Selasa, 18 Desember 2012

Churros with Dulce de Leche


Sebelum memulai menulis postinganku, aku ingin mengucapkan turut berduka cita tuk keluarga para korban penembakan di Connecticut. Sedih juga membayangkan, apalagi para korbannya mayoritas anak anak kecil yang tak berdosa. Beberapa hari ini berita  dipenuhi dengan kabar duka ini. Kita, terutama yang memiliki anak pasti merasakan kesedihan dan rasa prihatin yang dalam. Semoga kita bisa lebih aware, dan lebih menyayangi keluarga dan orang orang di sekeliling kita. Hidup adalah berkah. Semoga di masa datang peristiwa serupa tidak terjadi lagi.




Hari ini judulnya sus dan karamel. Bikin dua jenis kue dari satu bahan aja. Satu digoreng dan satunya dipanggang. Churros dan kue sus isi dulce de leche pastry cream. Untuk kue susnya aku taruh di postingan yang berbeda biar gak puyeng kebanyakan gambar ya.


Udah lama pengen coba bikin dulce de leche versi susu kental manis. Ternyata gak susah susah amat. Bisa dicoba dengan banyak cara. Bisa dimasak sambil direndam air, bisa juga dioven. Nah aku bikin yang gampang aja dengan cara dioven selama 3 jam. Tinggal tuang di dalam pinggan tahan panas yang lebar, tutup dengan alumunium foil lalu au bain marie dengan ketinggian air 2cm dari atas pinggan. Ditinggal aja selama 3 jam. Kalau airnya berkurang tinggal ditambah dengan air mendidih.

Kekentalan tergantung selera. Semakin kental semakin butuh baktu panggang yang lama. Aku nggak suka yang terlalu kental. Selain super sweet bikin sakit gigi kalau dituang di atas kue nggak ada efek ngalirny.




Nah kenapa dipasangkan dengan churros? karena churros rasanya nggak manis dan cuman sedikit gurih. Jadi pas didampingkan dengan dulce de leche. Ngileeeeer berat lihat churrosnya mbak Tika tempo hari. Bedanya mbak Tika pake saus cokelat sedangkan aku pake saus karamel. Resep pengen pake punya mbak Tika tapi gambar resepnya nggak kebuka sebagian. Lama amaaaaat loadingnya, akhirnya aku cari di google ajah. Aku sengaja mencari resep yang komposisinya menghasilkan churros yang nggak terlalu ngembang besar. Artinya telur yang digunakan tidak banyak. Kalau terlalu ngembang tekstur bergerigi spuit bintangnya hilang. Resepnya ketemu di Taste.com.au. Karena resepnya agak keras, untuk kue susnya separug resepnya aku tambahkan 1 butir telur.






Bahan : 

- 250 ml air
- 100 gr unsalted butter
- 150 gr tepung terigu protein sedang
- 1/4 sdt garam
- 3 butir telur, kocok lepas
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Masak air bersama mentega dan garam sambil diaduk sampai mendidih. 
  2. Masukkan tepung sekaligus dan aduk sampai adonan menggumpal dan kalis. Angkat. Biarkan agak dingin.
  3. Pindahkan dalam wadah kocok. Masukkan telur sambil dikocok sampai rata.
  4. Siapkan minyak banyak dalam wajan datar. Panaskan api sedang. Siapkan pula gunting.
  5. Masukkan adonan dalam piping bag dengan mata spuit 1M. Semprotkan perlahan sambil diangkat ke atas (agar hasilnya kurus kurus) sampai panjang sekitar 15cm. Potong dengan gunting yang ujungnya sudah dicelup ke minyak panas agar tidak melengket. Lanjutkan sampai 3-4 adonan dalam wajan. Goreng sampai kecoklatan. Angkat dan tiriskan minyaknya.
  6. Sajikan dengan dulce de leche.

13 komentar:

CT Delima mengatakan...

As'salamualaikum Hesti, bila mampir ke sini pasti buat hati jadi senang, happy dengan resep yang mantop dari Hesti, gambar juga sangat menarik jelas sekali.

udah lama simpan resep ni tapi kapan mahu coba ya hehehe

azlia mengatakan...

nampak sedap ya...gi mana nak buat karamelnya?

Iyan mengatakan...

Mauuuuu...

tika hapsari nilmada mengatakan...

Wah...sorry banget Hes...kalo loading lama trus resep jadi ga bisa dilihat. Benar2 diluar perkiraan. Sebenernya Hesti bisa minta resepnya via email atau FB kalau mau :)
Aku melihat penampakan di belakang ituuuu...Hehehehe.....kalau udah punya rasanya gimanaaaa gitu ya :)

Hesti HH. mengatakan...

waalaikumsalam kak CT,

Terima kasih kak, cocok dibuat saat liburan anak anak sekolah...buat snack ^^

Hesti HH. mengatakan...

Karamelnya dari sweet condensed milk. Bisa dimasak di atas stove dengan cara direndam 3/4 tinnya dalam air menggunakan panci kecil. Pierce two little holes on the top of the can to release steam. Gunakan api sedang sampai air mendidih setelah itu keilkan apinya. It takes about 3 hours to become soft caramel like mine. If you wanna super thick or firm result, it takes about 4 hours long. Add more water during the cooking process to make sure water doesn't go below this level as it evaporates.

Jangan lupa membuka kalengnya setelah dingin betul otherwise you'll get burned. Kalau nak pakai cara oven, tuang isi sweet condensed milk into the pinggan tahan panas yang lebar. Tutup dengan alumunium foil lalu panggang dengan cara steam/au bain marie up to 4 hours. Tinggi air steam tidak boleh melewati 3/4 tinggi kaleng. Supaya air steam tidak masuk ke dalam karamel.

Hesti HH. mengatakan...

Aiiiih nggak apa apa kok mbak Tika, jaringan di sini yang super lelet apalagi gambar mbak Tika gede gede ^^

Kemarin itu cuman kebuka 2 baris pertama, sisanya gak muncul muncul. Nggak enak gangguin, mbak Tika kan lagi kerja sementara aku dah mau bikin saat itu. Udah gak sabaran pengen berdayakan keranjang imutku, hihi. Mbak Tika pasti senyam senyum...tengkyuuu mbakyu

heidi retnoningtyas mengatakan...

mbak, kalo bikin dulce-nya pake presto bisa gak ya? saya pernah baca katanya bisa, tapi gak dapet info detilnya, apakah kalengnya harus dilubangi juga? trus berapa lama proses masaknya? makasih ya, mbak :)

-tyas-

Hesti HH. mengatakan...

Maaf mbak, sejujurnya aku juga nggak tau karena belum pernah coba. Nggak berani kasih pendapat takut salah ^^

Anonim mengatakan...

mbak hesti, kalo butternya pake yg salt bisakah?
terus resep churros lain yg saya pernah baca kebanyakan pake tepung protein tinggi, apa kalo pake tepung protein sedang tekstur dan kerenyahannya sama saja?
makasih, mbak hesti yg masakannya selalu bkn ngiler..

Hesti HH. mengatakan...

Bisa aja mbak tetep gurih rasanya gak asin kok.
Kalau pake prot. tinggi mungkin lebih empuk ya mbak. Kalau yang ini pas udah dingin nggak renyah lagi. memang cocoknya dimakan hangat hangat.

Anonim mengatakan...

Mbak hesti, dulceny di panggang dengan suhu berapa y?
Thanks :D

fithri fahmi mengatakan...

Mba...hari ini saya bikin sus ...cm heran kulit roti sus saya ga b7sa ngembang dalam oven....mba itu terigunya prot tinggi apa sedang ya...kmdian apa dikasih baking powder ato ga..makasih

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails