Rabu, 06 Maret 2013

Pallu Basa Makassar





Banyak orang yang bilang makanan Makassar mirip mirip bentuknya dan rasanya. Yang dimaksud itu mungkin adalah coto, konro, sop sodara dan pallu basa. Sebenarnya kalau lidah kita sudah sering mencicipinya rasanya tidak ada yang sama. Memang sepintas penampakan kuahnya agak mirip gelap kehitaman tapi bumbunya sangat berbeda. Semua makanan di atas kecuali konro umumnya menggunakan jeroan. Kalau konro menggunakan tulang. Tapi itu sesuai selera masing masing. Kalau aku bikin, jeroan diskip cuman pake daging.

Bumbu pengentalnya juga berbeda. Kalau konro menggunakan kaloa/kluwek, kalau coto menggunakan kacang goreng yang dihaluskan, pallu basa menggunakan kelapa parut sangrai yang dihaluskan, sedangkan sop sodara kuahnya tidak terlalu kental karena walaupun menggunakan telur kocok di akhir proses pemasakannya, perbandingan dengan kuahnya jauh sekali. Nah jelas kan perbedaannya. Dilihat dari bumbunya saja sudah bisa ditebak semua aroma masakan ini berbeda. 


Kali ini aku mencoba membuat pallu basa. Biasanya pallu basa disajikan bersama nasi beda dengan makanan lain yang disajikan bersama ketupat dan burasa. Dan dalam keadaan panas panas baru dituang ke mangkok biasanya bagi yang suka ditambahkan kuning telur ayan kampung. Menghasilkan kuah yang kental tapi sama sekali tidak berbau amis karena kelapa sangrai yang digunakan mendominasi aroma masakan ini. Kalau kata mamaku dulu neneknya kalo bikin nggak pernah disantap bersama telur mentah. Tapi ke dalam bumbunya ditambahkan sedikit kaloa/kluwak. Sedikit saja hanya tuk pewarna dan bukan pengental. Tapi ya...suka suka aja ya sesuai selera. Berikut resepnya yaaa...


Bahan :
- 500 gr daging

- 1000 ml air
- 2 batang serai, dimemarkan
- 3 cm lengkuas, dimemarkan
- 3 sdm minyak untuk menumis
- 1 sdt air asam
- 1 sdt gula merah
- 200 gr kelapa setengah tua, dikupas, diparut, disangrai dengan api sedang sampai kecokelatan lalu dihaluskan sampai berminyak

Bumbu halus :
- 6 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih
- 1 sdt ketumbar
- 1/4 sdt jintan
- 1/4 sdt merica
- 1 cm jahe
- 1/4 sdt pala
- 2 cm lengkuas
- 1 batang serai
- garam secukupnya

Cara membuat :

  1. Masak daging dengan 1 liter air sampai agak matang (belum empuk). Angkat, potong potong dagingnya dan masukkan kembali ke kuah. Kalau kuah berkurang banyak tambahkan lagi air.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas, dan sereh sampai wangi. Tuang ke dalam kuah daging. Tambahkan gula merah dan air asam. Tambahkan pula kelapa sangrai halus.
  3. Masak lagi daging dengan api sedang sampai empuk. Matikan kompor. 
  4. Siap disajikan bersama sambal tauco, jeruk nipis dan taburan bawang goreng.

16 komentar:

rahel mengatakan...

Selamat malam Mbak Hesti...
Kelihatannya enak banget lauk pauknya ni..mau dong...

tata | bonitafood mengatakan...

Wuaduuuhhhh pengen tinggal makan gak ada yang jual disini mbak hesti.... hihihihihi. Pindah ke Jawa ya mbak hesti, bikin restoran masakan sulawesi disini ^^. Itu kuahnya ada kelapa parut sangrai pasti guriiihhhh sekaleeee *huwaaaa pegangin perut

andi Widya mengatakan...

Waktu pulang Mks kemarin sy tdk sempat coba yg di jln onta.., patut dipraktekkan ini mudah2an rasanya sama. Masalahnya disini tdk ada kelapa segar yg bisa diparut, kalo pake kelapa kering kira2 sama ngga yah...

sop saudara kapan tayang, saya suka sopsaudara....

Ike Juwita mengatakan...

mbak, blognya saya masukkan di daftar blogroll di blog milikku. blogku dimasukin blogroll disini mau banget....http://delicheous.blogspot.com/

Hesti HH. mengatakan...

Yuk mbak diiciiiip....

Hesti HH. mengatakan...

Gurih banget, kata pak Bondan "maknyuuuuussss". Justru gara gara lihat acara itu aku jd pengen bikin juga. Amiiin semoga suatu saat bisa buka warung sulawesi, di Jawa masih kurang yaaa

Hesti HH. mengatakan...

Jangan pake kelapa kering mbak, nda ada wangi wanginya menurutku...sabarki' di'? nanti kalo pulang makassar puas puaskan makan pallu basa ^^

Hesti HH. mengatakan...

Silahkaaaan mbak...

Ina Asmayani mengatakan...

haloooow mba hestii...sy udah coba resepnyaaa,, hasilnyaa suami ma anak2 seneng banget ,,
makasih udah sharing resepnya ya mba dan ditunggu resep2 enak selanjutnya hihihihihihihihi

dhila mengatakan...

Halo Kak Hesti.. blognya bagus dan inspiring sekali.. saya lagi belajar2 masak..tadi iseng buka2 resep di internet. nemu ini..jadi tambah semangat belajar.. kelihatannya masakan dan hasil baking kak hesti enak enak semuaaa..apalagi ada masakan makassarnya.. thanks for the blog kak.

Hesti HH. mengatakan...

Sama sama Dhila, semoga suka ma resepnya. Ditunngu hasil praktek dan laporannya yaaaa ^^

Hesti HH. mengatakan...

Alhamdulillah kalau suka, makasih dah laporan yaaaaaa...

deetha mengatakan...

salam kenal mba Hesti,
ini kuliner yang saya suka makan kalau sedang dinas ke Makassar. enak banget....
yang saya masih penasaran tu sama sop sodara. mba Hesti kapan bikin, mau saya contek nanti resepnya... hahahaha

Hesti HH. mengatakan...

Salam kenal juga mbak,

Iya saya juga sudah rencana mau bikin, lagi berburu resep yang maknyus. tunggu tanggal mainnya yaaa...

Nanik Bunda Syarifah mengatakan...

Assalammualaikum Mb hesti,
Suka deh sama blog mb, krn kebetulan suami sy org ambon. juga suka ikan
jd bertambah ilmu olahan ikannya.
mau nanya, kelapa sangrainy di haluskan pake apa y mb? blender gitu ya

Terima kasih
Wassalamualaikum-nanik

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam,

Makasih mbak. Iya bisa diulek bisa juga diblender. nggak masalah.

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails