Sabtu, 20 Desember 2014

Donat & Roti Goreng dengan "LOCK N' LOCK E-Cook Deco Fry Pan"



Kemarin aku ada acara dan bertugas membuat kue untuk konsumsi. Aku bikin roti manis dan roti goreng dari satu adonan. Hasil jadinya untuk satu adonan 50 buah. 25 buah donat dan 25 buah roti. Aku sisakan di rumah cuman 7 biji roti gorengnya. Eh ternyata anak anak dan hubby suka. Dan karena yang kemarin gak puas makannya mereka minta dibikinkan lagi. Jadi hari ini bikin lagi deh. Bedanya hari ini pekerjakanku lebih ringkas karena dibantu oleh "Lock N Lock Deco Fry Pan". Berhubung punya pan baru daku jadi bersemangat. Selain warnanya adalah warna favoritku merah yang nggak terlalu menyala...hehe, pekerjaan menumis dan menggoreng lebih efisien karena hanya menggunakan satu penggorengan ini saja. Ngga perlu banyak keluarin panci dan wajan bu ibu, satu alat ini aja dah cukup. Ukurannya pun pas untukku. Ngga terlalu besar, nggak terlalu kecil dan nggak terlalu tinggi. Yang sedang sedang sajaaaaa ^^


 

 


Isian ayam plus wortel aku tumis di pan ini. Asyiknya tumisan bumbu nggak perlu banyak banyak minyaknya karena pan ini nggak lengket kok. Lock N Lock Deco Fry Pan ini memiliki lapisan anti lengket yang hanya membutuhkan sedikit minyak ketika memasak jadi masakan kita jadi lebih sehat. Selain itu karena bagian luarnya terdapat lapisan tahan panasnya, masakan kita tidak cepat gosong.

Setelah menumis isian, aku siap menggoreng roti goreng dan donatnya. Cukup bilas pannya sedikit dengan sponge lembut dan sabun karena sisa tumisan tadi nggak nempel. Mudah dibersihkannya. Asyik kan??? Nah untuk menggoreng donat atau roti goreng ini gunakan api kecil ya ibu ibu. Pan ini lumayan panas jadi hemat energi, gunakan saja api sedang seperti gambar di atas...dan tunggu sampai warnanya sedikit kecokelatan tanda sudah matang. Karena apinya sedang, roti matang merata hingga ke dalam. Permukaannya pun cantik berwarna cokelat keemasan.




Roti goreng dan donatnya lembuuut sekali karena aku menggunakan metode water roux. Biasanya kalau aku pake resep ini aku gunakan campuran tepung protein tinggi dan protein sedang. Berhubung tepung protein tingginya lagi habis dan semuanya pengen banget makan roti goreng ya sudahlah aku coba pake  tepung protein sedang semuanya. Hasilnya diluar dugaan....lembuuuutnya...tuh kelihatan kan di atas. Kali ini aku cuman bikin 2//3 resep karena tepungku cuman sisa 450 gram. 25 gramnya tuk adonan water roux dan sisa 425 gramnya untuk roti. Resep adonan rotinya yang utuh bisa dilihat di sini ya. Di bawah ini cuma resep 2/3 adonanya. 

Water roux :
- 25 gr tepung terigu protein tinggi
- 125 ml air


Bahan :

- 425gr tepung protein sedang
- 80 gr gula pasir
- 2 sdm susu bubuk full cream
- 1 butir telur
- 7 gr ragi instan
- adonan water roux di atas
- 120 ml air hangat
- 50 gr margarin
- 3/4 sdt garam

Cara membuat :
  1. Water roux : dalam panci, campur air dan tepung terigu. Aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil. Masak dengan api sedang sampai kental. Jangan sampai mendidih. Sisihkan hingga dingin.
  2. Roti : tuang semua bahan kering kecuali margarin dan garam ke dalam mixer. Masukkan campuran water roux, air dan telur ke dalamnya. Nyalakan mixer dan proses hingga kalis. Tambahkan margarin dan garam lalu mixer lagi sampai elastis. Bisa juga dilanjutkan menggunakan tangan agar teksturnya bisa terasa kalau sudah elastis.
  3. Tutup dengan cling wrap dan fermentasikan sampai mengembang 2x lipat. Timbang adonan lalu bentuk bulat untuk donat. Taruh di alas bertabur tepung. Fermentasi sekitar 30-45 menit (kalau kelamaan donat akan keriput atau kempes kembali ketika keluar dari minyak). Setelah mengembang dan mau digoreng, lubangi tengahnya dan goreng dalam minyak yang sedang panasnya dan cenderung kecil. Untuk roti goreng, ambil adonan lalu pipihkan, beri isi dan rapatkan ujung ujungnya. Jangan sampai terbuka ibu ibu karena ketika digoreng roti akan mengembang lagi sehingga roti yang tidak rapat bisa terbuka dan isinya mengotori minyak.
  4. Untuk roti goreng/donat ukuran kecil bisa menghasilkan sekitar 30an buah dengan berat adonan masing masing sekitar 20-22 gr. Kalau agak besar dikit ya hasilnya lebih sedikit ya. Pada saat akan digoreng baluri adonan roti dengan putih telur (yang sudah dikocok) dan kemudian tepung panir. Goreng sampai agak kecokelatan.

Untuk isian ayamnya, tipsnya untuk memudahkan mengaduk di pan dan tidak bergumpal gumpal, tambahkan sedikit air pada ayam cincang mentah(sebelum ditumis) lalu aduk sampai menjadi bubur daging ayam. Pada saat ditumis ayam akan tersebar rata dan tidak bergumpal gumpal.

Isian ayam :
- 250 gr ayam cincang
- 1 buah wortel ukuran besar (atau dua ukuran kecil), potong kotak kecil rebus sebentar
- 1 batang daun bawang
- 1 batang seledri
- 1 sdt saus tiram 
- 1/2 sdt gula pasir
- 50 ml air
- 1 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus :
- 2 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/4 sdt merica bubuk
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak di pan, tumis bumbu hingga wangi. Masukkan daging ayam cincang, aduk sekali kali hingga berubah warna.
  2. Masukkan wortel, tambahkan air 50 ml. Tambahkan daun bawang dan daun seledri. Aduk. Beri saus tiram. Aduk kembali dan masak hingga matang. Kalau ingin bahan isian lebih kompak bisa diberi taburan sedikit terigu (sekitar 1 sdm) lalu aduk kembali sampai matang,/ Angkat, dinginkan. Siap digunakan.
Baluran : 
- putih telur
- tepung panir halus



Di bawah ini beberapa fitur dari LOCK N LOCK Deco Fry Pan :
  1. Colorful Kitchen. Warnanya cerah dengan desain yang stylish membuat tampilan dapur menjadi menarik dan aktifitas memasak menjadi lebih menyenangkan. Terdiri dari beberapa warna, salah satunya merah seperti gambar di atas.
  2. Nyaman Ketika Digunakan. Pelat alumunium yang padat serta silikon pada pegangannya akan membuat nyaman ketika digunakan memasak.
  3. Mudah DiIbersihkan. Makanan tidak akan menempel dan mudah dibersihkan. Untuk menjaga lapisan anti lengketnya bertahan lama gunakan sponge lembut untuk mencucinya. Gunakan pula sutil silikon agar pannya tidak tergores.
  4. Lapisan Anti Lengket. Terdapat lapisan anti lengket yang hanya membutuhkan sedikit minyak ketika memasak sehingga masakan anda menjadi lebih sehat.
  5. Tahan Terhadap Panas. Pada bagian luar terdapat lapisan tahan panans yang akan mencegah masakan menjadi hangus. Panas yang merata akan dapat menghemat energi dan lebih nyaman ketika memasak.







22 komentar:

Sabariah Achmad Lanna mengatakan...

Sama yg ceramic bgusan mna ya mbk fry pan nya?

jeani apriyanti mengatakan...

Mba hesti,kl saya ganti sm ikan tongkol or tuna,ikannya dmasak langsung or dkukus dl,disuir2 dl br dtumis yaa...mohon pencerahannya ya mba,tq... maklum msh amatiran mba...hihihihihihih...

Hesti HH. mengatakan...

@Sabariah : ceramic bagus juga mbak asalkan perawatannya bagus. Punyaku dipake 2 tahun udah tergores gores mbak dan agak lengket. Mungkin karena saya yg tdk disiplin. Kadang pake sutil alumunium/besi >,< kalau cara pakainya benar mungkin bisa awet. Saya belum bisa bandingkan dengan fry pan yang ini karena masih baru...hehe. Yang jelas sekarang sih saya puas pakenya, modelnya cantikan yang ini terutama gagangnya lebih kokoh, kalau yang keramik dah berapa kali dikuatkan murnya ^^

@Jeani : boleeeeh ikan tongkol enak kalau dipanggang dulu. Kalau repot dikukus juga bisa tapi lebih wangi yang dipanggang kemudian disuwir suwir. Kalau tongkol cocoknya sama pepaya muda dan kemangi dibikin pedessss...*glekh..lap ileer* jadi panada dong yaaa

Sabariah Achmad Lanna mengatakan...

Oohh..gtuuu... Okeeehhhh,skrg sya ğ galau lg milihx hahahaha makasih mb Hesti syg :)

andrianykh mengatakan...

Sy sdh coba resep donatx.. enaak eMpuuuuk thx resepnya bu hehe.. sy pake terigu kompas. Bisa jd resep andalan kalau mau buat donat buat keluarga..

andrianykh mengatakan...

Wajannya beli d mn bu n harga berapa hehe.. sy jg tertarik mau beli..

Hesti HH. mengatakan...

@Sabariah : makasih jugaaaa

@Andrianykh : maaf baru balas, abis cuti baru online lagi. Wajannya banyak dijual di mall atau toko toko besar. Ada juga di Lazada. Harganya 200 ribuan mba....

Hesti HH. mengatakan...

@Adeiany : alhamdulillah sukses bikinnya....ternyata kompas bagus tonji toh ^^

muti mengatakan...

aslm,
mba hesti, kalau buat roti gorengnya apkh harus difermentasi juga seperti donat setelah mengembang 2x lipat pada adonan awal? atau jika sdh mengembang bs langsung diisi tanpa perlu fermentasi? maklum mba, ini edisi perdana saya buat roti goreng. hehe
trm ksh mba atas jawabannya..

muti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
selma alan mengatakan...

Mbak hesti, gimana supaya donatnya bisa ada cincinnya gitu ya? Terima kasih

andrianykh mengatakan...

Mantaffki gang resepta pake kompas bagusji jg hasil donatnya.. tinggal 1 bj kemarin sampe hari ketiga donatx masih tetap lembuut tena naterasa hahaha kukanrei kukira laterasaki iii tenaja.. baji' mentongi anne resepta tenami lakupinda kelain resep haahahaha ....

Hesti HH. mengatakan...

@Muti : waalaikumsalam,iya fermentasi sebentar saja mba

@Selma : tipsnya yaitu apinya harus kecil mbak. Minyak jangan disiram siramkan ke donat dan bolak baliknya satu kali saja masing masing sisi. Kalau apinya besar minyak langsung berbusa dan mencoklatkan donatnya.

@Adriany : ahahahaa...alhamdulillah senangku dengar, makasih naaah

Jeany Choperrina mengatakan...

Enakkan mana sama resep Mba Hesti yg pake tepung protein tinggi? Lg ngumpulin resep2 roti2an Mba Hesti :D

Hesti HH. mengatakan...

Enak dua duanya...tekstur yang satu lebih empuk kalau yang ini lebih ringan ^^

Susilia mengatakan...

Mbak hesty rotinya cantik, sy mau cb buat jg dgn isian sama teruskan hobi yg kreatifnya ya thx inspirasi resep2 nya yg ok, sisilia

Hesti HH. mengatakan...

Makasiiiih mba Sisilia, good luck ya bikinnyaaaaa

Anonim mengatakan...

Hai mbak Hesti. Terimakasih ya resep donat dan roti gorengnya. Saya ketagihan :) Udah beberapa x coba resep ini, berhasil trs. Empuukkk meski dimakan besoknya. -Thea-

Hesti HH. mengatakan...

Alhamdulillah mbaaaaa.....makasih yaaaaa

agie aditya mengatakan...

Mba Hesti, selama ini sy jadi silent reader setianya lho, pnasaran banget sama mixernya, boleh dibahas dong Mba, yang bisa bantu ngulen perotian/donat sampe kalis dan hasilnya cantik2 gitu, slama ini sy manual tangan ulennya ga kuat jd ga bagus hasil roti/donatnya, makasih Mba

rosi rose mengatakan...

Mbak salam kenal...ada acra arisan keluarga rencananya mw bwt roti goreng ni tp klu sya adonin malamnya trus diinapkan dikulkas bwt bsk paginya apakah merubah rasa n teksturnya mbak makasih ya mbak..

Hesti HH. mengatakan...

@Agie : haha saya cuman pakai Bosch mba. Kuat mesinnya...

@Rosi Rose : bisa mba diinapkan di kulkas sebelum fgermentasi. jadi setelah diulen kangsung bungkus rapat dan simpan di kulkas. Besok pagi sebelum dipakai biarkan dulu sampai mencaoau suhu ruang lalu fermentasikan seperti biasa.

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails