Sabtu, 25 Februari 2012

Barongko

Barongko

Barongko adalah kue pisang yang sangat lembut. Menikmatinya tidak perlu dikunyah...cukup disesap saja. Mmmm nikmatnya, apalagi kalau baru keluar dari kulkas...manteeeep. Bahannya simpel tapi rasanya manis legit. Kalau di sini barongko umum dijual di toko/warung kue. Sering juga menjadi sajian acara khas adat. Aku sering bikin karena Hanif dan Iyut suka sekali. Kalo hubby sih, bukannya nggak suka. Tapi memang dia penyuka gorengan atau kue yang gurih gurih. Beberapa kue tradisional juga suka, tapi kalo barongko makan satu aja udah cukup katanya...hahaha.

Bahan dasar barongko ini adalah pisang kepok. Karena selain menghasilkan warna putih (pisangnya tidak mudah teroksidasi/berubah warna seperti pisang ambon dan pisang raja) rasa manisnya pas. Walaupun pisang raja juga manis, menurutku dia hanya cocok dibikin cake, dibuat gorengan atau tuk isisan roti. Kalo dibikin barongko, walaupun pisangnya sudah matang sekali dan manis tapi ada rasa sepet-sepetnya dikit setelah dikukus, selain itu warnanya juga berubah jadi kecoklatan. Nah kalo pisang ambon lebih gak cocok lagi...hihi. Ternyata pisang juga beda jenis, beda rasa dan beda juga peruntukannya ya...^^

Nah, seringnya kalau membuat barongko aku tidak menggunakan takaran. Semua hanya pake ilmu kira kira. Karena sudah sering bikin, jadinya sudah tahu untuk menghasilkan kue yang lembut kira kira seberapa banyak santannya, telurnya maupun gulanya. Tapi kalau mau resepnya ya silahkan lihat di
sini ya. Kalo nggak salah dulu waktu bikin aku sempat konversi ke gram deh sebagian...hehe.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails