Senin, 29 November 2010

Quiche Lorraine


Bahan pie :
- 200 gr tepung terigu

- 100 gr salted butter/margarine

- 1 kuning telur

- 1 sdm gula halus

- 1 - 3 sdm air es


Bahan filling :

- 4 lembar daging asap, potong panjang

- 1/2 buah bawang bombay

- 200 ml krim kental (aku pakai susu cair)

- 3 butir telur

- 25 gr bayam, potong-potong
- garam, merica dan pala secukupnya

- 75 gr keju parut

- 2 sdm butter


Cara membuat :
  1. Kulit pie : aduk rata terigu, garam, gula. Tambahkan butter/margarin. Aduk sampai berbutir-butir. Tambahkan telur, aduk lagi. Tambahkan air es sedikit sedikit sambil diaduk sampai adonan membentuk gumpalan. Giling tipis, pipihkan di talam pie diameter 22 cm atau talam mini pie. Panggang 15 menit dengan panas 180 C sampai setengah matang.
  2. Sementara itu tumis bawang bombay dengan butter hingga layu. Masukkan daging asap. Aduk rata. Matikan api.
  3. Campur susu cair, telur, bayam, garam, merica, pala dan keju parut. Aduk rata. Campur dengan tumisan bawang dan daging asap.
  4. Tuang di dalam adonan kulit pie yang terlebih dahulu sudah dioles dengan telur.
  5. Panggang lagi sampai matang. Tusuk dengan menggunakan lidi. Apabila keluar dalam keadaan kering, artinya pie sudah matang.

Lemon Tart



Udah lama aku pingin buat lemon tart. Udah googling sana sini...malah jadi bingung, resepnya banyak dan beda-beda. Tapi rata-rata semua pakai krim kental. Masalahnya di tempatku jarang ada krim kental, and di kulkas cuma ada cream cheese. Jadinya aku ada ide tuk mengawin silangkan resep-resep tersebut sesuai bahan yang ada...dan hasilnya alhamdulillah... yummmmmiiiii tenan... menurutku ini pie terenak yang pernah kubuat. Wangi lemonnya...hmmm...


Pie :

- 75 gr salted butter

- 150 gr terigu protein sedang

- 1/4 sdt garam
- 3 sdm gula halus
- 1 kuning telur

- 1-3 sdm air es


Bahan filling :

- 125 gr gula pasir

- 125 gr creamcheese (suhu ruang)

- 50 ml susu cair

- 3 butir telur

- 1 sdm kulit jeruk lemon

- jus dari 2 lemon dan 1 jeruk sunkist

- 1 sdm maizena


Cara membuat :
  1. Kulit pie : aduk tepung, gula, garam sampai rata. Masukkan mentega dan aduk menggunakan pisau pastry sampai berbutir-butir (bisa menggunakan food processor). Tambahkan kuning telur, aduk lagi. Lalu masukkan air es sedikit-sedikit, aduk sampai menjadi gumpalan. Jangan diuleni karena teksturnya akan keras. Bungkus dengan cling wrap, pipihkan sedikit agar nanti gampang digiling. Simpan di kulkas selama 30 menit.
  2. Giling adonan pie. Ratakan di dasar cetakan pie diameter 22 cm. Tusuk-tusuk dengan garpu. Blind bake (taruh biji/kacang-kacangan di permukaan kulit pie yang sudah dialas kertas roti/wax paper) selama 15 menit dengan panas oven 180 C. Setelah setengah matang olesi dengan telur agar bahan filling nanti tidak bocor.
  3. Sementara itu kocok creamcheese dan gula pasir sampai lembut saja. Berturut-turut tambahkan telur, susu cair, air jeruk lemon dan sunkist, serta kulit jeruk lemon. Aduk rata menggunakan whisk. Jangan dikocok. Tambahkan maizena. Aduk sampai halus.
  4. Tuang di atas kulit pie yang sudah setengah matang. Panggang lagi dengan api 160 C selama 30 menit.
  5. Angkat. Hias sesuai selera.

Oseng Tempe Petai



Bahan :
- 250 gr tempe potong kotak kecil, goreng sebentar

- 200 cc santan

- 10 mata petai, belah-belah

- 3 siung bawang putih
, iris tipis
- 6 butir bawang merah
, iris tipis
- 2 buah cabai merah
, iris serong
- 5 sdm kecap manis

- 1 sdm saos tiram

- 1/2 sdt merica

- 1 sdt garam

- 1 sdt gula pasir

- 1 potong lengkuas, iris-iris

- 2 lmbr daun salam

- 3 sdm minyak


Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah, lengkuas sampai wangi. Masukkan santan, garam dan tempe. Aduk rata.
  2. Tambahkan petai, gula, kecap, saos tiram dan merica. Masak sampai santannya menyusut.
  3. Siap dihidangkan.

Minggu, 28 November 2010

Empal Daging


Bahan :
- 1/2 kg daging sapi has luar

- 2 lembar daun salam

- 2 ruas lengkuas, geprek

- 1 sdt air asam


Bumbu (dihaluskan):
- 8 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 2 sdt ketumbar sangrai

- garam secukupnya

- 1 sdm gula merah


Cara membuat :
  1. Rebus daging, daun salam, lengkuas, air asam dan bumbu halus sampai daging lunak.
  2. Angkat dagingnya, potong melintang serat setebal kurang lebih 1 cm. Masak lagi sampai kuah menyusut/terserap habis.
  3. Panaskan minyak. Goreng sebentar asal kecoklatan.
  4. Angkat dan hidangkan dengan taburan bawang goreng.

Sabtu, 27 November 2010

Kue Ku



Masih ada sisa isian kacang ijo kue bakpia kemarin. Lihat-lihat resep...kayaknya bahan yang tersedia bisa buat kue ku aja. Enak...legit dari ketan dan manis gurih kacang ijonya. Apalagi kalo kulitnya pakai air pandan dan suji...hmmm wangi deh. But berhubung persediaan daun pandan di halaman menipis, aku memberdayakan pewarna makanan aja lah. Kue ku ini kelembutannya bertahan lama karena tambahan kentang dalam adonannya. Lagi pula aku dah punya cetakannya pemberian ibu mertuaku... So, apa lagi yang ditunggu...mari beraksi...

Bahan :
- 165 tepung ketan
- 20 gr gula tepung
- 50 gr kentang kukus, haluskan panas-panas
- 1/2 sdt garam
- 125 ml santan dari 1/4 butir kelapa (aku pakai santan Kara yang ditambah sedikit air)
- 2 tetes pewarna merah

Bahan isi : silahkan dilihat di sini.

Cara membuat :
  1. Campur tepung ketan, gula halus, garam, dan kentang. Aduk rata. Masukkan pewarna merah dan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  2. Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan, beri isi. Bulatkan.
  3. Cetak dengan cetakan kue ku yang dioles minyak/ditabur tepung ketan. Keluarkan dengan cara diketok. Letakkan di atas daun pisang yang sudah dioles minyak.
  4. Kukus 12 menit dengan api sedang sambil dibuka setiap 2 menit agar tidak menggelembung.
  5. Setelah matang dioles dengan minyak atau santan rebus agar kulit tetap lentur.

Source : diambil dari majalah Sedap.

Jumat, 26 November 2010

Bakpia Pathok


Hari ini aku bikin bakpia pathok. Resepnya dapat dari majalah Sedap. Cuman kumodifikasi dikit isiannya biar lebih mantap. Kutambahkan keju parut dan sedikit susu bubuk. Dan hasilnya...bisa ditebak...enaaaaak laaah....walaupun bikinnya agak ribet,...tapi aku bikin 1/2 resep aja biar gak terlalu lama. Ini resep aslinya di bawah yaaa..

Bahan A :
- 250 gr terigu protein sedang
- 1 sdm mentega putih (aku pake butter)

- 50 gr gula tepung

- 1/4 sdt garam

- 140 ml susu cair

Bahan B :

- 250 gr tepung protein sedang

- 100 gr minyak goreng

- 1/4 sdt garam


Bahan isi :

- 100 gr kacang hijau kupas, rendam 1 jam

- 150 ml santan dari 1/2 butir kelapa

- 1/8 sdt garam

- 1 lmbr daun pandan

- 75 gr gula pasir


Cara membuat :
  1. Kukus kacang hijau yang sudah ditiriskan selama 20mmenit. Angkat.
  2. Masukkan santan, garam, daun pandan dan gula pasir. Masak sampai kalis. Bentuk bola-bola, sisihkan.
  3. Bahan A: campur terigu, mentega, gula, dan susu cair sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Bentuk bulat sisihkan.
  4. Bahan B: campur semua bahan sampai bergumpal.
  5. Timbang bahan A masing-masing 15 gram dan bahan B masing-masing 10 gram. Bulatkan.
  6. Pipihkan bahan A. Isi dengan bahan B. Giling tipis panjang. Gulung.
  7. Lipat ke kiri dan ke kanan. Sisihkan. Lakukan hal yang sama pada semua adonan.
  8. Pipihkan adonan. Beri isi. Bentuk bulat. Pipihkan sedikit. Letakkan di loyang tanpa olesan margarin. Oles kuning telur.
  9. Oven 10 menit dengan susu 180 C. Keluarkan dari oven. Balik semua adonan, sambil agak dipipihkan. Oven lagi 10 menit. Balik lagi.
  10. Oven lagi 5 menit. Balik lagi oven lagi 5 menit sampai matang.



Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

Kamis, 25 November 2010

Bitterballen


Bahan :
- 250 ml susu cair
- 3 sdm margarin
- 4 lmbr keju slice, potong kecil-kecil
- 100 gr tepung terigu
- 100 gr daging ayam cincang
- 100 gr jamur kancing
- 1/2 buah bawang bombay
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1/8 teh pala bubuk
- 1/2 sdt garam

Bahan paniran :
- 2 butir telur

- 150 gr tepung roti kasar

Cara membuat :
  1. Masukkan keju ke dalam susu cair. Panaskan sambil diaduk-aduk di atas kompor dengan api sedang sampai keju meleleh. Sisihkan.
  2. Cincang bawang putih dan bawang bombay. Tumis dengan margarin sampai layu dan wangi, masukkan daging ayam cincang. Setelah ayam berubah warna, masukkan berturut-turut jamur, garam, merica, pala dan terigu sambil terus diaduk. Terakhir masukkan campuran susu keju. Aduk sampai kalis.
  3. Bentuk bola-bola kecil. Celupkan dalam tepung panir, lalu telur kocok dan celupkan lagi dalam tepung panir.
  4. Goreng dalam minyak banyak dan panas api sedang sampai kekuningan.

Selasa, 23 November 2010

Mie Pangsit Hijau




Habis baca-baca tabloid Koki tentang mie hijau dan mie merah yang sehat,...hm jadi pingin bikin pangsit hijau. Selain sehat karena terbuat dari campuran sawi hijau, seger lagi dimakan hujan-hujan begini. Tambah lagi pangsit gorengnyanya yang renyah, toppingnya yang gurih...klop deh. Cuma ku bikin lebih simpel aja and kumodifikasi dikit. Kalo di resepnya tumisan jamur and ayamnya dibuat terpisah...aku gabungin aja. Aku bikinnya 1/2 resep aja biar pas buat ukuran rumah. Itupun dah seharian di dapur sampai gempor niiy tangan. But...it's worth it...karena anak-anak dan suami bilang ini mie pangsit terenak yang pernah mereka makan. Alhamdulillah...hilang semua capek kalo keluarga menikmati hasil karya kita. Iya nggaaaak....? Oh iyaaa, saking serunya bikin mie sambil ngefoto, heeee ikutan bergaya juga si tali kamera...hihihi...gak papa lah...

Bahan :
- mie hijau
- topping ayam jamur
- kuah kaldu ayam
- minyak bawang putih
- pangsit
- sawi hijau, potong-potong
- bawang goreng

Bahan mie hijau :
- 250 gr tepung protein tinggi
- 1 sdm tepung sagu
- 1/2 sdm garam
- 1 butir telur ayam
- 250 gr sawi hijau diblender brsm sedikit air, ambil sarinya 50 ml (tambahkan kalau kurang)

Cara membuat :
  1. Letakkan terigu dalam wadah, masukkan garam. Tambahkan tepung sagu, aduk hingga rata. Sisihkan.
  2. Ambil sari sawi hijau, masukkan telur ayam, aduk hingga rata.
  3. Tuang campuran sawi hijau sedikit-sedikit ke dalam tepung terigu sambil diaduk hingga rata.
  4. Masukkan adonan dalam gilingan mie, giling terlebih dahulu dengan nomor yang besar berulang-ulang sampai halus. Sesekali beri tepung sagu. Kecilkan nomor gilingan sampai sesuai dengan ketebalan yang diinginkan.
  5. Cetak adonan mie hijau dengan cetakan sesuai selera. Bisa berbentuk bulat maupun pipih.
  6. Adonan mie siap digunakan.

Topping ayam jamur :
- 250 daging ayam, cincang kasar sisihkan tulang dan kulitnya
- 200 gr jamur kancing
- 1 batang daun bawang, potong-potong
- 5 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/4 sdt pala bubuk
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm saos tiram
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdt gula pasir
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih sampai wangi. Masukkan ayam cincang. Aduk-aduk. Tambahkan daun bawang, garam, merica, pala, kecap manis, saos tiram, kecap asin dan gula pasir. Aduk rata. Tambahkan air sedikit. Aduk rata.
  2. Tambahkan minyak wijen. Masak hingga kuah menyusut dan kental.
  3. Siap digunakan.
Kuah kaldu (masak semua bahan) :
- tulang ayam
- 600 ml air
- 2 ruas jahe geprek
- garam secukupnya
- 1 buah kaldu blok

Minyak bawang putih :
- 7 siung bawang putih, cincang
- kulit ayam
- jahe, geprek

Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih dan jahe dengan sedikit minyak goreng. Setelah wangi, masukkan kulit ayam. Tumis sampai minyak ayam tersebut keluar. Matikan api.
  2. Saring, dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup.
Pangsit goreng :
- 200 gr terigu protein sedang
- 100 - 130 ml air hangat
- 1/2 sdt garam
- 10 gr mentega, lelehkan
- 1 1/2 sdm minyak goreng panas

Cara membuat :
  1. Taruh terigu dan garam dalam wadah. Aduk rata.
  2. Tambahkan minyak panas sedikit-sedikit sambil diaduk. Tambahkan margarin leleh. Aduk lagi. Terakhir masukkan air hangat sedikit-sedikit sambil diaduk menggunakan tangan. Tidak perlu sampai kalis. Cukup sampai rata saja.
  3. Giling dengan gilingan mie sambil ditabur tepung agar tidak melengket. Giling sampai ketebalan yang diinginkan. Semakin tipis, semakin renyah pangsit. Tapi kalau terlalu tipis akan mudah hancur.
  4. Potong-potong bentuk persegi.
  5. Goreng dalam minyak banyak dengan panas sedang agar tidak cepat gosong.
Penyelesaian :
  1. Rebus 1 liter air hingga mendidih. Masukkan mie hijau. Masak hingga matang. Angkat dan taruh dalam mangkok-mangkok yang telah diberi minyak wijen, minyak bawang, garam dan merica bubuk.
  2. Tambahkan sawi (yang telah direbus) dan topping ayam jamur. Taburi dengan bawang goreng dan pangsit goreng.
  3. Sajikan mie dengan kuah kaldunya beserta sambal dan jeruk nipis.

Source : resep mie hijau dimodifikasi dari Tabloid Koki

Minggu, 21 November 2010

KBB #20 : Biskuit Tradisional - Bangket Coklat Kacang Mede

Waaaaa...gak terasa KBB round up 20 dah dekat deadline. Waktunya untuk segera beraksi. Secara aku nih baru calon anggota. Harus lulus round #20 - #21 dulu baru bisa jadi anggota resmi. Jadi...harus berhasil... semangat..semangat.. . Kemarin dah setor tuk NCC but aku bikin pingin yang lain tuk KBB. Aku memakai 1/2 resep kue bangket penang. Tapi aku modifikasi dengan menambahkan coklat dan kacang mede. Ternyata gak salah aku pilih resep ini karena hasilnya uuuuuueeenakee....hehe..



Pembuatan adonan alhamdulillah gak ada kesulitan yang berarti. Tapi ternyata tepung yang kupake gak habis semua. Emang sih di resep harusnya tepungnya 250 g. But setelah kusangrai dan kutimbang lagi ternyata tinggal 220 gr. Lhaaaa yang 30 gr nya kemana ya? terbang, menguap (kok menguap sih, air kallliii...). Aku menambahkan coklat bubuk 20 gr dan mede 100 gr. Kayaknya medenya harus dikurangi jadi 75 gr aja...enak sih but rasanya mede abiiiis. Pas diadon, aku sengaja gak menurunkan tepungnya sekaligus, karena khawatir adonannya keras. Ternyata benar belum kuturunkan semua udah mulai keras. Jadi aku menyisakan sekitar 50 gr tepung.

Kalo di resep aslinya disarankan pake cetakan semprit. Aku ada cetakan press cookies but setelah dicoba ternyata kurang lancar keluar adonannya karena tersumbat oleh kacang mede yang memang sengaja gak kugiling halus. Jadinya aku pake cara lama...hehe...sistem giling cetak aja, dengan bentuk hati. Kuhias dikit dengan garisan radar kue. Waaaah lumayan...cantik juga. Ini resepnya di bawah ya...yang telah kumodifikasi...

Bahan :

- 225 gr tepung sagu tani
(sangrai dengan daun pandan sampai daunnya layu)
- 20 gr coklat bubuk
(aku pake merk Bendico: lbh gelap warnanya tapi gak pahit)
- 125 gr margarin/butter (aku pake margarin)

- 70 gr gula halus

- 1 butir kuning telur

- 1/4 kaleng susu kental manis

- 1/2 sdt vanili bubuk

- 75 gr kacang mede
, sangrai dan blender kasar

Cara membuat :

  1. Kocok mentega dan gula halus sampai lembut.
  2. Masukkan kuning telur, tambahkan susu dan vanili bubuk. Kocok sebentar saja.
  3. Tambahkan kacang mede, aduk rata.
  4. Masukkan tepung dan coklat bubuk yang telah diayak bersama sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.
  5. Giling dengan ketebalan sekitar 1/2 cm. Cetak dengan cookie cutter.
  6. Taruh di talam beroles margarin. Panggang dengan panas oven 150 C selama kurang lebih 15-20 menit. Angkat, dinginkan.



Alhamdulillah aku lulus tantangan ini teman....






Source : resep bangket penang dimodifikasi dari Blog Saifa House.

Kamis, 18 November 2010

Blueberry Cheesecake



Bahan alas :

- 150 gr biskuit marie
- 90 gr mentega tawar, lelehkan

Bahan cheesecake :
- 375 gr cream cheese
- 125 gr gula pasir halus
- 1 sdm tepung maizena
- 2 butir telur yang besar
- 100 gr sour cream
- 1/2 sdt vanila extract
- 1/4 sdt garam
- 1 sdm air jeruk lemon
- 250 gr blueberry segar (aku pakai selai blueberry secukupnya)

Topping :
- 100 gr selai aprikot, panaskan dengan 2 sdm air

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan alas. Ratakan dan padatkan di loyang spring form diameter 22 cm. Simpan di lemari pendingin selama 1 jam.
  2. Kocok creamcheese dan gula sampai lembut.
  3. Masukkan tepung maizena. Tambahkan telur satu persatu. Kocok rata. Tambahkan sour cream dan air jeruk lemon. Kocok rata. Terakhir masukkan extract vanila dan garam, kocok rata.
  4. Tuang blueberry ke atas bahan alas. Ratakan. Tuang adonan cheesecake perlahan. Ratakan. Panggang dengan cara au bain marie selama 1 jam dengan panas oven 150 C.
  5. Setelah matang. Matikan api, biarkan kue di dalam oven selama satu jam.
  6. Keluarkan cheesecake, siram dengan bahan topping. Simpan di kulkas selama kurang lebih 8 jam agar lebih kokoh.
  7. Potong-potong siap dihidangkan.

Source : dimodifikasi dari buku 'Cake' oleh William Sonoma.

Acar Mangga


Masih ada mangga muda di kulkas. Hari ini aku mau bikin racak-racak mangga versi yang lain. Kemarin kan udah racak mangga sebagai sambal, nah sekarang versi acarnya. Hahaha...ada-ada aja...but memang lho ada resep ini. Soalnya ibuku sering bikin. Malahan ada yang versi acarnya pake santan dikit. But itu kapan-kapan aja deh...

Bahan :
- mangga muda yang tidak terlalu asam, diserut
- udang, kupas kulit dan kepala
- kunyit
- cabe rawit, kalo mau pedas potong-potong cabenya
- bawang merah, potong kecil
- garam
- gula

Cara membuat :
  1. Masak udang dengan air, garam, dan sedikit kunyit biar nggak amis.
  2. Setelah mendidih, campurkan udang beserta kuah kaldunya dengan serutan mangga, cabe rawit, bawang merah dan sedikit gula.
  3. Aduk rata. Siap disajikan.

Selasa, 16 November 2010

Kue Kering Soun



Kuker ini bertekstur renyah tapi bukan karena menggunakan baking powder. Tapi ke dalam adonannya diberi soun yang terlebih dulu digoreng sampai mengembang dan garing lalu dihaluskan menggunakan gelas (kalo pake blender teksturnya hilang), jadi kalo dimakan terasa krenyes-krenyes...harum susunya disumbangkan oleh penggunaan susu bubuk dalam adonan dan ayakan tepung biskuit marie susu (Regal) di bagian luarnya.

Bahan :
- 150 gr margarine
- 50 gr butter
- 160 gr gula halus
- 2 btr kuning telur
- 2 sdm susu bubuk
- Terigu secukupnya
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1/2 bks soun (goreng sedikit2 dalam minyak banyak sampai garing lalu tiriskan)
- 1/2 bungkus biskuit marie susu (mis:Regal) diblender halus


Cara membuat :
  1. Gunting-gunting soun kering agar tidak terlalu panjang. Goreng sedikit-sedikit dalam minyak sampai garing. Tiriskan di atas tisu dapur. Biarkan dingin. Haluskan/gilas menggunakan bagian bawah gelas. Sisihkan.
  2. Mixer margarine, butter dan gula halus asal tercampur rata. Tambahkan kuning telur,vanili dan susu bubuk, kocok asal rata.
  3. Masukkan terigu sedikit-sedikit sambil diaduk sampai mendapatkan tekstur yang dapat dipulung. Jangan masukkan terigu sekaligus karena adonan akan menjadi keras bila terkena udara. Bentuk bulan sabit. Tekan/pipihkan sedikit bagian tengahnya agar tengahnya tidak mentah.
  4. Panggang dengan panas api 150 sampai kuning dan garing. Angkat. Biarkan hangat. Hangat-hangat ayak dengan biskuit marie di atasnya. Biarkan dingin. Simpan dalam toples.

Senin, 15 November 2010

Kue Potong Kenari


Resep kukis potong ini sama aja dengan resep kuker biasa. Hanya kutambahkan baking soda, vanili, and baking powder dikit biar agak renyah. Diratakan di talam, oles kuning telur beri potongan fruitmix dan kenari cincang, tusuk-tusuk dengan garpu biar gak menggelembung lalu dipanggang. Setelah setengah matang dipotong-potong pindahkan di talam dan beri jarak. Panggang lagi sampai renyah. Pokoe...kayak biskuit...enaaak...

Minggu, 14 November 2010

Bassang (bubur jagung)


Bassang merupakan salah satu bubur tradisional Makassar. Mungkin kalo di Jakarta seperti 'bubur jali' yang aku sendiri blom pernah coba hihi...hopely someday...
Keistimewaannya yaitu terbuat dari jagung pulut (bukan hanya beras yang pulut khaaan?) dan sudah melewati proses pengelupasan kulit. Dimasak dalam jangka waktu yang lama sampai sekitar 3 jam sehingga didapatkan bubur yang benar-benar lembut dan gurih karena menggunakan santan. Tapi berhubung teknologi dah canggih aku cukup pake presto aja selama 1 jam. Penampakan jagung mentahnyanya seperti di bawah ini...



Mungkin sekilas mirip pakan ayam yeee....hihi soalnya anak-anakku bilang "Bu, ini makanan ayam yang kayak di rumah mbah yaaa?" tapi kalo diperhatikan baik-baik memang warnanya aja udah beda. Dan karena jenisnya yang pulut hasil buburnya legit sekali...teksturnya beda kalo kita bikin bubur jagung dari jagung manis biasa. Kalo ini menghasilkan kuah yang kental dan seperti berlendir...padahal itulah ciri khasnya pulut....makanya ada penambahan sedikit tepung tuk kuahnya biar lebih pas. Proses masaknya juga gak pake gula sama sekali, tapi pas akan disajikan panas-panas baru deh ditambahkan gula pasir. Well enough deh ceritanya... ini dia resepnya ...

Bahan :
- jagung pulut kupas, rendam semalaman
- santan encer
- santan kental
- daun pandan
- garam
- tepung terigu

Cara membuat :
  1. Masak jagung dengan air banyak sampai jagung lunak. Setiap air habis ditambahkan lagi sampai didapatkan jagung yang mulai lunak.
  2. Apabila air sudah menyusut tambahkan santan encer dan daun pandan. Masak terus sampai jagung benar-benar lembut.
  3. Siapkan santan kental dan beberapa sendok tepung. Masukkan sedikit air bubur ke dalam adonan santan dan tepung. Aduk rata lalu tuang kembali ke dalam bubur jagung. Aduk rata dan biarkan mendidih dan kental.
  4. Siap dihidangkan panas-panas dengan tambahan gula pasir.

Ket : kalau menggunakan presto, proses pertamanya (pelunakan jagung) di lakukan di panci presto selama 1 jam. Proses berikutnya bisa dilanjutkan di atas kompor.

Sabtu, 13 November 2010

Pepes Ayam



Hari ini aku bikin pepes ayam. Anak-anak suka, bapaknya juga. Padahal si mas gak suka makan ayam. Tapi kalo aku bikin gak bilang kalo itu ayam, dikirainnya ikan tenggiri karena aku juga biasa pake itu. Hahaha...pas udah mau habis, baru kubilangin...mas itu tadi ayam lhoo....eeehhh masa sih...kok enak yaa. Biar aja deh udah terlanjur katanya...huahahaha.....
And biar lebih mantap aku bikin sambel mangga. Pokoke baru dengar kata mangga rasanya ngiler abiiis...soale enak. Ada asam, pedas, gurih terasi...lengkap deh...kalo di Sulawesi namanya racak-racak mangga....

Bahan :
- 300 gr daging ayam tanpa tulang, potong kotak kecil
- 1 sdm jeruk nipis
- 10 tangkai kemangi
- 10 buah cabe rawit merah
- 1 butir telur, kocok lepas
- 2 sdm santan kental instan
- 3/4 sdt garam
- 3 lembar daun salam, potong-potong
- daun pisang untuk membungkus

Bumbu halus :
- 2 buah cabe merah
- 8 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, sangrai
- 1 cm jahe
- 2 cm kunyit
- 2 tangkai sereh
- 2 cm lengkuas

Cara membuat :
  1. Lumuri ayam dengan jeruk nipis dan sedikit garam.
  2. Cuci ayam lalu tiriskan. Campur ayam dengan semua bahan halus. Tambahkan kemangi dan santan. Aduk rata.
  3. Siapkan daun pisang. Beri sedikit daun salam lalu sendokkan adonan ayam. Tambahkan lombok keci di atasnya. Bingkus lalu semat dengan lidi.
  4. Kukus selama 30 menit sampai matang. Bakar sampai harum.

Sambel mangga :
- 1 buah mangga muda yang tidak terlalu kecut, serut/cacah panjang-panjang
- 7 buah cabe rawit
- 1/2 sdt terasi
- garam secukupnya
- 1/4 sdt gula pasir

Cara membuat :
  1. Cobek cabe, terasi, gula dan garam sampai halus.
  2. Masukkan serutan mangga, aduk rata. Bisa dicobek sedikit bersama bumbu.
  3. Siap dihidangkan. Catatan: kalau mangganya agak asam, setelah dicacah campur dengan air matang lalu remas-remas dan tiriskan airnya.

Kamis, 11 November 2010

Burger Mini




Burger ini lumayan untuk dijadikan bekal sekolah anak-anak. Sengaja kubikin mini biar anak-anak gak sisa... resep rotinya bisa dilihat di resep-resep roti terdahulu, tapi aku kurangi gulanya karena bukan roti manis. Nah kali ini tuk rotinya aku bikin percobaan. Aku cuman pingin tau aja gimana hasil penampakan rotinya kalo menggunakan olesan kuning telur (gbr 1 & 2) atau tidak (gbr 3)...bagaimana kalo wijen ditaburkan sebelum mengembang dan setelah mengembang/fermentasi kedua. Dan ternyata semua hasilnya bagus, tapi aku lebih memilih tanpa olesan kuning telur dan diberi wijen langsung setelah dibentuk bulat dan kemudian difermentasi. Karena tekstur wijennya cantik dan tidak terlalu rapat. Karena mengembang selama proses fermentasi maka wijennya akan menyebar seperti gambar no. 3. Coba lihat hasilnya di bawah ini...



Gbr 1 memakai olesan kuning telur dan penaburan wijennya setelah proses fermentasi kedua dan hanya ditabur acak aja. Gbr 2 memakai olesan kuning telur dan wijennya ditabur setelah fermentasi dengan dicelup ke dalam wijen lalu dipanggang. Gbr 3 tidak menggunakan olesan kuning telur dan dicelup di wijen langsung setelah dibentuk. Beda kan....?

Untuk resep burgernya aku pake resep kira-kira lagi, karena setiap aku bikin yaaa kira-kira segitu deh ukurannya biar enak rasanya...hehe. Habis ibuku dulu juga gitu. Nanti kalo saatnya dah mau dipanggang, dicoba dulu panggang adonannya sedikit aja...biar tau kalo ada bumbu yang kurang. Baru deh dipanggang semua. Aku tambahkan parutan wortel supaya ada sayurannya dikit. Maklum...buat anak-anak...and kalo dah matang, aku biasanya simpan di freezer dibungkus plasik dan ditaruh dalam wadah kedap udara. Setiap mau digunakan, biarkan dulu di suhu ruang lalu panaskan di teflon dengan sedikit margarin. Begitu juga dengan rotinya. Bisa juga disimpan di freezer dengan cara yang sama. Kan gak mungkin kalo kita bikin dalam jumlah banyak langsung mau dihabisin sekalian. Hehehe...iya kan...? Ini dia di bawah resepnya...

Daging burger :
- 500 gr daging sapi/ayam cincang
- 2 buah bawang bombay
, cincang halus (aku pakai food processor)
- 1 butir telur
- 100 gr tepung panir
- 5 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1/4 sdt pala
- garam secukupnya
- 1 buah wortel, parut halus
- 1/4 sdt gula pasir

Pelengkap :
- daun selada
- ketimun
- tomat
- keju slice
- saos (mustard, lombok atau tomat)

Cara membuat :
  1. Panaskan margarin lalu tumis bawang bombay hingga layu. Dinginkan.
  2. Haluskan bawang putih, merica, pala lalu campurkan ke dalam daging. Tambahkan bawang bombay, garam, gula, wortel parut, tepung panir serta telur. Aduk sampai semua tercampur rata.
  3. Bentuk bulat-bulat pipih, ukurannya sesuai selera. Letakkan di talam bersemir margarin.
  4. Panaskan oven sekitar 180 C. Sebelum dipanggang tuang sedikit minyak diantara daging burger yang sudah dibentuk, agar tidak cepat gosong, karena titik didih margarin tinggi.
  5. Panggang sampai daging berubah warna dan matang. Jangan sampai overcook atau garing.
  6. Siap diisikan ke dalam roti burger yang terlebih dulu dioles margarin dan dipanaskan sebentar di teflon.

Banana Pancake



Banana pancake ini sebenarnya terinspirasi dari pancake dan kue lempeng pisang dari Kalimantan. Kalo pancake biasanya adonannya pake susu, tepung, telur, margarin cair, gula garam dan baking powder. Sedangkan lempeng pisang pake tepung, air putih biasa, telur, pisang, gula garam. Nah daku memadukan keduanya dan mengganti cairannya dengan santan biar lebih gurih , dan ternyata eeenaaaak buanget deh...apalagi pisangnya pake pisang raja yang manis dan legit. Ini dia resepnya...but takarannya aku gak pasti karena semuanya pake kira2 aja...pokoknya icip aja sesuai selera sebelum dipanggang.

Bahan :
- 200 gr tepung terigu protein rendah
- 50 gr havermut (blender halus)
- 5 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 6 buah pisang raja yang bagus matangnya, potong kecil-kecil
- 1/2 sdt baking powder
- santan kental secukupnya (adonan agak kental)
- 1 sdm margarin, cairkan

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan kering, aduk rata.
  2. Masukkan santan perlahan-lahan sambil diaduk sampai didapatkan konsistensi yang sesuai untuk membuat pancake.
  3. Masukkan cacahan pisang. Campur sampai rata.
  4. Siapkan wajan teflon. Panaskan dengan api sedang. Tanpa dioles margarin.
  5. Tuang sekitar dua sendok makan adonan. Biarkan berkulit/kecoklatan. Balik. Biarkan matang.
  6. Angkat dan hidangkan dengan taburan gula halus atau madu. Tergantung selera.

Senin, 08 November 2010

Ikan Asam Padeh


Ikan lagi...ikan lagi...doyan apa doyan...hehehe. Iya sih...memang doyan, secara tuk orang Sulawesi ikan tuh makanan sehari-hari. Apalagi si masku juga diet mengurangi daging karena kolesterol. Dia juga gak doyan ayam...jadi apalagi lauk yang paling cocok? Tempe, tahu dan ikan...kali ini kuolah dengan resep Sumatra. Enak, segar dan gak terlalu berat karena kuahnya kental walaupun gak pake santan. Apalagi menggunakan ikan lamuru besar, jadi dagingnya tebal dan teksturnya agak kenyal bila dibandingkan dengan ikan kakap yang berdaging lunak or tenggiri yang padat. Pokoe enaaak..nak..nak... . Oh iya, berhubung di sini gak ada asam kandis, sebagai penggantinya aku pake bunga kecombrang alias pattikala bahasa sininya. Kan sama-sama asam. Ini dia resepnya...

Bahan :
- 500 gr ikan tenggiri (aku pakai ikan lamuru)
- 3 sdm air jeruk nipis
- 1/2 sdt garam halus
- 5 lmbr daun jeruk
- 2 batang serai
- 2 lmbr daun salam
- 1 lmbr daun kunyit
- 1 genggam daun ruku-ruku (aku pakai kemangi)
- 4 potong asam kandis (aku pake 4 helai bunga kecombrang)
- 3 sdm minyak

Bumbu (haluskan) :
- 3 buah cabe merah besar, buang bijinya
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 2 cm kunyit
- 2 cm lengkuas
- 1 cm jahe
- garam halus secukupnya
- gula pasir secukupnya

Cara membuat :
  1. Lumuri ikan yang sudah dipotong-potong dengan air jeruk nipis dan garam hingga rata, sisihkan.
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, sereh, daun jeruk, bunga kecombrang, daun kunyit dan daun salam sampai wangi.
  3. Tuang air dan biarkan mendidih. Tambahkan ikan, aduk rata. Masak hingga matang dan bumbu meresap dengan api kecil. Sesaat sebelum api dimatikan, tambahkan daun kemangi.
  4. Angkat. Hidangkan.


Source : dimodifikasi dari buku 'Variasi Makanan Padang Favorit' oleh Rahmat Kusnedi & Bahrun Darodjie.

Minggu, 07 November 2010

Ikan Asin Kerapu Asam Manis

Waaaaa...ini nia nih makanan favorit penggugah selera....hehe...nikmatnya....panas-panas dengan nasi panas ... Ikan asin kok dibuat asam manis...lhaa siapa bilang gak bisa. Enak lagi, tapi tergantung ikannya sih. Kalo di Sulawesi emang cocoknya pake ikan kerapu atau namanya di sini ikan sunu. Cocok karena kalo ikannya agak besar, dagingnya tebal sekali. Pokoe maknyuuus, ditambah lagi harum cabe rawitnya....coba deh...but baunya tinggal di tangan berhari-hari gak hilang...hihihi...becanda ding...

Bahan :
- 1 - 2 ekor ikan asin kerapu/sunu, cuci bersih dengan air mengalir agar asinnya berkurang
- 7 butir bawang merah, iris tipis
- 5 siung bawang putih, iris tipis
- 15 buah cabe rawit
- 1/2 cup air asam jawa yang kental
- gula merah/gula pasir secukupnya
- minyak

Cara membuat :
  1. Goreng ikan asin sampai garing.
  2. Ambil sedikit minyak bekas menggoreng ikan asin untuk menumis bumbu (bisa dicampur dengan minyak baru) agar ada aroma khasnya.
  3. Tumis bumbu sampai wangi. Tuang air asam. Tidak perlu ditambah garam karena ikan asinnya sudah cukup asin. Tambahkan gula.
  4. Masukkan ikan asin gorengnya dan cabe rawit. Masak sampai kuahnya agak mengental. Cicip sesuaikan dengan selera.
  5. Angkat, sajikan panas.

Sabtu, 06 November 2010

Fillet Katampa Panggang


Bahan :
- 1 ekor ikan katampa ukuran besar, fillet
- 2 sdm air jeruk nipis

- garam secukupnya

- 1/2 sdt merica hitam, tumbuk kasar

- 1 sdm butter


Pelengkap :

- coleslaw

- acar timun


Cara membuat :
  1. Lumuri ikan dengan jeruk nipis, garam, merica hitam. Biarkan meresap.
  2. Panaskan teflon yang sudah diberi butter dengan api sedang. Panggang ikan sampai matang. Jangan lupa dibolak balik. Ingat untuk tidak memanggang sampai overcook karena kelembutan ikan tergantung dari cara memanggangnya.
  3. Siap dihidangkan dengan coleslaw dan acar timun.

Cheese Cupcake with Lemon Glaze


Bahan :
- 200 gr salted butter
- 200 gr gula pasir
- 4 butir telur
- 200 gr terigu
- 25 gr maizena
- 1 sdt baking powder
- 100 ml susu cair
- 100 gr keju parut
- 1 sdm poppy seed

Lemon glaze icing :
- 2 sdm air jeruk lemon
- 1 sdt parutan kulit jeruk lemon
- 175 icing sugar
- 1 sdm air panas

Cara membuat :
  1. Susu dan keju dipanaskan dengan api kecil sampai larut lalu disisihkan.
  2. Kocok butter dan gula sampai lembut, tambahkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian tepung. Masukkan sisa terigu, maizena dan baking powder bargantian dengan adonan susu keju. Masukkan poppy seed aduk rata.
  3. Panggang di oven panas 180 sampai kuning keemasan.
  4. Angkat, oles dengan bahan glaze icing. Taburi parutan kulit jeruk lemon.

Prol Tape Almond



Bahan :
- 300 tape singkong, haluskan
- 75 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 3 butir telur, kocok lepas
- 50 gr almond bubuk
- 20 gr tepung protein sedang
- 100 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 50 gr margarin, lelehkan
- 1 kuning telur untuk olesan
- 1/8 sdt essens almond (aku gak pake)
- 25 gr almond slice untuk taburan

Cara membuat :
  1. Remas-remas tape singkong, gula pasir, dan garam sampai gula larut. Masukkan telur dan almond bubuk. Aduk rata.
  2. Tambahkan tepung terigu. Aduk rata. Masukkan santan dan margarin leleh serta essens almond. Aduk rata.
  3. Tuang di loyang 18x18x4 cm (aku pake loyang brownies) yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
  4. Oven 20 menit dengan suhu 180 C. Oles kuning telur. Taburi almond slice.
  5. Panggang lagi selama kurang lebih 30 menit sampai matang.
  6. Sajikan dalam bentuk potongan.
Source : dimodifikasi dari majalah 'Sedap'

Kamis, 04 November 2010

Siri Manis


Akhirnya ketemu juga sukun di pasar. Soalnya...gak tiap hari sih ada di pasaran. Tergantung musimnya. Aku dah lama pingin bikin lagi kue khas Makassar ini soale gak pernah makan di tempat lain. Perasaan cuma ibuku aja yang biasa bikin....padahal gampang sekali membuatnya.
Rasanya legit-legit gurih...mmmmh pokoknya nikmat. Orang gak akan tau itu sukun karena teksturnya mirip kentang pas udah dikukus, tapi masih lebih legit or chewy sukun ini.



Bahan :
- 1 buah sukun yang matang, potong-potong lalu kukus sampai matang
- 1/2 sdt garam
- 1 butir telur

Saus gula merah (dimasak bersama sedikit air sampai kental):
- gula merah
- daun pandan
- duren (optional)

Cara membuat :
  1. Haluskan sukun panas-panas (kalo saya dicobek menggunakan bagian bawah gelas). Tambahkan garam, aduk sanpai rata.
  2. Setelah halus, bentuk bulat-bulat pipih. Celup di dalam kocokan telur lalu goreng sampai kekuningan.
  3. Siap disajikan dengan saus gula merahnya.

Selasa, 02 November 2010

Talam Ebi




Bahan I
- 150 gr tepung beras
- 45 gr tepung sagu
- 3/4 sdt garam
- 2 1/4 sdt gula pasir
- 800 ml santan dari satu butir kelappa
- 1 lmbr daun pandan

Bahan II (masak semua sampai meletup-letup) :
- 10 gr tepung terigu
- 10 gr tepung beras
- 1/4 sdt garam
- 225 santan kental

Taburan :
- 1 buah cabe merah
- 5 buah cabe rawit, potong-potong
- 50 gr ebi, rendam air panas, tiriskan
- 3 siung bawang putih
- 1 cm kencur
- 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya lalu iris halus
- 1/2 sdt gula pasir
- 2 sdm minyak
- 1 sdm bawang goreng, remas-remas
- daun seledri, cincang halus

Cara membuat :
  1. Larutkan tepung beras, tepung sagu, garam, gula, dan 200 ml santan.
  2. Rebus sisa santan dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih. Tuang ke larutan tepung beras. Aduk sampai licin. Kalau perlu saring.
  3. Kukus selama 10 menit dengan api sedang.
  4. Buka kukusan tambahkan adonan II ke atas adonan I. Kukus lagi selama 5 menit dengan api sedang agar tidak menggelembung.
  5. Bahan taburan : blender semua bahan kecuali cabe rawit, bawang goreng dan seledri. Tumis semua bahan yang telah diblender sampai harum. Tambahkan cabe rawit, aduk sampai layu. Matikan api.
  6. Angkat kue talam dari kukusan. Setelah dingin, keluarkan perlahan. Bisa menggunakan bantuan sendok. Taburkan bahan taburan, hias dengan daun seledri dan bawang goreng.

Source : Bahan I dimodifikasi dari buku 'Kue Tradisional Modern' oleh Sedap. Bahan taburan dimodifikasi dari resep Bogasari Baking Center
Related Posts with Thumbnails