Sabtu, 19 Februari 2011

Umba-Umba


Secara umumnya umba-umba ini kita kenal dengan sebutan klepon. Tapi kalo di daerah Sulawesi umba-umba ini biasa dibuat pada acara adat dan saat pindahan rumah baru. Secara khusus tidak mengandung makna tertentu. Umba-umba artinya terangkat. Kan kalo direbus pas matang ngapung/terangkat naik tuh. Jadi philosofisnya yaitu bagi orang yang baru menempati rumah baru diharapkan rezekinya juga naik/bertambah. Gitu deh yang aku tau. Kalo salah maaf maaf yeee...kayaknya harus berurusan dengan orang antropologi...hhhhmm?



Kali ini aku bikin dua rasa. Umba-umba ketan putih dan umba-umba ketan hitam. Resepnya gak pake takaran. Seperti biasa aku pake kira-kira aja. Cuman ketan putih/hitam campur 1 sdm tepung terigu dan sedikit garam. Lalu diaduk rata dan dituangi 1 sdm air kapur sirih dan sedikit-sedikit air perasan daun pandan sampai bisa dipulung. Isi gula merah, bulatkan lalu rebus dalam air mendidih sampai mengapung. Angkat dan gulingkan dalam kelapa(setengah tua) parut yang udah dikukus bersama sedikit garam dan pandan. So simple...and yet...incredibly yummy...favorit keluarga nih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails