Rabu, 12 Oktober 2011

Lapis India Pandan


Lapis India Pandan


Jangan bosan ya postinganku tentang lapis India lagi. Karena kemarin sukses dengan yang versi original alias pake gula merah dan udah lenyap masuk perut semuanya, hari ini aku coba lagi yang rasa pandan. Penasaran gimana rasanya...membayangkan wangi pandannya, hmmmm...

Ternyata goyang Indianya nggak terlalu heboh. Gelombangnya agak malu-malu...hehehe. Kalo soal rasa menurutku enakan yang kemarin. Gula merah lebih meminimalisir bau telurnya. Menurutku lhooo...di bawah ini aku bikin setengah resep dari lapis india gula merah ya...jadi aku pake cetakan brownies. Adonannya pas banget,...gak bersisa.


Bahan :
- 300 ml santan kanil (dari 1 butir kelapa)
- 300 air pandan (dari 5 lembar daun pandan)
- 175 gr gula pasir
- 1 bungkus tepung hunkwe warna putih
- 1/2 kaleng susu kental manis
- 4 butir telur, kocok lepas
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili bubuk


Cara membuat :
  1. Panaskan dandang dengan api tinggi.
  2. Olesi loyang dengan minyak goreng dan lapisi ( dasar dan sisi loyang ) dengan plastik tahan panas
  3. Kocok lepas telur dan gula. Masukkan santan, air pandan, aduk rata. Tambahkan hunkwe, susu kental manis, vanili dan garam, aduk rata menggunakan whisk. Saring.
  4. Masukkan loyang ke dalam dandang. Biarkan loyang panas.
  5. Tuang adonan ke loyang 1 sendok sayur besar ( kurleb 100 ml ), tutup.
  6. Setelah lima menit, apabila lapisan sudah keras, tuang adonan berikutnya perlahan dari sisi loyang. Sebelum menuang adonan harus diaduk dulu agar tepungnya tidak mengendap di bawah.
  7. Demikian lakukan hingga habis.
  8. Setelah lapis terakhir dituang, kukus selama 15 menit.
  9. Buka tutup dandang, hilangkan uap panasnya. Simpan dalam lemari pendingin.
  10. Potong-potong. Lapis india siap disajikan.

13 komentar:

Anonim mengatakan...

assalamualaikum mba hesti mau tanya itu lapisnya tiap tengahnya wrnnya cantik dan modelnya cantik itu gimana ya caranya?mksh

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam,
Itu motif 2 warna muncul sendiri mbak, padahal adonannya kan cuma satu. Cuman karena bahannya dari santan, ketika proses pengukusan santannya yang kental berpisah sama yang encer menghasilkan motif berbeda.

Anonim mengatakan...

Ass' mba hesti salam kenal. sy dah sering bolak balik n nyoba resep2 dr blognya mba hesti makasih ya insfiratif banget deh. sebenarnya dah lama banget pengen nyoba resep ini cuma msh ada yg ngeganjel mengenai ukuran tepung hunkwenya kr2 brp gram ya mba? tks atas jawabannya>

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam,

75 gr mbak beratnya

dhwan mengatakan...

Ijin copy ya

aza kayla mengatakan...

jd penasaran dgn resep yg ini ijin copy resepx mbak ntar kalo dah jd sy kbrin lg

vivi yanti mengatakan...

Mbak hesti, santan kanil itu apa ya?santan kental?

Hesti HH. mengatakan...

Benar mbak Vivi, santan yang kental

monica heath mengatakan...

hello mbak hesti,sebelum nya salam kenal dari jauh.mau tanya mbak kira2 punya resep kue lapis yang dari tepung beras nggak??? dan kalau nggak keberatan mungkin bisa di cantum kan resep nya kira2 untuk berapa potong,biar setidak nya kita bisa kira2 klo mau praktek dari resep mbak hesty yang super helping dan inspiratif banget….terima kasih banyak mbak…sukses selalu..xx

resep kue garpu mengatakan...

Kue lapis india ini hampir sama ya kak sama kue lapis dari banjarmasin... Salam kenal.

Hesti HH. mengatakan...

@Monica : iya mba semoga lain kali bisa dipraktekkan sarannya. Resep lue lapis beras ada kok mba silahkan klik label kue lapis. Makasih yaaa

@Resep kue garpu : benar mbaaa sama malah,,,

Dina mengatakan...

Mbak Hesti, saya mau tanya apakah tutup dandangnya harus di lapisi serbet, jadi uap air nya ga jatuh menetes di atas kue, pada waktu pengukusan? Terima kasih sudah dibantu

Hesti HH. mengatakan...

Bener mba...

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails