Sabtu, 26 Januari 2013

Ketupat Kandangan & Pais Sagu






Ketupat Kandangan adalah salah satu makanan khas Kalimantan Selatan tepatnya di daerah Kandangan. Ketupat ini terdiri dari kuah santan, ketupat dan ikan gabus bakar serta disajikan bersama sambal binjai. Nah kalau pada umumnya ketupat itu dimakannya pake sendok, nah kalau ketupat kandangan ini uniknya  dimakan menggunakan tangan. Beras khusus digunakan pada pembuatan ketupat agar nasinya terhambur ketika dimakan. Nah nanti kuahnya akan terserap oleh nasi. Uniiik kan?







Satu lagi kue dari banjar yatiu Pais Sagu. baru kali ini juga aku coba. Dan langsung jatuh hati. Kue ini menggunakan sagu basah dan potongan pisang yang diisikan ke dalam daun pisang lalu dimasak. Makannya dengan ditaburi kelapa parut dan gulah merah. Uniiik juga dan enaaak. Kedua resep ini hasil berguru ke Mbak Kamelia Marfuah dari Cozy Kitchen. Beliau adalah orang asli Banjar. Makasiiih banyak ya mbak tuk resep dan tipsnya. Semoga ilmunya barokah.


Tuk teman teman yang tertarik dengan resepnya silahkan download majalah online Rasa Indonesia edisi 4 (Januari-Februari). Di dalamnya banyak foto foto menarik serta pembahasan ilmu photography yang kali ini menampilkan topik Low Light Photography. Yuuuuk download ya, gratis kok!

11 komentar:

Hairi Yanti mengatakan...

keduanya favorit saya. Nyaman banaaaar.... *salam dari orang Banjar* :D

Nisa's Mom mengatakan...

I'm still waiting until you publish your first traditional cook book, mba.. :) I adore your pictures, your cooking talent ..always nice to come see your work :)

Hesti HH. mengatakan...

Salam mbak Hairi....

Hesti HH. mengatakan...

Amiiiiiin mbak Fitri, ini hidungku kembang kempis dapat pujian. Tengkyu mbak, it means a lot to me *terharu*

Annadina mengatakan...

Mantap mba Hesti...udah layak nerbitin buku sendiri sebenernya nih :)

Yulyan Parwati mengatakan...

yupp...bener banget kata mbak Annadina diatas...mbak hesti dah layak nerbitin buku!!! ayo mbak, semangattt!!!!! :D

Ummu MusasyiJr mengatakan...

sama-sama mba Hesti, terima kasih juga atas kepercayaannya, semoga bermanfaat.

aku sdh donlot majalahnya lhoooo, ternyata keren banget....masya Allah.
yg banyak yg belum faham materi yg dipaparkan ^^

semoga sukses

Hesti HH. mengatakan...

Amiiiiin mbak Dina, hopely someday terlaksana...

Hesti HH. mengatakan...

semangaaat!!aku tunggu mbak Yulyan dulu deh nerbitin buku baru aku menyusul, hehe

Hesti HH. mengatakan...

Makasih mbak doanya. Syukurlah mbak udah baca majalah RI, ditunggu edisi berikutnya yaaa...

Ridhwan Noor mengatakan...

wah ini dia favorit kami urang kandangan

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails