Selasa, 12 Juli 2011

Perut Ayam Pisang


Pisang lagi...pisang lagi. Favorit nih...
Pertama kali makan kue ini pas masih pengantin baru. Hubby kan orang Malang...jadi pas cuti ke Malang aku dibeliin kue-kue tradisional, dan salah satunya kue ini. Ternyata aku suka. Mirip kue orang Sulawesi yang namanya 'kambing-kambing pisang' . Yang unik namanya. Di Jawa namanya usus ayam. Mungkin karenan bentuknya kayak usus ya...tapi rasanya enak kok perpaduan donat dan pisang goreng....



Nah...pas pingin bikin sendiri...aku ketemu resepnya di Sajian Sedap. Resepnya di bawah ini...

Bahan :
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram gula pasir
- 1/4 sendok teh vanili bubuk
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh ragi instan
- 2 butir telur, dikocok lepas
- 125 ml air kelapa
- 150 gram pisang ambon, dicincang kasar (aku pake pisang raja)
- 1/2 sendok teh garam
- 1/8 sendok teh esens pisang (nggak pake)
- gula donat untuk taburan

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu, gula pasir, vanili bubuk, baking powder, dan ragi instan. Aduk rata.
  2. Tambahkan telur dan air kelapa sedikit-sedikit sambil diuleni dan dikeplok-keplok 10 menit.
  3. Masukkan pisang ambon, garam, dan esens pisang. Aduk rata. Diamkan 20 menit.
  4. Masukkan dalam kantung plastik segitiga. Semprot melingkar dalam wajan datar yang berisi minyak panas sedang. Siram-siram. Goreng sampai matang.
  5. Sajikan dengan taburan gula tepung.

8 komentar:

meinekueche mengatakan...

waaaah udah pasti enak nihhh, wangi pisang dalam makanan lain,ga bisa nolak,hehe

Hesti HH. mengatakan...

Hehe...thanks Mbak Rin...^^ iya emang enak, apalagi bagi pecinta pisang.

Tuty mengatakan...

Hesti,
Dulu eyangku jualan ini. Tapi aku nggak sempat minta resepnya, beliau udah berpulang. Jadi inget eyang nih. Kapan2 aku mau bikin pakai resep dari blogmu deh. Ma kasih udah sharing ya.

Hesti HH. mengatakan...

Wah,...turut sedih ya mbak.
Kalo di Jawa yang aku cicip nggak pake pisang, tapi menurutku yang pake pisang ini lebih enak loh...

Elka Ferani mengatakan...

Setahu saya kalau di Jawa namanya "perut ayam" deh mbak :D
http://diaryinspirasi.blogspot.com/2013/05/resep-kue-perut-ayam-krispi.html

Hesti HH. mengatakan...

Maaf ya mbak kalau aku salah tulis, nanti diganti. Mungkin aku terpengaruh bentuknya jadi tulisnya usus...hehe

venny mengatakan...

Mbak kalau di oven jadi ga ya??hihiihi..kuranginn ga mkn minyakk gitu..

Hesti HH. mengatakan...

Hihi susah mbak. Kan adonannya encer pas dituang ke minyak, karena panas bentungnya langsung set gak bleber. tapi kalau dioven takutnya jadi kue dadar, hehe

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails