Rabu, 30 Januari 2013

KBB #32 : Rolls Nice - Japanese Roll Cake






Sekarang semua pada keranjingan bikin JRC atau Japanese Roll Cake. Motifnya yang cantik membuat semua ingin mencoba. Termasuk tugas KBB #32 kali ini temanya adalah Roll Nice, yaitu membuat JRC. Alhamdulillah sebelumnya aku dah pernah coba jadi sudah ada gambaran cara bikinnya. Selain itu udah dapat tips dari suhunya JRC, Mbak Rachmah ^^ . Makasih ya mbak R, ilmunya sangat bermanfaat.


Tapi walaupun begitu bukan berarti pembuatan JRC kali ini lancar tanpa hambatan. Bikinnya bener bener harus efisien waktu. Satu resep ini dituang ke dua buah loyang dengan motif yang berbeda jadi membutuhkan waktu yang lebih lama di bagian pembentukan motif. Kalau lembutnya sih tetap lembut, khas tekstur kue yang dikocok pisah telur. Cuman permukaannya jadi ada bolong bolongnya. Mungkin karena adonannya kental jadi sewaktu dituang di atas adonan motif kurang terdistribusi rata di sela sela motif. Harus dihentakkan beberapa kali biar rata. Well...setidaknya belajar dari kegagalan dan kekurangan kan??





Di bawah ini adalah resep yang dishare di group KBB ya. Yang aku modifikasi cuman fillingnya. Sebelum diberi cream aku olesi dulu dengan selei, ternyata jadi cantik...bergelombang gitu. Untuk alas loyang aku menggunakan kertas roti biasa. Tapi syaratnya olesannya harus rata dan kertasnya harus licin nggak boleh berkerut kerut karena hasil akhirnya juga nanti berkerut kuenya. Sebenarnya aku ada silpat tapi ukurannya agak besar untuk loyangku yang besar, sayang mau dipotong.

Japanese Roll Cake (JRC)
Resep adaptasi JUNKO Book
Modifikasi : Rachmah Setyawati
---------------------------------------------
Bahan-bahan :
Adonan I
4 butir kuning telur
40 gr gula pasir
40 cc minyak goreng
60 cc air
80 gr tepung terigu

Adonan untuk membuat motif :
60 gr putih telur
15 gr gula pasir
10 gr tepung maizena

Adonan II
160-175 gr putih telur
sedikit garam halus (0,5 gr)
50 gr gula pasir
1 sdt air jeruk nipis
15 gr tepung maizena
1 sdm  Pasta Blueberry /pewarna ungu tua

Filling :
Fresh Cream dingin, non dairy, kocok hingga soft peak. Siap digunakan sebagai filling.

Cara Membuat :

  1. Buat bahan adonan I , kocok kuning telur dan gula pasir hingga mengembang kental. Sambil terus dikocok speed sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok terus hingga merata, lalu mulai tambahkan air sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok speed sedang. 
  2. Setelah merata, sekarang masukkan ke dalamnya tepung terigu, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga merata dan kental. Sisihkan. 
  3. Sekarang buat adonan untuk MOTIF dulu. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang , tambahkan sedikit lagi hingga habis sisa gula pasirnya, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga mulai soft peak. Lalu masukkan tepung maizena ke dalamnya, kocok sebentar hingga tercampur merata kental/soft peak, jangan sampai hardpeak. Matikan mixer
  4. Ambil sebagian adonan I, kira-kira 5-6 sdm, lalu masukkan ke dalam adonan bahan untuk membuat motif tadi, aduk ringan merata. Bagi menjadi 2 bagian. Bagian adonan MOTIF PERTAMA bagi lagi menjadi 3, beri masing-masing warna kuning muda, pink muda dan pink agak tua. 
  5. Siapkan 2 buah loyang ukuran 20X20X5 cm . Siapkan kertas motif yang akan kita buat acuan, letakkan pada dasar loyang, lalu poles kertas ini dengan sedikit mentega di beberapa tempat. Setelahnya baru tutup kertas motif ini dengan kertas roti, selanjutnya tidak perlu dipoles, langsung bisa kita mulai membuat adonan motifnya. Ambil adonan motif warna pink muda tuangkan rapi pada motif love  dua atau tiga buah, baru kemudian ambil warna pink agak tua , tuangkan rapi pada motif love yg masih kosong. Begitu juga dengan motif bentuk polkadot besar dan kecilnya, warna bisa kita sesuaikan selera saja, bergantian antara pink muda, kuning muda dan pink agak tua. Usahakan motif disemprotkan agak tebal supaya kalau dilepas kertasnya adonan motif tidak habis melengket semua pada kertas roti.
  6. Setelah tertuang rapi motifnya, segera masukkan ke dalam freezer hingga adonan motif beku (aku nggak masukin freezer tapi dipanggang semenit saja). Baru bisa ditimpa dengan adonan utama. 
  7. Untuk loyang kedua, terserah kita hendak berkreasi dengan motif apa saja, gunakan bagian adonan MOTIF KEDUA, beri warna sesuai keinginan, bebas berkreasi. Lakukan step motif sama dengan sebelumnya. 
  8. Sambil menunggu adonan motif beku, buatlah adonan ke II (adonan utama)
  9. Buat adonan II ; Kocok putih telur + sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi sebentar , lalu tambahkan air jeruk nipis, kocok speed sedang hingga soft peak. Kemudian tambahkan tepung maizena ke dalamnya. Kocok hingga merata dan kental/soft peak.
  10. Gabungkan kedua adonan I dan II. Ambil sebagian adonan putih telur (adonan II), masukkan ke dlm adonan I, aduk ringan merata. Baru setelahnya tambahkan sisa semua adonan II, aduk ringan merata. Bagi rata menjadi 2 bagian , yang pertama beri pasta blueberry/pewarna ungu, aduk rata, keluarkan loyang berisi adonan motif dari freezer, tuang adonan pasta blueberry ini di atas motif love tadi. Ratakan ringan saja bagian permukaan atasnya. Siap dioven.
  11. Sementara adonan kedua, gunakan untuk menimpa adonan motif yg kita buat sesuai selera kita tadi, di loyang kedua. Panaskan oven hingga panas cukup tinggi, sekitar 165-175 derajat Celcius, setelah selesai dituang semua adonan, segera masukkan oven , panggang selama kurang lebih 20-25 menit (aku 20 menit)
  12. Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas kertas roti hati-hati, biarkan hingga dingin/uap panas hilang. 
  13. Saat cake sudah dingin. Poles bagian permukaan atas cake (bagian yg kecoklatan) dengan bahan filling agak tebal, lalu gulung rapi, bungkus rapat dgn kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di freezer hingga set/keras. Setelahnya barulah dapat dipotong-potong dengan rapi dan cantik, siap dipacking/disajikan.


Di bawah ini sewaktu mebuat motif dan penggulungan.
 


Di bawah ini cara mengisi fillingnya.


yuhuuu di bawah ini logo lulusnyaaaaa...


33 komentar:

  1. mbak hes.. req buat resep ini donkk :D

    http://fromintankitchen.blogspot.com/2013/01/tutty-fruitty-theme-for-today.html


    Jessica-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...kan dah ada di blognya Masam Manis ^^
      Sama aja dengan bolu kukus mekar kita mbak tapi dia pake api kecil biar nggak merekah. Dan menggunakan banyak pewarna...

      Hapus
  2. mbak hesti,,JRC nya cuantik bangeeet,,jd g tega makannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau udah di hadapan pasti tega deh mbak, soalnya selain cantik rasanya juga enaaaaak...!!

      Hapus
  3. yiipeee muncul juga di blog .... cantik bgt mba hesti
    mba mau nanya aku pernah bikin tapi pas digulung kok hiasan warna warninya lengket di kertas nya jadi ndak dempel di lapisan bolu gulungnyA... mau bikin lagi coba step by stepnya mba hesti semoga berhasil kali ini ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiiiih Mbak Tati,

      Dari pengalamanku kalau bikin lapisan motif ditebelin ke atas mbak. Agak gampang karena adonannya memang kental. Sehingga sewaktu dilepas tetap masih ada adonan motif yang nempel di kue. Lepasinnya juga harus perlahan dan harus langsung dilepas begitu kue baru keluar oven.

      Kematangan kue juga berperan dalam nempel nggaknya motif di kertas. Kalau underbake kue masih agak basah sehingga bila digulung lengket lengket adonan motifnya, kalau overbake juga tetap nempel di kertas karena terlalu garing. Jadi memang harus ngenalin oven masing masing. Aku pakai 20 menit pas banget. Awalnya 25 menit kegaringan nggak cantik karena lapisan cokelat/garing kuenya merusak penampilan. Cakenya gak mulus putih gitu.

      Kalau khawatir melengket di kertas penggulung, boleh dioles sedikit butter/margarin kertasnya mbak. InshaAllah amaaaannn...okey good luck with your next attempt ya ^^

      Hapus
  4. Balasan
    1. Ada mbak, hesti.ariefs@gmail.com

      Hapus
  5. Amboiiii, cantik banget Bund,,girly banget kesannya hihihi..btw fresh cream = Whip Cream ya Bund?..pakai pewarna merk apa Bun biasanya?pinknya bagus banget.

    Nanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Nanda....

      Benar, fresh cream = whipped cream dairy. Tapi bisa juga pake nondairy seperti Haan. Lebih kokoh dan gak cepat leleh.
      Pewarna pake wilton.

      Hapus
  6. salam kenal mba hesti......suka banget deh jalan2 di blog nya ini....fotonya keren2, resepnya lengkap semua ada disini dan selalu jd inspirasi bt saya nihh.....dah pernah 2x buat JRC ini untuk tugas LBT tp hasilnya ga semulus dan secantik pnya mba hesti.....saya pake resepnya mb R juga.....cm beda tangan beda hasil yaaa mba.....heheheee....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal mbak Isna,

      Muakasiiiih apresiasinya mbak,
      Jangan pesimis mbak, aku juga awal bikin gak semulus dan secantik ini...tapi karena dicoba terus dan tau dimana selanya lama kelamaan lumayan hasilnya. Jam terbang berpengaruh ternyata !! hehe

      Hapus
  7. salam kenal mba hesti,aku dah buat 2x jrc ini,tapi selalu gagal dirotinya..hiks..jadi motif udah jadi (dipanggang 1 menit) trus begitu ditimpa adonan kue nya,di panggang sesuia waktunya,hasil akhirnya dia masih basah...meski dilapisan atasnya sudah ada lapisan coklatnya..apa ini karna panas oven yang ngga merata ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga...

      Aku pertama bikin mirip seperti itu. Tapi aku agak cokelat dasarnya mbak, jadi sewaktu dilepas motifnya lengket dan warnanya kecoklatan. Tapi setelah itu aku pindahkan rak ovennya ke tengah (awalnya paling bawah) hasilnya membaik mbak. Kalau resepnya mbak masih basah artinya kurang waktu panggangnya. Emang harus pahamimengenal dengan baik oven kita, nggak semua panasnya sama.

      Hapus
  8. Baaaguuussss bangeet mba.. Dah pengen bgt bikin roll cake,, tp blm punya loyang nyah... Hehehe.. Tp resepny dah masuk k baking list nyah sy niy..

    Thanks mba cantik.. Ur so inspiring...

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAkasih juga mbak, semoga nanti percobaannya berhasil yaaaaa...

      Hapus
  9. halo Mba, cantik sekali kuenya...saya baru pemula ^^. Kl boleh tau menimbang cairan putel itu bisa ditimbangan tepung biasa kan mba? atau harus pakai timb.digital? trims

    BalasHapus
  10. @Anonim : makasih mbak, sama aja kok. Nggak harus digital aku pake timbangan biasa. Cuma harus bersih benar bebas dari lemak timmbangannya supaya ngembangnya maksimal. Jadi kalau mau putih telur ditimbang duluan atau bisa juga setelah menimbang bahan lain dicuci lagi timbangannya.

    BalasHapus
  11. so kiuut
    hesti
    fillingnya fresh cream + non dairy
    fresh cream n non dairy sama ga dgn whipped cream?
    sori msh tk di bakery nih he3x
    thx
    cc

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiiih mbak.
      Iya mbak, fillingnya perpaduan fresh cream dan non dairy whipped cream.
      Dua duanya sama sama whipped cream kalau udah dikocok. Bedanya kalau fresh cream terbuat dari kepala susu yang tentu saja lebih berasa gurihnya susu sedangkan non dairy terbuat dari lemak nabati yang umumnya sudah manis.

      Hapus
  12. hesti
    he3x aku nanya lg yaa
    lapisan kulit atasnya di buang dulu yaa sblm dikasi strawberry jam
    soalnya difoto warnanya putih tuh
    penasaran nih ama roll cake
    gatot melulu gulungnya
    tq
    cc

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau aku nggak dikupas mbak. Tapi kalo khawatir seleinya nggak lengket bisa dikupas. yang putih itu bagian dasarnya mbak, kalo permukaannya agak kecolatan tp nggak kentara karena ketutup ama selei ^^

      Hapus
  13. Hai bu
    ªќϋ kok bingung ea langkah k 10 mpe 12, maksudna ntar jd 2 roti gt atw gmn? Trus misal Ъќ pake kertas motif gmn, bs ?
    ªќϋ kan msh amatir ♧ȋȋ̊γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧ , klo pake double pan gt bs Ъќ sih ? °·♥·♡τнäηκчöü♥·♡·° ♧ȋȋ̊γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧ infona,suka banget ma karya2 bu hesti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jadinya nanti 2 bolu gulung mbak.
      maksudnya nggak pake kertas motif itu polos aja?? ngga apa apa kok. Tapi sebaiknya tetap dialas kertas roti walaupun gak ada motifnya.

      Nggak bisa kasih tau hasilnya karena belum pernah coba pake double pan.

      Hapus
  14. mba hesti, saya ijin nyontek dan nyobain resep JRC ini ya
    wish me luck :D

    BalasHapus
  15. ya ampuuunn cantik bangeetttttt...!!!!pengen bikin ahh :D makasih mba hes...blogmu sungguh inspiratif banget hahaha :D

    BalasHapus
  16. Kereeeeeeen!!aq yg tinggal di jepang blm pernah mkn roll cake model gini,lagian mahaaaaaal(^_−)−☆ boleh nyoba yach resepnya m'Hesti,yg lalu vanilla cake gak ijin dulu dah dibuat hehehe...arigatooo ilmunya m'hesti

    BalasHapus
  17. @Dapur Eka Felira : good luck ya mbaaak...

    @Wetysweety : makasih mbaaaak...

    @Widya ; no problem mbak, emang resepnya untu dishare kok....makasih jugaaa

    BalasHapus
  18. Mbak hesti salam kenal.....aq suka baca blog2nya mbak hesti semuanya menarik untuk di coba makasih yaa mbak resep JRCnya ,aq pengen membuatnya .....

    BalasHapus
  19. Salam kenal juga mbak, semoga berhasil ya bikin roll cakenyaaa

    BalasHapus
  20. Slm kenal mbak hesti....alhamdulillah mbak berkat resep mbak hesti yg bikin cheese stik berhasil setelah 2x gagal,nah kemarin nyoba utk jrc motifnya bagus...tapi rotinya bantat...kmd hr ini coba dulu yg roll cake biasa akhirnya berhasil tapi sy pakai suhu oven dgn panas 200 c kalo jrc pake suhu segitu bisa ga ya mbak

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails