Rabu, 28 September 2011

Zebra Cake

IMG_1177


Cake zebra ini aku ambil dari resep mamaku. Bahannya agak sedikit beda dari yang biasa karena menggunakan susu kental manis yang dicairkan. Ukurannya juga menggunakan gelas...tapi untuk mempermudah udah aku konversi ke gram...



Bahan :
- 225 gr margarine/butter
- 200 gr gula pasir
- 4 butir telur (2 telur utuh, 2 kuning telur)
- 1/2 kaleng susu kental manis + air hingga kaleng penuh
- 300 gr tepung terigu
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1 sdt baking powder

Cara membuat :
  1. Margarine/butter dikocok bersama gula dan vanili hingga lembut dan mengembang.
  2. Masukkan kuning telur dan telur satu persatu. Kocok sampai rata.
  3. Masukkan campuran tepung terigu, dan baking powder sedikit demi sedikit sambil dikocok dengan mixer kecepatan rendah sampai rata.
  4. MAsukkan susu sedikit demi sedikit sambil dikocok sampai rata.
  5. Sisihkan separuh adonan. Beri 2 sdm cokelat bubuk. Aduk rata.
  6. Tuang di loyang bulat diameter 20 cm berselang seling dari arah tengah.
  7. Panggang dengan panas oven 180 C selama kurang lebih 50 menit atau sampai matang.

Macaroni Schotel

Macaroni Schotel


Sebenarnya udah lama pingin nyobain resepnya
Ci Shirley ini. Kalo dari review beliau rasanya mantap dan ngeju banget. Secara dalam adonan macaroninya diberi potongan-potongan keju yang banyak...selain itu ditambah lagi dengan toppingnya saus keju dan taburan keju parut, naaaah kebayangkan?

Ternyata emang enaaaaaaaak gila ! Makasih ya Ci Shirley udah di share resepnya Mba Ine Elkaje. Senang sekali anak-anak habis banyak. Cocok nih buat bekal ke sekolah...
Hanya sedikit aku modifikasi aja. Daging cincang aku ganti kornet beef, karena menurutku ada aroma khas kornet yang bikin macaroni schotel wangi khas sewaktu dipanggang.

Macaroni Schotel


Di bawah ini resep Dapur Solia " Ci Shirley" yang aku modif dikit...

Bahan :
- 160 gram daging kornet
- 80 gram bawang bombay dipotong kecil
- 2 sdm margarine
- 200 gram macaroni elbow (rebus sesuai petunjuk, tiriskan, beri minyak goreng supaya tidak lengket)
- 160 gram keju, potong dadu ½ x ½ cm
- 3 buah sosis, belah dua, potong tipis 3 mm
- 4 butir telur utuh
- 320 ml susu cair
- 1 3/4 sdt garam (atau sesuai selera)
- 1/2 sdm gula (atau sesuai selera)
- ½ sdt pala (atau sesuai selera)
- ½ sdt merica (atau sesuai selera)

Bahan Topping Saus Putih:

- 1 sdm butter
- 2 sdm tepung terigu
- 300 ml susu cair
- garam secukupnya
- pala secukupnya
- 1/4 sdt merica bubuk
- 150 gram keju cheddar, parut
- keju parut secukupnya untuk taburan

Cara Membuat:
  1. Panaskan margarin, tumis bawang bombay hingga layu, masukkan pala, daging giling, tumis lagi hingga matang.
  2. Masukkan ke tumisan daging: macaroni, keju potong dadu, sosis, telur. Bumbui dengan garam, gula, pala, merica. Tuang susu. Cicipi rasanya. Jika sudah pas, maka adonan siap untuk dituang ke wadah (ada baiknya dibiarkan sebentar supaya susu terserap oleh makaroni).
  3. Tuang ke pinggan tahan panas atau ke cup aluminium kecil. Kukus selama 30 menit. Sisihkan.
  4. Panaskan butter, masukkan terigu, aduk-aduk hingga rata, tuangkan susu sedikit demi sedikit sampai diaduk cepat supaya tidak bergumpal. Masukkan keju parut, garam dan merica. Aduk rata hingga keju meleleh.
  5. Tuang saus putih ke atas adonan macaroni. Ratakan. Taburi dengan keju parut.
  6. Panggang dengan api atas selama 10-15 menit hingga keju menguning dan beraroma enak.
  7. Hidangkan dengan sambel botol.

Senin, 26 September 2011

Deep Fried Snickers


Sebenarnya aku jarang beli Snickers tuk cemilan. Walaupun aku suka manis tapi menurutku Snickers jauuuuh lebih manis, sampai kayaknya gigiku rasanya ngilu semua aja kalo makan itu.
Tapi terinspirasi dari 'Dessert Magazine' kayaknya asyik juga tuh digoreng kayak bikin pisang goreng. Mungkin balutan tepungnya yang gurih (nggak pake gula) dan crunchy meminimalisir rasa manis dari cokelatnya.

Jadi caranya simple sekali...snickersnya di tusuk pake stick es krim lalu disimpan di kulkas sampai mengeras supaya pas digoreng nggak meleleh. Setelah itu bikin celupan tepung kayak kalo mau bikin goreng pisang cuman lebih kental dikit supaya menempel sempurna menutupi snickers. Bahannya terigu, sedikit garam, sedikit baking powder dan air. Aduk sampai rata lalu celupkan snickersnya sampai terbalut semua (kalo nggak nanti bocor cokelatnya) dan goreng dalam minyak panas yang banyak. Setelah garing, angkat lalu tiriskan menggunakan tissue dapur. Biarkan hangat lalu santap dengan taburan gula donat...enak juga...crunchy crunchy legit...


Peanut Mini Tarts


Source : Blue Band margarine

Bahan :
- 250 gr terigu protein sedang
- 150 gr margarine (merk Blue Band)
- 2 sdm susu kental manis
- 1 kuning telur

Bahan Isi :
- 75 gr margarine (merk Blue Band)
- 100 gr gula pasir
- 1 butir telur
- 15 gr susu bubuk
- 30 gr terigu
- 1 sdt essence almond (aku nggak pake)
- 150 gr kacang tanah sangrai blender

Cara membuat :

  1. Kulit : campur semua bahan kulit, aduk rata sampai halus. Giling tipis. Cetak bulat lalu letakkan dalam cetakan pie mini. Tusuk-tusuk garpu.
  2. Kocok margarine dan gula sampai mengembang masukkan telur lalu kocok sampai rata. Masukkan terigu, susu dan kacang. Aduk rata.
  3. Tuang bahan isi ke dalam kulit. Hias tengahnya dengan potongan cerry merah. Panggang sampai matang sekitar 25 menit dengan panas 325 F.

Jumat, 23 September 2011

Martabak Brownies


Jalan-jalan ke blognya Mbak Tika Hapsari "Cemplang Cemplung" ngiler pingin bikin martabak browniesnya. Kelihatan teksturnya yang bersarang cantik sekali...

Akhirnya setelah aku bikin juga, alhamdulillah jadi juga tapi nggak secantik punya Mbak Tika. Walaupun lembut punyaku teksturnya bersarang tapi lebih kayak cake. Hihihi...lucu juga, padahal resep plek aku tiru semua. Mungkin aku kelamaan mengocoknya, jadi beneran kayak cake...ada remahnya dikit, hehe..makasih ya Mbak Tika resepnya. Enak pooolll...isiannya 2 macam. Satu aku kasih susu kental manis dan keju, satu lagi susu kental manis, coklat mises, kacang tanah sangrai dan gula...tapi belum difoto udah berpindah ke perut anak-anak...^^


Kamis, 15 September 2011

Tub Tim Grob

Tub Tim Grob



Dalam rangka ikut meramaikan ajang Indonesian Food Blogger challenge chapter 1, aku menyetorkan dessert yang berasal dari Thailand ini. Sering juga disebut sebut 'red ruby' karena warnanya seperti batu zamrud merah, jajanan tradisional Thailand ini terdiri dari bola-bola water chesnut atau bengkuang (bukan bola sih...kotak tepatnya) yang dibalur pewarna dan tepung tapioka kemudian direbus hingga menghasilkan warna yang trasparant. Penyajiannya bersama nangka, sirup gula dan santan kental. Menarik... karena bahan dasarnya nggak beda jauh sama bahan dari daerah kita. Resepnya aku ambil dari "A Daily Obsession" cuman sedikit modifikasi.

Bahan :
- 300g chestnut kupas (aku pake bengkoang)
- 1 1/2 cup (approx) tepung tapioka
- 4 lembar daun pandan
- 6 buah korma (aku ngga pake)
- 150 gr gula palem (aku pake gula pasir)
- 1 1/2 cup air
- 2 cup santan kental segar (no substitute please)
- 1/2 sdt garam
- 3 - 4 cup es serut
- semangkuk besar air es
- 2 cup nangka, potong kecil

Cara membuatnya silahkan lihat di blog "A Daily Obsession"


Sejujurnya...setelah mencicipi, rasa bengkoangnya agak aneh menurut lidahku. Kuah sirup dan nangkanya enak tapi bengkoangnya hambar. Mungkin sebaiknya direbus dulu dengan air gula supaya manisnya meresap ke dalam. Tapi...mungkin juga aku yang kurang berhasil bikinnya, soale aslinya kan pake water chesnut...tapi di sini ngga ketemu. Hehehe...kayaknya lebih enak jajanan tradisional kita deh...




Burger Tuna




Anak-anak minta dibikinkan burger tuk bekal sekolah. Supaya nggak monoton kali ini aku bikin daging burgernya dari tuna. Bahan lain dan cara pengolahannya juga sama dengan burger daging. Cuman aku skip wortelnya serta tepung rotinya kulebihkan dikit biar baunya lebih wangi...

Hasilnya memuaskan. Adek suka sekali. Dia juga nggak tau kalo itu dari ikan tuna...karena rasanya ngga beda jauh, wanginya pas dipanggang pun mirip...katanya "Bu, teman-temanku di sekolah pada ngileeerrr..." hehe, duh senengnya. Oh iya roti burgernya juga bikin sendiri. Pake resep roti biasa yang dikurangi gulanya.


Bahan burger :
- 500 gr ikan tuna fillet, buang kulitnya dan cincang
- 2 buah bawang bombay
, cincang halus (aku pakai food processor)
- 1 butir telur
- 150 gr tepung panir
- 5 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1/4 sdt pala
- garam secukupnya
- 1/4 sdt gula pasir

Cara membuat :
  1. Panaskan margarin lalu tumis bawang bombay hingga layu. Dinginkan.
  2. Haluskan bawang putih, merica, pala lalu campurkan ke dalam daging. Tambahkan bawang bombay, garam, gula, tepung panir serta telur. Aduk sampai semua tercampur rata.
  3. Bentuk bulat-bulat pipih, ukurannya sesuai selera. Letakkan di talam bersemir margarin.
  4. Panaskan oven sekitar 180 C. Sebelum dipanggang tuang sedikit minyak diantara daging burger yang sudah dibentuk, agar tidak cepat gosong, karena titik didih margarin tinggi.
  5. Panggang sampai daging berubah warna dan matang. Jangan sampai overcook atau garing.
  6. Siap diisikan ke dalam roti burger yang terlebih dulu dioles margarin dan dipanaskan sebentar di teflon.


Rabu, 14 September 2011

Crunchy Brownie


Masih tergila-gila dengan brownies yang kemarin. Hari ini bikin yang lain dengan sedikit modifikasi. Gula aku kurangi sedikit dan aku tambahkan satu sachet kopi instan (coffemix 2 in 1) . Untuk lapisan atas aku bikin lapisan yang crunchy. Dari dark chocolate, sedikit butter yang dilelehkan lalu dicampur dengan rice crispy. Hasilnya seru buanget...lembut browniesnya ditambah sensasi renyah dari rice crispy/cereal berasnya. Serasa makan brownies dengan topping Beng Beng...enaaaaaak! Anakku aja ketagihan...yaits awas nak nanti nggak bisa tidur. Secara banyak kopinya gitu...



Salad Buah


Di hari yang panas enaknya menikmati salad buah ini. Gampang bikinnya dan dijamin 100 % sehat luar dalam *apaan pake luar dalam..hehe*. Cuman bikin dari aneka buah kesukaan, dan tuk saus cuman pake yogurt rasa buah. Kali ini aku pake yogurt strawberry. Semua suka, mmmmh...rasa tambah ^^...

Selasa, 13 September 2011

Cheesecake Brownie

Cheesecake Brownie


Setelah mencoba resep David Lebovitz ini daku jadi ketagihan. Resepnya bener-bener enak. Browniesnya dense dan tidak terlalu manis *menurut lidahku lho ya* dan kejunya juga pas. Resep ini jadinya satu resep ukuran 20 cm. Separuh bagian aku tambahkan chocolate chips juga ke atas adonan keju. Ternyata lebih enak yang nggak pake. Karena yang pake coklat chips rasa kejunya tidak terlalu terasa tertutup sama rasa manis dari cokelat aja. Tapi kalo pecinta cokelat udah pasti suka.



Resepnya silahkan lihat di sini. Mudah karena sudah dikonversi ke gram.

Senin, 12 September 2011

Pizza Bites

Pizza Bites
Ternyata pizza dibikin imut gini dengan bite size asyik juga buat nyemil nyemil sore. Rotinya terasa lebih lembut, tidak kering seperti pizza pipih. Ini dikarenakan steam dari fillingnya membuat roti jadi lebih lembab. Karena request hubby...aku bikin versi vegetarian buat dia alias tanpa daging-dagingan...dan yang biasa buat anak-anak. Sambil nonton TV nggak terasa...4 sampe 5 potong dah masuk mulut...happ happ...



Untuk filling aku cuman menggunakan saos secukupnya atau malahan ngga perlu sih sebenarnya. Selain susah ditutup adonan rotinya karena saosnya meleber keluar, makannya nanti kan sambil dicocol saos favorit.

Bahan roti :
- 250 gr terigu protein tinggi
- 250 gr terigu protein sedang
- 60 gr gula pasir
- 1 sdt garam
- 60 ml minyak zaitun (kalau ngga ada bisa diganti minyak goreng)
- 2 sdt ragi instant
- 250 ml air hangat

Bahan filling :
- jagung manis kaleng
- nanas matang potong kotak

- jamur kancing kaleng
, potong-potong
- paprika hijau, potong potong
- paprika merah, potong potong

- buah olive hitam, potong- potong
- keju mozarella, potong-potong pipih

- saos tomat
- pasta tomat
- 1 sdt oregano bubuk
- 1/2 sdt basil
- merica hitam, tumbuk kasar secukupnya

Bahan taburan :
- oregano, basil
- keju parmesan

Cara membuat :
  1. Roti : campur semua bahan kering, aduk rata. Tuang air hangat sedikit-sedikit sambil dimixer. Tambahkan minyak, mixer lagi sampai kalis. Uleni dengan tangan hingga elastis. Diamkan 1/2 jam sampai mengembang.
  2. Saos : aduk rata semua bahan filling.
  3. Penyelesaian : ambil sedikt adonan (kurang lebih 20 gr). Pipihkan, beri isian dan keju. Tutup, bentuk bulat. Susun melingkar hingga penuh di loyang/pinggan tahan panas bersemir margarin. Biarkan mengembang 2 kali lipat. Oles susu cair lalau taburi bahan taburan. Panggang api 375 F sampai kuning kecoklatan.
  4. Siap disajikan dengan dicocol saus pizza atau mayonaise.

Kamis, 08 September 2011

Pepes Udang Jamur


Hari ini pingin bikin yang segar tuk berbuka puasa. Aku, bertiga dengan hubby dan kakak puasa syawal hari kedua. Request kakak banyak sekali, minta dibikinkan es buah, minta dibikinkan sambel goreng tempe...dll dll. Tapi waktu tadi ke pasar...lihat ada jamur merang, segera deh aku beli. Kebetulan ada udang di kulkas kayaknya enak deh dibikin pepes. Hmmm membayangkannya saja udah nelan ludah...upss lupa lagi puasa...hihihi.

Bahan :
- 150 gr jamur merang
- 150 gr udang kupas
- 1 batang daun bawang, iris serong
- 2 buah tomat, potong-potong
- 2 buah cabe merah, iris serong
- 1 buah cabe ijo, iris serong
- 1 genggam daun kemangi
- 6 lembar daun salam
- cabe rawit (optional)
- 1 butir telur
- 1 sdm santan instant
- 1 sdm minyak goreng
- daun pisang untuk membungkus

Bumbu halus :
- 6 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 batang serai, ambil putihnya iris halus
- 2 cm kunyit
- 1/2 cm jahe
- garam secukupnya
- gula pasir secukupnya


Cara membuat :
  1. Campur semua bahan dan bumbu (kecuali daun salam). Aduk rata.
  2. Siapkan daun pisang. Alasi dengan daun salam. Sendokkan 2 sdm adonan pepes ke atas daun. Bungkus lalu semat dengan lidi. Kukus selama 20 menit.
  3. Panggang di atas bara/kompor sampai wangi.

Kue Dadar Sagu


Jajan ini biasa mamaku sebut sinole atau dadar tawaro (sagu). Tidak tahu asal pastinya dari daerah mana yang jelas dari Indonesia Timur. Rasanya khas karena terbuat dari sagu basah yang dicampur kelapa parut. Enak pokoknya.

Dulu...kalo mama lagi bikin, baru selesai diangkat dari wajan...anak-anaknya bergantian mondar mandir ke dapur ambil bagian. Naah anaknya ada 5, jadi bikin satu adonan aja kalo anaknya bolak balik 2 kali ditambah dengan bapak udah deh...langsung habis tak bersisa. Memang unik karena ciri khas kue berbahan sagu menghasilkan kue yang kenyal dan harum khas sagu. Nggak lengket walaupun dipanggang di wajan tanpa olesan. Setelah matang langsung ditaburi gula merah...dan masih di atas wajan digulung panas-panas lalu diangkat. Hmmm...jadi teringat masa kecilku...

Bahan :
- 200 gr sagu basah/segar
- 1/4 btr kelapa yang agak muda, kupas dan parut
- sedikit garam
- gula merah, sisir

Cara membuat :
  1. Beri sagu sedikit air, aduk-aduk lalu saring. Diamkan agar sagunya mengendap dan terpisah dari air.
  2. Buang airnya. Campur sagu dengan kelapa parut dan garam.
  3. Siapkan wajan dan panaskan dengan api sedang. Masukkan satu sendok munjung adonan lalu ratakan di wajan membentuk bulat. Biarkan matang. Beri gula merah. Gulung cepat lalu angkat.

Rabu, 07 September 2011

Molen Pisang Cokelat



Ini salah satu jajanan yang sudah lama aku cari-cari resepnya. Aku mencari kulit yang renyah dan lembut pisang di dalamnya. Tapi sekian kali mencoba belum mendapatkan adonan kulit yang benar-benar crunchy. Memang sih ketika masih panas terasa renyah. Tapi pas udah dingin yaaaa...lembek lagi. Tapi kalo soal rasa sih udah enak. Seperti biasa...untuk filling aku pake pisang raja. Enak rasanya...pas manisnya berpadu dengan gurih kulitnya...tapi kekurangannya kalo digoreng dalam waktu yang lama (supaya kulitnya renyah) madunya keluar sehingga minyak yang dipake menggoreng cepat kotor.



Resep aku ambil dari Majalah Sedap.

Bahan :

- 75 gr margarin
- 1 butir telur
- 75 gr gula tepung
- 300 gr tepung protein tinggi
- 15 gr maizena
- 15 gr susu bubuk
- 1 sdt baking powder
- 1/2 sdt garam
- 50 ml air
- pisang uli potong dua (aku pake pisang raja)
- dark cooking cokelat secukupnya tuk filling

Cara membuat :

  1. Kocok margarin, telur dan gula 30 detik.
  2. Tambahkan terigu, maizena, baking powder dan susu bubuk sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Giling tipis dengan gilingan mie mulai yang paling tebal sampai yang agak tipis (sesuai selera). Setiap nomor, giling 2-3 kali sampai licin.
  4. Potong panjang 40 lebar 1 cm.
  5. Belah dua pisang selipkan cokelat diantaranya.
  6. Lilitkan adonan pisang dan rekatkan dengan air.
  7. Goreng dengan minyak panas sedang sampai matang.

Selasa, 06 September 2011

Rendang Printil


Aku bermasalah dengan anak keduaku dalam hal makan. Setiap makan daging...pasti gak bisa dikunyah dan berakhir dengan membuang serat-serat atau ampasnya. Walaupun dagingnya sudah dimasak selunak mungkin...tetap saja begitu. Cuman dua olahan daging yang bisa dimakan dengan tuntas...bakso dan daging printil. Yaaaaa...karena dua duanya menggunakan daging cincang sebagai bahan dasarnya.

Jadilah hari ini aku bikin rendang printil. Rendang tapi dalam bentuk daging yang diproses hingga halus dan dibentuk bola-bola. Setelah lihat di blognya Teh Nicke *makasih ya teteh...mantap resepnya*, ngileeer abis dan pingin buat rendang resep uni Dewi Anwar. Aku bikin setengah dari resep beliau. Penggunaan hati sapinya aku skip tapi tetap maknyus kok. Aku juga nggak bikin terlalu kering...supaya ada kuahnya dikit. Lagian suamiku nggak suka makanan yang ada genangan minyaknya disekelilingnya...hehehe


Jadi untuk resep ini aku menggunakan 300 gr daging sapi giling dan 200 gr kacang merah. Di bawah ini Resepnya Uni Dewi Anwar dengan sedikit modifikasi dari aku :

Bahan :
- 300 gr daging sapi cincang (beri garam & bentuk bulat kecil, goreng sebentar asal berkulit)
- 200 gr kacang merah (rendam semalaman)
- 1 1/2 kelapa tua parut, buat santan kental (2-3 kali perasan dengan air hangat, sedikit-sedikit)

Bumbu halus
:
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 cm jahe
- 2 cm kunyit
- 3 cm lengkuas
- 1/2 ons cabe merah giling (aku pake 3 buah saja)
- 1/2 sdt merica


Bumbu lain :

- 2 batang sereh, geprak bagian putihnya
- 1 buah bunga pekak
- 4 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 lmbr daun kunyit, sobek-sobek

Bumbu pelengkap :

- 1 sdm kelapa serundeng giling (kelapa parut digonseng sampai cokelat, giling halus sampai keluar minyaknya)
- 1/2 sdm hati sapi rebus, giling halus (aku skip)
- 1 sdm air asam
- garam secukupnya
- gula merah secukupnya

Cara membuat :
  1. Masukkan santan, daging printil dan kacang merah dalam panci. Tambahkan bumbu halus, dan bumbu daun, aduk rata. Tambahkan garam dan gula. Masak dengan api sedang.
  2. Aduk santan dengan gerakan menimba dengan sendok hingga santan mendidih, jaga agar santan tidak pecah. Gerakan menimba akan mencegah santan pecah. Tambahkan air asam dan kelapa sangrai halus.
  3. Kecilkan api, masak sampai bumbu benar-benar meresap dan kuah menyusut. Kalo kuah menuyusut tapi bumbu belum meresap tambahkan lagi sedikit air.

Calzone





Yum...yum...yummmiiiii.... model lain dari pizza. Dibentuk seperti bulan sabit atau kalo di Indonesia mirip seperti panada. Bahan kulit dibentuk pipih bulat lalu diberi isian (saos dan daging) dan taburan keju mozarella dan permesan. Ditutup dan diseal pinggirannya. Kadang juga fillingnya disajikan tanpa saus. Setelah matang baru deh dimakan sambil dicocol di sausnya. Resepnya nggak aku tulis lagi karena udah pernah di sini. Cuma aku tambahkan buah zaitun aja. Untuk proses pemanggangannya butuh waktu lebih lama dari pizza biasa karena bentuknya yang tebal. Sekitar 15 menit dengan panas oven 375 F.


Ongol-ongol Durian



Waaaaaah...udah lama nggak ngeblog. Kangeeeen skalleee...hihi. Hari ini aku membuat ongol-ongol durian. Bikinnya mirip ongol-ongol biasa aja tapi ada tambahan duriannya...jadi pastilah lebih nikmat dan wangi. Ini favorit satu keluarga apalagi anak-anak. Mereka suka karena dimakan terasa kenyal-kenyal dan manis.

Bahan yang aku pake semuanya fresh. Sagunya pake sagu basah alias yang fresh belum diolah sama pabrik. Kalo di indonesia Timur sih mudah ditemui di pasar-pasar tradisional. Karena olahan makanannya banyak juga yang menggunakan sagu. Kelapanya juga aku beli kelapa utuh yang setengah tua. Aku kupas dan parut sendiri karena ingin mendapatkan hasil parutan yang kasar. Pokoknya bedalah hasilnya kalo diparut di mesin parut kelapa. Nggak terjamin juga hygenenya karena kelapa-kelapa di pasar tradisional sambung menyambung diparut dari pagi sampai sore...hiiiy kadang-kadang udah agak bau. Bukan karena kelapanya kualitas buruk tapi karena mesinnya nggak pernah dibersihkan. Tapi kalo pake kelapa kering lain juga aroma dan rasanya. Pokoknya enak yang fresh deh...^^




Source : Majalah Sedap

Bahan :

- 100 gr daging durian
- 200 gr tepung sagu
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 300 gr gula merah, sisir
- 1/4 sdt garam
- 3 lembar daun pandan

Bahan taburan :

- 200 gr kelapa parut kasar
- 1/4 sdt garam
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :

  1. Taburan : aduk rata bahan taburan. Kukus 15 menit sampai matang. Sisihkan.
  2. Larutkan tepung sagu di dalam setengah bagian santan. Sisihkan.
  3. Rebus sisa santan, gula merah, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih. Saring. Didihkan lagi.
  4. Masukkan durian. Aduk rata. Tambahkan larutan tepung sagu. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat.
  5. Sendokkan ongol-ongol di atas bahan taburan. Gulingkan sampai terbalut rata. Kalau ongol-ongolnya masih berbongkah besar, potong-potong dengan pisau seukuran kecil untuk sekali lahap.
Related Posts with Thumbnails