Senin, 17 Juni 2013

Sanggara Uwai (Makassar)




Walaupun berasal dari Makassar, jajanan yang satu ini belum pernah aku lihat dan dengar sebelumnya. Mungkin familiar di beberapa daerah tertentu ya. Sedangkan kue yang aku tau itu mirip mirip dengan ini...namanya songkolo bandang/bandang-bandang. Bedanya kalau songkolo bandang, balutan luarnya dari singkong parut sedangkan yang ini dari tepung beras. Kalau yang ini malah lebih mirip pisang rai dari Bali. Bnetuknya agak unik karena sebelum dibalur adonan pisang dibelah dua tidak putus. Jadi ketika disajikan dalam potongan bentuknya seperti heart.

Lagi lagi resep aslinya aku lihat di Majalah Sedap edisi 2006. Menurutku ini perpaduan pisang ijo dan songkolo bandang. Mungkin kalau kelapa parutnya diganti saus santan dan ditambah sirup jadilah pisang ijo...hehe


Bahan :
- 175 gr tepung beras
- 175 ml air daun pandan suji
- 1/2 sdt kapur sirih (aku skip)
- 1/2 sdt garam
- 6 buah pisang raja, kukus, belah dua tidak putus

Bahan taburan (campur lalu kukus 15 menit) :
- 200 gr kelapa parut kasar
- 1/4 sdt garam

Cara membuat :
  1. Aduk rata tepung beras, air pandan suji dan garam.
  2. Celup pisang ke dalam adonan, angkat. Rebus dalam air mendidih sampai matang. Angkat, gulingkan dalam kelapa parut.

10 komentar:

Miss U mengatakan...

iya saya juga blom pernah makan yg ini :D
bener, cara bikinnya mirip pisang rai nya bali ya, di celup trus di masak :D

Cik Eka mengatakan...

nampak macam sedap aja ya sis hesti.

indonesia punya banyak jajanan yang menarik dan unik ya sis

bunda shofi mengatakan...

cantiknya...kayaknya mirip ma kue nagasari mb ya? cuman klo nagasari dikukus. klo mau ikutan kbb gmn ya caranya?

Rina Rosyidah mengatakan...

simpel ya mba bikin nya, pengen nyoba. kalo pake pisang lain bisa gag ya? soalnya gag pernah nemuin pisang raja disini, makasih

Hesti HH. mengatakan...

Iya mbak, simpel banget kok...

Hesti HH. mengatakan...

Betul cik...masih banyak lagi yang belum terexpose...

Hesti HH. mengatakan...

Beda nbak, kalau nagasari manisnya dari adonan tepungnya sedangkan ini manisnya dari pisang raja.

Kalau KBB aku dah lupa gimana caranya soalnya dah lama banget. Setahuku pake sistem antrian. Keanggotaannya ada batas jumlahnya. Tapi nanti aku caritau dulu ya mbak...

Hesti HH. mengatakan...

Bisa aja mbak tapi lebih enak pisang raja karena manisnya dari pisangnya. kalau kepok beda rasanya. kalau terpaksa karena nggak ada pisang lain bisa aja mbak, tapi nanti ketika disantap ditaburi gula pasir biar lebih enak...

Ashrikurniati Rusmin mengatakan...

Kak Hesti.. PernahmeKi bikin Barongko??? Kayak enak itu Kak, lamami kasian nda makan Barongko.. Nasib tinggal di kampungnya orang.. hiksss.. T_T

Hesti HH. mengatakan...

Iye pernahmi...tapi kalau di sana ada pisang kepok bisajaki itu bikin toh???

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails