Kamis, 24 Mei 2012

Hokkaido Chiffon Cupcakes


Sejujurnya... selama aku terjun di dunia perbakingan...ada satu resep cake yang sama sekali aku belum pernah aku coba bikin. Chiffon Cake. Nggak tau juga kenapa ya?? Padahal chiffon kan kue yang sangat lembut dan aku pecinta kue lembut. Selain memang aku nggak punya loyangnya sih *alasan aja hehe*

Tapi setelah dengar...eh lihat review teman teman blogger tentang hokkaido chiffon cupcakes...nggak tahan juga aku untuk tidak membuatnya...apalagi dikemas dalam cup cup liner yang cantik. Aku lihat resep ini di blognya Kak Sonia "Nasi Lemak Lover". Bahannya simpel dan cara bikinnya juga mudah. Penampakannya pun cuantik...merekah gitu dengan lelehan fillingnya...hmmmmm!

Akhirnya aku bikin juga. Walaupun aku tuliskan resep aslinya di bawah, tapi untuk bahan custardnya aku bikin sendiri dari vla yang kemudian ditambahkan krim kental. Masalahnya di sini nggak ada vla instan. Okey...berikut resepnya Sonia yang sudah diadaptasi dari resep aslinya di Forbidden Garden.

Bahan Chiffon cake :
- 3 kuning telur
- 20 gr gula pasir
- 35 gr minyak jagung
- 60 gr susu cair
- 70 gr tepung terigu protein sedang
- 3 putih telur
- 25 gr gula pasir

  Bahan Filling :
- 60 gr dairy whipping cream
- 10 gr gula pasir
- 1 sdt vla instant

Taburan :
- gula halus/gula donat

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 170C. Siapkan cup liner di dalam loyang.
  2. Kocok kuning telur dan 20 gr gula pasir menggunakan whisk sampai pucat. Tambahkan minyak jagung dan susu cair. Aduk rata.
  3. Masukkan tepung, aduk rata. Sisihkan.
  4. Kocok putih telur dengan kecepatan tinggi sampai berbusa. Masukkan sisa gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai soft peak.
  5. Ambil 1/3 adonan putih telur masukkan ke dalam adonan kuning telur, aduk balik sampai rata. Masukkan adonan kuning telur ke sisa adonan putih telur. Aduk balik sampai rata.
  6. Tuang di dalam cup liner sampai setinggi 3/4. Panggang selama sekitar 20-25 menit di rak tengah oven.
  7. Vla : Kocok whipped cream sampai mengembang. Tambahkan vla instan. Aduk rata. Masukkan ke dalam piping bag. Beri lubang. Tusuk bagian tengah kue yang sudah matang, lalu semprotkan vla sampai vla meluap keluar. Taburi gula halus dan siap disajikan. Paling enak disajikan dalam keadaan dingin.




Hasilnya...bener bener lembut cakenya ditambah vla yang lembut juga. Sayang, menurutku kuenya kurang manis. Kalau hubby  sih suka, karena memang dia nggak terlalu suka kue yang manis manis. Vlanya juga aku bikin nggak terlalu manis. Jadi...lain kali 'harus' ditambahkan lagi gula dan sedikit garam, biar agak agak gurih gitu hehe. Catat yaaa....

45 komentar:

Anonim mengatakan...

minyak jagungnya bisa diganti dgn apa mba?oiya vla instan disini ga ada kalo bkin sendiri ada resep vla yg gampang ga mba?makasii ( opphink )

Ummi mengatakan...

Assalam Hesti...salam kenal dari Kuantan, Pahang, Malaysia yaaa...Waaaahh terliur sekali melihatkan Hokkaido Chiffon Cupcakes itu...harus dicuba ni kan...akak save resepi dulu yaaa...tq dear! ^__^

Hesti HH. mengatakan...

Minyak jagung bisa diganti minyak goreng biasa yang netral baunya. Kalau vla instan, kemarin itu aku pake resep vla kue sus mbak. Setelah meletup letup aku tambahkan krim kental dan diaduk rata...rasanya uuenaaak, susu banget!

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam Ummi...waaah salam kenal dari jauh ^^

Iya, kuenya enak...tapi harus ditambahkan gula sedikit lagi karena kurang manis menurut seleraku. Silahkan dicoba...semoga hasilnya memuaskan ya.

Montalia mengatakan...

Hai...mbak Hesti, perkenalkan saya Montalia...bagaimana seharusnya saya menyapa Hesti?... senang melihat hasil kerja mbak ditambah lagi fotonya yang artistik... :)

Hesti HH. mengatakan...

Halo mbak, salam kenal juga.

Panggil aja Hesti Mbak, umurku masih 35 th...masih muda kok, hihi
Makasih udah mampir di blog dan ninggalin komen manis ^^

Rima mengatakan...

woahhhh kemarin i baked enggak pakai vla.. harus ku bake sekali lagi.. in btw tadi i bought myself hokkaido chiffon cuppies dari kedai kek.. enak juga.. makan satu enggak cukup hehehe..

Hesti HH. mengatakan...

Wah kalau begitu harus coba buat sekali lagi yang pakai vla Kak Rima, yummiiii...

CT Delima mengatakan...

As'salam Hesti

kalau diberi bintang k.ct kasi 5 bintang buat Hesti. kue ni sangat enak kelembutannya memang ketara sekali. Ya izin catat juga ya, pernah nampak disatu blog tapi udah lupa siapa yang bikin hehehe

cantik sama sekali, oh ya..vla tu kepunyaan Hesti atau Sonia ya :)

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam Kak CT,

Aiiiih jadi berbunga bunga hatiku dapat pujian dari Kak CT...hehe, makasih ya kak. Vla yang di atas ini resepnya kak Sonia. Saya tak ada vla instan jadi menggunakan vla yang dibuat sendiri kak...kemudian ditambahkan whip cream. Enak juga...

Neng Ella mengatakan...

Mbak Hesti, aku sudah coba resepnya. Enak banget, anak saya sampai makan 3 cups. Tapi kok turun ya. maksudnya pas dipanggang adonannya naik, setelah itu turun...apa gak perlu pake tambahan BS atau BP? Thanks :-)

Hesti HH. mengatakan...

Alhamdulillah kalo suka. Iya mbak, memang chiffon cupcake jadinya agak turun dikit. Kalau menggunakan loyang chiffon kan setelah matang dibalik supaya kuenya melawan gravitasi dan nggak jadi turun...makanya yang empunya resep agak pintar dengan menambahkan semprotan vla di dalamnya supaya cakenya berisi kembali...

Memang resep aslinya nggak pake BP or BS mbak, tapi turunnya nggak sampai separuh tinggi kue kan mbak?? Kalo turunnya banyak kemungkinan waktu mengocok putih telur sampai kaku (nggak jambul petruk lagi alias hard peak) jadi nanti di oven mengembang besar sekali tapi ketika keluar langsung menyusut...

Ada resep baru lagi tuh mbak cheese chiffon cupcake...nggak kalah enaknya walaupun nggak pake vla. Rasanya ngeju...

Bunda Xaxe mengatakan...

Ass. Salam kenal mbak, dah sering kali saya mampir ke sini tapi baru kali ini menyapa dirimu mbak. Blognya inspiratif, hommy and gimanaaa gitu rasanya. Mungkin kRena yg punya blog berhati mulia, jadilah yg mengunjungipun serasa disambut dirumah sendiri. Mbak itu siponnya turunnya ga jauh2 bangetkan? Thx ya mbak

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam bunda,

Makasih ya mbak dah jadi pengujung blogku. Alhamdulillah, makasih banyak apresiasinya mbak jadi tambah semangat nih ^^ amiin amin semoga bisa lebih baik lagi.

Nggak terlalu turun kok mbak, mungkin sekitar 1 cm aja mbak. Good luck ya bikinnya...

ana theresia mengatakan...

mbak hesti..maksih resepnya...

Hesti HH. mengatakan...

Sama sama mbaaaak...

liza mengatakan...

Mba hesti salam kenal. I love this blog. Alhamdulillah setiap nyoba resep di blog ini selalu berhasil.
Boleh ya mba nyoba resep didapurku (loh baru ijin hehehe)
Mba untuk resep ini boleh minta resep vla nya mba? Maklum beginner nih mba. Lom nemu yg cocok

Makasih banyak ya mba

Hesti HH. mengatakan...

Salam kenal mbak, makasih sudah berkenan mampir.

Kalau resep vla saya selalu pakai resep yang sama dengan filling kue susu dan pie.
Berikut resepnya. Tapi kalau penggunaan sedikit bisa dibagi dua saja ukurannya ya...

Bahan :
600 ml susu (dari 1/2 kaleng susu kental+air)
1 kuning telur
30 gr terigu
30 gr maizena/tepung custard
1/2 sdt vanili
1/4 sdt garam
gula secukupnya
1 sdm butter

Semua dicampur kecuali gula dan butter. Saring lalu masukkan ke dalam panci. Tambahkan gula lalu masak sambil diaduk terus sampai meletup letup(kalau tidak diaduk terus bagian bawah akan gosong di sudut sudutnya). Jangan khawatir kalau kelihatan menggumpal sewaktu akan mendidih. Aduk kencang berputar menggunakan sendok kayu sampai meletup letup nanti akan licin sendiri. Matikan api angkat dan tambahkan butter. Aduk ssampai butternya tercampur.

Anonim mengatakan...

Hi Mbak Hesti, salam kenal yaa..glad have found ur catchy blog, Mbak..secara aku yg baru pgn blajar "ngitchen" stlh bertahun2 ngantor, helpful bgt deh pokoknya Mba..btw utk resep ini kalo whippcreamnya aku pake yg bubuk itu dibikin dulu pake air es sampe hard peak trus baru ditimbang 60gram? atau harus pake yg cair mbak? Terus di resep fillingnya kan ada gula pasir 10gr, tapi di cara buatnya nggak disebutin mbak, tetep pake gula apa nggak ya? many thanks - Orchid

Hesti HH. mengatakan...

Salam kenal jg mbak Orchid. Boleh pake whippy bubuk walaupun beda di rasa. Tapi nanti sayang pakainya cuman dikit mbak, sisanya entar banyak dan bisa rusak. kalau jumlahnya bisa dikira kira aja mbak. Bisa dikocok dulu baru timbang 60gr. lebih lebih dikit boleh kok.

Gulanya dikocok bersamaan sama krim kental mbak. Pakai yg halus biar cepat nyampur. Kalau pake whip Haan nggak usah dikasih gula karena sudah manis.

Anonim mengatakan...

Hi Mba Hesti, mau nanya.. Bisa gag ya membuat hokkaido chiffon cupcakes ini dengan dikukus (bukan dipanggang).. Karena di rumah saya ga punya oven. Ada komposisi bahan yang kudu disesuaikan ga ya? Thanks. Salam kenal - Nita

Hesti HH. mengatakan...

Maaf sekali mbak, saya nggak berani jawab karena belum coba sendiri gimana kalau dikukus...

Meilina mengatakan...

Assalamu'alaikum mb Hesti, saya sering dan sudah lama pakai resep2 di blog ini.. Sekedar sharing, kalau saya isiannya pake cream cheese abal2 yg dibuat dari cheddar cheese+susu+wippy... Jadinya manis-gurih.. Blog-nya bagus mbak, ditambah foto2nya selalu sukses bikin ngilerrr...

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam,

Waaah makasih banyak tipsnya mbak, siapa tau bikin lagi nanti aku coba resep mbak ^^

Anonim mengatakan...

Kak hesty sy sudah coba resepx asli enak sekali.tapi kenapa yah klw sudah keluar dr oven cakex terpisah dgn cupx, jd dipinggiranx kelihatan aneh. Makasih kak. Anti ^_^

Hesti HH. mengatakan...

Syukurlah kalau suka rasanya. kalau terpisang dgn cupnya mgkn karena menyusut. memang kue ini agak menyusut tapi tidak juga banyak sekali. Kalau punyaku nyusut ke bawah tapi tidak sampai lepas dari cupnya. Penyebabnya mungkin kocok putih telurnya sampai kaku sekali Anti...usahakan kocoknya sampai soft peak saja ya...insyaAllah hasilnya cantik ^^

Anonim mengatakan...

Mba, aku kagum banget sama blog dan resep dari mba hesti. Udah beberapa yg aku praktekin, dannn memuaskan hihihi. Tp aku mau nanya mba, apa hokkaido chiffon nya agak berasa putih telur yaa? Rada amis. Itu tips nya bgmn mba?

Anonim mengatakan...

Hi mba hesty. Udah aku praktekin resepnya, dan hasilnya lembut, enak. Tapi kok rasa putih telurnya terasa bgt mba? Jadinya agak amis. Tipsnya apa ya mba buat menghilangkan bau telurnya? Makasih mba.

Hesti HH. mengatakan...

Alhamdulillah mbak, suatu kebahagiaan tersendiri kalo ada yg praktekkan resep di sini dan berhasil. Apalagi jd favorit keluarga.

Kalau hokkaido memang begitu mbak, krn bahannya ngga pake margarin/butter yg notabene menyumbang aroma khas cake. Karena cuma pake minyak yg baunya plain bau telurnya jadi kentara. Bisa dicoba tambahkan vanili mbak...

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum mb. Hesti,
Kalau misalnya ovennya cuma ada rak atas dan bawah aja, sebaiknya dipanggang dimana ya? Maaf ya mba... pertanyaan bodoh... maklum anak baru di dunia perbakingan
Makasih... :)
Anggia

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam,

Yang bawah mba...

lani wibowo mengatakan...

adduhhh enaaakkk...makasih ,mba hesti ..utk resepnyaaa

sri rahayu mengatakan...

Maap mb vla instan itu pk yg kayak my vlà itu bs gk ya

Hesti HH. mengatakan...

@Sri : iya mba....asalkan di kemasannya tertulis instan gitu

@Iani : sama sama mba makasih jugaaa

Dian Hariani mengatakan...

Assalamualaikum mbak hesti..saya udah coba hokkaido chiffon cupcakenya.memang rasanya kurang manis ya mbak untuk chiffinnya.padahal udah saya tambahin gula sesuai saran mbak hesti.untuk vlanya saya pakai resep dari mbak Ricke.tapi keseluruhan enak perpaduan rasanya.next saya mau nyoba juga chessy chiffon cupcakenya mbak Hesti.oh iya mbak, saya juga jadi belajar ngeblog gara2 sering lihat foto di blognya mbak Hesti.bikin ngeces dan cantiiiik2 fotonya.saya yang selama ini cuma silent reader akhirnya belajar ngeblog juga.mungkin kalau mbak hesti berkenan mau mampir ke blog saya dian-simplekitchen.blogspot.com.sekali lagi terimakasih atas inspirasinya.

Salam kenal

Dian

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam, alhamdulillah mba kalau bisa memberi inspirasi. Semoga bisa konsisten ngeblognya ya. Semangat...!! meluncur ke blognyaaaaa...

ayu queen mengatakan...

Asslmkum mbak hesti...kalo minyak jagung diganti dengan margarin atau mentega cair bisakah?

Hesti HH. mengatakan...

Waalaikumsalam, kayaknya bisa mba tapi saya sendiri belum pernah coba

Nita The mengatakan...

Mbak kalo uda bikin vla seperti yg mbak tulis di komentar, ga perlu bikin yg lain lagi kan? Tinggal masikin vla yg mbak ajarin gt.? Maaf bingungin .. salam nita

Hesti HH. mengatakan...

Bener mbaaa

Linda mengatakan...

Wa...akhirnya bisa komen...mbak...tiap x cuma bisa baca adja...ga berani komen...maklum agak gaptex mbak...suka banget baca resep2 nya...and kadang praktek sesekali...heheh...makasih banyakk ya resep nya...keren2 mbakk....mengininspirasi banget...akhirnya kesamampaian kg bilang makasih.....btw saya semalam buat cake nya...jadii si...tp tengah nya ga kosong ya mbak...truss vlanya cuma sampe agak atas ya...jadi bawahnya padat...heheh...diovennya jg lama banget...napa ya...xiuxux...pada berantakan..tp hasilnya tetep enakk meski berantakan wkwkkw...makasih mbakk

Hesti HH. mengatakan...

Maaf ya Linda baru bisa jawab komennya. Makasih ya dah mampir dan komen, alhamdulillah kalau bisa menginspirasi.

Ini memang gak kosong tengahnya mba. Tipe kuenya lembut gak padat jadi bisa diisi vla mba.Vlanya disemprot pas udah mateng kan mba??

Anonim mengatakan...

hallo mba hesti...

aku sudah coba resepnya... enakkkk... tp mba hesti kok bagias atas setelah matang kok jadi agak basah ya? apa karena kurang matang? perlu pakai api atas tidak ya?

sama aku nyoba vla sesuai resep mba hesti... enak jg... tapi kalau mau sedikit lebih encer gimana ya mba? ditambah susu atau gimana?

terima kasih ya mba...

Nurul Malicha mengatakan...

Salam kenal mbk hesty, oya mau tanya nama fb nya siapa ya. He...he...he...he...terimakasih

Hesti HH. mengatakan...

@Anonim : artinya kalau oven mba butuh waktu lebih lama mba. Kalau vlanya mau lbh encer kurangi aja tepungnya mba atau bisa ditambah susu cair

@Nurul : Hesti Saifuddin mba ^^

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails