Sabtu, 28 Juli 2012

Kari Daging Printil



Anak anak paling senang masakan daging daging berkuah. Syaratnya hanya satu...tidak boleh pedas. Jadi...supaya selera makan anak anak tetap tinggi di bulan ramadhan ini, aku harus pintar pintar cari resep yang sesuai buat mereka, terutama saat sahur.  Biasanya aku bikin semur, sop daging, soto daging, rawon, pokoknya apa aja yang penting nggak pedas. Nah terinspirasi dari blognya Kak Ita "Masam Manis" kali ini aku bikin kari daging printil. Sama aja kayak kari biasa tapi dagingnya pake daging cincang dibuat bola bola seperti kayak membuat sambal goreng printil. Karena tidak punya bumbu kari seperti punya kak Ita, aku menggunakan resep kuah kari ayam yang sering aku bikin dengan menambahkan sedikit bumbu spekkuk homemadeku ^^

Bahan  :
- 300 gr daging cincang, beri sedikit garam dan bentuk bulat kecil
- 200 gr kentang, potong kotak
- 200 ml santan kental dari 1 butir kelapa
- 300 ml santan encer
- 3 lembar daun jeruk purut
- 2 lembar daun salam
- 1/2 sdt gula
- 1/2 sdm air asam
- minyak untuk menumis bumbu
   
Bumbu halus :
- 2 buah cabai merah besar (bila suka pedas bisa ditambah)
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 ruas lengkuas
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit, bakar
- 1 batang serai ambil bagian putihnya
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 sdm ketumbar sangrai
- 1/8 sdt jintan sangrai
- 1/8 sdt bumbu spekkuk
- 1/2 sdt merica
- garam secukupnya 

Cara membuat : 
  1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk, hingga wangi. Tuang santan encer, aduk rata.
  2. Masukkan bola daging, aduk hingga berubah warna. Tambahkan garam dan gula. Tambahkan pula kentang.
  3. Masak kari  dengan api kecil agar bumbu meresap dengan sempurna ke dalam daging ayam sambil sesekali diaduk agar bagian bawahnya tidak hangus. Apabila sudah mendekati matang, tuangkan santan kental dan air asam. Masak lagi sampai mendidih.
  4. Setelah matang, matikan api dan siap dihidangkan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails