Rabu, 29 Juni 2011

Black Bottom Banana Cake


Pisang raja adalah pisang favoritku. Pisang yang matangnya pas enak dibikin apa saja. Bisa dijadikan pisang goreng, molen, muffin, cake, dan kue tradisional. Menurutku tekstur, bau dan rasanya (manis) paling cocok dicampurkan ke dalam adonan kue. Jadi hari ini aku mencoba bikin black bottom banana cake menggunakan pisang raja yang super matang alias yang kulitnya sudah berbintik-bintik hitam.

Dibilang black karena bagian bawahnya ada adonan cokelatnya...lihat tuh di bawah...belum keluar dari oven aja baunya sudaaahhh wangi apalagi pas diangkat keluar oven....mantep deh pokoknya... . Resepnya aku lihat dari Smal small Baker dan From My House dengan sedikit modifikasi.

Bahan :
- 60 g butter
- 50 g margarine
- 75 g gula pasir halus
- 1 butir telur
- 1 buah vanilli pod, keruk isinya
- 300 gr pisang raja yang masak sekali (dihaluskan dan campur 2 sdm air jeruk nipis)
- 180 g terigu protein sedang
- 1 sdt baking powder
- 1 sdt soda kue
- 1/2 sdt garam halus
- 25 g cokelat bubuk (dilarutkan dengan 3 sdm susu cair)
- chocolate chips untuk taburan

Cara membuat :
  1. Kocok mentega, margarine, isi vanilla dan gula sampai mengembang.
  2. Masukkan telur, kocok lagi. Masukkan pisang, aduk sampai rata.
  3. Turunkan bahan tepung, aduk rata.
  4. Bagi 2 adonan sama rata. Yang satu ditambahkan larutan cokelat.
  5. Tuang adonan cokelat ke dalam loyang 20x20x4cm (bisa memakai loyang yang lebih kecil apabila ingin mendapatkan hasil yang lebih tebal). Ratakan. Tuang adonan putih di atasnya, ratakan lagi. Taburi cokelat chips.
  6. Panggang dengan panas oven 175 C selama sekitar 20-25 menit sampai lidi dimasukkan keluar dalam keadaan bersih.


Hasilnya sangat memuaskan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal aku menambahkan air jeruk nipis dan vanilla. Hasilnya memang betul-betul enak...pantasan banyak blogger yang udah praktekkan resep ini.



Karena stok vanilaku masih banyak, setiap ada resep yang menggunakan vanilla essence atau extract vanilla pasti aku ganti dengan vanilla bean kering. Takut rusak sih. Walaupun penjualnya bilang tahan 1 tahun apalagi kalo disimpan dalam wadah gula pasir. Was-was aja...
Untuk pisang raja aku suka pake yang matangnya seperti di bawah ini. Udah bintik-bintik hitam tapi dalamnya masih bagus...

Senin, 27 Juni 2011

Wholemeal Crust Pizza


Kali ini pingin coba bikin crust pizza dengan tepung wholemeal. Toppingnya sendiri sudah sehat...kenapa tidak sempurnakan dengan roti yang sehat pula. Setelah aku googling tnyata banyak yang udah mencoba crust pizza dengan tepung ini. Jadi...nggak ada salahnya aku juga coba kan...?



Untuk toppingnya...aku beri saus dasar/bolognese lalu ditaburi tuna kaleng, paprika merah dan hijau, jamur, bawang bombay, zaitun, jagung dan nanas. Naaah...apanya yang kurang sehat dari pizza ini. Cara menyusunnya aku olesi saus dasar dulu habis itu keju mozarella dan permesan. Setelah itu printilan yang lain dan aku beri sedikit taburan merica hitam dan semprotkan sedikit mayonaise karena menurutku tuna and mayonaise work well together. Terakhir keju mozarella lagi...wuiiih...panas-panas meleleh...

Hmmmm supeeerrr yummi. Tapi suamiku dan anak-anak ternyata lebih suka pizza dengan crust yang biasa alias nggak pake tepung wholemeal. Kata suami "too much going on" hahaha...iya soalnya crustnya sendiri udah kaya tekstur dan rasa...ditambah lagi dengan topping. Beneeeer....katanya lain kali pake crust yang biasa aja ya...yang wholemeal cocoknya dijadiin roti tawar aja....walaaaah tapi habis juga tuh pizzanya.


Bahan :
- 200 gr wholemeal flour
- 200 gr tepung protein tinggi (bread flour)
- 100 gr tepung protein rendah (plain flour)
- 50 gr gula pasir (sugar)
- 10 gr ragi instant (instant yeast)
- 1 sdt garam (salt)
- 225-230 ml air hangat (lukewarm water)
- 60 ml minyak zaitun (olive oil)

Cara membuat :
  1. Campur tiga macam tepung, ragi instan, gula. Aduk rata.
  2. Tambahkan air hangat sambil diulen sampai agak rata.
  3. Tambahkan garam dan minyak, uleni sampai lembut dan sudah tidak menempel lagi di wadah.
  4. Tutup dengan serbet dan fermentasikan selama setengah jam.
  5. Bagi adonan menjadi beberapa bulatan yang besar (kalo aku 2 bulatan sedang dan 4 bulatan kecil). Diamkan 10 menit.
  6. Giling dan pipihkan bentuk bulat. Diamkan sampai mengembang selama sekitar setengah jam. Tusuk-tusuk dengan garpu.
  7. Panggang selama sekitar 12-15 menit sampai matang. Angkat. Sisihkan, siap digunakan dengan aneka topping. Roti bisa disimpan dalam freezer sampai 1 bulan. Bungkus dengan cling wrap lalu simpan dalam wadah kedap udara.



Sejujurnya aku lebih senang memanggang rotinya terlebih dulu dibandingkan langsung bersama topping. Selain rotinya mengembang lebih sempurna...hasilnya juga tidak terlalu basah seperti apabila langsung diberi topping.


I'm submitting these entry to Aspiring Bakers #8 June'11 Bread Seduction hosted by Jasmine from The Sweetylicious at this link

Durian Buns



Udah lama aku gak bikin roti ini. Terakhir kayaknya pas ramadhan kemaren. Mumpung di kulkas ada stok selai duren hari ini aku mau buat roti isi duren. Sebenarnya resepnya simpel aja, kayak roti manis biasa. Isiannya juga aku cuma pake selai duren (duren yang dimasak sama gula pasir sampai kalis) yang ditambahkan bahan vla kayak susu kental manis dan maizena. Pokoknya dibikin kayak vla...tapi banyakin duriannya yah...biar lebih kerasa...

Bahan roti:
- 400 gr terigu protein tinggi (cakra)
- 200 gr terigu protein sedang (segitiga biru)
- 120 gr gula pasir halus
- 1 sachet ragi instan
- 2 sdm susu bubuk
- 3 kuning telur
- 1 sdt garam halus
- 75 gr margarin
- 300 ml air hangat

Bahan Filling duren (bikin seperti vla/custard):
- durian
- susu kental manis
- air
- maizena + terigu
- gula pasir secukupnya
- garam sedikit

Takarannya dikira-kira aja ya...soalnya aku juga begitu...hehe...yang penting manisnya pas...teksturnya pas, tidak terlalu encer dan tidak terlalu keras. Masak sampai meletup-letup.

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu bubuk, ragi ke dalam wadah. Aduk rata.
  2. Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan air sambil terus dimixer sampai adonan agak rata. Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis. Cat: kalo menggunakan mixer Bosch cukup 10-15 menit dengan kecepatan 3.
  3. Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat (kalo aku taruh di deketnya ricecooker).
  4. Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Timbang adonan masing-masing 40 gr. Pipihkan bentuk bulat. Beri isian. Tutup sampai berbentuk bulat. Pipikan sedikit. Gunting ujung-ujungnya seperti di gambar. Tekan sedikit tengahnya lalu berikan sedikit bahan isian. Simpan di talam beroles margarine/butter.
  5. Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 meni.
  6. Olesi kuning telur, beri hiasan almond slice. Panggang selama 10-15 menit dengan panas 200 C.
  7. Angkat, panas-panas olesi butter.

Yang di atas ini mau gaya-gayaan dibikin model duren...tapi gak mirip, qiqiqi....



Durennya meleber keluar...wuiiiih bau duren memenuhi rumahku....


I'm submitting these durian buns to Aspiring Bakers #8 June'11 Bread Seduction hosted by Jasmine from The Sweetylicious at this link

Bolu Gulung Yogurt Jeruk


Naaaah...ini entry terakhirku buat ajang bolgul week NCC. Judulnya mirip dengan bolu gulung sebelumnya. Lha memang sammmaa...cuma diganti yogurt strawberrynya jadi yogurt jeruk. Dan memang resep aslinya dari Majalah Sedap Bolu gulung yogurt jeruk, cuman modif sedikit dengan tambahan parutan kulit jeruk.

Hasil fotonya agak buram berhubung sudah beberapa hari cuaca mendung terus...resepnya di bawah ini ya...

Bahan :
- 8 kuning telur
- 3 putih telur
- 100 gr gula pasir
- 45 gr tepung terigu protein sedang
- 15 gr maizena
- 10 gr susu bubuk
- 50 gr butter
- 25 gr yogurt jeruk
- 1 sdt kulit jeruk

Filling :
- 9 buah biskuit stick cokelat krim vanilla (aku pake twister)
- 175 gr creamcheese
- 50 gr tepung gula
- 1 sdt air jeruk lemon

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 190-200 C.
  2. Siapkan loyang kotak ukuran 26 cm tinggi 3 cm, alasi kertas roti dan olesi margarin. Tata biskuit stik di salah satu sisi sebanyak 3 baris.
  3. Kocok telur, dan gula sampai mengembang. Masukkan bahan tepung. Aduk rata.
  4. Masukkan campuran butter,yogurt, dan kulit jeruk. Aduk rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang. Panggang selama kurang lebih 10-15 menit sampai permukaan kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan di rak kawat.
  6. Filling : Kocok creamcheese, tepung gula dan air jeruk lemon sampai lembut.
  7. Olesi cake dengan campuran creamcheese. Gulung dan padatkan. Biarkan di kulkas sampai agak kokoh gulungannya.
  8. Potong-potong.

Sabtu, 25 Juni 2011

Talam Labu



Kemarin akhirnya aku menghabiskan sisa labu kukus yang masih ada di kulkas. Cari resep yang simpel ketemu talam labu. Sebenarnya talam labu ini ada 2 versi. Ada yang ditambahkan tepung terigu, ada juga yang ditambahkan tepung sagu. Tapi karena aku udah pernah coba yang pake tepung sagu dan hasilnya terlalu kenyal *menurutku* nggak terlalu terasa labunya...hari ini aku coba yang pake terigu. Ternyata it taste much better... . Resep aku modifikasi sedikit dari Resep Masakan Indonesia.

Bahan :
Lapisan bawah :

- 500 gr labu kuning
- 25 gr kenari
- 75 ml santan kental
- 70 gr tepung terigu
- 1/2 sdt garam
- 3 sdm gula pasir

Lapisan atas :
- 250 ml santan kental
- 40 gr tepung terigu
- 50 gr gula pasir
- 1 lembar daun pandan
- 1/2 sdt garam

Cara membuat :
  1. Panaskan dandang kukusan berisi air di atas api sedang hingga mendidih. Siapkan mangkuk kecil tahan panas/cucing, olesi sedikit minyak, sisihkan.
  2. Lapisan bawah : iris tipis kenari. Campur dalam mangkuk besar santan, tepung terigu, gula pasir dan garam. Masukkan irisan kenari, lalu tambahkan labu yang sudah dihaluskan. Aduk hingga tercampur rata. Masukkan adonan lapisan bawah ke dalam cetakan sampai ¾ penuh. Kukus selama 15 menit atau hingga mengeras.
  3. Lapisan atas : campur santan dengan tepung terigu, aduk hingga licin. Masukkan gula, air , daun pandan, dan garam. Aduk rata.
  4. Tuang lapisan putih ke atas adonan labu hingga penuh. Teruskan mengukus selam 10 menit atau hingga kue masak.

Kamis, 23 Juni 2011

Pancake Labu


Masih ada sisa labu yang kemarin dibikin donat. Hari ini mau aku bikin pancake. Dapat resepnya dari Disney Family. Kalo kata resepnya hasilnya lembuuuut banget saking lembutnya sampai kayak soufle *mmmh bayangkan tuh* karena putih telurnya dikocok sendiri, kayak bikin chiffon cake.

Setelah aku buktikan ternyata saudara-saudara...betuuuul-betuul lembut. Nggak boong ! swear ! Kemarin, terakhir bikin pluffy pancake kan aku bilangnya yang paling lembut. Ternyata sekarang ada saingannya. Malahan ini bener-bener lebih lembut. Penasaran...?? buktikan sendiri. Pancake ini menurutku istimewa karena adonannya wangi spekku. Sausnya juga pake saus butterscotch...pokoke...matching dan enaaaaklah.

Di bawah ini resep versi aku ya...

Bahan :

- 1 1/4 cup terigu protein sedang
- 3 sdm gula pasir
- 2 sdt baking powder
- 1 sdt bumbu spekku
- 1/2 sdt garam
- 1 cup (250 ml) susu cair
- 1 cup labu kukus halus
- 4 butir telur (pisahkan dengan putihnya)
- 50 gr butter, lelehkan
- 1/2 sdt vanili bubuk

Saus butterscoctch :

- 50 gr butter
- 120 gr gula pasir
- 200 ml krim kental

Cara membuat :
  1. Campur terigu, gula, baking powder, bubuk spekkuk dan garam dalam wadah. Di wadah yang lain campur susu, labu, kuning telur, susu dan mentega leleh lalu. Masukkan ke dalam bahan kering lalu aduk sampai licin, jangan dikocok/overmix.
  2. Kocok putih telur sampai mengembang lalu campurkan ke dalam adonan pancake. Panggang dalam wajan anti lengket sesendok sayur sekitar 2-3 minute sampai muncul gelembung. Balik dan lanjutkan memanggang sekitar 2 menit sampai tengahnya matang dan lentur.
  3. Lanjutkan sampai adonan selesai semua. Bila ingin disajikan hangat, pancake yang duluan matang bisa disimpan dalam oven panas rendah sekitar 100 C dengan ditutup kain lembab. Setelah selesai semua pancake bisa disajikan hangat.
  4. Saus : panaskan mentega dan gula dengan api sedang sampai meleleh dan larut dan berwarna agak kecoklatan. Tuang krim kental, aduk cepat sampai licin. Sajikan dengan pancake hangat dengan taburan walnut atau kacang lainnya.

Aneka Mochi...


Hari ini aku seharian...eeeeh ngga ding, setengah hari menghabiskan waktu di dapur aja...
Judulnya aja aneka mochi, jadi semua jenis mochi yang terpikirkan...dan bahannya ada semua di rumah aku bikin.

Fiiiuuuuuuh...cappppeeeek...tapi hasilnya sebanding. Kata suami, "Ngga nyangka Yang (bukan peyang lho qiiqiqi)...kamu bisa bikin mochi sendiri dan seenak ini..." heheeeee habis banyak hubby makannya. Alhamdulillaaahhh.



Yang di atas ini mochi ketan hitam isi kacang ijo.


Kalo yang di bawah ini mochi isi cokelat balur wijen.



Tuh lihaaat isian ganachenya...


Nah yang di bawah ini favoritku. Sebenarnya aku terinspirasi dari snack yang dibeli suami. Kemarin dibeliin mochi kemasan plastik buatan pabrik rasa cokelat isi cream kopi...uiiih enak beneeeer. Jadi niat mau coba bikin sendiri. Hasilnya...sama enaknya, tapi punyaku rasanya manis sekali karena isinya banyak. Sedangkan buatan pabrik itu bentuknya agak pipih dan isiannya tipis aja.



Ini penampakannya setelah dibelah...


Resepnya aku modifikasi dari Majalah Sedap "mochi ketan hitam". Tapi satu resep aku modifikasi sendiri jadi berbagai varian.

Untuk mochi ketan hitam ya jelas pake campuran ketan hitam. Untuk mochi greentea dikasih sedikit bubuk greentea. Untuk yang lain hanya pake ketan putih aja. Untuk isiannya ada yang pake kacang ijo kupas, ganache cokelat, dan blenderan kacang tanah+gula. Untuk balurannya sesuai selera. Kalo aku sebagian menggunakan maizena sangrai, wijen, greentea (yang ini jadinya agak pahit, lain kali gak usah dibalur greentea) dan kelapa kering. Nah resepnya di bawah ini ya...modifikasinya sesuai selera.


Bahan kulit (1 resep):
- 150 gr tepung ketan putih
- 50 gr tepung ketan hitam
- 50 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam halus
- 100 ml air biasa
- 1 sdm minyak goreng
- 10 gr tepung maizena
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 50 ml air panas

Cara membuat :
  1. Campur tepung ketan, gula, garam, vanili bubuk. Aduk rata. Tambahkan minyak. Aduk lagi.
  2. Campur maizena dan 50 ml air (dari 100 ml air biasa) aduk rata. Tuangkan air panas. Aduk rata.
  3. Masukkan ke dalam campuran tepung. Aduk rata. Tambahkan sisa air sedikit-sedikit sampai adonan kalis. Diamkan 10 menit dengan ditutup plastik.
  4. Ambil sedikit adonan, beri filling dan bentuk bulat. Kukus dengan api sedang dalam kukusan yang dialasi daun pisang selama 10 menit. Angkat perlahan lahan menggunakan spatula kecil yang dioles minyak. Kerjakan cepat agar kulit mochi tetap lembab. Kalo terlalu lama kukusan dibuka maka kulit akan kering dan bahan baluran susah menempel.
  5. Gulingkan di bahan taburan (maizena sangrai, wijen atau kelapa kering kasar).

Filling kacang hijau (untuk 1 resep adonan kulit) :
- 150 gr kacang hijau kupas, rendam 2 jam
- 100 ml susu cair
- 75 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam

Cara membuat :
Kukus kacang hijau 30 menit sampai mekar. Panaskan susu cair, garam, gula pasir, dan kacang hijau. Masak sambil diaduk sampai kalis. Dinginkan, bentuk bola-bola. Sisihkan.

Filling ganache cokelat (untuk 1 resep adonan kulit):
- 25 gr mentega tawar
- 50 ml krim kental
- bubuk kopi instan secukupnya
- 200 gr dark cooking cokelat

Cara membuat :
Panaskan mentega, tambahkan krim kental, kopi instan dan dark cooking cokelat. Aduk rata sampai cokelat larut. Dinginkan sebentar di freezer. Bentuk bola-bola. Sisihkan.

Filling kacang tanah :
Kacang kupas sangrai blender panas-panas dengan gula supaya gampang dibulat-bulatkan



Ini gambar cara mengisi ganache ke dalam kulit. Untuk pembuatan mochi cokelat ini setelah dikukus biarkan dingin, lalu dicelup di dalam dark cokelat leleh dan dinginkan.

Selasa, 21 Juni 2011

Pumpkin Doughnut



Donat ini adalah hasil blogwalking ke My Kitchen Snippet dan Bonbini. Karena aku bingung memilih yang mana akhirnya aku memadukan kedua resep tersebut dan mengganti penggunaan ubi jalar (sweet potato) menjadi labu.


Secara umum rasanya tidak berbeda dengan donat biasa...cuman warnanya agak kekuningan dan terasa manisnya labu. Teksturnya lembut dan ringan untuk donat ring dan agak padat dan legit pada donat yang bulat kecil. Perbedaan hasil ini mungkin dipengaruhi pada saat pembentukan adonan. Kalo donat ring aku giling dan cetak menggunakan donat cutter, sedangkan donat bulat kecil aku bentuk dengan cara menghaluskan/membulatkan adonan seperti membentuk adonan bakpau atau roti.
Donat bulat kecil juga aku goreng duluan sebelum mencapai fermentasi maximal.

Perpaduan resep keduanya adalah...


Bahan :

- 200 gr tepung protein tinggi (bread flour)
- 150 gr tepung protein sedang (plain flour)

- 150 gr labu kukus yang sudah dihaluskan

- 2 sdt ragi instant

- 60 gr gula pasir
- 75 ml susu (tergantung kandungan air pada labu)

- 1 butir telur

- 1 kuning telur

- 30 gr mentega


Cara membuat :

  1. Campur semua bahan kering kecuali garam dan mentega. Aduk rata. Masukkan labu, telur, kuning telur dan campuran susu hangat.
  2. Kocok dan uleni menggunakan mixer. Setelah mulai rata, masukkan garam dan mentega. Uleni lagi sampai elastis. Kalau adonannya agak lembek boleh ditambahkan sedikit tepung, karena kadar air dalam labu beda-beda sehingga berpengaruh juga pada adonan.
  3. Untuk donat ring, giling adonan sampai ketebalan sekitar 1.5 cm lalu potong menggunakan donat cutter. Letakkan di loyang bertabur terigu. Untuk donat bulat yang kecil (beignet) bentuk menjadi bola-bola kecil. Fermentasikan sekitar 30-45 menit.
  4. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng donat sampai kuning keemasan.
  5. Sajikan dengan taburan gula halus dan kayu manis.


Lihat teksturnya donat bulat di bawah yang agak berbeda dengan donat ring...mungkin juga dipengaruhi oleh masa fermentasi. Donat ini aku goreng duluan, padahal aku kerjakan terakhir...jadi pori-porinya masih rapat. Tapi menghasilkan donat yang empuk...aku sukaaa...





Senin, 20 Juni 2011

Bolu Gulung Yogurt Strawberry


Udah lama gak nyetor lagi di ajang Bolgul Week. Kali ini terinspirasi dari resep Majalah Sedap tahun 2005 'bolu gulung yogurt jeruk' aku bikin versi strawberrynya. Kata anak-anak...enak bu kayak biskuit. Hahaha belum tau ya isinya memang biskuit...
Di bawah resepnya ya...


Bahan :
- 8 kuning telur
- 3 putih telur
-100 gr gula pasir
- 45 gr tepung terigu protein sedang
- 15 gr maizena
- 10 gr susu bubuk
- 50 gr butter
- 25 gr yogurt strawberry
- 1/2 sdt vanili bubuk

Filling :
- 9 buah biskuit stick cokelat krim strawberry (aku pake twister)
- selai strawberry + butter cream

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 190-200 C.
  2. Siapkan loyang kotak ukuran 26 cm tinggi 3 cm, alasi kertas roti dan olesi margarin. Tata biskuit stik di salah satu sisi sebanyak 3 baris.
  3. Kocok telur, vanili dan gula sampai mengembang. Masukkan bahan tepung. Aduk rata.
  4. Masukkan campuran butter dan yoggurt, aduk rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang. Panggang selama kurang lebih 10-15 menit sampai permukaan kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan di rak kawat.
  6. Olesi dengan campuran selai dan buttercream. Gulung dan padatkan. Biarkan di kulkas sampai agak kokoh gulungannya.
  7. Potong-potong.

Minggu, 19 Juni 2011

Soft Pretzel



Heran ya aku. Penasaran sekali sama yang namanya pretzel ini. Seumur-umur juga belum pernah makan. Tapi berhubung beberapa waktu yang lalu teman-teman milis NCC pada ngebahas pembuatan pretzel yang enak...daku jadi tertarik juga. Apalagi Bunbun sobit bloggerku udah bikin juga. Halooouuu Bun...dikau berhasil menggodaku tuk membuatnya...^^

Katanya yang terkenal resepnya aunt Annie jadi cari mencari ketemu yang mirip resepnya di CD Kitchen. Walaupun nama resepnya 'Aunt Annie's Soft Pretzel recipe', sebenarnya ini bukan resep original beliau...cuma ingin meniru punyanya Aunt Annie makanya di kasih nama ini. Cuman aku rasa resepnya agak kelembekan jadi aku tambahkan tepung lagi sampai bisa diulen.



Di atas gambar pretzel yang pake poppy seed.


Pembuatannya relatif mirip roti. Cuman membentuknya yang agak susah. Adonanku elastis banget. Udah dibentuk panjang lebar...lha...kok menciut lagi. Di mana salahnya ya...? apa aku kurang lama fermentasinya. Jadi pas dipanggang hasilnya ndut ndut...qiqiqi. Tapi kalo soal rasa sih dah enak walaupun aku gak tau aslinya juga gimana...hehe.

Karena aku pingin tau beda yang dimasak menggunakan larutan soda+air mendidih dengan yang cuman dicelup di larutan air hangat campur soda makanya hasilnya juga 2 macam. Memang sih lebih cantik yang dimasak di larutan soda mendidih. Teksturnya beda...lebih shiny and browny...dan agak pecah-pecah gak terlalu mulus kayak roti. Sesudah dicelup dalam larutan soda aku oles kuning telur lalu dipanggang. Lihat tampangnya di bawah...



Anak-anak suka. Apalagi yang pake cinnamon and sugar. Kalo suamiku bilang...ini kayak roti, lembut tapi lebih chewy...

Since I considered this pretzels as bread, I'm submitting this entry to Aspiring Bakers #8 June'11 Bread Seduction hosted by Jasmine from The Sweetylicious at this link.

Jumat, 17 Juni 2011

Sambal Terong Pete


Bingung mau kasih nama sayur ini. Ada terongnya, ada petenya, ada juga telornya. Kalo balado kan identik dengan bumbu lombok...tapi khas Padang. Lha kalo rica-rica makanan khas Manado. Lha ini makanan khas apa ? daku juga gak ngerti...hehe. Akhirnya kunamakan saja sambal terong karena memang bersambal. Kemarin diajarin teman yang jago masak. Makasiiih ya Mbak Urip...sambal terongnya sedeeep buanget. Akhirnya bisa bikin sendiri...lezaaaaaat...^^

Bahan :
- 2 buah terong ukuran besar (masing2 dibagi 4 dan goreng sampe matang)
- 10 mata pete
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm minyak wijen
- garam secukupnya
- gula merah secukupnya
- 3 sdm minyak untuk menumis bumbu

Bumbu halus :
- 2 buah cabe merah besar
- 6 buah cabe rawit
- 5 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 buah tomat

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu sampai wangi. Masukkan pete.
  2. Tambahkan air sedikit lalu aduk-aduk hingga rata. Tambahkan garam dan gula.
  3. Masukkan telur lalu aduk cepat hungga berserat. Bubuhkan kecap asin dan minyak wijen. Aduk sampe mendidih. Cicip apa yang kurang.
  4. Masukkan terong, aduk pelan hingga bercampur rata dengan bumbu. MAsak sebentar hingga bumbu meresap. MAtikan api.
  5. Siap disajikan.



Rabu, 15 Juni 2011

Choco Bread Pudding



Lihat tuuuh...cokelatnya masih meleleh...lezaaaattt...^^




Ada sisa roti tawar wholemeal di kulkas. Aku beli 2 hari yang lalu tapi belum habis nih...kayaknya bread puding cokelat enak juga. Terinspirasi dari majalah Sedap ...tapi resenya udah banyak kuubah.

Bahan :
- 4 lembar roti tawar (aku pake whole meal jadi agak besar dan padat, kalo roti biasa mungkin sekitar 5 potong,buang pinggirannya)
- 400 ml susu cair
- 1/4 sdt garam
- 15 gr cokelat bubuk
- 75 gr gula pasir
- 3 butir telur
- 1 sdm mentega tawar, lelehkan
- 1 buah vanili pod, keluarkan isinya
- 75 gr dark chocolate, cincang kotak kecil

Bahan pelengkap :
- saus cokelat
- krim

Cara membuat :
  1. Sobek sobek roti menjadi potongan yang kecil.
  2. Di wadah yang lain campur susu, cokelat bubuk, telur, garam, gula, vanili lalu aduk rata menggunakan whisk.
  3. Saring lalu tuang ke dalam wadah roti tawar. Aduk hingga rata. Tambahkan butter leleh dan cincangan cokelat. Aduk lagi asal rata. Tuang di wadah/pinggan tahan panas yang sudah dioles butter (aku pake cetakan brownies dan pinggan kecil)
  4. Panggang selama sekitar 35 - 45 menit sampai set dengan panas 180 C.
  5. Angkat. Sajikan hangat-hangat dengan saus cokelat atau krim kental.


Ini tampakmya waktu masih panas...cokelat chunksnya meleleh-leleh. hmmm yummmiii...


Panas-panas disantap sama saus cokelat enaaaaak...disantap dengan krim hmmm lebih enak lagiii...slurppphhh...

Siomay




Waaaaah...aku senang sekali dishare resep siomaynya Mbak Siti yang terkenal itu... . Udah praktek bersama lagi 3 bulan yang lalu. Kalo kelamaan gak dipraktekin bisa-bisa hilang nih ilmunya. Mumpung banyak putih telur aku mau berdayakan. Resep Mbak Siti maknyus karena menggunakan telur utuh 7 butir untuk sekilo adonan. Waaaahhh...bener bener gurih deh. Kebayang kan gizinya...warnanya juga agak kekuningan. Tapi aku modifikasi sedikit. Untuk setengah adonan aku menggunakan 2 butir telur dan 3 butir putih telur.

Bahan :
- 400 gr daging ikan tenggiri, haluskan
- 100 gr udang, haluskan
- 125 gr tepung kanji
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 butir telur
- 3 butir putih telur
- garam secukupnya
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1 sdm minyak
- air es secukupnya

Bahan pelengkap :
- tahu, diisi adonan ikan
- pare, diisi adonan ikan
- kentang rebus
- telur rebus
- kol rebus, lipat seperti amplop
- jeruk limau
- kecap manis

Saus kacang :
- 300 gr kacang tanah, goreng lalu haluskan
- 3 sdm gula merah
- 1 sdm air asam
- 3 lembar daun jeruk
- minyak secukupnya untuk menumis bumbu
- air secukupnya (sesuai derajat kekentalan)

Bumbu halus saus kacang :
- 2 buah cabe merah, kukus
- 5 buah cabe rawit (bisa diskip kalo gak suka pedes)
- 2 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Campur adonan ikan dan udang. Aduk rata. Tambahkan telur dan putih telur. Aduk rata.
  2. Masukkan tepung kanji. Aduk lagi pelan-pelan sampe rata. Tambahkan bawang putih, garam, gula pasir, kaldu bubuk dan minyak. Aduk rata. Tambahkan air es secukupnya (sekitar 250 ml, kalo kurang tambah lagi) sampe membentuk adonan yang kental seperti bubur (seperti kalo bikin pentol bakso). Biasanya kalo kita sedang mengisi adonan yang lama...adonannya menjadi keras karena kena udara. Boleh ditambahkan lagi sedikit air dan juga sedikit garam.
  3. Tes dulu sedikit adonan dalam kukusan untuk mengetahui kurang bumbu apa.
  4. Masukkan adonan ke dalam tahu (yg dibelah tengahnya), paria yang sudah dibuang isinya, san masukkan sisanya ke dalam cucing kue talam yang sudah dioles sedikit minyak. Beri parutan wortel sedikit sebagai variasi warna.
  5. Kukus dalam dandang yang dialas daun pisang sekitar 15 menit sampai matang.
  6. Saus kacang : panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus dan daun jeruk sampai wangi. Masukkan blenderan kacang, aduk rata. Tambahkan air secukupnya. Tambahkan gula merah. Aduk-aduk rata. Masak dengan api kecil sampai kental dan mengeluarkan minyak sambil terus diaduk. Tambahkan air asam. Kalo belum mengeluarkan minyak, tambahkan lagi airnya dan lanjutkan memasak.
  7. Cara penyajian : siapkan semua pernak-pernik siomay *ciaaah istilahnya* di piring saji. Tuangi saus kacang. Beri perasan jeruk limau dan kecap manis. Siap dihidangkan.


Ini tampang saus kacangnya yang sudah kental dan berminyak. Mantaaap pokoe... Bunbun...where are you ???? *pamer nih*

Penampakan siomaynya...lembut dan sedikit kenyal...mmmmhhhhh nikmat. Puas deh pokoknya. Suamiku pulang kerja, langsung menikmati salah satu makanan favoritnya ini. Dan katanya...katanya...*hidung kembang kempis* ini siomay terenak yang pernah aku makan. Halaaahhh Ge Er...sudah bisa jualan katanya...hihihi. Subjektif nih kayaknya...^^


Related Posts with Thumbnails