Kamis, 13 Oktober 2011

Jamie Oliver's Pumpkin Tart

Jamie Oliver's Pumpkin Tart


Dua hari yang lalu aku beli labu kuning di pasar. Niatku sih mau dibikin kue...tapi kue apa belum tau juga. Rencananya mau cari resep enak di internet. Tapi pas kemarin baca majalah 'Feel Good Food' edisi autumn 2010 langsung melongo lihat pumpkin tartnya Jamie Oliver. Katanya, pertama kali dia makan di sebuah restoran kecil di Perancis dia tergoda dengan kelezatannya dessertnya. Labunya yang dimasak bersama gula dan susu membuat hasil akhirnya lembut dengan tekstur seperti creme caramel. Akhirnya ketika pulang ke Inggris dia mencoba membuat dengan versinya sendiri yaitu dengan menambahkan kulit pie di dasarnya.

Yuuuuuk kita bikin juga....!!


Jamie Oliver's Pumpkin Tart


Aku membuat pumpkin tart ini dalam loyang pie mini. Hmmmm...ternyata labu enaaaaak juga yaaa...resepnya di bawah ini ya :

Source : Jamie Oliver's Pumpkin Tart
from 'Feel Good Food Magazine' Autumn Edition

Bahan kulit pie :

- 250 gr tepung terigu protein sedang
- 125 gr mentega, dinginkan lalu potong kotak kecil
- 50 gr gula halus
- 1 butir telur
- 1/4 sdt garam
- susu dingin secukupnya (1-2 sdm)
- olive oil untuk olesan loyang (aku pake margarin)

Bahan Filling :
- 500 gr labu kuning, kupas buang biji dan potong kotak kecil
- 500 ml full fat milk (aku pake separuh susu dan separuh krim kental)
- 200 gr gula pasir
- 1 vanila pod, belah lalu keruk isinya
- 2 butir telur

Cara membuat :
  1. Kulit: campur terigu, gula halus, garam lalu aduk rata. Tuang ke dalam food processor. Masukkan mentega dingin. Nyalakan food processor beberapa detik sampai membentuk remah.
  2. Tuang telur dan satu sdm susu dingin. Proses lagi sebentar saja sampai adonan menggumpal. Keluarkan. Bungkus cling wrap dan dinginkan 30 menit dalam kulkas.
  3. Keluarkan, giling tipis pipih lalu cetak ke dalam loyang pie diameter 25 cm (aku pake loyang kecil).
  4. Tusuk-tusuk garpu, tutup dengan cling wrap lalu simpan di kulkas selama 30 menit. Panaskan oven 180 C atau 350 F.
  5. Sementara itu, masukkan susu cair, labu, gula dan vanila bersama podnya ke dalam panci. Masak dengan api sedang sambil diaduk terus agar susu tidak pecah. Pada saat susu akan mendidih segera turunkan api menjadi kecil dan masak selama 15 menit sambil sekali-kali diaduk. Pasang tutup pancinya sedikit terbuka lalu lanjutkan memasak lagi selama 15 menit atau sampai labu benar-benar matang dan lunak. Buang kulit vanillanya.
  6. Setelah hilang uap panasnya, blender adonan filling sampai lembut. Tutup dengan cling wrap agar permukaannya tidak mengeras.
  7. Sementara menunggu adonan filling menjadi dingin, siapkan adonan kulit.
  8. Letakkan kertas roti/minyak di permukaan pie lalu isi biji-bijian sebagai pemberat (blind bake). Panggang selama 10 menit sampai setengah matang. Lepas pemberatnya lalu panggang lagi selama 5 menit. Angkat dan biarkan dingin.
  9. Turunkan panas oven jadi 160 C atau 325 F.
  10. Kocok lepas 2 butir telur lalu tuang ke atas adonan filling yang sudah dingin tadi. Aduk rata menggunakan whisk. Tambahkan krim kental (kalo pake) aduk rata.
  11. Tuang ke atas kulit pie lalu panggang selama kurang lebih 30 menit atau sampai adonan filling sudah mengeras di bagian pinggirnya dan masih agak lembek di tengahnya.
  12. Sajikan dengan whipped cream.

23 komentar:

CeritaCrita mengatakan...

Hallo Mbak Hesty....aku senang banget sama blognya. Padahal aku ga bisa bikin kue loh..tapi jadi semangat mencoba setelah "gaul" dengan blog ini. Untuk resep ini, dengan segala keterbatasan ilmuku, aku mau tanya beberapa hal, boleh ya ??? hehehhe.
1. Pembuatan kulit pie kali ini agak berbeda dengan pie resep yang biasanya. Apakah bisa kalau pake resep kue pie biasanya, Mbak ??? terus,menteganya didinginkan saja atau sampai beku ???
2. vanilla podnya boleh pake vanila bubuk saja kan ???

3. krim kental yang dimaksud yang seperti apa ya mbak ??

terima kasih untuk semua ressepnya ya Mbak...makasih mau jawab pertanyaanku...maklumlah pemula banget..hehhehe

Lala, kendari, sultra

2.

Hesti HH. mengatakan...

Hallo juga Lala, salam kenal...makasih ya udah berkunjung.

Alhamdulillah kalo blognya bermanfaat dan bisa memberikan motivasi.

Tentang kulit pie...gak ada masalah kok pake resep yang biasa. Resep ini menggunakan blind bake karena kulit tanpa isi dipanggang terlebih dulu. Dan karena ukurannya besar, memungkinkan untuk menggelembung...jadinya diisi kacang/beras supaya tetap rata. Kalau gak pake blind bake bisa...tapi setiap kulitnya menggelembung cepat2 dikeluarkan lalu ditusuk menggunakan lidi/garpu.

Mentega kan gampang leleh nggak kayak margarine. Jadi sebaiknya didinginkan asal keras tidak perlu sampai beku. Cara ini (dan penyimpanan adonan di kulkas) untuk mengurangi menyusutnya adonan ketika dipanggang.

Kalo vanila pod nggak ada boleh diganti vanila bubuk. Saya juga biasa pake yang bubuk kok. Saya tidak pernah pake essence jadi saya pesan vanila bean dari Bandung. Nah berhubung resep aslinya pake ini yah saya berdayakan saja vanila beanku...hehe

Kalo krim kental/whip cream dairy adalah kepala susu. Jadi rasanya susu tapi lebih kental dan kalo dikocok dalam keadaan dingin dia bisa mengembang. Saya pake yang merek Anchor...bisa dilihat di laman 'Behind The Schene'ku. Di situ ada gambarnya kok. Kalo nggak ada bisa pake susu aja. Nanti teksturnya kayak vla atau custard.

CeritaCrita mengatakan...

makasih Mbak Hesty atas jawabannya....duh, senang banget deh....tetap berkarya ya Mbak..pokoknya daku akan selalu setia diblog ini...nanti kalau ada yang masih ga ngerti, aku tanya lagi ya. Salam untuk keluarga tercinta...:D

Hesti HH. mengatakan...

Makasiiiiih Lala tuk supportnya...

Iya...jangan segan-segan bertanya ya, makasih dan salam juga tuk keluarga.

nickeJJ mengatakan...

Hestiiiii.....
ga percaya ini photo pake pocket ??? did u ?

Hesti HH. mengatakan...

Teeeeeeh...emang bukan. Alhamdulillah udah punya kamera baru *Canon EOS D60*...huhuuiiiiii ^^

ira - jakarta mengatakan...

sangat menginspirasi ^^ jd pengen nyobain :)

Hesti HH. mengatakan...

Makasih mbak, udah berkunjung...

valya_vida mengatakan...

mbak,mo nanya.. labuny masih mentah ato d kukus dulu sebelum di olah? pengen bikin ni.. soalny d rumah lagi ad alabu nganggur,, hehehhe

Hesti HH. mengatakan...

Makasih ya mbak Valya udah berkunjung...
Labunya mentah mbak, ntar dipotong kecil-kecil lalu dimasak bersama susu sampai lembut (coba cek di cara membuat). HAppy baking ya!!

aza kayla mengatakan...

alhamdulillah mbak kmrn sy dah cb bt kuex n hslx enak fillingx lembut n legit kulitx pun tekturx pun bgs makasi ya mbak atas resepx

Hesti HH. mengatakan...

Waaaa...alhamdulillah mbak kalo cocok. makasih ya sdh info ke aku ^^

Anonim mengatakan...

Hallo mbak hesti, saya mau tanya..
Setelah adonan filling matang , apa nanti diblender bersama susu nya?
terima kasih mbak

Hesti HH. mengatakan...

Iya ada di cara membuat no 6 mbak.

mamanya azka mengatakan...

mbak...boleh tau beli vanila bean nya dimana? Hehe...pengen coba juga resep ini, dan penasaran jg sama vanila bean :D

Hesti HH. mengatakan...

vanilinya dulu beli online di villa domba bogor mbak. Silahkan google di http://indonesianorganicvanillabeans.com/about

AnitaJ mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
AnitaJ mengatakan...

hi mbak hesti... aku pengen nyobain bikin ini. krn stok labu dirumah msh banyak. tp krn msh newbie dlm membuat pie. boleh nanya yg cara membuat no.8. setelah pemberat diangkat. kulit pie dikeluarkan dari cetakannya kah? setelah dikeluarkan dari cetakan, baru dipanggang lagi kah? cara mudah dan tips n trik mengeluarkan kulit pie dari cetakan bagaimana? krn saya sempat bbrp hari lalu kesulitan dlm mengeluarkan kulit apple pie. malah jd retak. makasih mbak hesti

Hesti HH. mengatakan...

Ngga perlu mbak...nanti kalau dah matang dengan fillingnya baru dikeluarkan. Mmng sebaiknya pake cetakan pie bongkar pasang. jd gak perlu dibalik.

Cara keluarinnya biasa aja...biasa yg bikin melengket itu kalau ada adonan filling yg bocor atau mengenai pinggiran cetakan. Nempel tu dah...jadi mmng harus hati hati.

Anonim mengatakan...

Salam mbak Hesti,
Saya ingin tanya, kalau telur utk crust nya digunakan semua atau hanya kuningnya sj lebih baik mbak?
Lalu mentega nya apakah menggunakan spt merk Elle begitu atau mentega biasa?
Thanks mbak :D

Hesti HH. mengatakan...

Dipakai satu utuh mba telurnya. menteganya bisa merk apa saja. Boleh elle, boleh anchor, blue triangle, orchid dan lain lain

Alisa Boomby mengatakan...

Labu kuning dan kabocha Kuning sama atau beda ya? Saya lihat di supermarket adanya kabocha tapi seperti labu

Hesti HH. mengatakan...

Sejenis mba, kalau kabocha itu labu kuning jepang berukuran kecil. kandungannya sama dan bisa saling menggantikan

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails