Minggu, 24 April 2011

Sambel Goreng Tempe Teri Duo'


Dapat oleh oleh dari teman yang baru pulang dari Palu (Sulawesi Tengah). Kalo di sana namya ikan Duo. Mirip teri tapi ada loreng-lorengnya. Rasanya lebih gurih dan asin. Bentuknya juga kayak teri nasi...nggak pipih seperti ikan teri biasa. Nah...cocoknya dibikin sambel goreng neh...cuman supaya nggak terlalu asin dicuci dan direndam dulu dalam air beberapa saat.






Bahan :
- 200 ikan teri duo (goreng)
- 300 gr tempe, potong kecil-kecil, goreng kering
- 2 iris lengkuas
- kecap secukupnya
- 2 sdt gula merah sisir
- 1 sdt air asam
- 5 sdm minyak goreng untuk menumis bumbu

Bumbu halus :
- 3 buah cabe merah
- 5 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus dan lengkuas sampe wangi.
  2. Masukkan tempe terlebih dahulu agar bumbu meresap, karena ikan terinya sudah asin.
  3. Aduk rata. Tambahkan kecap dan dan air asam. Aduk rata. Masukkan ikan teri.
  4. Aduk rata lagi. Masukkan gula merah sisir, aduk sampai gula merah larut. Matikan api.
  5. Siap disajikan.

Ayam Goreng Asam Manis


Masih ada sisa ayam goreng tepung yang aku goreng semalam. Anak-anak udah nggak berselera kalo ayamnya udah nggak crispy lagi. Mau digoreng lagi...iiih menyerap minyak. Jadi aku putuskan tuk dibikinin saos asam manis aja. Jadi...ayam goreng tepungnya dipotong-potong, lalu dimasak bersama tumisan saos asam manis...jadi lagi satu lauk pagi ini....hmmm yum...

Bahan :
- ayam goreng tepung, potong-potong
- saos asam manis

Saos asam manis :
- 1 siung bawang putih
- 1/2 buah bawang bombay
- 1/4 buah paprika merah
- 1/4 buah paprika hijau
- 3 sdm saos tomat
- 1 sdt saos cabe
- 1/2 sdt gula pasir
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- air secukupnya
- 1 sdm maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air
- 2 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga wangi.
  2. Masukkan saos tomat dan saos lombok. Tambahkan air secukupnya. Masak hingga mendidih.
  3. Bubuhi garam, sedikit merica dan gula pasir.
  4. Turukan larutan maizena. Aduk sampe kental. Turunkan paprika merah dan hijau. Tumis sampai meletup letup. MAsukkan ayam dan aduk hingga rata. Biarkan beberapa saat hingga saos meresap. Matikan api.

Jumat, 22 April 2011

Cake Sirup Jeruk




Ini kue kesukaanku waktu kecil. Rasanya seger tapi tidak kecut walaupun memakai sirup jeruk lumayan banyak. Kalo versi sekarang banyak yang menggunakan sari jeruk bubuk...tapi I personally like this better.

Kalo dipikir-pikir resep kue ini agak aneh. Dia tetap fluffy walaupun ada cairan di adonannya dan gak pake emulsifier dan baking powder. Yang penting bahan-bahan yang dipakai seger dan tidak dari kulkas. Mixernya juga harus berfungsi dengan baik...karena mixer yang sudah lemot tidak akan menghasilkan adonan yang kental. Cake di atas aku bikin setengah resep dari resep di bawah ini.
Tekstur cake ini lembut, ringan dan springy kalo ditekan.

Bahan :
- 6 butir telur

- 200 gr terigu protein sedang

- 3 sdm margarine, lelehkan
- 1/2 gelas sirup orange (aku pake ABC orange) sekitar 75 ml

- 1/2 sdtnanili bubuk (aku pake merk Arrow)
- 225 gr gula pasir

- 2 sdm susu kental manis


Cara membuat :
  1. Kocok telur, gula pasir, dan vanily sampai mengembang (kalo Bosch pake kec. no 4).
  2. Kecilkan mixer (kalo Bosch pake kec.no 1) masukkan tepung perlahan-lahan. Setelah itu masukkan margarine leleh yang sudah dicampur susu kental manis sedikit-sedikit sambil terus dikocok pelan. Terakhir masukkan sirup. Kocok sampai rata. Matikan mixer.
  3. Tuang di talam 24x24x4cm yang sudah dioles margarine dan ditabur tepung terigu.
  4. Panggang dengan panas oven 350 F atau 180 C sampai permukaan kuning keemasan dan ketika ditusuk pake tusuk gigi sudah tidak melengket lagi.
  5. Angkat, dinginkan. Potong-potong. Hias sesuai selera.

Adonan kue ketika dituangi sirup jeruk. Warnanya langsung berubah cerah.


Sewaktu diangkat dari oven warnanya sudah kuning keemasan.


Ini gambar ketika cake udah dibalik di rak pendingin.


Roti Daging




Hari ini benar-benar melelahkan....cuapek...pek...pek. Aku dari jam 9 mulai start bikin roti. Lhaaa jam 2 baru kelar. Padahal cuma setengah kg. Gimana enggak...waktu jam 9 mulai bikin...tuang-tuang semua bahan...soale aku dah hapal diluar kepala. Udah dimixer sekitar 10 menit. Udah kalis adonannya. Tapi kok ada yang aneh ya...kok baunya gak seperti biasanya. Kayak bau kulit pie. Ah...semoga gak papa deh. Aku fermentasikan sejam. Seharusnya 1/2 jam udah membumbung tinggi dia...lha ini kok gak ada perubahan. Tambah ndut dikit aja.

Aku mulai menghafal bahan-bahan yang kumasukkan tadi....waaaaaaaak ternyata raginya kelupaan. Gawat...gawat...gawat... Cepat-cepat aku ambil 1 sachet ragi...aku beri sedikit air hangat lalu aku tuang lagi di adonan tadi. Aku tambah tepung dikit. Mulai lagi mixernya mengulen. Harap-harap cemas...semoga adonanku gak perlu dibuang.

Setelah fermentasi lagi...*tiap 10 menit di cek...hihihi* ada tanda-tanda kehidupan di sana. Alhamdulillaaaahhhh....setelah kurang lebih 45 menit dia telah mengembang 2x lipat. Duh senangnyaaaa. Untung juga tadi gak putus asa...jadi temen-temen jangan khawatir ya kalo tiba-tiba ngalamin kayak kasusku tadi...segera improvisasi...hihi apa syiiih...^^

Nah ini baru bener nih...bau raginya dah keluar...horeeeeeeee...berhasil..berhasil..berhasil..*Dora mode on*...aku nyontek bentuk rotinya dari home baking.

Bahan roti:
- 400 gr terigu protein tinggi (cakra)
- 200 gr terigu protein sedang (segitiga biru)
- 125 gr gula pasir halus
- 1 sachet ragi instan
- 2 sdm susu bubuk
- 3 kuning telur
- 1 sdt garam halus
- 75 gr margarin
- 300 ml air hangat

Isian daging (ditumis):
- daging cincang
- wortel
- bawang bombay
- bawang merah
- bawang putih
- merica
- garam
- gula
- saus tiram dikit
- kecap dikit
- daun seledri/bawang
- 3 sdm minyak tuk menumis

Olesan (aduk rata) :
- 2 butir kuning telur

- 1 sdt air/susu cair


Cara membuat :

  1. Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu bubuk, ragi ke dalam wadah. Aduk rata.
  2. Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan air sambil terus dimixer sampai adonan agak rata. Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis. Cat: kalo menggunakan mixer Bosch cukup 10-15 menit dengan kecepatan 3.
  3. Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat (kalo aku taruh di deketnya ricecooker).
  4. Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Timbang adonan masing-masing 40 gr. Pipihkan bentuk bulat. Beri isian. Tutup sampai berbentuk bulat. Pipikan sedikit. Gunting ujung-ujungnya seperti di gambar. Tekan sedikit tengahnya lalu berikan sedikit bahan isian. Simpan di talam beroles margarine/butter.
  5. Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 menit atau mengembang 2x lipat. Cat: aku letakkan di atas kompor yang api ovennya di bawah menyala, jadi suasananya agak hangat.
  6. Olesi kuning telur, panggang dengan suhu 200 C atau 400 F selama kurang lebih 10-13 menit sampai kuning kecoklatan. Kalau rotinya besar butuh waktu lebih lama.
  7. Angkat. Panas-panas olesi dengan butter.

Di bawah ini gambarnya searah jarum jam ya. Yang terakhir setelah adonan dipipihkan, digunting...tekan-tekan sedikit bagian tengahnya dengan telunjuk lalu tambahkan bahan isian lagi.


Kamis, 21 April 2011

Mini Blueberry Cheese Pie




Lagi-lagi cheese pie... . Habisnya sukaaaaa sih. But kali ini versi mini-mininya aja ya. Biar imut...hihi
Sebenarnya aku buat yang besar juga, tapi tuk buah tangan teman yang baru melahirkan.




Berhubung cheese pie ini udah pernah aku bikin sebelumnya...jadi resepnya silahkan klik di sini ya. Cuman yang dulu itu toppingnya pake selai blueberry aja. Sekarang pake blueberry pie filling kayak gambar di bawah. Lebih enak dan gak terlalu manis.




Rabu, 20 April 2011

Blueberry Brownies Cup


Brownies ini rasanya enak sekali. Selain nyoklat...juga ada asem segeeer dari selai blueberrynya. Bikin satu resep jadinya 11 biji. Baru dikeluarkan dari oven...tinggal 3 biji...pada doyan nih ceritanya...


Bahan :
- 100 gram margarine (aku 50 gr margarine, 50 gr butter)
- 200 gr dark cooking chocolate, cincang
- 2 butir telur
- 85 gr gula pasir
- 50 gr tepung protein sedang
- 20 gr coklat bubuk
- 1/4 sdt baking powder
- almond slice
- selai blueberry untuk isian

Cara membuat :
  1. Panaskan margarin/butter. Matikan api. Tambahkan potonngan dark chocolate. Aduk sampai coklat larut. Biarkan mengental.
  2. Kocok telur dan gula pasir 2 menit sampai rata dengan kecepatan rendah.
  3. MAsukkan campuran coklat sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan.
  4. Tambahkan tepung terigu, coklst bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
  5. Tuang adonan hingga memenuhi setengah cetakan muffin pendek lebar yang sudah dialas cup kertas. Isikan selai blueberry, tutup lagi dengan sisa adonan. Jangan terlalu penuh, nanti adonan meleber keluar. Taburi almond slice.
  6. Oven 25 menit dengan suhu 180 C sampai matang. Dinginkan.

Source: Majalah Sedap

Selasa, 19 April 2011

Bolu Kukus Fruitmix


Masih terserang demam bolkus nih aku. Penasaran...di kepalaku berseliweran ide-ide baru...kali ini pingin coba bolkus dengan taburan fruitmix. Aku membayangkan warna ceria dari campuran ceri merah, hijau dan kismis. Resepnya sih tetep masih pake resep Mbak Heryanti Saleh...makasiih ya mbak sudah menginspirasi daku... cuman dimodifikasi dikit.




Hasilnya seger...ada kecut-kecut dari sirup markisa. Tapi lain kali aku harus kurangin dikit sirupnya. Memang sirup yang aku pake asli...masih ada bulir-bulir markisanya. Lebih kental pokoe. Mentang-mentang yang dulu pake sirup jeruk rasanya enak, semua sirup mau dicobain...padahal hasilnya belum tentu sama. Hihihi...maksa.com. Well...maybe next time cobain pake susu or santan, if I still have the mood...

Bahan :
- 2 butir telur
- 130 gr gula pasir
- 1 sdt emulsifier (aku pake TBM)
- 200 gr terigu protein sedang
- 100 ml minuman bersoda rasa lime (mis: sprite)
- 100 ml sirup markisa
- 100 gr fruitmix

Cara membuat :
  1. Mix telur, gula pasir dan 1/2 bagian emulsifier dengan kecepatan tinggi sampai putih dan mengembang.
  2. Masukkan terigu, soda lime dan sirup markisa secara bergantian, mix dengan kecepatan rendah sampai habis.
  3. Masukkan sisa emulsifier dan separuh fruitmix. Mix adonan dengan kecepatan tinggi sekitar 5-7 menit.
  4. Siap dimasukkan ke dalam loyang bolu kukus yang sudah dialasi papercup. Taburi lagi sedikit fruitmix di atasnya.
  5. Kukus dengan api besar selama 15 menit.

Buttermilk Fluffy Pancake



Pancake ini hasil searching di blognya Martha Stewart. Memang nggak salah...hasilnya betul betul ringan...kayaknya bakalan jadi resep pancake andalan. Menurut Martha kunci pembuatan pancake agar adonannya mengembang ringan adalah jangan di overmix alias dikocok sampai licin. Cukup diaduk rata menggunakan whisk. Selain itu mungkin penggunaan buttermilk di dalamnya yang membuat teksturnya jadi lembut. Walaupun buttermilknya bikin sendiri...kayaknya gak jauh beda kok dengan aslinya. Aku bikin setengah resep aja hasilnya udah banyak. Cukuplah untuk disajikan sarapan 1 keluarga...(cuman 4 orang bo'...^^)




Lihat deh teksturnya...hmmmm super lembut. Tuk anak-anak aku bikinkan dengan tambahan chocochips. Disantap dengan es krim vanilla n' coklat...bersiiih tak bersisa...



Resep di bawah adalah separuh dari resep asli dan sudah kumodifikasi.

Bahan :
- 1 cup terigu protein sedang
- 1 sdt baking powder
- 1/2 sdt baking soda
- 1/4 sdt garam halus
- 1 1/2 sdm gula pasir
- 1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
- 130 - 150 ml buttermilk (susu cair yang diberi perasan 2 sdm air jeruk nipis lalu diamkan 10 menit)
- 2 sdm unsalted butter, lelehkan

Cara membuat :
  1. Aduk rata semua bahan kering. Masukkan telur, susu cair dan butter leleh. Aduk asal rata.
  2. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang. Tuang 1 sendok sayur adonan. Biarkan berlubang-lubang dan pinggirannya agak kering sekitar 2 1/2 menit.
  3. Balik adonan. Apabila sudah kuning kecoklatan angkat, sekitar 1 menit.
  4. Sajikan hangat dengan butter dan madu atau sesuai selera.

Sabtu, 16 April 2011

Penne Saus Bolognese


Siang ini aku bikin pasta tuk keluarga. Untuk sandingan pasta anak-anakku lebih suka saus bolognese. Udah pernah coba saus alfredo...tetep dimakan sih tapi gak begitu doyan. Tapi kali ini ke dalam saus bolognesenya aku tambahkan sosis vegie...lumayan unik rasanya...ada jejak-jejak rasa seledrinya.

Bahan saos bolognese :
- 1/2 bungkus pasta penne
- 2 sdm minyak zaitun
- 2 siung bawang putih
- 1 buah bawang bombay
- 250 gr daging cincang
- 2 sdm tomat pasta
- 3-5 sdm saos tomat
- 2 tomat buah, rebus kupas kulitnya, cincang
- air + susu cair secukupnya
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- oregano secukupnya
- 3 buah sosis vegie (aku pake merk Fronte)
- keju permesan tuk taburan

Cara membuat :
  1. Saos daging : panaskan minyak di dalam wajan, tambahkan bawang putih, bawang bombay, tumis sampai wangi.
  2. Masukkan daging cincang, masak hingga berubah warna. Masukkan tomat cincang, saos tomat dan pasta tomat, tambahkan air+susu cair. Beri garam, merica, dan oregano. Masak sampai bahan saos mengental.
  3. Tambahkan sosis. Masak lagi sebentar. Matikan api.
  4. Pasta : rebus sesuai instruksi.
  5. Penyelesaian: Masukkan pasta yang sudah masak aldente ke dalam saus. Aduk-aduk hingga rata.
  6. Tuang di piring saji, taburi dengan keju permesan.

Es Lolli Nangka




Kebetulan ada nangka di kulkas. Karena anak-anak doyan nangka dan doyan es...aku bikin aja es nangka atau es lolli nangka. Simpel...and enaaaak syegeeer...
Berhubung cetakan lollinya kurang...aku simpan aja sisanya di cetakan jelli. Ditambah dengan tusuk gigi tuk pegangannya.



Resepnya pake kira-kira aja ya...untuk rasa dicicip sendiri kurang apa...

Bahan :
- 1000 ml santan encer
- 3 sdm susu kental manis
- 10 mata nangka, potong kecil-kecil
- 1/2 sdt garam
- gula pasir secukupnya (sesuai derajat kemanisan)
- 1 sdm peres maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air

Cara membuat :
  1. Masak semua bahan sambil terus diaduk samapai mendidih. Hilangkan uap panasnya dan biarkan dingin.
  2. Tuang di cetakan es lolli. Bekukan.


Ini gaya kakak lagi menikmati....^^

Kamis, 14 April 2011

Lapis Custard Karamel




Resep puding ini udah lama aku catat. Sekitar tahun 15 tahun yang lalu. Seingatku dari tabloid...tapi tabloidnya apa...aku dah nggak ingat.

Tuk dessert...memang enak beneeer. Apalagi pecinta karamel. Lembut dari kue lapisnya ditambah wangi karamel...yummiii...^^. Hasil jadinya 1 pinggan bulat ukuran sedang dan 3 pinggan kecil-kecil seperti di gambar.



Bahan :
- 6 butir telur
- 1 1/2 gelas tinggi gula pasir
- 1/2 gelas gula pasir (untuk karamel)
- 3 sdm munjung tepung custard (aku pake Hercules)
- 3 sdm susu bubuk full cream
- 2 sdm coklat bubuk
- 2 gelas tinggi santan kental
- 1/2 sdt vanila bubuk

Cara membuat :
  1. Panaskan 1/2 gelas gula pasir dengan api sedang sampai menjadi karamel. Tuang ke pinggan tahan panas. Sisihkan.
  2. Panaskan kukusan.
  3. Kocok lepas telur , gula pasir dan vanila menggunakan. Kocok asal gula larut, jangan sampe mengembang.
  4. Masukkan santan kental, custard dan susu. Aduk menggunakan whisk sampai rata. Saring.
  5. Bagi 2 adonan. Satu bagian diberi coklat bubuk.
  6. Tuang ke atas karamel. Kukus lapis demi lapis bergantian warna. Masing-masing sekitar 5-7 menit. Pada saat mengukus, api jangan terlalu tinggi karena adonan akan menggelembung atau bergelombang. Jangan juga terlalu lama mengukus karena akan berakibat sama.Jangan lupa mengaduk adonan terlebih dahulu setiap akan dituang karena tepungnya mengendap di bawah.
  7. Angkat, dinginkan sampai uap panasnya hilang. Simpan dalam lemari pendingin.
  8. Nikmat disajikan dingin.

Udang Goreng Tepung


Ini dia udang goreng tepung kriuk-kriuk...gurih dan renyah,...kalo masih panas. Jadi emang cucoknya dimakan hangat-hangat. Kalo anak-anakku doyan dimakan gitu aja kayak bakwan sambil dicocol saos. Ukuran resepnya kira-kira aja sesuai banyak udangnya.

Bahan :
- udang ukuran kecil/sedang (buang kepala)
- sedikit tepung terigu/tepung beras
- bawang merah (dipotong tipis)

Bumbu halus :
- bawang merah
- bawang putih
- kunyit bubuk sedikit
- merica
- garam
- gula dikit

Cara membuat :
  1. Campur udang yang sudah dicuci dan ditiriskan dengan bumbu halus dan bawang merah iris.
  2. Tambahkan tepung beberapa sendok saja hanya untuk pengikat. Jangan kebanyakan, nanti jadinya bakwan.
  3. Sendokkan agak pipih ke dalam minyak dengan panas sedang. Goreng sampai kecoklatan.

Selasa, 12 April 2011

Bolu Kukus Cokelat




Setelah mencoba bolu kukus rasa jeruk poppyseed kemarin...aku masih penasaran pingin bikin yang lain lagi. Kali ini aku tertarik dengan resepnya mbak Prehati. Izin nyontek resepnya ya mbak... . Kayaknya resepnya agak beda tuh...agak banyakan tepungnya. Sebenarnya aku was-was...takut gak mekrok. Soalnya coklat bubuk kan agak berat tuh...sedangkan di resepnya makenya lumayan banyak.

Alhamdulillah setelah berharap-harap cemas...ternyata hasilnya mekrok semua. Malahan sampe terbelah 5 kayak bunga. Cantik...langsing singset...kayak yang bikin (: huuuu maunya...
Supaya lebih cantik aku hias dengan ikat pinggang...walaaah walaaah....^^

Tekstur bolkus ini beda dengan yang sebelumya. Istilah kata kalo cupcake dibandingkan dengan muffin...beginilah tekstur bolkus cokelat ini. Agak padet. Cocok buat sarapan. Suamiku suka...memang dia sukanya apapun yang berbau cokelat...

Resep di bawah ini hasil modifikasiku...(maaf ya mbak Prehati...resepnya diobrak abrik...)

Bahan :
- 2 buah telur
- 1 sdt emulsifier (aku pake TBM)
- 230 gr gula kastor
- 210 gr terigu kunci biru (aku pake segitiga)
- 40 gr coklat bubuk
- 25 gr maizena
- 25 gr susu bubuk full cream
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 200 cc minuman soda rasa karamel
- Pasta coklat secukupnya
- kelapa parut kering

Cara Membuat:
  1. Panaskan kukusan. Alasi tutupnya dengan serbet. Alasi cetakan bolkus dengan paper cup.
  2. Kocok telur, gula, vanili, dan emulsifier sampai kental.
  3. Masukkan cairan sedikit demi sedikit, tambahkan tepung (campuran coklat bubuk, terigu, susu bubuk dan maizena yang sudah diayak) dan cairan saling bergantian, sambil dimixer terus dengan kecepatan sedang. Terakhir masukkan pasta coklat.
  4. Setelah semua bahan tercampur, lanjutkan pengocokan dengan kecepatan tinggi sampe kental sekitar 15 menit.
  5. Tuang di cetakan bolkus sampai penuh. Taburi kelapa parut kering.
  6. Kukus sekitar 15 menit.

Jumat, 08 April 2011

Kroket Kentang isi Daging



Udah beberapa kali aku bikin kroket. Kadang berhasil kadang juga nggak terlalu. Yang nggak terlalu sukses itu kalo kulitnya meletus or pecah. Soalnya aku kalo bikin kroket senengnya pake kentang kukus bukan digoreng. Sedangkan kandungan air dari kentang beda-beda. Nah kalo pas dapatnya yang bukan kentang tes...bisa ditebak...hasilnya amburadul.

Nah kali ini baru bisa kuposting...karena hasilnya lumayan bagus...hihi. Tapi ke dalam adonan kentang aku tambahkan beberapa sendok tepung terigu, susu bubuk dan telur. Ini resep asal-asalan...yang penting hasilnya maknyus. Kan bumbunya tetap sama. Ke dalam adonan kulit kutambahkan bumbu garam, pala, merica dan kaldu bubuk dikit. Untuk isiannya aku menggunakan daging cincang yang diberi sedikit wortel. Ditumis dengan bumbu bawang putih, bawang merah, merica, garam, kecap manis dan saus tiram dikit dan gula. Beri daun seledri secukupnya. Konsistensinya bukan seperti ragout karena gak seperti vla asin. Tapi supaya isian agak padat dikit aku beri taburan tepung sedikit di akhir menumis. Mungkin sekitar 1 sdt supaya adonan isinya agak menyatu kalo disendokkan ke dalam kulit. Ukuran resepnya kira-kira aja ya...kira-kira dah enak lah pokoe...hihi



Hmmmm....nikmatnya gorengan ini...apalagi ditemani dengan seruput sirup markisa yang diberi perasan lemon. Mantappph deh....^^

Kamis, 07 April 2011

Strawberry Cheese Pie





Memang cheesecake bener-beneeer yummy. Gak peduli kalori kalo udah makan ini, mah... Satu rumah doyaaaan. Si mas yang dulu gak terlalu suka...sekarang juga suka...cuman dia masih suka hitung-hitung kalorinya...hihi jadinya cuman berani makan paling banyak 2 potong. Weees lah gak papa. Don't worry kang mas ada istri dan anak-anakmu yang setia menghabiskannya... Resepnya silahkan lihat di Blueberry cheese pie. Bahan pie and cheesenya sama persis cuman toppingnya aja yang diganti sama strawberry filling kalengan.

Di bawah ini aku fotokan step-by-step cara membuat kulit pie. Kupersembahkan spesial buat temanku "Bunbun" dengan harapan semoga gambar ini bisa sedikit membantu dalam "perkulit pie" an. Good luck ya Bunbun...praktek lagi ya...^^

Campur bahan kering: tepung, gula halus dan garam. Aduk rata agar garamnya tersebar rata.
Masukkan mentega. Aduk menggunakan pisau pastry atau garpu.
Aduk sampai terbentuk butiran-butiran halus beremah.
Tambahkan kuning telur. Kalo di resep menggunakan air, bisa ditambahkan setelah telur. Tapi sesendok demi sesendok saja. Karena kalo kuning telurnya besar, air yang digunakan berkurang hanya untuk membantu lebih melembabkan adonan.
Aduk menggunakan ujung-ujung jari sampai remahnya mulai menyatu.
Ambil adonan dengan telapak tangan dan satukan menjadi gumpalan. Jangan diulen.
Nah, teksturnya sewaktu adonan diangkat akan terlihat seperti ini. Jangan khawatir kalo warnanya terlihat tidak merata. Itu yang menjadikan kulitnya renyah. Kalao terlalu lama diuleni menggunakan tangan malah hasilnya akan keras.
Satukan lagi dengan telapak tangan. Tetap tidak diuleni...yang penting semua adonan sudah menyatu. Adonan yang siap dimasukkan ke dalam kulkas akan tampak seperti ini.
Siapkan cling wrap. Taruh adonan di dalamnya. Bungkus dengan cling.
Giling sedikit pipih. Simpan dalam kulkas selama 15 menit.
Giling tipis adonan dengan dialas dua buah plastik. Ukur diameter kira-kira lebih besar sedikit dari diameter cetakan pie...untuk bagian sisinya.
Letakkan di dalam cetakan pie.
Ratakan pinggirannya.
Tusuk-tusuk dengan garpu. Paling bagus kalau diberi pemberat biji-bijian agar kulit tidak menggelembung. Kalo tidak ada...tetap saja dipanggang, apabila muncul gelembung segera keluarkan dan tusuk-tusuk dengan tusuk sate bagian yang menggelembung. Kerjakan dengan cepat. Masukkan kembali ke oven dan panggang hingga setengah matang. Setelah setengah matang keluarkan kulit pie lalu isi dengan adonan cheese. Panggang lagi sampai matang. Angkat dinginkan 15 menit lalu beri topping strawberry. Seperti gambar di bawah ini...


Karena di tempatku jarang ada strawberry segar jadinya lebih praktis pake yang kalengan. Lagi pula rasanya tidak terlalu manis menurutku. Pokoknya udah pas...
Tuang strawberry ke atas pie. Hias sesuai selera.

Tekstur kulitnya akan renyah seperti terlihat di gambar.


Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap
Related Posts with Thumbnails