Minggu, 31 Oktober 2010

Laksa Lemak


Bahan kuah :
- 1/2 ekor ayam kampung, potong-potong
- 200 gr udang, buang kulit, sisakan ekor
- 2 batang sereh, geprek
- 4 lembar bunga kecombrang
- 1000 ml santan dari 1/2 butir kelapa (kalau suka kental tambahkan santan kentalnya)
- 4 sdm minyak untuk menumis bumbu

Bumbu (haluskan):
- 2 buah cabe merah
- 10 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 sdm ebi rendam air panas, tiriskan
- 1/2 sdt terasi
- 2 cm kunyit
- 4 butir kemiri, sangrai
- 2 cm lengkuas
- 1 cm jahe
- garam secukupnya
- gula pasir secukupnya

Bahan pelengkap :
- bakso ikan
- tauge, buang akar
- tahu goreng
- bawang goreng
- bihun, masak dan tiriskan (aku pake bihun jagung)

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus, sereh dan bunga kecombrang hingga wangi. Masukkan ayam, lalu santan. Masak sampai ayam lunak dengan api kecil (aku pakai presto supaya ayam lunak dan kuahnya tidak berkurang).
  2. Setelah ayam lunak, masukkan udang, tahu dan bakso ikan. Masak sebentar saja sampai udang matang.
  3. Susun bihun di dalam mangkok, tambahkan bahan pelengkap lainnya. Siram dengan kuah santan beserta ayamnya (bisa disuwir-suwir atau dipotong tipis).
  4. Siap dihidangkan panas-panas dengan perasan jeruk nipis dan sambal.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Bandeng Bakar


Menghapus Format dari bidang pilihan

Bahan :
- 1 kg bandeng ukuran sedang
- air jeruk nipis
- garam secukupnya
- minyak secukupnya untuk memanggang

Sambel kecap (campur semua):
- bawang merah, iris kecil
- tomat, iris kecil
- lombok kecil, iris halus
- air jeruk purut/sambel
- 1 sdm minyak panas
- kecap manis

Sambel terasi (ulek sampai halus):
- 10 buah cabe rawit
- 3 buah tomat (goreng)
- 1/2 sdt terasi goreng
- garam secukupnya
- gula merah secukupnya
- 1 sdm bawang goreng
- air jeruk purut/sambel

Cara membuat :
  1. Rendam potongan ikan bandeng yang sudah dibersihkan dengan garam dan jeruk nipis. Biarkan meresap.
  2. Panaskan minyak di wajan anti lengket (lebih harum menggunakan pembakaran arang). Panggang ikan dengan api kecil sampai matang. Bolak-balik agar matangnya merata.
  3. Angkat, siap disajikan dengan sambal.

Jumat, 29 Oktober 2010

Bika Ambon


Gak tau juga ya...kenapa jajan yang satu ini dinamakan bika ambon. Padahal bukan berasal dari Ambon. Malahan banyak beredar di Pulau Jawa dan Medan...hehe...wes lah, yang penting enyaaak...


Hari ini pingin coba bika yang rasa lain. Aku dah beberapa kali bikin yang biasa. Nah kali ini sebagian adonan kutambahkan greentea bubuk, kali-kali aja rasanya dashyat....hehe


Bahan biang :
- 100 gr tepung terigu protein sedang
- 125 ml air
- 1 bungkus ragi instan (aku pake 3/4 aja)

Bahan :
- 300 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1/2 sendok teh kunyit bubuk
- 15 lmbr daun jeruk purut, robek-robek
- 2 batang serai, memarkan
- 2 lmbr daun pandan
- 1 sdt garam
- 300 gr gula pasir
- 225 tepung sagu tani
- 25 gr tepung ketan
- 7 butir telur

Cara membuat :
  1. Aduk rata bahan biang. Diamkan 15 menit
  2. Rebus santan, kunyit bubuk, daun jeruk, serai, daun pandan, garam, dan gula pasir sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Saring, ukur 450 ml.
  3. Campur tepung sagu tani, tepung ketan dan biang. Uleni dengan mixer spiral sampai rata.
  4. Tambahkan telur satu-persatu sambil diuleni rata menggunakan baling-baling spiral.
  5. Masukkan rebusan santan hangat sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan dengan baling-baling mixer telur selama 15 menit (aku cuma sekitar 10 menit). Diamkan selama 2 jam (aku cuma 1 jam)
  6. Panaskan cetakan kue lumpur yang sudah dioles minyak sedikit sekali dengan panas agak tinggi.
  7. Tuang adonan setinggi 3/4 cetakan. Kecilkan api. Biarkan sampai berlubang-lubang. Tutup dan biarkan sampai matang.
Ternyata walaupun ada aroma teh hijaunya masih tetap lebih kuat aroma daun-daunannya (daun jeruk, sereh, daun pandan). Tapi gak tau kenapa ya...rasa bika ambon itu gak sama sekali rasa daun jeruk and sereh. Kan aneh tuh kalo kue rasanya gitu. Yang ada wanginya beda but perpaduan dari ketiga daun itu ... enaaaaak deh. Pokoke khas bika ambon laah...
Tapi tuk yang greentea aku coba pake cetakan mini or poffertjes. Cantik juga tuh...lihat deh malah jadi bahan mainan si Hanif....


Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

Rabu, 27 Oktober 2010

Pallu Butung


Ini juga salah satu resep jajanan Sulawesi Selatan. Agak mirip-mirip kolak tapi kuahnya lebih kental dan menggunakan gula pasir. Enak disantap panas ataupun dingin seperti pisang ijo.
Resepnya aku gak tulis detail jumlah bahannya karena bikinnya pake perasaan aja...hehe...gak nimbang lagi. Oh iya cara buatnya ada 2 macam. Bisa langsung dicampur semua dan dimasak sekaligus, atau bisa juga seperti pisang ijo. Kuah dimasak tersendiri, begitu juga pisangnya. Jadi kalo mau dimakan baru dicampur. Lebih nikmat dengan serutan es dan sirup merah....



Bahan :
- pisang kepok yang matang tapi tidak lembek
- santan kental dari satu butir kelapa
- gula pasir
- garam sedikit
- daun pandan
- tepung terigu secukupnya untuk mengentalkan saus

Cara buat :
  1. Campur pisang yang sudah dipotong-potong dengan santan, gula, daun pandan dan garam. Tambahkan tepung terigu yang sudah dikentalkan dengan sedikit santan.
  2. Masak di atas api sedang sampai mendidih sambil sesekali diaduk agar tidak gosong bawahnya.
  3. Siap disantap panas maupun dingin.

Senin, 25 Oktober 2010

Bangket Kelapa Spekuk


Dalam rangka memeriahkan 'Bangket Week' nya NCC aku juga ikutan nyetor yaa...
Setelah ngobrak-abrik resep akhirnya pilihanku jatuh ke resepnya Mbak Nadrah Shahab yaitu bangket kelapa. Pertamanya sih pingin cari resep bangket dari daerah sendiri. Memang dah sering makan tapi kok ternyata susaaaah amat cari resepnya. Kalo di Sulawesi sih namanya 'Bagea'. Sama terbuat dari sagu juga, malahan ada yang dari sagu asli alias sagu basah...hehe. Pake kelapa juga dan kadang ditambah kayu manis. Tapi karena tanya sana sini gak ketemu resep yang pas...akhirnya aku cari resep yang paling mirip aja yaitu resepnya Mbak Nadrah.

Tekstur kuenya pas masih belum jadi sih seperti kue kering pada umumnya. Mungkin karena adonannya memakai telur jadi gak terlalu susah/ngeprul seperti resep temen-temen yang tidak menggunakan telur. Alhamdulillah prosesnya pembuatannya cepat selesai karena aku pake sistim giling cetak. Resep Mbak Nadrah kumodif dikit. Karena aku penggemar spekuk, jadi resep yang aslinya menggunakan gula pasir kuganti menjadi gula merah. Menurutku lebih klop...hehehe..

Ternyata bener...pas dah jadi...hmmm enaknya. Apalagi buat temen minum teh. Paduan kelapa, gula merah dan spekuk ternya pas banget. Apalagi spekuknya buatan sendiri...hehe narcis deh. Kalo di resep aslinya pake cengkih, pala, dan kayu manis. Kalo aku menambahkan kapulaga dikit. Biar tambah mantaaafff... Nah ini dia resep aslinya Mbak Nadrah. Aku cuman bikin 1/3 resep tapi jadinya lumayan banyak.




Bahan:
- 250 gr terigu di sangrai
- 750 gr sagu disangrai
- 8 butir telur
- 450 gr gula (aku pake gula merah)
- 2 butir kelapa sedang, parut dan sangrai sampai kuning (aku blender)
- 100 gr margarine
- 1 sdt soda kue
- 1/2 sdt garam
- 3 sdt kayu manis
- 3 sdt pala
- 1 sdt cengkih

Cara membuat :
  1. Kocok telur dan mentega sampai kental, lalu tambahkan gula, soda kue dan garam.
  2. Masukkan kelapa. Aduk rata. Masukkan terigu, sagu dan rempah, aduk.
  3. Giling dengan ketebalan sekitar 0,75 cm. Cetak menggunakan cookie cutter. Susun di talam beroles margarin.
  4. Panggang dengan panas oven 140 C sekitar 15 menit.
  5. Angkat, dinginkan dan simpan dalam wadah tertutup rapat.
Makasih buat Mbak Nadrah ya...aku akan coba resep versi yang lain juga...


Sabtu, 23 Oktober 2010

Kue Mangkok


Ngga kusangka...ternyata membuat kue mangkok ini simpel dan cepat sekali. Aku lagi baca-baca buku resep eeeh ketemu resep kue mangkok. Cek bahan...hhmm ada semua tuh di kulkas. Langsung deh wes...wes...wes...bergerak, n' within 1 hour dah matang semua. Alhamdulillah mekar semua. Dan pas dicoba enak deh...tapi kok masih pernah ketemu yang lebih enak ya..hehehe... mungkin...mungkin lho ya resep yang satu lagi pake soda. Insya Allah deh lain kali praktek lagi air kelapa mudanya diganti soda manis...nyam nyam nyam. Oh iya... karena aku gak punya cetakan cucing...aku memberdayakan yang ada aja...hehe iseeeng deeh. Aku pake cetakan pie/muffin mini alumunium diameter 4 cm. Alhamdulillah gak lengket tanpa olesan minyak, tapi harus hati-hati ngeluarinnya. Tapi karena takut jadinya kebanyakan aku bikin setengah resep aja. Lumayaaaan...ada 18 biji jadinya. Imut n' enaaak deh.

Bahan :
- 300 gr tepung beras
- 75 gr tepung terigu protein sedang
- 200 gr tape singkong
- 200 ml air kelapa
- 225 gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 300 ml santan hangat dari 1/4 butir kelapa
- 1 sdt baking powder
- 3 tetes pewarna makanan merah muda

Cara membuat :
  1. Panaskan terlebih dahulu kukusan dan cetakan cucing di dalam kukusan.
  2. Campur tepung beras, tepung terigu, dan tape singkong. Uleni rata. Tuang air kelapa sedikit-sedikit sambil diuleni sampai lembut.
  3. Masukkan gula pasir sedikit-sedikit sambil diuleni sampai gula larut. Tambahkan garam. Aduk rata.
  4. Tuang santan hangat sedikit-sedikit sambil dikocok dengan kecepatan rendah 15 menit (aku cuman 10 menit). Masukkan baking powder. Aduk rata.
  5. Beri pewarna merah muda atau sesuai selera. Tuang di cetakan tanpa dioles minyak sampai penuh.
  6. Kukus selama 20 menit dengan api besar sampai matang (aku cuman 10 menit dah matang karena cetakannya mini).
Source : dimodifikasi dari buku 'Kue Tradisional Modern' oleh Sedap.

Sandwich Tuna




Bahan sandwich ini cuman kira-kira aku aja. Jadi aku tulis resepnya tapi komposisi dan jumlahnya sesuai selera aja.

Bahan :
- roti tawar
- tuna kaleng dalam air
- bawang bombay, cincang agak halus
- keju slice (paling bagus yang smoke cheese)
- telur (didadar)
- mayonaise
- daun selada
- saus tomat
- saus lombok
- merica bubuk

Cara membuat :
  1. Siapkan 2 lembar roti tawar. Campur tuna, bawang bombay dan mayonaise. Beri merica sedikit.Oles di salah satu sisi roti. Beri daun selada, keju slice, dan telur dadar secara berturut-turut.
  2. Beri olesan saos tomat dan saos lombok pada roti lembar yang kedua. Tangkupkan dan beri tancapan tusuk gigi agar tidak mudah berhamburan.
  3. Panggang di wajan teflon atau pemanggang roti. Tuanggu sampai agak kecoklatan dan keju meleleh. Belah dua. Siap dihidangkan.

Kamis, 21 Oktober 2010

Lumpia Basah


Ngga tau kenapa ya...sekarang aku lagi semangat-semangatnya bikin kue tradisional. Memang sih kemarin kemarin si Masku udah komplain. Jangan terlalu sering bikin kue yang bikin kolesterol naik...hihihi...jadinya yaaaa beralih ke selera nusantara deh. But kalo kue tradisional tapi bersantan kan sama aja yaaaaak...? but setidaknya mengurangi margarin,krim/susu, kuning telur, dan yang pasti gak pake bahan tambahan kimianya kan? Nah today aku buat lumpia basah. Kenapa lumpia basah? kenapa gak lumpia goreng? Memang sih lumpia goreng enak, gurih, garing... huuu kecintaan suamiku banget. But tuk pelaku diet sama sekali gak membantu. Dan...lumpia basah juga gak kalah enaknya kok... tergantung isiannya juga kalleee...and sudah pasti sausnya. Lumpia yang kubikin ini alhamdulillah bisa jadi tipis deh kulitnya. Mungkin juga karena pake pan crepe ya...pokoke gak kayak kue dadar gulung...jadiiii yuuuk mari dicoba...tuk kulit dan sausnya aku ambil dari resepnya Bu Sisca Soewitomo. Tapi isiannya modifikasi aku sendiri.

Bahan (campur semua, buat dadar):
- 100 gr tepung terigu
- 50 gr tepung beras
- 1 butir telur
- 350 ml air (kalo mau tipis sekali bisa ditambahkan air sedikit)
- 1/2 sdt garam
- 1-2 sdm minyak goreng

Isi :
- 200 gr rebung (masak dulu dan tiriskan, iris halus)
- 2 buah wortel, parut kasar
- 2 buah jamur shiitake cincang (bisa gak pake)
- 3 sdm udang rebon, rendam air panas, tiriskan
- 2 batang daun bawang
- 1/2 sdt gula pasir
- 1 sdt kecap asin
- 1 sdt saos tiram
- 1 sdt kecap manis
- 2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus :
- 4 biji bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- garam secukupnya

Saus (haluskan dan masak semua bahan):
- 4 sdm tauco
- 2 siung bawang putih
- 1 sdm saos tomat
- 2 sdt gula pasir
- 2 sdn saos lombok
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm kecap manis
- 1/4 sendok teh cuka
- 150 ml air + 2 sdm maizena

Cara membuat :
  1. Isi : tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan rebon, rebung, jamur dan wortel. Aduk rata. Tambahkan 2 sdm air (tidak perlu terlalu banyak karena rebung juga mengandung air). Tambahkan gula, kecap manis, kecap asin, dan saos tiram. Aduk rata. Masukkan daun bawang. Masak sampai matang dan air habis.
  2. Penyelesaian : ambil satu lembar kulit, beri isi. Lipat kedua sisinya, lalu gulung. Sajikan selagi hangat bersama sausnya.


Source : resep kulit lumpia dimodifikasi dari buku 'Kue Gurih Favorit' oleh Sisca Soewitomo.

Songkolo Bandang


Songkolo bandang ini adalah jajanan tradisional Sulawesi Selatan. Banyak serupa dengan resep dari daerah lain...tapi berbeda namanya. Bahannya simpel dan cara bikinnya gampang. Nah resepnya di bawah ini...

Bahan :
- 1/2 kg singkong kupas, parut
- 1 sdm gula pasir

- sedikit garam

- kesumba hijau (atau sesuai selera)
- kelapa parut yang sudah dibubuhi garam dibungkus daun pisang lalu kukus
- pisang raja untuk isian
- daun pisang

Cara membuat :
  1. Siapkan kukusan. Beri olesan minyak sedikit pada daun pisang untuk alas kukusan.
  2. Setelah parutan singkong diberi sedikit gula dan garam, beri sedikit pewarna makanan.
  3. Ambil sepotong pisang raja dan bingkus dengan adonan ubi. Letakkan di atas daun pisang.
  4. Kukus selama kurang lebih 10-15 menit. Hangat-hangat gulingkan di dalam kelapa parut.
  5. Siap disajikan dengan taburan gula pasir.




Iga Bakar Madu Merica Hitam


Bahan :
- 1 kg iga sapi
- 1 buah bawang bombay
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 ruas jari jahe, haluskan
- 2 sdm saus lombok
- 2 sdm saus tomat
- 1 sdm saus tiram
- 2 sdm gula palem
- 5 sdm madu
- 1 sdt merica hitam, tumbuk kasar
- garam secukupnya
- 2 sdm margarin untuk menumis

Cara membuat :
  1. Masak/presto tulang iga dan sedikit garam hingga empuk.
  2. Panaskan margarin di wajan. Tumis bawang putih, jahe dan bawang bombay hingga harum. Masukkan saos tomat, saos lombok, saos tiram. Aduk rata. Tambahkan air sedikit.
  3. Masukkan garam, gula palem, merica hitam, dan madu. Masukkan tulang iga. Masak sampai bumbu meresap dan airnya habis.
  4. Bakar di atas bara atau dioven sambil dioles sisa bumbu sampai wangi. Siap dihidangkan.
Tips : saos tomat, saos lombok, dan saos tiram bisa diganti dengan saus BBQ

Sup Iga Kacang Merah


Bahan :
- 1 kg iga sapi
- 2 buah wortel
- 2 buah kentang
- 200 gr kacang merah (rendam semalaman)
- 1 batang daun bawang
- 2 lembar seledri
- 3 butir cengkeh
- 1 butir pala, belah
- 1 liter air
- 1 sdt kaldu sapi bubuk
- 2 buah tomat

Bumbu halus :

- 2 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- garam secukupnya


Cara membuat :
  1. Masak iga sapi dengan sedikit garam sampai agak empuk. Bisa juga menggunakan presto.
  2. Setelah setengah empuk, masukkan kacang merah dan bumbu halus yang telah ditumis. Masak sampai daging dan kacang merah empuk.
  3. Masukkan kentang dan wortel serta pala dan cengkeh. Tambahkan kaldu bubuk. Masak sampai semuanya matang.
  4. Terakhir masukkan irisan seledri dan daun bawang. Matikan api. Siap dihidangkan dengan irisan tomat dan taburan bawang goreng.

Selasa, 19 Oktober 2010

Putu Mayang Saus Nangka



Bahan :
- 250 gr tepung beras
- 3 sdm gula putih
- 1 sdt garam
- 500 ml santan dari satu butir kelapa
- 100 gr tepung sagu
- 1 sdm minyak untuk mengoles daun pisang
- pewarna merah secukupnya
- pewarna hijau secukupnya

Bahan saus (masak semua bahan sampai mendidih) :
- 200 gr gula merah, disisir halus
- 2 sdm gula pasir
- 500 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1 lembar daun pandan
- 5 mata nangka, potong-potong kecil

Cara membuat :
  1. Campur tepung beras, gula, garam, dan santan, aduk rata. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga menggumpal. Angkat. Tambahkan tepung sagu, uleni hingga tercampur rata.
  2. Bagi adonan menjadi 3 bagian. Satu bagian diberi pewarna merah, satu bagian diberi pewarna hijau, dan satu bagian dibiarkan putih. Tutup adonan agar tidak kering.
  3. Masukkan adonan secukupnya ke dalam cetakan putu mayang. Tekan sambil ditampung di atas daun pisang yang sudah diolesi minyak. Kukus selama 20 menit sejak air mendidih. Angkat. Sajikan bersama sausnya.

Source : dimodifikasi dari buku 'Aneka Jajan Pasar Populer' oleh Tim Dapur DeMedia.

Kakap Asam Manis


Bahan :
- 1 ekor ikan kakap ukuran besar

- jeruk nipis

- garam

- 200 gr maizena
- 100 gr terigu

- 1/2 sdt bawang putih bubuk
- garam
- merica


Bahan pencelup :

- telur dari kulkas


Saus asam manis :
- 1/2 buah bawang bombay, potong memanjang

- 100 gr nanas matang

- 1 buah wortel, potong korek api

- 2 siung bawang putih, cincang halus

- 1/2 buah paprika

- 5 sdm saus tomat

- 1 1/2 sdm muncung maizena campur dengan 200 ml air

- 1 sdt gula pasir

- 1/4 sdt merica bubuk

- 1/2 sdt cuka
- garam secukupnya
- 3 sdm margarin untuk menumis


Cara membuat :
  1. Fillet ikan kakap, lalu potong-potong daging filet tadi. Bubuhi sedikit garam dan air jeruk nipis.
  2. Gulingkan ikan dalam campuran tepung lalu celupkan ke kocokan telur lalu gulingkan lagi di tepung lalu goreng sampai garing. Sisihkan.
  3. Panaskan margarin, lalu tumis bawang bombay, bawang putih sampai harum. Masukkan wortel. Aduk sampai layu.
  4. Tuang saus tomat. Tambahkan garam, gula, merica. Beri campuran air dan maizena. Aduk sampai mendidih dan kental. Tambahkan paprika, nanas dan cuka. Masak sebentar. Matikan api.
  5. Tuang saus di atas ikan yang sudah ditata. Sajikan hangat.

Baby Cumi Kuah Hitam




Memang beda jauh rasa cumi besar n' cumi kecil.... sama juga kayak udang, ebi n' rebon beda juga tuh. Yang kecil lebih tajam baunya dan lebih lembut dagingnya...makanya yang dibikin terasi yang babynya bukan udangnya... iya kaannn...pokoe...uenaaaak...nak...nak...
Oh iya...ini dia nih penampakan mentahnya :


Bahan :
- 500 gr baby cumi
- 2 ruas lengkuas, geprek
- 2 ruas jahe, geprek
- 1 batang sereh, geprek
- 1 sdt gula pasir
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdt saus tiram
- 10 buah cabe rawit
- 1 sdm air asam
- 3 sdm minyak tuk menumis

Bumbu halus :
- 2 buah cabe merah
- 7 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak di penggorengan. Masukkan bumbu halus, sereh, lengkuas dan jahe. Tumis sampai harum.
  2. Setelah ditiriskan, masukkan baby cumi. Aduk rata. Tambahkan kecap manis dan saus tiram serta gula pasir. Jangan lupa masukkan cabe rawit biar wangi baunya. Kalau tidak ingin pedas tangkai cabe tidak perlu dilepas. Tidak perlu ditambahkan air lagi, karena cumi sudah mengandung air. Tambahkan air asam. Masak sampai matang. Matikan api.

Senin, 18 Oktober 2010

Botok Tempe



Bahan :
- 300 gr tempe, kukus
- 150 gr kelapa parut
- cabe rawit secukupnya
- daun salam

Bumbu halus :
- 5 lembar daun jeruk di iris halus
- 2 ruas kencur
- 6 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 buah cabe merah besar
- 2 sdm gula merah
- 1 sdt terasi
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Campurkan bumbu halus dan kelapa. Masukkan tempe yang sudah diulek. Aduk sampai tercampur rata.
  2. Siapkan daun pisang. Beri daun salam dan tuang beberapa sendok adonan tempe. Tambahkan cabe rawit. Bungkus dan semat.
  3. Kukus sampai matang.

Bingka Ubi


Bahan :
- 300 gr singkong, parut kasar peras jadi 250 gr
- 125 gula merah
- 100 gr gula pasir
- 150 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 30 gr terigu
- 50 gr kelapa setengah tua, parut kasar
- 1/4 sdt garam
- 1 butir telur, kocok lepas

Bahan topping :
- 20 gr tepung terigu
- 10 gr tepung beras
- 250 ml santan dari 1/2 kelapa
- 1/4 sdt garam

Cara membuat :
  1. Rebus gula merah, gula pasir, daun pandan sampai larut. Saring, dinginkan.
  2. Campur semua bahan dengan sirup gula, aduk rata.
  3. Tuang adonan ke loyang yang dioles minyak. Kukus 20 menit sampai setengah matang.
  4. Topping : aduk rata bahan topping, tuang ke atas lapisan I. Kukus 15 menit sampai matang.
  5. Dinginkan. Potong-potong.

Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

Sabtu, 16 Oktober 2010

Kepiting Kari


Berhubung ada permintaan dari si bungsuku tuk dibuatin kepiting kari, and kebetulan masih ada kepiting segar dari pasar tadi...nah waktunya tuk beraksi di dapur. Tapi spesial ordernya....'yang gak pedes ya bu...' hehehe...bereeeeesssss sayang... jadi tuk resep di bawah ini aku cuman menggunakan 1 buah cabe besar. Kalo suka selera pedas tinggal tambahkan cabenya ya...

Bahan :
- 5 ekor kepiting segar, bersihkan, memarkan cangkangnya
- 1 ltr santan dari 1 butir kelapa
- 2 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk purut
- 1 sdm air asam jawa
- 1 sdt gula pasir
- 3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus :
- 1 buah cabai merah
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 butir kemiri, sangrai
- 2 cm jahe
- 1 cm lengkuas
- 1 batang sereh, ambil bagian putihnya
- 2 cm kunyit, bakar
- 1 sdt ketumbar, sangrai
- 1/4 sdt jintan
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, dan daun jeruk hingga harum dan matang.
  2. Masukkan kepiting, aduk hingga berubah warna.
  3. Tuangi santan, didihkan. Masak dengan api kecil hingga santan mengental.
  4. Tambahkan gula pasir dan air asam, aduk rata. Masak hingga semua bahan matang, angkat.
  5. Sajikan hangat.

Sup Jagung Kepiting


Bahan :
- 200 gr daging kepiting
- 100 gr jamur kancing
- 2 buah jagung manis, pipil
- 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
- 2 cm jahe, geprek
- 1/2 sdt gula pasir
- 2 sdm kecap ikan
- minyak wijen
- 1 liter air kaldu ayam
- 1 sdm maizena, larutkan dgn 2 sdm air
- 1 batang daun bawang
- 1 butir telur, kocok lepas
- 2 sdm minyak

Bumbu halus :
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1 sdt garam

Cara membuat :
  1. Masak jagung bersama kaldu ayam hingga lunak.
  2. Tumis bawang bombay sampai harum, masukkan bumbu halus, aduk rata. Sisihkan.
  3. Masukkan daging kepiting,jamur dan jahe, ke dalam rebusan jagung, tambahkan bumbu halus.
  4. Masak sampai matang. Tambahkan kecap ikan dan gula pasir. Tuangi larutan maizena, aduk sampai mendidih dan kental.
  5. Tambahkan minyak wijen dan daun bawang. Matikan api. Tuangi kocokan telur sedikit demi sedikit agar terbentuk serabut halus. Sup siap dihidangkan panas-panas.

Kamis, 14 Oktober 2010

Cake Tape


Resep cake tape ini bisa dilihat di sini. Cuman kali ini aku skip keju dalam adonannya dan hanya kupake tuk taburan aja. Sebagai gantinya aku tambahkan fruit mix (sukade, cherry, kismis, n manisan kulit jeruk) ke dalam adonan. Selain menyumbang warna yang cantik, rasanya juga...hmmm maknyuuus. Oh iya, adonannya kubagi dua. Satu bagian kutambahkan poppyseed dan kutuang di cetakan muffin, sedangkan satu bagian lagi kutuang di talam loaf/brownies and kutaburi keju parut di atasnya. Pokoke....kreatifitas kita aja laaaah. Dan....jadinya buaaaanyak banget. Sekitar 15 biji cupcake and satu loyang loaf.... bisa dilihat di bawah tuh hasilnya...


Kue ini enak sekali buat temen minum teh... teksturnya agak lembab basah-basah gimana gitu... mungkin karena pengaruh tape ya... apalagi campuran buah di dalamnya terutama manisan kulit jeruk yang menyumbang rasa khas... eeeeiiit tapi jangan lupa memilih tape yang enak ya dan harus yang manis n udah lembek tapi belum berair loh yaaaa


Crispy Crepe

Hari ini lagi pingin bikin crepe. Secara...anak-anak doyan banget karena kerenyahannya. Nah sebagai variasi aku menyajikannya dengan es krim... crepe sebagai pengganti cone es krim yang memang di tempatku sini gak ada yang jual...hehe... ini di bawah si kakak sedang menikmati seruputan es krimnya...hahaha sambil merem melek deh saking enaknya...


Untuk krispi crepe yang renyah bisa dihasilkan dari kulit yang tipis. Coba aja lihat hasilnya di bawah ini...

Yang di atas ini krispi crepe dengan isian mises dan susu kental manis.

Yang di atas ini dengan isian susu kental manis dan keju. Nah bahan isiannya tinggal sesuaikan dengan selera aja. Mau pake buah-buahan kayak pisang juga enak. Di bawah ini resepnya...

Bahan :
- 125 gr terigu
- 50 gr tepung kanji
- 50 gr tepung ketan
- 50 gr margarin, cairkan
- 1 butir telur
- 125 gr gula pasir
- 250 ml susu cair

- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vannili
- 1/2 sdt baking powder

Bahan isi :

- meises
- keju parut

- aneka selai
- susu kental manis

Cara membuat :
  1. Kocok telur dan gula hingga mengembang.
  2. Bergantian masukkan bahan-bahan lainnya. Kocok hingga rata. Kalau perlu saring.
  3. Siapkan pan crepe. Panaskan di atas api kecil.
  4. Proses adonan selembar demi selembar.
  5. Panas-panas isi dengan bahan isi lalu lipat atau bentuk cone agar bisa diisi es krim.
  6. Sajikan.

Ini dia cetakan crepe yang sering kupakai...bener-bener...helpful...and simple...


Source : diambil dari 'Buku Resep Signora'

Rabu, 13 Oktober 2010

Es Campur


Bahan :
- 2 buah alpukat
- 10 biji nangka
- 1 buah kelapa muda, keruk isinya
- 1/2 bungkus agar-agar dimasak dengan 350 ml air
- sagu mutiara secukupnya, rebus
- susu kental manis
- sirup merah
- es serut

Cara membuat :
  1. Susun potongan alpukat, nangka, kelapa muda, agar-agar, sagu mutiara dalam mangkuk atau gelas.
  2. Tambahkan es serut. Tuangi susu kental manis dan siram dengan sirup merah.
  3. Siap disajikan dingin.

Tips : Bila menginginkan es yang lebih gurih bisa ditambahkan air santan yang telah dimasak terlebih dahulu.
Related Posts with Thumbnails