaan beku.

Fruity Jelly



Habis nonton Take Home Chef jadi terinspirasi bikin jelly buah. Kebetulan di rumah masih ada jelli instan dan buah segar. Cara bikinnya simpel banget...dan dalam waktu sekitar 1 jam udah bisa dimakan. Yang jadi masalah...gak sampai 10 menit udah habis gak bersisa di atas meja...

Bahan :

- jelly plain, aku pake strawberry (masak sesuai resep di kemasan)
- buah-buahan sesuai selera
- yogurt

Cara membuat :
  1. Susun buah buahan yang telah dipotong-potong ke dalam cetakan jelli.
  2. Siram dengan jelly yang sudah mendidih. Dinginkan di kulkas.
  3. Sajikan dengan yogurt buah rasa pilihan.

Wednesday, 2 February 2011

Buroncong


Naaaaah...ini dia jajanan yang biasa dijual oleh abang gerobak dorong. Biasanya sih adanya waktu pagi hari karena memang buroncong ini pas tuk sarapan. Atau kadang juga sore hari sebagai camilan teman minum teh. Ibarat kata...muffinnya orang Sulawesi lah...xixixi...
Mirip-mirip bandrosnya orang Jakarta. Gurih, legit, terasa tekstur kelapanya dalam tiap gigitan. tapi kalo buroncong rasanya manis.
Tapi berhubung di tempatku gak ada yang jual, dan kebetulan aku dah lama punya cetakannya (cetakan pukis) buat sendiri ajalah. Aku tau bahannya tapi gak tau persis komposisi resepnya. Jadi pake rumus kira-kira. Pokoknya adonannya agak encer.

Bahan :
- terigu
- kelapa setengah tua parut
- soda kue
- gula
- garam
- air/santan encer

Cara membuat :
  1. Panaskan cetakan kue pukis. Olesi dengan sedikit minyak.
  2. Campur tepung, kelapa parut, gula, garam dan air santan. Aduk sampai rata dan menjadi adonan yang agak encer.
  3. Tuang ke dalam cetakan kue pukis. Biarkan sebentar. Tutup cetakan. Panggang sampai agak kecoklatan dan adonan matang.
  4. Cungkil sedikit sisinya lalu angkat kue yang sudah masak. Buroncong siap dihidangkan hangat.

Sop Buah


Hmmmmm syegeeeeer...memang sop buah obat penghilang dahaga dikala terik. Sehat lagi...buah-buahannya yang beraneka macam kaya vitamin. Ditambah kuah dari susu dan yogurt.
Buatnya sih gampang banget. Tinggal cemplang-cemplung aja dan disiram kuah. Kalo buah-buahannya sesuai selera aja sih. Kuahnya juga sebenarnya banyak resepnya. Ada yang pake sirup, ada yang pake susu kental manis, ada yang pake air kelapa muda, ada juga jus buah. Tapi kali pilihanku jatuh pada susu dan yogurt. Ditambah sirup gula secukupnya...dan tak lupa, es batu. Oh ya, komposisinya sesuai selera aja. Tapi sebaiknya jangan kental-kental. Nanti blenger...kayak sirup encer aja...

Bahan :
- strawberry
- kiwi
- mangga
- melon
- semangka
- jeruk mandarin

Kuah sop :
- susu cair
- yogurt (aku pake peach yogurt)
- air gula (dari air yang dimasak bersama gula)
- air es
- es batu

Cara membuat :
  1. Potong-potong kecil buah. Kupas kulit ari jeruk mandarin. Tuang di mangkok besar.
  2. Siapkan kuahnya. Campur yogurt, susu cair, sirup gula dan air. Aduk rata. Cicipi derajat kemanisannya. Tuang ke dalam campuran buah-buahan. Tambahkan es batu
  3. Sop buah siap disajikan dingin.


Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...