Wednesday, 11 April 2012

Ongol Ongol Ubi Kayu





Aku baru tau kalau ternyata nama kue ini ongol ongol. Dulu mama biasa bikin dan cuma menyebutnya kue ubi kayu kukus. Ternyata karena sering googling, baru ketahuan kalau namanya ongol ongol. Memang sih sama cara buatnya dan bahannya dengan ongol ongol. Bedanya ongol ongol biasa pake sagu sedangkan kali ini sagunya diganti dengan ubi kayu/singkong parut. Rasanya ya enaaaaklah, secara aku pecinta kue tradisional. Hubby juga sukaaaaa...



Bahannya kemaren itu aku cuman pake kira-kira aja, tapi tetap ditimbang biar bisa dituliskan resepnya. Menurutku manisnya sudah pas. Tapi aku memang pecinta manis, jadi bagi yang gak terlalu suka manis bisa dikurangi gula merahnya.

Bahan :
- 500 gr singkong parut
- 150 ml air
- 250 gr gula merah
- 2 lembar pandan
- 1/4 sdt garam

Bahan taburan (aduk rata dan kukus) :
- 1/3 butir kelapa agak muda parut
- garam secukupnya

Cara membuat :

  1. Masak air, gula merah dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut. Saring.
  2. Tuang air gula merah ke dalam singkong parut. Tambahkan garam, aduk rata.
  3. Tuang di loyang brownies yang sudah dioles sedikit minyak. Kukus selama sekitar 30-35 menit sampai matang.
  4. Angkat dan potong potong menggunakan pisau/spatula plastik. Masukkan ke dalam parutan kelapa. Siap dihidangkan hangat hangat.

Prol Durian


Ini sebenarnya hanya ide iseng iseng aja. Pengen coba modifikasi resep prol tape dengan mengganti tapenya dengan duren. Aku membayangkan kayaknya enak tuh. Legit legit dan wangi duren. Tekstur tape kan mirip dengan duren. Lagian aku udah punya stock duren yang aku aron bersama dengan gula pasir supaya tahan lama di freezer. Bentuknya kayak selai tapi lebih kental. Manisnya juga pas, not too overly sweet.

Aku ikuti plek resepnya hanya mengganti tape dengan duren. Ternyata hasilnya...?? menurutku ya biasa biasa aja. Enak sih, teksturnya juga dah oke tapi menurutku nggak ada yang sangat istimewa. Nggak tau kalau susu diganti santan ya...mungkin bisa lebih gurih rasanya. Atau mungkin porsi margarin lelehnya bisa ditambah tuk mengurangi aroma telurnya. Mungkin juga harusnya aku kasih vanili...

Di bawah ini resepnya ya, aku tuliskan buat para pecinta durian. Kalau aku emang nggak suka durian yang belum diolah. Sukanya kalau sudah dibuat kue, dicampur di dalam bubur dll.


Bahan :
- 300 gr selai durian
- 75 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 3 butir telur, kocok lepas
- 70 gr tepung protein sedang
- 100 ml susu cair
- 50 gr margarin, lelehkan
- 1 kuning telur untuk olesan
- wijen secukupnya untuk taburan

Cara membuat :
  1. Remas-remas selai durian, gula pasir, dan garam sampai gula larut. Masukkan telur. Aduk rata.
  2. Tambahkan tepung terigu. Aduk rata. Masukkan susu dan margarin leleh. Aduk rata.
  3. Tuang di loyang brownie yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
  4. Oven 20 menit dengan suhu 180 C. Oles kuning telur. Taburi wijen.
  5. Panggang lagi selama kurang lebih 25 menit sampai matang.
  6. Sajikan dalam bentuk potongan.


Sunday, 8 April 2012

Brownies Ketan Hitam





Udah lama ngiler sama reviewnya temen temen blogger tentang kelezatan bronketem ini. Akhirnya kali ini berkesempatan bikin, kebetulan masih banyak stock tepung ketan hitamku. Resep aku lihat di Mbak Ricke "Ordinary Kitchen". Mbak Ricke aja yang pengalamannya sudah tidak diragukan lagi di dunia perbakingan bilang bronketem ini enaaaak. Segeralah aku bikin juga dengan semangat 45 !! Resep aku tiru plek kecuali aku tidak menggunakan emulsifier.

Kalau kemarin waktu bikin putu ayu resep tanpa emulsifier mengembang dengan indahnya, bronketemku kali ini tetap mengembang tapi bertekstur agak padat. Nggak tau juga kenapa...mungkin karena bronketem pake loyang besar dan tepung ketan hitam memang agak berat dari tepung terigu makanya kuenya nggak terlalu lembut. Kalo putu ayu kan cetakannya imut jadi sirkulasi panasnya maksimal...hmmm kayaknya sih *bingung sendiri*

Eeeeiit...tapi kalo soal rasa, enak banget! hubby doyaaaaan. Katanya lebih enak dari brownies biasa. Kalo menurutku dua duanya enak, baik yang biasa maupun yang ketan hitam...tapi keunikan bronketem ini ada di teksturnya yang agak berpasir dan paduan rasa coklat dan ketan hitam yang samar samar.

Aku bikinnya setngah resep aja karena menggunakan dandang ukuran sedang. Resepnya bisa di lihat di My Ordinary Kitchen ya...tuk Mbak Ricke sekali lagi terima kasih banyak tuk resepnya yang maknyuuus!!


Cocktail Buns & Chocolate Hot Cross Bun...

Cocktail Buns


Hari ini aku praktek bikin cocktail buns atau roti isi kelapa snack khas Hongkong. Pertama dengar namanya aku pikir isiannya sosis...eh ternyata kelapa. Resep roti tetap pake punyaku tapi dengan metode Korean Bread yang menggunakan pasta ketan tuk melembutkan adonan. Aku terinspirasi dari buku
Korean Bread karya Koko Hidayat. Tapi yang aku contek hanya cara membuat adonan ketannya aja...karena resep beliau menggunakan bread improver...padahal justru yang itu yang aku hindari. Kalau memang pasta ketan tersebut tuk melembutkan adonan...untuk apalagi menggunakan bread improver kan??? jadi kita lihat saja hasilnya nanti. Apa benar benar lembut, atau lembutnya karena bantuan bread improver...

Adonan ini aku bagi dua lalu yang satu aku tambahkan pasta cokelat dari 20 gr cokelat bubuk ditambah 3 sdm air hangat yang diaduk hingga menjadi pasta. Adonan coklatnya nanti aku bikin chocolate ala hot cross bun.

Resep isian cocktail bunsnya dan toppingnya aku lihat di Fong's Kitchen. Topping ini nantinya untuk coretan di atas kedua roti ini.

Bahan roti :
- 500 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr gula pasir
- 3/4 sachet permifan ( kemasan 11 gr)
- 2 sdm susu bubuk
- 1 butir telur + 1 kuning telur
- 225 ml air hangat
- 1 sdt garam
- 75 gr margarin
- pasta ketan

Pasta ketan (campur dan aduk rata) :
- 50 gr tepung ketan
- 50 ml air mendidih

Filling kelapa (campur semua & aduk rata) :
- 100 gr mentega asin
- 40 gr gula pasir
- 120 gr kelapa parut segar
- 60 gr tepung terigu protein sedang
- 50 gr susu bubuk
- 1/2 sdt vanila essens (aku pake yang bubuk)

Mexico topping (aduk rata, masukkan dalam piping bag):
- 30 gr mentega asin
- 15 gr gula halus
- 30 gr terigu protein sedang
- 2 sdt telur kocok

Olesan :
- telur + beberapa tetes air

Cara membuat :
  1. Dalam mangkok mixer, masukkan tepung, gula pasir, ragi, susu bubuk. Aduk rata.
  2. Nyalakan mixer, tambahkan telur dan air lalu mixer roti sampai setengah kalis. Masukkan margarin, garam dan pasta ketan. Mixer sampai kalis. Bagi dua adonan. Yang separuh tambahkan coklat pasta dan choco chip lalu lanjutkan mixer sampai elastis. Begitu juga adonan putih lanjutkan mixer sampai elastis.
  3. Simpan masing-masing dalam wadah dan ditutup dengan kain lembab. Biarkan selama sekitar 40 menit atau mengembang 2x lipat.
  4. Untuk adonan cocktail buns, ambil masing masing 40 gr lalu pipihkan dan isi dengan filling secukupnya. Rapatkan dan taruh dalam loyang bersemir margarin.
  5. Untuk hot cross bun, ambil masing masing 40 gr lalu bentuk bulat dan letakkan dalam loyang bersemir margarin ukuran 25 cm. Beri jarak untuk roti mengembang.
  6. Fermentasikan sekitar 45 menit. Setelah mengembang, olesi dengan telur lalu semprotkan bahan topping. Panggang selama kurang lebih 15 menit pada suhu 400 F.
  7. Angkat. Panas panas olesi dengan butter.




Fotonya agak kabur nih berhubung di luar sedang hujan. Tapi ternyata roti ini tetap lembut kok walaupun tidak menggunakan bread improver. Walaupun menurutku masih lebih lembut metode water roux...tapi roti ini lumayan lembut juga. Isiannya juga enak, wangi kelapa dan butter.



Di atas ini bisa dilihat kelembutannya....walaupun tanpa filling tetap enak disantap apalagi hangat hangat. Bisa juga disajikan dengan olesan butter...hmmmm enak. Berasa cokelat dengan sensasi choco chipnya...

Sunday, 1 April 2012

Putu Ayu Ketan Hitam



Putu Ayu Ketan Hitam


Beberapa hari yang lalu aku memesan tepung ketan hitam di seorang ibu penjual kue. Di sini kan nggak ada yang jual. Kalau mau bikin kue pake tepung ini harus bikin tepung alias giling sendiri. Dulu aku dah pernah giling ke tukang giling beras tapi agak repot jadi kali ini aku minta tolong ke ibu itu. Sekalian 2 kg.


Kemarin aku ambil tepungnya. Pas mau bayar....hahhh?? 50rb...apa nggak kemahalan ya? kata ibu itu "emang sekarang tepung ketan hitam mahal bu, belum ongkos gilingnya". Iya deh, apa boleh buat aku sendiri yang pesan. Ini kan demi terlaksananya resep resep ketan hitam waiting listku, hehe

Cuman yang bikin aku agak kecewa...kok tepungnya nggak kayak punyaku dulu yang aku giling sendiri ya. Pas udah dibikin kue warna hitamnya nggak keluar. Seperti bercampur dengan tepung ketan putih. Tapi daripada suudzon lagi ama pedagang kecil...udahlah aku tetap bikin aja. Mungkin jenis berasnya emang agak lain. Atau tukang gilingnya yang nggak sengaja nyampurin ketan putih...

Kali ini aku membuat putu ayu ketan hitam. Resep hasil intip di blognya Mbak Ricke Ordinary Kitchen . Karena dulu aku udah pernah bikin putri ayu yang pandan tanpa emulsifier dan sukses mengembang dengan indahnya dan lembut...kali ini juga aku skip juga emulsifiernya. Walaupun aku agak ragu karena ketan hitam kan teksturnya beda dengan terigu. Agak khawatir aja kalau bantet. Tapi...ternyata teman teman, senaaang sekali hatiku karena kuenya hasilnya mengembang sempurna dan lembuuuut bukan main. Apalagi pas disantap hangat-hangat. Puas aku...makasih baanyak ya Mbak Ricke tuk resepnya yang okey banget.


Putu Ayu Ketan Hitam

Source : Ricke Bunda Nadhifa (dengan sedikit modifikasi dari aku)

Bahan :
- 250 gr tepung ketan hitam
- 3 butir telur ayam
- 175 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 200 ml santan (225 ml santan dimasak bersama daun pandan, setelah dingin ukur 200ml)

Bahan kelapa parut (kukus semuanya, dinginkan):

- 200 gr kelapa parut
- 2 lmbr daun pandan, sobek sobek
- 1/4 sdt garam
- 1/4 sdt vanili

Cara membuat :
  1. Panaskan kukusan dengan api tinggi. Masukkan kelapa di dasar cetakan putu ayu sambil agak dipadatkan.
  2. Kocok telur, gula dan garam dengan kecepatan tinggi hingga mengembang (aku pake bosch kecepatan 4 selama sekitar 7 menit )
  3. Turunkan kecepatan mixer hingga paling rendah. Masukkan tepung ketan sdikit demi sedikit sampai tercampur rata. Masukkan santan sambil terus dikocok kecepatan paling rendah sampai rata.
  4. Tuang di dalam cetakan putu ayu. Kukus selama 10 menit dengan api sedang. Hangat hangat keluarkan dari cetakan.

Kue Ku Ketan Hitam

Kue Ku Ketan Hitam

Mentang mentang udah punya tepung ketan hitam yang banyak, hari hari yang dibikin kue ketan hitam melulu. Hehe...gak papa ya teman teman. Kan beda beda kuenya, semoga nggak membosankan.

Kali ini aku bikin kue ku ketam hitam. Resepnya diambil dari
Majalah Sedap Pemula. Rasanya enak legit khas ketan hitam. Tapi sebenarnya lebih mirip kue bugis sih. Kata hubby..."Ini sih bukan kue ku. Kalo kue ku itu pake isian kacang ijo kupas...lha ini kok isinya kelapa?" Aku ketawa aja...lha resepnya memang modifikasi Majalah Sedap kok...ya aku ikutan aja. Tapi memang lebih enak yang isian kacang ijo sih...mungkin karena nangkanya aku skip jadi kelapanya kurang seru rasanya...

Bahan :

- 150 gr tepung ktan putih
- 100 gr tepung ketan hitam

- 30 gr gula tepung

- 1/2 sdt garam

- 100 gr kentang kukus, haluskan
- 150 ml santan dari 1/2 butir kelapa, hangatkan


Bahan Isi :

- 200 gr kelapa parut kasar
- 2 lembar daun pandan

- 2 buah nangka potong kotak (aku nggak pake)

- 100 gr gula pasir

- 200 ml air

- 1/2 sdt garam


Cara membuat :
  1. Isi : masak bahan isi sambil diaduk sampai kalis.
  2. Kulit : campur tepung ketan putih, tepung ketan hitam, gula tepung, garam dan kentang. Aduk rata. Tuang santan sedikit sedikit sambil diaduk sampai kalis.
  3. Ambil adonan kulit, pipihkan. Beri isi, bentuk bulat.
  4. Cetak dengan cetakan kue ku yang sudah dioles minyak atau taburan tepung. Letakkan di atas daun pisang yang diolesi sedikit minyak.
  5. Kukus 10 menit dengan api sedang sambil dibuka setiap 2 menit.
  6. Setelah matang olesi santan kanil matang agar tetap lentur.

Friday, 30 March 2012

Tantangan KBB # 28 : Torta Pasqualina



Torta Pasqualina


Pertama menerima surtjin tantangan ini aku agak kurang bersemangat. Gimana nggak, aku baru aja diberitahu kalau hubby kena tekanan darah tinggi. Jadi makanannya mulai sekarang harus dijaga. Aku kontan jadi puyeng juga. Secara aku suka bikin kue, malahan mungkin karena sering mengkonsumsi kue dan masakan buatanku itulah hubby jadi sakit. Terutama kue kering dan cake cake dengan kandungan lemak yang tinggi. Jadi mulai sekarang aku berusaha bikin kue kue berbahan simpel atau kue tradisional yang ringan. Mungkin sekali sekali tetap baking kue tapi untuk bekal anak anak. Lhaaa...datanglah surat cinta tantangan membuat torta pasqualina ini. Selain cara membuatnya yang sedikit agak rumit, bahannya juga tinggi kalori. Isinya cuman keju dan telur aja...


Torta Pasqualina adalah istilah dalam bahasa Italia yang secara harfiah berarti Kue Paskah. Merupakan hidangan khas Paskah dari Piemonte dan Liguria. Adonannya merupakan adonan berlapis, sedikit seperti 'adonan fillo', tapi lebih tebal dan disebut 'pasta matta' (=crazy dough). Kue yang berasal dari Liguria ini mengandung keju lokal “Prescinseua” yang hanya dapat ditemukan di Liguria. Kejunya sangat creamy, lembut dan sedikit asam.
Jika tidak memungkinkan menemukan Prescinseau di tempat anda, bisa disubtitusi dengan ricotta yang sangat lembut atau ricotta biasa dengan tambahan sedikit susu.

Tapi tugas tetap tugas, aku tetap bikin tapi cuman setengah resep. Itupun dengan porsi mini biar gampang makannya. Telur ayam aku ganti dengan telur puyuh. Berikut resep asli dari surtjinnya...

Torta Pasqualina
Source: Old Time Cooking Recipes

Ingredients:
DOUGH:
- 600 g (1 lb 5 oz) white flour
- 6 Tbs olive oil
- a pinch of salt

FILLING:
- 1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach (aku pakai bayam)
- 400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
- 100 g (3.5 oz) parmesan
- 10 eggs
- 2 teaspoons marjoram, chopped
- 2 teaspoons parsley, chopped
- garlic, minced (optional)
- olive oil
- salt, pepper

Preparation:
1. DOUGH:
- Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make a medium soft dough.
- Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic.
- Divide the dough into 14 balls.
- Cover with cloth and let stand for about 1 hour.
2. FILLING:
- Clean, wash and dry the Swiss chard.
- Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat
until wilted.
- Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
- Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2
eggs. Season with salt and pepper.
3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.
4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin
disk, larger than the baking pan you are going to use.
5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the
edges. Oil it lightly.
6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.
7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the
cottage cheese over the greens level with a knife.
8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle
each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.
9. Cover the whole lot with the same number of pastry sheets, each
brushed with oil.
10. Pinch the borders and trim the excess dough, prick the top of the
pie in a few places and then brush with oil.
11. Bake for 1 hour in 190 C (375 F) oven. Allow to rest before
removing from the cake tin




Ternyata setelah jadi...memang ueeeenaaak kalo soal rasanya. Aku bikin setengah resep dengan 250 gr keju ricotta jadinya dapat 2 torta pasqualina ukuran kecil dan 2 yang super mini. Pas untuk kami berempat dengan yang porsi pas pula. Makasih sekali lagi kepada host KBB untuk tantangannya kali ini yang benar benar menantang...hehe. Tugasnya yang menarik selalu membuat kami termotivasi tuk menyelesaikannya.


Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread

Assalamualaikum. Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. ...