Jumat, 29 Oktober 2010

Bika Ambon


Gak tau juga ya...kenapa jajan yang satu ini dinamakan bika ambon. Padahal bukan berasal dari Ambon. Malahan banyak beredar di Pulau Jawa dan Medan...hehe...wes lah, yang penting enyaaak...


Hari ini pingin coba bika yang rasa lain. Aku dah beberapa kali bikin yang biasa. Nah kali ini sebagian adonan kutambahkan greentea bubuk, kali-kali aja rasanya dashyat....hehe


Bahan biang :
- 100 gr tepung terigu protein sedang
- 125 ml air
- 1 bungkus ragi instan (aku pake 3/4 aja)

Bahan :
- 300 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1/2 sendok teh kunyit bubuk
- 15 lmbr daun jeruk purut, robek-robek
- 2 batang serai, memarkan
- 2 lmbr daun pandan
- 1 sdt garam
- 300 gr gula pasir
- 225 tepung sagu tani
- 25 gr tepung ketan
- 7 butir telur

Cara membuat :
  1. Aduk rata bahan biang. Diamkan 15 menit
  2. Rebus santan, kunyit bubuk, daun jeruk, serai, daun pandan, garam, dan gula pasir sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Saring, ukur 450 ml.
  3. Campur tepung sagu tani, tepung ketan dan biang. Uleni dengan mixer spiral sampai rata.
  4. Tambahkan telur satu-persatu sambil diuleni rata menggunakan baling-baling spiral.
  5. Masukkan rebusan santan hangat sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan dengan baling-baling mixer telur selama 15 menit (aku cuma sekitar 10 menit). Diamkan selama 2 jam (aku cuma 1 jam)
  6. Panaskan cetakan kue lumpur yang sudah dioles minyak sedikit sekali dengan panas agak tinggi.
  7. Tuang adonan setinggi 3/4 cetakan. Kecilkan api. Biarkan sampai berlubang-lubang. Tutup dan biarkan sampai matang.
Ternyata walaupun ada aroma teh hijaunya masih tetap lebih kuat aroma daun-daunannya (daun jeruk, sereh, daun pandan). Tapi gak tau kenapa ya...rasa bika ambon itu gak sama sekali rasa daun jeruk and sereh. Kan aneh tuh kalo kue rasanya gitu. Yang ada wanginya beda but perpaduan dari ketiga daun itu ... enaaaaak deh. Pokoke khas bika ambon laah...
Tapi tuk yang greentea aku coba pake cetakan mini or poffertjes. Cantik juga tuh...lihat deh malah jadi bahan mainan si Hanif....


Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

11 komentar:

widya kato mengatakan...

M'Hesti makasiiiiih resepnya dah lgs dipraktekin nih(^^) keluar sarangnya empuk kenyel2 menul2,saya pake santan kalengan tapioka starch & mochikona (tepung ketan) ternyata bisa tuh,krn disini gak ada sagu tani.pas mo bikin nyari mixer spiral gak nemu pdhal inget kyknya dulu punya(liat dus lg ternyata spiral gak termsk pas beli jd gambar doang)dah keburu siap tempur akhirnya pake mixer baling2 biasa(nekat)pake kec paling rendah,pas mixer anak(9bln)nangis akhirnya sambil gendong mixer adonan(^^)cuaca lg hangat jd adonan saya taroh didkt jendela kena sinar matahari fermentasinya byk keluar busa.harap2 cemas pas di tuang cetakan keluar gelembung(spt poto di bika ambon keju m'Hesti)pas mateng lgs intip sarangnya banyak(^^) & jingkrak2 deh anakqu lgs nyomot 3 biji,enak katanya...(maap kebyakn cerita)salam widya saitama japan

Hesti HH. mengatakan...

Yeayyyyyy...alhamdulillah senangnyaaa. kerja keras berbuah manis kan mbak ^^

Anonim mengatakan...

Mbak, sdh tak coba resepnya, tapi saya tdk pakai kunyit bubuk. Ini bika ambon praktis ekonomis ya... Hasilnya kenyal menul2. Terima kasih.
Sisca - Surabaya

Anonim mengatakan...

kalo mau buat separuhnya biangnya juga separuh ya mbak hesty

Anonim mengatakan...

kalo mau separuhnya..biangnya juga separuh yaa??

Hesti HH. mengatakan...

@Sisca : alhamdulillah senang mbaaa dengarnyaa

@Anonim : iya mbak separuh aja

Anonim mengatakan...

Mbak kn sudah dipermantasikan, tmbul busa pada adonan, apa di buang atau di aduk kembali...
Salam putri

Hesti HH. mengatakan...

Waaaaah maaf mbak ini dah 4 tahun lalu saya jadi lupa apa busanya dibuang atau tidak >,<

Anonim mengatakan...

Klw untuk bika ambon yang mbak oven bagaimana? Kn ada 3 resep bika y di blog ny mbak,,,,

Hesti HH. mengatakan...

Lebih simple yang ini mbak, kalau yang oven harus bisa ngatur panas oven supaya bisa berserat cantik

Anonim mengatakan...

Salam knl mb.hesti...sdh mncb nih resepnya..tp stlh diangkat ko bika mengkerut.knp y mb

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails